Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) melepas 42 lulusan program magister dan doktor melalui Upacara Pelepasan Wisudawan dan Wisudawati Program Pascasarjana Periode I Tahun Akademik 2026/2027, Kamis (29/10). Para lulusan terdiri atas 12 wisudawan dan 30 wisudawati dari enam program studi, yakni 17 lulusan Magister Ilmu dan Teknologi Pangan, 10 lulusan Magister Teknologi Industri Pertanian, 9 lulusan Magister Teknik Pertanian, 4 lulusan Doktor Ilmu Pangan, serta masing-masing satu lulusan Magister Teknologi Hasil Perkebunan dan Doktor Teknologi Industri Pertanian.
Dekan FTP UGM, Prof. Dr. Mirwan Ushada, S.T.P., M.App.Life.Sc., membuka sambutannya dengan menyampaikan selamat kepada para lulusan, keluarga, dan pendamping yang telah mengantar mereka hingga menyelesaikan studi. Dengan semangat “Bersama Kita Bisa, FTP Rumah Kita”, ia berpesan agar lulusan terus memelihara impian, bersyukur, dan menjaga bakti kepada orang tua.
Prof. Mirwan juga mengingatkan para lulusan akan mandat UGM. “Langkah pertama yang terus kami tekankan dari Fakultas adalah jangan berhenti untuk mempunyai mimpi dan impian. Di mana pun teman-teman berada, teruslah untuk memproduksi pengetahuan dan memberikan kemanfaatan,” ujarnya.
Pesan itu ia lanjutkan dengan harapan tentang peran lulusan di dunia kerja kelak. “Kalau membuka lapangan usaha, rekrutlah sebanyak mungkin orang; jika menjadi atasan, permudahlah karier anak buah. Semoga ilmu yang diperoleh memberi berkah bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tuturnya.
Dari sisi capaian akademik, Leony Vita Artanti, S.T.P., M.Sc., dari Magister Teknologi Industri Pertanian meraih IPK tertinggi jenjang magister, yaitu 4,00, dengan masa studi 1 tahun 7 bulan 21 hari. Untuk jenjang doktor, IPK tertinggi, juga 4,00, dicapai Dr. Yeyen Prestyaning Wanita, S.T.P., M.M.A., dari Doktor Teknologi Industri Pertanian, dengan masa studi 3 tahun 5 bulan 18 hari. Yeyen sekaligus menjadi wisudawan tersenior pada usia 45 tahun 4 bulan 18 hari. Predikat wisudawan tercepat jenjang magister diraih bersama oleh Leony, Nabilatul Muazaroh, S.T.P., M.Sc., dan Irakiza Gideon, M.Sc., wisudawan internasional asal Uganda, sedangkan wisudawan termuda adalah Sovia Mumtaza Amirah, S.T.P., M.Sc., yang lulus pada usia 23 tahun 3 bulan 16 hari dengan IPK 3,95.
Mewakili para wisudawan, Yeyen menyampaikan terima kasih kepada pimpinan, tim promotor, dosen, dan tenaga kependidikan FTP UGM atas bimbingan dan fasilitas selama studi. “Di FTP UGM kami belajar bahwa menyelesaikan pendidikan tidak hanya membutuhkan penguasaan teori, melainkan juga keberanian mengajukan pertanyaan, membaca data dengan jujur, dan pantang menyerah,” tuturnya.
Dalam Sesi Sambung Rasa, orang tua wisudawati membagikan kisah perjuangan menguliahkan putrinya hingga menamatkan jenjang S2 di UGM. Selain itu, Irakiza Gideon menyampaikan bahwa ia terbantu oleh keramahan dan dukungan sivitas akademika FTP UGM selama menempuh studi di Indonesia. “I’ve got the opportunity to explore everything, both academics and culture. The experience in FTP UGM has been fulfilling, and everyone has been by my side to support me so I could stand here as a champion,” ujarnya.
Kegiatan ini sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui pendidikan pascasarjana yang menghasilkan lulusan berkompeten di bidang teknologi pertanian.




