• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • Pos oleh
  • (Page 6)
Pos oleh :

luqlun.ma

Hampir 45 Ribu Peserta Ikuti UM UGM CBT 2026, Rektor Tinjau Pelaksanaan di FTP

Rilis BeritaSDG 4: Pendidikan Berkualitas Jumat, 5 Juni 2026

Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., bersama jajaran Pimpinan Universitas melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan Ujian Masuk UGM Computer Based Test (UM UGM CBT) 2026 di Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UGM pada Rabu (4/6). Kunjungan dilakukan dengan meninjau langsung ruang ujian dan menyaksikan para peserta yang tengah mengerjakan ujian.

Dalam peninjauan tersebut, Rektor UGM didampingi Dekan FTP UGM, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., serta Penanggung Jawab Lokasi (PJL) UM UGM CBT di FTP UGM, Dr.nat.techn. Aulia Ardhi, S.T.P., M.Sc.

UM UGM CBT 2026 dilaksanakan pada 2–8 Juni 2026 dengan jumlah pendaftar mencapai 44.955 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Dari total tersebut, diperkirakan sekitar 3 ribu peserta akan diterima melalui jalur mandiri sehingga tingkat persaingan seleksi mencapai sekitar 1:13.

Rektor UGM menyampaikan tingginya antusiasme masyarakat terhadap jalur mandiri UGM terlihat dari jumlah peserta yang terus meningkat setiap tahunnya.

“Untuk masuk jalur mandiri, ternyata pendaftarnya cukup banyak yaitu 44 ribu, hampir 45 ribu,” ujarnya saat melakukan peninjauan di FTP UGM.

Dalam kegiatan monev tersebut, Tim Universitas memastikan pelaksanaan ujian berjalan tertib, lancar, dan sesuai prosedur. Selain kesiapan ruang dan sistem ujian, UGM juga memberikan perhatian terhadap pelaksanaan ujian yang inklusif bagi peserta penyandang disabilitas.

Ketua Unit Layanan Disabilitas (ULD) UGM, Wuri Handayani, S.E., Ak., M.Si., M.A., Ph.D., menjelaskan bahwa UGM telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung sesuai kebutuhan peserta.

Untuk peserta disabilitas netra, pelaksanaan ujian dipusatkan di Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM yang telah dilengkapi perangkat pendukung khusus.

“Dua minggu yang lalu kami sudah ke DTI dan sudah di-install aplikasi pembaca layar sehingga mereka bisa membaca teks. Namun kalau gambar masih harus dinarasikan sehingga satu orang peserta didampingi oleh satu orang pendamping lain,” jelasnya.

Sementara itu, fasilitas bagi peserta dengan disabilitas fisik, rungu, maupun mental juga telah dipersiapkan agar seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan nyaman dan setara.

Melalui monev  ini, UGM berharap seluruh rangkaian UM UGM CBT 2026 dapat berjalan optimal sekaligus memberikan kesempatan yang adil dan inklusif bagi calon mahasiswa dari berbagai latar belakang untuk menjadi bagian dari Universitas Gadjah Mada.

Dosen DTIP UGM Presentasikan Riset Perilaku Konsumen Muslim dan Inisiasi Kolaborasi Riset Internasional di Mesir

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 4: Pendidikan Berkualitas Jumat, 5 Juni 2026

Di tengah pesatnya perkembangan industri halal global, kolaborasi lintas negara menjadi salah satu kunci dalam mendorong inovasi dan pembangunan ekosistem halal yang berkelanjutan. Semangat tersebut menjadi tema utama dalam International Halal Conference (IHC) Cairo 2026 yang berlangsung pada 3–4 Juni 2026 di Kairo, Mesir. Mengusung tema “Halal Future Africa: Advancing Solidarity and Sustainability”, konferensi ini mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi industri, lembaga halal, dan pembuat kebijakan dari berbagai negara, termasuk Indonesia, Malaysia, Mesir, Nigeria, Inggris, Jepang, dan Brunei Darussalam.

Dalam forum internasional tersebut, dosen Departemen Teknologi Industri Pertanian (DTIP), Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UGM, Moh. Wahyudin, S.T.P., M.Sc., Ph.D., mempresentasikan hasil penelitian berjudul “Do Muslims Have the Same Attitude toward Halal Food Consumption?”. Keikutsertaan Wahyudin merupakan bagian dari Program Equity World Class University (WCU) Tahun 2025/2026 yang mendukung peningkatan visibilitas internasional hasil penelitian serta penguatan jejaring akademik global.

Penelitian yang dipresentasikan mengungkap adanya perbedaan sikap konsumen Muslim terhadap konsumsi pangan halal pada berbagai konteks sosial dan budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen Muslim yang hidup di lingkungan minoritas Muslim cenderung lebih mengandalkan pengetahuan dan pemahaman pribadi mengenai konsep halal dalam menentukan pilihan konsumsi. Sebaliknya, pada negara-negara mayoritas Muslim, sikap terhadap konsumsi halal lebih banyak dipengaruhi oleh lingkungan sosial, dukungan komunitas, serta keberadaan institusi keagamaan yang telah berkembang dengan baik.

Temuan tersebut memberikan perspektif baru dalam memahami perilaku konsumen halal di tingkat global sekaligus menegaskan bahwa pendekatan pengembangan literasi halal, strategi komunikasi, dan kebijakan pendukung industri halal perlu disesuaikan dengan karakteristik sosial dan budaya masyarakat di masing-masing negara. Hasil penelitian ini juga memperkaya kajian akademik mengenai perilaku konsumen Muslim di tengah semakin berkembangnya industri halal dunia.

Selain mempresentasikan hasil penelitian, Dr. Wahyudin juga berpartisipasi dalam Roundtable Discussion International Halal Fiqh Academy yang menghadirkan Grand Mufti Mesir bersama para ulama, akademisi, dan pemangku kepentingan internasional di bidang halal. Forum tersebut membahas penguatan tata kelola halal global, harmonisasi fatwa, pengembangan sumber daya manusia halal, serta peluang kolaborasi lintas negara dalam menjawab tantangan dan dinamika industri halal di masa depan.

Partisipasi dalam IHC Cairo 2026 tidak hanya menjadi sarana diseminasi hasil penelitian, tetapi juga membuka peluang kerja sama akademik yang semakin memperkuat jejaring internasional UGM di bidang halal. Keterlibatan aktif dalam forum ini memperluas ruang kolaborasi dengan berbagai institusi dan peneliti dari berbagai negara, sekaligus mempertegas kontribusi UGM dalam pengembangan riset dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri halal global yang terus berkembang.

Salah satu tindak lanjut yang berhasil diwujudkan adalah inisiasi kolaborasi penelitian antara UGM dan International Islamic University Malaysia (IIUM). Komitmen kerja sama tersebut dituangkan dalam Joint Letter of Commitment yang ditandatangani oleh Dr. Moh. Wahyudin dan Dr. Mohammad Mahbubi Ali, Deputy Dean Institute of Islamic Banking and Finance (IIiBF), International Islamic University Malaysia.

Kolaborasi yang akan dikembangkan mengangkat tema “Collaborative Research on Halal Ecosystem, Consumer Behavior, and Sustainable Development in the Global Halal Industry”. Kerja sama ini mencakup pengembangan riset bersama, publikasi ilmiah, pertukaran pengetahuan, serta penguatan jejaring akademik pada bidang halal dan keberlanjutan. Inisiasi kolaborasi tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi pengembangan kerja sama yang lebih luas antara UGM dan IIUM dalam mendukung kemajuan riset halal pada tingkat internasional sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab tantangan dan peluang industri halal global di masa mendatang.

FTP UGM Gelar Summer School bersama NUS dan FH Upper Austria

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Rabu, 3 Juni 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama The Logistics Institute – Asia Pacific National University of Singapore (TLIAP-NUS) dan School of Business and Management, University of Applied Sciences Upper Austria resmi membuka program Summer School Global Logistics and Supply Chain Management 2026 pada Senin (2/6) di Operation Room Lantai 2 Gedung Baru FTP UGM. Program internasional ini akan berlangsung selama dua minggu hingga 12 Juni 2026.

Sebanyak 36 mahasiswa dari tiga institusi turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, terdiri dari 16 mahasiswa National University of Singapore (NUS), 10 mahasiswa FH Upper Austria, dan 10 mahasiswa FTP UGM.

Kegiatan summer school menjadi bentuk kolaborasi akademik lintas negara yang menghadirkan perspektif global dalam bidang logistik dan manajemen rantai pasok. Program ini melibatkan dosen, praktisi, dan peserta dari berbagai institusi untuk berdiskusi mengenai tantangan logistik global, perdagangan internasional, hingga keberlanjutan industri dan sistem pangan.

Dalam sambutannya, Dekan FTP UGM Prof. Eni Harmayani menyampaikan bahwa kerja sama internasional menjadi bagian penting dalam pengembangan pendidikan tinggi, khususnya dalam menghadapi tantangan global di bidang logistik, rantai pasok, dan sistem pangan.

“Kolaborasi antara perguruan tinggi di Asia dan Eropa seperti ini menjadi kesempatan penting untuk memperluas wawasan sekaligus membangun jejaring akademik dan profesional bagi mahasiswa maupun dosen,” ujarnya.

Executive Director of The Logistics Institute Asia Pacific NUS, Dr. Robert de Souza, menekankan bahwa isu logistik dan supply chain management saat ini semakin kompleks dan membutuhkan pendekatan kolaboratif lintas negara dan lintas disiplin.

Sementara itu, perwakilan University of Applied Sciences Upper Austria menyampaikan bahwa program summer school ini menjadi ruang pertukaran pengalaman dan praktik terbaik antara institusi pendidikan tinggi dalam menjawab tantangan industri global.

Selain kuliah pakar dan diskusi interaktif, peserta juga akan mengikuti studi kasus lapangan dan berbagai kegiatan kolaboratif yang dirancang untuk mengintegrasikan perspektif akademik dan industri secara langsung.

Opening ceremony dihadiri oleh Dekan FTP UGM, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc.; Kepala Office of International Affairs (OIA) UGM, Dr. Tyas Ikhsan Hikmawan; Executive Director of The Logistics Institute Asia Pacific National University of Singapore, Dr. Robert de Souza; serta perwakilan University of Applied Sciences Upper Austria, FH-Prof. DI. Dr. Franz Staberhofer dan.

Melalui program ini, FTP UGM berharap kolaborasi internasional di bidang logistik dan manajemen rantai pasok dapat terus berkembang sekaligus memperkuat kompetensi mahasiswa dalam menghadapi tantangan industri global yang semakin dinamis.

Guru Besar FTP UGM Prof. Affan Fajar Falah Usung Inovasi Agroindustri Berkelanjutan

Rilis BeritaSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 13: Penanganan Perubahan IklimSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Rabu, 3 Juni 2026

Inovasi teknologi menjadi kunci dalam membangun sistem agroindustri yang mampu menjawab tantangan pangan global. Gagasan tersebut disampaikan Prof. Dr. Mohammad Affan Fajar Falah, S.TP., M.Agr., dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM), saat dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam bidang Sistem Kualitas dalam Agroindustri pada Selasa (2/6) di Balai Senat UGM. Dalam pidato pengukuhannya yang berjudul Pengembangan Kualitas Produk Segar dan Bahan Sisa dalam Mendukung Sistem Agroindustri yang Berkelanjutan, Prof. Affan menyoroti pentingnya transformasi sistem agroindustri melalui pemanfaatan teknologi modern dan pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan.

Menurut Prof. Affan, agroindustri tidak hanya berperan dalam mengolah hasil pertanian, tetapi juga menghubungkan seluruh rantai pasok, mulai dari budidaya hingga produk diterima konsumen. Oleh karena itu, keberlanjutan harus menjadi landasan dalam setiap proses agar sistem pangan mampu menjawab tantangan perubahan iklim, pertumbuhan penduduk, dan meningkatnya kebutuhan pangan dunia. “Sistem agroindustri yang berkelanjutan menjadi bagian penting untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus menjawab tantangan pembangunan di masa depan,” ujarnya.

Salah satu pendekatan yang dinilai mampu menjawab tantangan tersebut adalah controlled environment agriculture, yakni sistem budidaya menggunakan greenhouse maupun plant factory yang memungkinkan lingkungan tumbuh tanaman dikendalikan sesuai kebutuhan. Teknologi ini dinilai mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga kualitas hasil pertanian dengan penggunaan air, energi, dan lahan yang lebih efisien. “Kita membutuhkan sistem produksi yang mampu menghasilkan produk pertanian berkualitas dalam jumlah cukup dan tersedia secara berkelanjutan meskipun menghadapi perubahan cuaca maupun iklim,” jelas Prof. Affan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa perkembangan pertanian modern kini semakin didukung oleh pemanfaatan sensor, sistem digital, dan kecerdasan buatan melalui konsep Speaking Plant Approach. Pendekatan tersebut memungkinkan kondisi fisiologis tanaman dipantau secara real-time sehingga kebutuhan tanaman dapat direspons secara otomatis untuk menghasilkan budidaya yang lebih presisi. “Melalui sensor dan sistem digital, tanaman seolah dapat menyampaikan kebutuhannya sehingga pengelolaan budidaya menjadi lebih tepat, efisien, dan sesuai dengan kondisi tanaman itu sendiri,” ungkapnya.

Selain meningkatkan kualitas produk segar, Prof. Affan juga menekankan pentingnya mengoptimalkan bahan sisa agroindustri sebagai bagian dari penerapan ekonomi sirkular. Berbagai residu hasil pertanian, seperti kopi, kakao, sagu, hingga tandan kosong kelapa sawit, menurutnya masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kemasan ramah lingkungan, pupuk organik, pakan ternak, maupun sumber energi alternatif. “Transformasi bahan sisa menjadi produk yang lebih bernilai merupakan bagian dari strategi untuk membangun agroindustri yang semakin berkelanjutan,” tuturnya.

Melalui pengembangan teknologi produksi modern dan optimalisasi pemanfaatan bahan sisa agroindustri, Prof. Affan berharap sistem agroindustri Indonesia semakin adaptif terhadap tantangan global sekaligus mampu memperkuat ketahanan pangan nasional. Pengukuhan ini juga menegaskan komitmen FTP UGM dalam menghasilkan inovasi yang berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan.

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Zero Hunger (Tanpa Kelaparan) melalui penguatan sistem pangan berkelanjutan, SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan teknologi agroindustri, SDG 12: Responsible Consumption and Production (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui pemanfaatan bahan sisa agroindustri dalam konsep ekonomi sirkular, serta SDG 13: Climate Action (Penanganan Perubahan Iklim) melalui pengembangan sistem produksi pertanian yang lebih efisien dan adaptif terhadap perubahan iklim.

Muhammad Prasetya Kurniawan Jadi Narasumber Webinar APRI Bahas Manajemen Data Material dan Energi

Rilis BeritaSDG 13: Penanganan Perubahan IklimSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 7: Energi Bersih dan TerjangkauSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Sabtu, 30 Mei 2026

Muhammad Prasetya Kurniawan, dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada, menjadi narasumber dalam webinar series bertajuk “Manajemen Data Material dan Energi untuk Strategi Penghematan, Mitigasi, dan Pelaporan LCA dan Emisi Karbon” yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pengelolaan Rajungan Indonesia (APRI) pada 30 Mei 2026 secara daring.

Dalam webinar tersebut, Muhammad Prasetya Kurniawan memaparkan pentingnya pengelolaan data material dan energi sebagai dasar penyusunan strategi efisiensi sumber daya, mitigasi dampak lingkungan, serta pelaporan Life Cycle Assessment (LCA) dan emisi karbon. Pengelolaan data yang akurat menjadi faktor penting dalam mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti sekaligus meningkatkan kinerja keberlanjutan industri.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas peserta dalam melakukan pendataan material dan energi serta memahami strategi analisis data untuk pelaporan LCA dan emisi karbon. Melalui pemahaman tersebut, pelaku industri diharapkan mampu mengidentifikasi peluang penghematan sumber daya, menekan emisi karbon, dan meningkatkan efisiensi proses produksi secara berkelanjutan.

Webinar ini juga menjadi wadah diseminasi pengetahuan mengenai penerapan konsep keberlanjutan di sektor industri melalui kolaborasi antara akademisi dan asosiasi industri. Diharapkan kegiatan ini dapat mendorong implementasi praktik pengelolaan material dan energi yang lebih efektif serta mendukung penyusunan pelaporan lingkungan yang kredibel.

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan 4 tentang pendidikan berkualitas, tujuan 7 tentang energi bersih dan terjangkau, tujuan 9 tentang industri, inovasi, dan infrastruktur, tujuan 13 tentang penanganan perubahan iklim, serta tujuan 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan.

1…45678…127

Berita Terakhir

  • ParagonCorp MT 2027
  • Tepat di Hari UMKM Nasional, 30 Pelaku Usaha Ramaikan Workshop Nasional UMKM
  • PIONIR Agrophoria 2026 Ditutup, Agrotech Muda Siap Menapaki Dunia Perguruan Tinggi
  • PIONIR Agrophoria 2026 Tanamkan Semangat Agroteknologi untuk Wujudkan Kedaulatan Pangan Berkelanjutan
  • FTP UGM dan Pemkot Semarang Perkuat Kolaborasi Kembangkan Urban Gastronomy Berbasis Riset

Berita UGM

  • Tanpa Kartu dan Ponsel, Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari  15 Agustus 2026
  • Menabung Air Saat Hujan, Menyambung Hidup Saat Kemarau Panjang  15 Agustus 2026
  • Koperasi Jangan Cuma Urus Administrasi, Saatnya Jadi Motor Penggerak UMKM  15 Agustus 2026
  • UGM dan OJK DIY Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan di Lingkungan Kampus 15 Agustus 2026
  • Mitigasi Emisi Karbon, Lindungi Penghidupan Peternak  15 Agustus 2026

Agenda

  • 22Agu Expo Beasiswa
  • 27Agu The 10th International Conference – Indonesian Society for Lactic Acid Bacteria and Gut Microbiota (ISLAB GM)
  • 27Agu Expo Produk Unggulan FTP UGM
  • 30Agu TraktoRun 2026
  • 06Sep Agropreneur Business Plan Competition 2026
Semua Agenda
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju