• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • Pos oleh
  • hal. 6
Pos oleh :

luqlun.ma

Muhammad Prasetya Kurniawan Jadi Moderator UMKM Class Series #35 di Klaten

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Rabu, 13 Mei 2026

Dr. Muhammad Prasetya Kurniawan, S.T.P., M.Sc., dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada, menjadi moderator dalam kegiatan Tata Kelola dan Strategi Pemasaran UMKM (UMKM Class Series #35) yang diselenggarakan oleh Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPKM) Universitas Gadjah Mada bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Klaten. Kegiatan ini dilaksanakan pada 12 Mei 2026 di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Klaten.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam mengelola usaha secara efektif melalui pemahaman mengenai pentingnya kemasan produk dan perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP). Diskusi mengangkat berbagai strategi yang dapat diterapkan pelaku usaha untuk meningkatkan nilai tambah produk sekaligus memperkuat daya saing di pasar.

Dalam sesi materi, peserta memperoleh pemahaman bahwa kemasan tidak hanya berfungsi sebagai identitas dan media promosi, tetapi juga berperan sebagai pelindung produk pangan yang menjaga kualitas, keamanan, dan daya simpan. Penerapan kemasan yang tepat diharapkan mampu meningkatkan nilai jual produk serta memperluas peluang pemasaran UMKM.

Selain itu, kegiatan ini juga membahas pentingnya perhitungan HPP sebagai dasar pengelolaan keuangan usaha. Peserta diperkenalkan pada konsep penyusunan HPP yang akurat sebagai instrumen untuk menentukan harga jual yang kompetitif, menjaga stabilitas finansial, serta memastikan keberlanjutan dan keuntungan usaha dalam jangka panjang.

Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas UMKM di Kabupaten Klaten dalam mengembangkan usaha yang inovatif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan 2 tentang tanpa kelaparan, tujuan 4 tentang pendidikan berkualitas, tujuan 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, serta tujuan 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan.

FTP UGM Bahas Kurikulum 2026, Perkuat Pendekatan Transdisiplin dan Pendidikan Berdampak

Rilis BeritaSDG 4: Pendidikan Berkualitas Senin, 11 Mei 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Workshop Kurikulum 2026 pada Kamis (8/5) di Kimaya Hotel Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi seluruh program studi di lingkungan FTP UGM untuk menyusun dan menyelaraskan pengembangan kurikulum baru yang adaptif, transdisiplin, dan berdampak bagi masyarakat.

Workshop dihadiri pimpinan fakultas, senat fakultas, ketua departemen, ketua program studi, serta tim kurikulum program sarjana, magister, dan doktor. Agenda utama meliputi pembahasan arah kebijakan kurikulum terbaru sesuai Permendikbudristek dan Peraturan Rektor UGM, pemaparan rancangan kurikulum 2026 tiap program studi, hingga diskusi penguatan implementasi pendidikan berbasis Outcome Based Education (OBE).

Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., Dekan FTP UGM dalam sambutannya menegaskan bahwa pengembangan kurikulum menjadi langkah penting dalam menyiapkan lulusan yang mampu menjawab tantangan global yang berkembang sangat cepat, mulai dari disrupsi teknologi, kecerdasan artifisial, perubahan iklim, transformasi industri pangan, hingga isu keberlanjutan dan kedaulatan pangan.

“FTP UGM perlu memastikan bahwa kurikulum mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan transdisiplin, problem solving, kepemimpinan, entrepreneurship, serta sensitif terhadap persoalan bangsa,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kurikulum tidak hanya dipandang sebagai susunan mata kuliah, tetapi juga sebagai desain pengalaman belajar yang mampu menghadirkan pembelajaran mendalam (deep learning), fleksibel, dan memberi ruang bagi mahasiswa untuk berkembang melalui riset, kolaborasi, internasionalisasi, maupun penguatan soft skills.

Dalam sesi pengantar kurikulum, Prof. Dr. Ir. Yudi Pranoto, S.T.P., M.P. menjelaskan bahwa penyusunan Kurikulum 2026 mengacu pada Permendikti No. 39 Tahun 2025 dan Peraturan Rektor UGM terbaru yang menekankan penguatan OBE, fleksibilitas pembelajaran, serta pengembangan pendidikan transdisiplin.

Ia menjelaskan bahwa kurikulum baru memberikan ruang lebih luas bagi mahasiswa untuk mengambil mata kuliah lintas disiplin melalui berbagai skema pembelajaran, seperti second major, minor, hingga elective course. Selain itu, kurikulum UGM juga memuat mata kuliah penciri lulusan UGM, seperti digital humanities dan sustainability skills.

“Transdisciplinary education menjadi konteks optimalisasi kekayaan keahlian dan bidang ilmu di UGM dengan struktur kurikulum yang lebih ramping dan mudah diakses,” jelasnya.

Pada sesi pemaparan rancangan kurikulum, program studi sarjana di lingkungan FTP UGM memaparkan berbagai strategi pengembangan kurikulum yang disesuaikan dengan karakteristik keilmuan masing-masing. Program studi juga mulai mengintegrasikan penguatan literasi digital, sustainability, kewirausahaan, internasionalisasi, hingga experiential learning dalam struktur pembelajaran.

Sementara itu, pada jenjang pascasarjana, pembahasan difokuskan pada penguatan riset, fleksibilitas jalur reguler dan by research, peningkatan kualitas publikasi internasional, serta pengembangan inovasi berbasis kebutuhan industri dan masyarakat.

Direktur Pendidikan dan Pengajaran UGM, Prof. dr. Gandes Retno Rahayu, M.Med.Ed., Ph.D., yang hadir sebagai narasumber, menekankan bahwa pendekatan transdisiplin menjadi bagian penting dalam menjawab persoalan kompleks di masyarakat.

Menurutnya, pendidikan tinggi tidak lagi cukup hanya berjalan pada pendekatan multidisiplin, tetapi perlu bergerak menuju kolaborasi lintas bidang yang melibatkan masyarakat secara langsung dalam penyelesaian masalah nyata.

“Perguruan tinggi perlu menghadirkan pembelajaran yang memberi ruang mahasiswa untuk tumbuh sesuai minat dan talentanya, sekaligus memastikan ilmu yang dikembangkan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui workshop ini, FTP UGM menargetkan finalisasi rancangan Kurikulum 2026 dapat diselesaikan dalam beberapa bulan ke depan untuk kemudian diterapkan pada Tahun Akademik 2026/2027. Selain penguatan struktur kurikulum, fakultas juga akan melanjutkan pembahasan terkait diferensiasi dan positioning keilmuan antarprogram studi agar selaras dengan visi FTP UGM sebagai center of excellence di bidang agroindustri.

Workshop ditutup dengan penyusunan tindak lanjut penyempurnaan dokumen kurikulum, harmonisasi capaian pembelajaran lulusan (CPL), serta penguatan integrasi kurikulum dengan kebutuhan industri, masyarakat, dan perkembangan teknologi masa depan.

Program Doktor Ilmu Teknik Pertanian FTP UGM Raih Akreditasi Unggul 2026–2031

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Kamis, 7 Mei 2026

Program Studi Doktor Ilmu Teknik Pertanian, Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (DTPB), Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada resmi meraih predikat Akreditasi Unggul untuk periode 2026–2031 dari Lembaga Akreditasi Mandiri Program Studi Keteknikan. Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan LAM Teknik Nomor: 0078/SK/LAM Teknik/AD/IV/2026 tentang Akreditasi Program Studi Ilmu Teknik Pertanian pada Program Doktor Universitas Gadjah Mada, Sleman. Capaian ini menjadi bentuk pengakuan terhadap kualitas penyelenggaraan pendidikan, penelitian, serta pengembangan akademik yang dijalankan secara konsisten oleh DTPB FTP UGM.

Perolehan Akreditasi Unggul mencerminkan komitmen Program Doktor Ilmu Teknik Pertanian dalam menjaga standar mutu pendidikan tinggi, khususnya pada bidang teknik pertanian dan biosistem. Proses penilaian dilakukan secara menyeluruh terhadap berbagai aspek strategis, mulai dari kurikulum, kualitas sumber daya manusia, tata kelola program studi, hingga capaian luaran riset dan kontribusi akademik terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Capaian ini juga menunjukkan keberhasilan DTPB FTP UGM dalam mengintegrasikan pendidikan berbasis riset dengan kebutuhan industri dan masyarakat. Melalui pendekatan tersebut, program doktoral tidak hanya menghasilkan lulusan dengan kompetensi akademik yang kuat, tetapi juga mampu mendorong lahirnya inovasi yang relevan dalam menjawab tantangan sektor pertanian modern.

Sebagai salah satu program studi unggulan di FTP UGM, Program Doktor Ilmu Teknik Pertanian terus mendorong pengembangan inovasi pada berbagai bidang strategis, seperti rekayasa pertanian, pengelolaan sumber daya air, teknologi pascapanen, hingga sistem pertanian berkelanjutan. Penguatan kapasitas akademik dan riset tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan, efisiensi sumber daya, serta adaptasi terhadap perubahan iklim.

Pencapaian Akreditasi Unggul ini sekaligus memperkuat posisi FTP UGM sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen pada peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan riset berdaya saing global. Selain menjadi indikator mutu akademik, capaian ini juga diharapkan dapat memperluas kolaborasi riset dan jejaring internasional dalam pengembangan ilmu dan teknologi pertanian berbasis rekayasa.

Capaian ini berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penyediaan pendidikan doktoral berkualitas, SDG 2 (Zero Hunger) melalui penguatan inovasi teknologi pertanian untuk mendukung ketahanan pangan, SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui pengembangan riset dan inovasi teknologi, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kolaborasi akademik dan riset

Bambang Dwi Wijatniko Jadi Narasumber Bimtek Pengolahan Produk Perikanan untuk Menu MBG di Kulon Progo

Rilis BeritaSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera Kamis, 30 April 2026

Dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM), Bambang Dwi Wijatniko, S.T.P., M.Agr.Sc., M.Sc., Ph.D., turut berpartisipasi sebagai narasumber dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengolahan Produk Perikanan pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diselenggarakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kegiatan ini dilaksanakan pada 30 April 2026 di Kulon Progo.

Pada kegiatan tersebut, Bambang Dwi Wijatniko menyampaikan materi bertajuk “Keamanan Pangan dan Inovasi Pengolahan Ikan untuk Menu MBG yang Sehat dan Disukai Anak”. Materi ini membahas pentingnya pengolahan produk perikanan yang aman, bergizi, dan menarik bagi anak-anak sebagai bagian dari dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kegiatan bimtek ini diselenggarakan dalam rangka mendukung tindak lanjut Visi Nasional Menuju Generasi Emas Indonesia 2045 melalui Program Makan Bergizi Gratis. Melalui kegiatan ini, para pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi memperoleh peningkatan pengetahuan dan pemahaman mengenai beragam inovasi olahan ikan yang aman, bermutu, sehat, dan sesuai untuk dikonsumsi anak-anak.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga berlangsung secara interaktif melalui diskusi dan sesi tanya jawab terkait pengolahan pangan berbasis ikan, keamanan pangan, hingga strategi penyajian menu yang dapat meningkatkan minat konsumsi ikan pada anak. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya perhatian terhadap pentingnya penyediaan pangan bergizi dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 (Zero Hunger/Tanpa Kelaparan) melalui upaya peningkatan akses pangan bergizi, serta SDG 3 (Good Health and Well-being/Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui edukasi mengenai keamanan pangan dan penyediaan menu sehat bagi masyarakat.

Putrika Citta Pramesi Berbagi Best Practice Penyusunan Informasi Nilai Gizi pada Webinar APKEPI

Rilis BeritaSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 4: Pendidikan Berkualitas Sabtu, 25 April 2026

Putrika Citta Pramesi, S.T.P., M.Sc., dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada, menjadi narasumber dalam webinar yang diselenggarakan oleh Asosiasi Profesi Keamanan Pangan Indonesia (APKEPI) pada 24 April 2026 secara daring. Webinar bertajuk “Best Practice Penyusunan Informasi Nilai Gizi pada Label Pangan Olahan” ini bertujuan memberikan sosialisasi dan bimbingan teknis kepada pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) mengenai penyusunan label Informasi Nilai Gizi (ING) yang sesuai dengan ketentuan.

Dalam pemaparannya, Putrika Citta Pramesi menjelaskan tahapan penyusunan Informasi Nilai Gizi pada label pangan olahan, mulai dari perhitungan Angka Kecukupan Gizi (AKG) berdasarkan hasil uji laboratorium hingga penyajian informasi gizi yang memenuhi regulasi pelabelan pangan. Materi ini diharapkan dapat membantu pelaku UKM dalam menghasilkan label pangan yang akurat, informatif, dan sesuai dengan standar yang berlaku.

Melalui webinar ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya pencantuman Informasi Nilai Gizi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas produk dan memberikan informasi yang jelas kepada konsumen. Penerapan pelabelan gizi yang tepat tidak hanya mendukung kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk pangan olahan yang dihasilkan.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi FTP UGM dalam mendiseminasikan pengetahuan kepada masyarakat dan pelaku usaha pangan melalui kolaborasi dengan organisasi profesi. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus mendorong peningkatan kapasitas UKM dalam menghasilkan produk pangan yang aman, berkualitas, dan memiliki daya saing yang lebih baik.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan 3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera melalui peningkatan literasi informasi gizi bagi masyarakat, serta tujuan 4 tentang pendidikan berkualitas melalui diseminasi pengetahuan dan peningkatan kapasitas pelaku usaha pangan.

1…45678…115

Berita Terakhir

  • Pelatihan Kopi Terpadu
  • Pelatihan Produksi Soft Sourdough
  • Pelatihan Produksi Roti
  • Sertijab Ketua dan Sekretaris Senat FTP UGM Tandai Estafet Kepemimpinan Fakultas
  • Dosen FTP UGM Ikuti Konferensi Gastronomi dan Kuliner Hijau Indonesia 2026 di Solo

Berita UGM

  • 520 Atlet Panahan Ikut Kejuaraan UGM Open Archery Championship Series 3  17 Juli 2026
  • Mahasiswa KKN UGM Perkuat Edukasi Konservasi dan Pelestarian Burung Maleo di Mamuju 17 Juli 2026
  • Sarat Prestasi, Anak Pedagang Ikan Keliling Wujudkan Mimpi Kuliah di UGM 17 Juli 2026
  • Pemda Kesulitan Bayar Gaji PPPK, Pakar UGM Soroti Lemahnya Perencanaan Fiskal  17 Juli 2026
  • PSPD UGM Kembali Mewakili RI di Konferensi Tahunan WTO  17 Juli 2026

Agenda

  • 22Jul Wisuda Pascasarjana Periode IV T.A. 2025/2026
  • 28Jul Workshop Sustainable Workspace: “Menuju Kantor Minim Jejak Karbon”
  • 05Agu Seleksi dan Penetapan Bakal Calon Dekan dalam Rapat Senat Fakultas
  • 13Agu Srawung Desa
  • 22Agu Expo Beasiswa
Semua Agenda
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju