• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Program Double Degree
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • Beasiswa Mahasiswa Internasional
    • UGMPreneurs
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • Rilis Berita
Arsip:

Rilis Berita

Anhui Agricultural University Berkunjung, FTP UGM Perkenalkan Riset dan Fasilitas Tiga Departemen

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Selasa, 27 Oktober 2026

Delegasi Anhui Agricultural University dari Tiongkok mengunjungi Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Selasa (27/10). Dalam kunjungan ini, para tamu berkeliling ke tiga laboratorium yang mewakili masing-masing departemen di FTP UGM untuk mengenal fasilitas dan penelitian yang dikembangkan fakultas.

Kunjungan dimulai di Laboratorium Energi dan Mesin Pertanian milik Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (TPB). Laboratorium ini berfokus pada rancang bangun mesin pertanian, konversi energi, hingga mekatronika, serta dilengkapi unit pengujian dan manufaktur mesin. Kepala Laboratorium, Ir. Andri Prima Nugroho, S.T.P., M.Sc., Ph.D., IPU, ASEAN Eng., APEC Eng., menjelaskan berbagai fasilitas dan peralatan yang tersedia, termasuk fasilitas smart farming dan plant factory.

Rombongan kemudian menuju lantai 3 untuk melihat Laboratorium Kimia dan Biokimia Pangan dan Hasil Pertanian milik Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (TPHP). Laboratorium ini mengembangkan ilmu terkait aspek kimiawi pangan, mulai dari analisis kimia, teknologi pascapanen, hingga pangan fungsional. Di sini, Dr. Manikharda, S.T.P., M.Agr., memaparkan penelitian yang sedang berlangsung terkait pencegahan sindrom metabolik (preventing metabolic syndrome).

Pemberhentian terakhir berada di lantai 5, yaitu Laboratorium Sistem Produksi milik Departemen Teknologi Industri Pertanian (TIP). Laboratorium ini berfokus pada perancangan dan pengendalian sistem produksi serta distribusi industri pertanian agar lebih produktif. Ketua Departemen Teknologi Industri Pertanian sekaligus dosen dan peneliti pada Laboratorium Sistem Produksi, Dr. Nafis Khuriyati, S.T.P., M.Agr., menjelaskan bidang kajian laboratorium serta fasilitas yang dimiliki, seperti printer 3D dan simulasi pergudangan (warehouse simulation). Para tamu juga menyaksikan peragaan pengujian kualitas nondestruktif (nondestructive quality testing).

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya FTP UGM membangun kemitraan internasional di bidang pendidikan dan riset pertanian, sekaligus mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 9 tentang industri, inovasi, dan infrastruktur, serta SDG 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan.

Dukung Swasembada Kedelai Nasional, FTP UGM dan Pemkab Grobogan Inisiasi Kerja Sama Hilirisasi Teknologi SAE Kedelai

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Senin, 26 Oktober 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada bersama Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan menggelar diskusi inisiasi kerja sama pengembangan kedelai nasional pada Senin (26/10) di FTP UGM. Kerja sama ini diarahkan untuk menjadikan Grobogan sentra benih dan lumbung kedelai nasional melalui inovasi pertanian cerdas (smart farming), sebagai langkah awal menuju penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU).

Mewakili Dekan FTP UGM, Dr. Rahma Wikandari, S.T.P., M.Biotech., menyatakan dukungan fakultas terhadap target swasembada kedelai pemerintah dengan melibatkan tiga departemen, yaitu Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, Teknologi Industri Pertanian, serta Teknik Pertanian dan Biosistem. “FTP UGM berkomitmen penuh mengerahkan potensi tiga departemen yang kami miliki untuk mendukung arahan pemerintah menjadikan Grobogan sebagai sentra benih kedelai nasional,” ujarnya.

Ketua Pengembang inovasi Smart Agriculture Enterprise (SAE) Kedelai FTP UGM, Dr. Atris Suyantohadi, S.T.P., M.T., menjelaskan bahwa kedelai nasional masih sangat bergantung pada impor. SAE Kedelai hadir sebagai solusi terpadu dari hulu ke hilir yang telah terbukti meningkatkan hasil panen dan pendapatan petani pada lahan percontohan. “Kami menghadirkan ekosistem terpadu mulai dari benih unggul berdaya tumbuh di atas 80%, pendampingan teknologi, hingga kepastian offtaker pasar agar produktivitas dan pendapatan petani meningkat berlipat ganda,” kata Atris.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan, Wakid Mutowal, S.T.P., M. Sc, menyampaikan bahwa luas tanam kedelai di Grobogan menyusut dari 50.000 hektare pada era 1990-an menjadi sekitar 2.000 hektare saat ini. “Petani Grobogan memiliki potensi luar biasa, namun kendala utama kami adalah panen raya yang jatuh di puncak musim hujan pada Januari-Februari sehingga kedelai mudah rusak,” ujarnya. Dinas pun berharap FTP UGM dapat membantu petani lewat alat pengering dan penyortir hasil panen, serta pendampingan pola tanam tumpang sari jagung dan kedelai.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 Tanpa Kelaparan melalui upaya memperkuat ketersediaan kedelai dan ketahanan pangan nasional, SDG 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penerapan inovasi pertanian cerdas dalam pengembangan kedelai, serta SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kerja sama FTP UGM dan Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan.

Kontributor : Fadli

FTP UGM Gandeng nanoCAD, Kenalkan Perangkat Lunak Perancangan 3D untuk Mendukung Pembelajaran

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Selasa, 20 Oktober 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama tim nanoCAD mengajak mahasiswa belajar merancang perangkat pertanian cerdas secara tiga dimensi melalui Workshop nanoCAD in Action: Prototyping AgroTech for Smart Farming di Ruang 384 FTP UGM, Selasa (20/10).

Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FTP UGM, Prof. Dr. Yudi Pranoto, S.T.P., M.P., mengingatkan arah pembelajaran gambar teknik di FTP UGM. 

“Melalui workshop nanoCAD ini, mahasiswa tidak hanya dibekali keahlian teknis software, tetapi juga disadarkan akan pentingnya komunikasi dan etika kejujuran dalam menggunakan software resmi yang legal,” ujarnya.

Sambutan berikutnya disampaikan Citra Melati, Director nanoCAD Indonesia. Ia menyampaikan keinginan nanoCAD untuk memperkenalkan perangkat lunaknya kepada sivitas akademika FTP UGM, sehingga dapat dicoba dan dimanfaatkan untuk keperluan pengajaran.

Selama dua jam, tim nanoCAD memandu peserta berpraktik langsung merancang komponen rumah kaca pintar (smart greenhouse), mulai dari casing dan dudukan panel pengendali hingga denah ruangan yang memuat meja semai dan pipa irigasi. Peserta tampak bersemangat dan menyimak setiap sesi dengan saksama.

Interaksi antara peserta dan tim nanoCAD berlangsung aktif sepanjang kegiatan, dari kuis interaktif Kahoot hingga penyesuaian rancangan bangunan rumah kaca dengan data kontur lahan, sehingga diskusi terasa lebih hidup. Kegiatan ditutup dengan peninjauan hasil perakitan peserta dan sesi tanya jawab.

Bagi FTP UGM, penguasaan perangkat lunak perancangan menjadi bekal mahasiswa untuk merancang dan membuat prototipe perangkat teknologi pertanian masa depan.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui pelatihan praktik yang meningkatkan kompetensi mahasiswa, SDG 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penerapan teknologi perancangan untuk perangkat pertanian, serta SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kerja sama FTP UGM dan tim nanoCAD.

Kontributor : Shella

Dari Ide ke Eksekusi, FTP UGM dan BIG Hadirkan Praktisi Industri dalam General Lecture UGMPreneurs Batch V

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Senin, 19 Oktober 2026

Tantangan bagi lulusan perguruan tinggi kini tidak berhenti pada mendapatkan pekerjaan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja bagi orang lain. Tantangan itu dijawab Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama PT Bawa Indonesia Global (BIG) melalui General Lecture UGMPreneurs 2026 bertajuk Scaling Up UKM di Auditorium Kamarijani-Soenjoto FTP UGM,  Sabtu (17/10).

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FTP UGM, Prof. Dr. Yudi Pranoto, S.T.P., M.P., yang hadir mewakili Dekan FTP UGM, menjelaskan bahwa UGMPreneurs bermula dari FTP UGM pada 2022 dalam kerangka Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan kini memasuki tahun kelima.

“Lahirnya program UGMPreneurs berangkat dari keprihatinan atas lulusan perguruan tinggi yang kebingungan setelah lulus. Melalui program ini, kita ingin membekali mahasiswa agar tidak hanya mencari kerja, tetapi sanggup menciptakan lapangan kerja sendiri,” ujarnya. 

Prof. Em. Eka Sari Lorena Soerbakti, MBA, CEO PT Bawa Indonesia Global, turut memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Ia menekankan pentingnya menambah jumlah wirausahawan baru untuk memperkuat fondasi perekonomian nasional.

“Negara maju membutuhkan minimal 4% pengusaha dari populasinya. Kunci utama wirausaha bukan sekadar seberapa banyak pengetahuan yang dimiliki, melainkan memelihara mindset yang benar, membangun jaringan yang kuat, dan memiliki visi untuk membawa produk serta SDM Indonesia berdaya saing global,” katanya. 

Pada sesi materi, Dr. Rico Tedyono, Co-founder & COO Komunal Fintech, membawakan materi From Idea to Execution: The Survival Kits. Ia membuka sesi dengan meminta 12 peserta berpindah ke kursi terdepan di panggung. Simulasi itu menjadi gambaran bahwa wirausaha adalah soal keberanian mengeksekusi peluang secara nyata dan cepat. Menurutnya, kecepatan eksekusi dan pemanfaatan sarana digital menjadi instrumen utama untuk mengakselerasi bisnis.

Sementara itu, Ricky Afrianto, Global Marketing Director Mayora Group, melengkapi sesi dengan materi The A-Z of Managing Your Business (Building Networks for Market Expansion). Ia menyoroti pentingnya keterbukaan terhadap masukan konsumen, adaptabilitas, serta pembangunan sistem operasional dan merek jangka panjang. Selain itu, ia menekankan keseimbangan antara performance marketing digital dan pembangunan merek secara berkelanjutan agar bisnis mampu berekspansi dan berdaya saing kuat 

Kegiatan ini diikuti 52 mahasiswa UGMPreneurs dari 14 fakultas di UGM, dengan komposisi separuh program S1 dan separuh S2. Selain itu, hadir pula mahasiswa umum serta pelaku UMKM.

Bagi FTP UGM, UGMPreneurs menjadi upaya menyiapkan lulusan yang mandiri dan mampu memberi dampak ekonomi bagi masyarakat.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran langsung dari praktisi, SDG 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan jiwa wirausaha mahasiswa dan pelaku UMKM, serta SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kerja sama FTP UGM dan PT BIG.

Kontributor : Shella

Tekan Susut Pangan, FTP UGM dan Direktorat P4T Bappenas Jalin Kerja Sama Kajian Teknologi Pascapanen

Rilis BeritaSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 2: Tanpa Kelaparan Jumat, 9 Oktober 2026

Menekan susut pangan lewat teknologi pascapanen yang tepat sasaran menjadi tujuan bersama Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) dan pemerintah pusat. Tujuan itu diwujudkan melalui rapat persiapan dan penandatanganan Kontrak Swakelola Tipe II antara FTP UGM dan Direktorat Perencanaan Peningkatan Produktivitas dan Pembangunan Tematik (P4T) Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), yang digelar Jumat (9/10) di Operation Room FTP UGM. Kontrak yang mencakup kajian penentuan lokasi prioritas dan pemilihan set teknologi pascapanen berbasis karakteristik wilayah ini ditandatangani oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama FTP UGM, Dr. Sri Rahayoe, S.T.P., M.P., dan Direktur P4T Bappenas, Uke Mohammad Hussein, S.Si., MPP.

Dekan FTP UGM, Prof. Dr. Mirwan Ushada, S.T.P., M.App.Life.Sc., menyampaikan komitmen fakultas untuk melanjutkan program yang telah dirintis dekan periode sebelumnya, sembari mempertajam pelaksanaannya agar manfaatnya menjangkau lebih luas dan terarah sesuai dengan fokus utama FTP UGM terkait penguatan hilirisasi dengan kolaborasi agar memberikan dampak yang nyata.
“Kata kunci fokus utama FTP UGM adalah penguatan hilirisasi melalui ekosistem kolaborasi untuk dampak yang berkelanjutan,” ujar Mirwan.

Untuk mewujudkan arah tersebut, FTP UGM membawa modal laboratorium pengujian dan kapasitas penelitian yang dimiliki fakultas.Fakultas juga tengah menyusun prosedur agar pelaksanaan kerja sama berjalan lebih cepat, responsif, dan aman, dengan tetap memenuhi standar penjaminan mutu.
“FTP mempunyai kepakaran berbasis scientific yang siap untuk membantu pemerintah untuk memecahkan permasalahan di masyarakat sesuai dengan bidang kami,” kata Mirwan. 

Dari sisi pemerintah, Direktur P4T Bappenas memaparkan bahwa direktoratnya dibentuk pada 2025 sebagai bagian dari struktur organisasi dan tata kerja baru Bappenas. Dalam pengembangan kebijakan tematik, perhatian diarahkan pada ekonomi hijau, ekonomi biru, dan ekonomi oranye. Swasembada pangan, termasuk penanganan persoalan pascapanen, menjadi salah satu fokus di bidang ekonomi hijau. Ia juga menyoroti perlunya pembinaan industri alat dan mesin pertanian nasional bersama Kementerian Perindustrian agar produknya memenuhi standar dan ketergantungan pada komponen impor dapat berkurang.

Direktur P4T Bappenas berharap kerja sama ini membawa hasil yang konkret bagi sektor pertanian.
“Semoga dengan adanya kerja sama ini dapat memberikan dampak yang nyata di sektor pertanian,” ujarnya.

Melalui kontrak swakelola ini, FTP UGM akan menyusun dua keluaran utama, yaitu rekomendasi penetapan lokasi prioritas yang dianalisis berdasarkan karakteristik wilayah dan tingkat susut pangan, serta rekomendasi set alat dan mesin pertanian nasional yang sesuai dengan karakteristik wilayah. FTP UGM juga akan menganalisis tingkat kejenuhan wilayah untuk mendukung penentuan kebutuhan dan penyaluran bantuan alsintan agar lebih tepat sasaran. Hasil kajian diharapkan menjadi rekomendasi kebijakan bagi penyediaan sarana dan prasarana pascapanen yang lebih tepat sasaran dan tepat guna.

Bagi FTP UGM, kerja sama ini diharapkan memberi manfaat berkelanjutan bagi pemerintah, industri, dan masyarakat, sekaligus menjadi ruang pengembangan kompetensi mahasiswa dan alumni sebagai bagian dari proses bisnis utama fakultas.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 Tanpa Kelaparan melalui upaya menekan susut pangan, SDG 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui rekomendasi teknologi pascapanen yang tepat guna, serta SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi FTP UGM dengan Bappenas.

Kontributor: Shella 

123…158

Berita Terakhir

  • Anhui Agricultural University Berkunjung, FTP UGM Perkenalkan Riset dan Fasilitas Tiga Departemen
  • Dukung Swasembada Kedelai Nasional, FTP UGM dan Pemkab Grobogan Inisiasi Kerja Sama Hilirisasi Teknologi SAE Kedelai
  • FTP UGM Gandeng nanoCAD, Kenalkan Perangkat Lunak Perancangan 3D untuk Mendukung Pembelajaran
  • Dari Ide ke Eksekusi, FTP UGM dan BIG Hadirkan Praktisi Industri dalam General Lecture UGMPreneurs Batch V
  • Tekan Susut Pangan, FTP UGM dan Direktorat P4T Bappenas Jalin Kerja Sama Kajian Teknologi Pascapanen

Berita UGM

  • Tanpa judul 30 Oktober 2026
  • Wujudkan Kantin Sehat dan Bergizi, UGM Latih Pengelola Kantin Terapkan Praktik Olah Pangan Aman  30 Oktober 2026
  • Dukung Kesehatan Komplementer, RSA UGM Buka Cafe Jamu Tradisional  30 Oktober 2026
  • Dosen UGM Dorong Penguatan Pendekatan One Health di Forum Global Mesir 29 Oktober 2026
  • Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, UGM dan PT SMI Perkuat Kolaborasi Akademik dan Pembangunan Nasional 29 Oktober 2026

Agenda

  • 30Okt Rembug Pangan Orang Muda Summit 2026
  • 12Nov Pengukuhan Guru Besar Prof. Nursigit Bintoro
  • 26Nov Wisuda Sarjana
Semua Agenda
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju