FTP UGM Sambut 338 Mahasiswa Baru, Perkuat Sinergi Bersama Orang Tua untuk Dukung Keberhasilan Studi
Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Pertemuan dan Silaturahmi Orang Tua Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027 pada Senin (3/8) di Auditorium Kamarijani Soenjoto FTP UGM. Kegiatan ini dihadiri pimpinan fakultas, Persatuan Orang Tua Mahasiswa (POTM), serta orang tua mahasiswa baru sebagai upaya memperkenalkan lingkungan akademik sekaligus membangun sinergi antara fakultas dan keluarga dalam mendukung keberhasilan studi mahasiswa. Pada tahun akademik 2026/2027, FTP UGM menerima 338 mahasiswa baru, yang terdiri atas 113 mahasiswa Program Studi Teknologi Industri Pertanian (TIP), 105 mahasiswa Program Studi Teknik Pertanian (TEP), dan 120 mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (TPHP).
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., Dekan FTP UGM, menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mempercayakan putra-putrinya untuk menempuh pendidikan di FTP UGM. Menurutnya, masa perkuliahan merupakan awal dari proses pembentukan karakter, kemandirian, dan tanggung jawab yang akan menjadi bekal mahasiswa dalam menghadapi tantangan di masa depan. “Saya mengucapkan selamat dan selamat datang, serta terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan untuk mendampingi putra-putri Bapak dan Ibu menempuh pendidikan tinggi,” ujar Eni.
Ia menambahkan bahwa mahasiswa akan memasuki fase kehidupan yang berbeda dari sebelumnya, di mana mereka dituntut untuk belajar mengambil keputusan secara mandiri. “Selama ini mereka bergantung pada keluarga, maka hari ini mereka akan belajar menjadi pribadi yang lebih mandiri, lebih bertanggung jawab, dan dewasa dalam mengambil keputusan. Sebagian mahasiswa baru akan tinggal jauh dari rumah untuk pertama kalinya, dan Yogyakarta dikenal sebagai kota pelajar yang nyaman, ramah untuk belajar, serta makanannya juga murah,” tuturnya yang disambut tawa para hadirin.
Kepercayaan terhadap FTP UGM juga disampaikan oleh Cahyo Hendro Atmoko, S.T.P., M.Sc., ayah dari Attar Muhammad Nurul Karim, yang mewakili orang tua mahasiswa baru. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia yang dimiliki FTP UGM memberikan keyakinan bahwa mahasiswa akan memperoleh pendampingan akademik yang optimal selama menjalani pendidikan. “Dalam konteks kami sebagai orang tua, kami berharap FTP UGM dapat membawa anak-anak kami menjadi lebih maju dan lebih baik lagi. Tadi juga disampaikan bahwa FTP memiliki 18 profesor, sekitar 104 dosen, dan sekitar 1.300 mahasiswa. Komposisi sekitar satu dosen untuk sepuluh mahasiswa ini menurut saya sangat baik karena memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk berinteraksi dan mendapatkan pendampingan yang lebih intens dari dosen,” ungkapnya.
Sebagai bekal awal bagi orang tua dalam mendampingi putra-putrinya selama menjalani perkuliahan, Prof. Dr. Yudi Pranoto, S.T.P., M.P., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FTP UGM, memaparkan sistem akademik, layanan kemahasiswaan, serta berbagai program pembinaan yang akan diterima mahasiswa. Melalui sesi tersebut, orang tua memperoleh gambaran mengenai proses pembelajaran, pendampingan akademik, hingga layanan yang tersedia untuk mendukung perkembangan mahasiswa selama menempuh studi di FTP UGM.
Turut hadir Herman Wahyu Dwi Maelana, S.Pd., M.M., selaku Pengurus Persatuan Orang Tua Mahasiswa (POTM) FTP UGM, yang memperkenalkan peran POTM sebagai mitra strategis fakultas dalam menjembatani komunikasi antara orang tua dan institusi. Sementara itu, Erlangga Adi Setiawan, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FTP UGM Tahun 2026, memperkenalkan kehidupan kemahasiswaan di FTP UGM sebagai ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kepemimpinan, organisasi, kreativitas, dan jejaring. Informasi mengenai layanan administrasi akademik juga disampaikan oleh Agung Wijayanto, S.E., M.Acc., Kepala Kantor Administrasi FTP UGM, yang kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari masing-masing departemen mengenai profil program studi, kurikulum, fasilitas, serta peluang pengembangan akademik yang dapat diikuti mahasiswa.
Melalui kegiatan ini, FTP UGM berharap terjalin komunikasi dan kolaborasi yang erat antara fakultas, orang tua, dan mahasiswa sejak awal masa studi. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif sehingga mahasiswa dapat berkembang menjadi lulusan yang unggul, berintegritas, adaptif, dan siap memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan layanan pendidikan dan kolaborasi antara perguruan tinggi dengan orang tua mahasiswa, serta SDG 17: Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui sinergi antara fakultas, keluarga, dan sivitas akademika dalam mendukung keberhasilan pendidikan mahasiswa.
Program yang didampingi Dr. Fairolniza Mohd Shariff dan Mrs. Nurul Hidayah Samadi dari UPM ini juga menjadi langkah awal dalam menginisiasi kerja sama antara Faculty of Biotechnology and Biomolecular Sciences UPM dengan FTP UGM, khususnya Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian FTP UGM. Melalui berbagai kegiatan akademik dan budaya, mahasiswa dari kedua universitas memperoleh ruang untuk saling bertukar pengalaman sekaligus membangun jejaring internasional.
Sosialisasi menghadirkan Ir. Yakub Fahim Luckyarno, S.T., M.Eng., Ph.D., Yasir Abdulaziz, Muhammad Irfan Abdillah, dan Alif Hikmah Kumara Zhali sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa sistem timbangan IoT memungkinkan pencatatan timbulan sampah secara real time melalui dua kategori utama, yaitu sampah masuk dan sampah keluar. Sampah masuk merupakan seluruh sampah yang dihasilkan di lingkungan FTP UGM, sedangkan sampah keluar merupakan sampah yang telah dikirim ke fasilitas pengolahan di luar fakultas.
Pelatihan difokuskan pada pengenalan sistem hydrant yang tersedia di Gedung Pascasarjana FTP UGM serta tata cara pengoperasian pompa hydrant secara benar dan aman. Peserta memperoleh pemahaman mengenai fungsi setiap komponen sistem hydrant, prosedur pengaktifan pompa, hingga langkah-langkah yang perlu dilakukan ketika menghadapi keadaan darurat sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.