• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • Rilis Berita
Arsip:

Rilis Berita

34 Lulusan Siap Melangkah ke Dunia Profesional, FTP UGM Gelar Pelepasan Wisudawan Program Sarjana Periode II TA 2025/2026

Rilis BeritaSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan EkonomiSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Kamis, 26 Februari 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Upacara Pelepasan Wisudawan Program Sarjana Periode II Tahun Akademik 2025/2026 pada Rabu, 25 Februari 2026, bertempat di Auditorium Kamarijani Soenjoto FTP UGM. Kegiatan ini berlangsung khidmat dihadiri oleh  dosen, tenaga kependidikan, wisudawan, orang tua dan keluarga wisudawan.

Pada periode ini, FTP UGM meluluskan sebanyak 34 wisudawan yang berasal dari tiga program studi, yaitu 8 lulusan Program Studi S1 Teknik Pertanian dan Biosistem (TPB), 9 lulusan Program Studi S1 Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (TPHP), serta 17 lulusan Program Studi S1 Teknologi Industri Pertanian (TIP).

Dalam periode ini, sejumlah wisudawan berhasil meraih predikat pujian sekaligus mencatatkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi di masing-masing program studi. Dari Prodi TPB, Kevin Ezekiel Manik meraih IPK 3,55. Dari Prodi TPHP, Evelyn Gabriella Suliantoro mencatatkan IPK 3,79. Sementara dari Prodi TIP, Hanum Mafanardha Putri juga meraih IPK 3,79.

Dekan FTP UGM, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas capaian para wisudawan yang telah menyelesaikan studi dengan penuh ketekunan dan semangat. Beliau menegaskan bahwa para lulusan FTP UGM diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menjaga integritas, menjunjung tinggi nilai keilmuan, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan sektor pangan dan pertanian yang berkelanjutan.

Perwakilan wisudawan, Evelyn Gabriella Suliantoro dari Program Studi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian angkatan 2022, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada para dosen, tenaga kependidikan, orang tua, serta rekan-rekan seperjuangan yang telah mendukung perjalanan studinya.

“Di balik toga yang kita kenakan hari ini, terselip cerita tentang kekhawatiran akan masa depan, air mata yang jatuh diam-diam, dan secercah harapan dalam doa yang selalu dipanjatkan. Dinamika sebagai mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian mengajarkan arti proses yang sesungguhnya. Tidak selalu indah, tetapi layak untuk dilakukan,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa proses belajar di FTP UGM tidak hanya membentuk kemampuan akademik, tetapi juga menumbuhkan ketangguhan dan karakter. Kegagalan dalam praktikum, tantangan dalam penelitian, hingga perjuangan menyelesaikan tugas akhir menjadi bagian penting dari proses pendewasaan. “Kegagalan bukanlah tanda ketidakmampuan, melainkan bagian dari pertumbuhan,” tuturnya.

Sementara itu, perwakilan orang tua wisudawan, Bapak Rizaldi, S.E., turut menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada pimpinan fakultas, dosen, serta seluruh tenaga kependidikan atas dedikasi dan bimbingan yang telah diberikan kepada para mahasiswa.

“Hari ini adalah hari yang sangat membanggakan bagi kami para orang tua. Menyaksikan putra-putri kami mengenakan toga dan berdiri sebagai wisudawan merupakan kebahagiaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Pendidikan yang mereka peroleh di fakultas ini akan menjadi fondasi kuat dalam perjalanan mereka ke depan,” ujarnya.

Beliau juga berpesan agar para wisudawan menjadikan gelar yang diraih sebagai awal untuk terus berkembang, memberi manfaat bagi masyarakat, serta menjaga nama baik almamater di mana pun berada.

Upacara pelepasan ini menjadi penanda berakhirnya satu fase perjalanan akademik dan awal dari babak baru kehidupan para lulusan. Dengan bekal ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai yang telah ditanamkan selama masa studi, para wisudawan FTP UGM diharapkan mampu berkontribusi dalam pengembangan teknologi pertanian, industri pangan, dan sistem pertanian berkelanjutan demi kemajuan bangsa.

FTP UGM Sambut Peserta SUIJI–SLP 2026, Perkuat Kolaborasi Indonesia–Jepang

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Jumat, 20 Februari 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Direktorat Kemitraan & Relasi Global UGM, Fakultas Pertanian, dan Fakultas Peternakan, menyambut kedatangan peserta dan dosen pendamping SUIJI–SLP (Six University Initiative Japan-Indonesia–Service Learning Program) dari Ehime University, Kagawa University, dan Kochi University pada Jumat, 20 Februari 2026 di FTP UGM.

Program SUIJI–SLP tahun ini dimulai 19 Februari hingga 6 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk pembelajaran berbasis pengabdian kepada masyarakat (service learning) yang mempertemukan mahasiswa Indonesia dan Jepang dalam kolaborasi lintas disiplin serta lintas budaya. Dalam pelaksanaannya, lima mahasiswa dari Jepang terdiri atas tiga mahasiswa dari Ehime University, satu mahasiswa dari Kagawa University, dan satu mahasiswa dari Kochi University akan berkolaborasi bersama 15 mahasiswa UGM dari Fakultas Teknologi Pertanian (FTP), Fakultas Pertanian (Faperta), dan Fakultas Peternakan (Fapet). Peserta diterjunkan di Kalurahan Selopamioro, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, pada 21 Februari hingga 2 Maret 2026, untuk mengidentifikasi dan mencoba memecahkan permasalahan yang ada di lokasi. Selain itu, peserta yang tinggal di tengah-tengah masyarakat juga akan menjalani kehidupan seperti warga sekitar dan melakukan kegiatan seperti membatik, berlatih gamelan, memakai pakaian tradisional, membuat tempe, dan juga mengenalkan budaya Jepang.

Kegiatan penyambutan turut dihadiri oleh Dr. Kazuya Masuda, Associate Professor dari Kochi University, selaku dosen pendamping. Kerja sama yang telah terjalin selama lebih dari satu dekade ini menjadi bukti eratnya hubungan antara Indonesia dan Jepang, khususnya dalam penguatan pendidikan tinggi dan pengabdian kepada masyarakat.

Dekan FTP UGM, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta. Ia berharap mahasiswa SUIJI–SLP dapat memperoleh pengalaman lintas budaya yang bermakna serta berkontribusi dalam menjawab berbagai tantangan di tingkat pedesaan hingga nasional dan global. Dekan juga menekankan bahwa para peserta merupakan calon future leaders yang diharapkan mampu membawa perubahan positif di masa mendatang.

Direktur Kemitraan dan Relasi Global UGM, Dr. Puji Astuti, S.Si., M.Sc., Apt., menyampaikan bahwa SUIJI–SLP merupakan inisiatif strategis yang tidak hanya memperkenalkan keberagaman budaya, tetapi juga mengintegrasikan pengetahuan akademik dengan praktik nyata di masyarakat. Ia mendorong para peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai ruang pembelajaran bersama serta membangun jejaring internasional yang berkelanjutan.

Pelaksanaan SUIJI–SLP sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek Quality Education, Decent Work and Economic Growth, Reduced Inequalities, serta Partnerships for the Goals. Melalui program ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin kuat antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Pelurusan Istilah UPF Jadi Fokus FGD FTP UGM dan BGN, Akademisi Tekankan Pangan Aman, Bergizi, Halal, dan Sehat

Rilis BeritaSDG 10: Berkurangnya KesenjanganSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 1: Tanpa KemiskinanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 4: Pendidikan Berkualitas Jumat, 13 Februari 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Mengoreksi Miskonsepsi tentang Sebutan Ultra Processed Food (UPF) dan Dampaknya pada Kebijakan Penyediaan Pangan Olahan dalam Menu MBG” pada Jumat, 13 Februari 2026 pukul di Auditorium Kamarijani Soenjoto FTP UGM. Kegiatan ini menghadirkan akademisi lintas disiplin, pakar teknologi pangan, ahli gizi, perwakilan pemerintah, pelaku industri dan UMKM pangan, serta pemangku kepentingan lainnya untuk membahas pelurusan miskonsepsi UPF sebagai salah satu dasar dalam penyusunan kebijakan pangan olahan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sejak awal diskusi, Prof. Dr. Ir. Sri Raharjo, M.Sc., Guru Besar FTP UGM menegaskan kekhawatiran akademisi terhadap penggunaan istilah UPF yang dinilai berpotensi menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat. “Yang kami khawatirkan, jika istilah UPF ini terus digunakan, publik tidak bisa membedakan secara jelas antara processed food dan ultra processed food. Akhirnya semua pangan olahan bisa dianggap UPF dan langsung dikonotasikan negatif terhadap kesehatan,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa dalam praktik penyediaan pangan skala besar, proses pengolahan justru menjadi bagian penting untuk memastikan keamanan pangan, stabilitas mutu, dan kecukupan gizi. “Padahal pangan dalam jumlah besar tetap harus melalui pengolahan agar aman, bergizi, dan layak dikonsumsi. Karena itu kami menyarankan menggunakan istilah processed food atau pangan olahan yang tetap aman, bergizi, dan halal agar tidak menimbulkan keraguan dalam implementasi MBG,” tambahnya.

Prof. Sri juga menekankan bahwa penggunaan istilah yang kurang tepat berpotensi memunculkan stigma negatif terhadap teknologi pengolahan pangan dan menghambat pemahaman publik yang komprehensif. Ia mengingatkan bahwa teknologi pengolahan pangan merupakan bagian penting dari sistem pangan modern, terutama untuk menjamin distribusi pangan yang aman dan berkualitas bagi masyarakat luas.

Selanjutnya, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc. Dekan FTP UGM menyampaikan bahwa kolaborasi antara FTP UGM dan BGN merupakan bagian dari upaya akademik untuk meluruskan penggunaan istilah yang berkembang di masyarakat, khususnya terkait konsep ultra processed food. Ia menjelaskan bahwa dalam bidang teknologi pangan terdapat terminologi yang lebih relevan, yaitu pangan olahan yang aman, bergizi, halal, dan sehat. Menurutnya, istilah yang diadopsi dari luar tanpa penyesuaian konteks keilmuan nasional dapat menimbulkan miskonsepsi yang berdampak pada kebijakan maupun persepsi publik.

Ia juga menegaskan bahwa upaya pelurusan konsep ini telah dilakukan bahkan sebelum program MBG berjalan, sehingga bukan dimaksudkan untuk melegitimasi pangan tertentu, melainkan memastikan penggunaan istilah yang tepat secara ilmiah dan kontekstual. FTP UGM bahkan menyarankan agar istilah UPF tidak digunakan dalam kerangka kebijakan MBG karena berpotensi merancukan pemahaman antara pangan olahan secara umum dengan istilah yang memiliki konotasi negatif. Ia menekankan pentingnya kedaulatan keilmuan nasional dalam menggunakan istilah yang sesuai dengan prinsip pangan yang aman, bergizi, halal, dan sehat.

Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai sudut pandang ilmiah dan praktis. Para peserta menyoroti pentingnya pendekatan berbasis bukti ilmiah dalam menilai kualitas pangan, bukan sekadar berdasarkan istilah atau persepsi umum. Beberapa narasumber juga menekankan bahwa klasifikasi pangan perlu dipahami secara kritis dengan mempertimbangkan komposisi zat gizi, metode pengolahan, tujuan teknologi, serta konteks konsumsi masyarakat.

Selain itu, forum membahas pentingnya strategi komunikasi publik dalam kebijakan pangan nasional. Penggunaan istilah yang kurang tepat dikhawatirkan dapat memicu stigma terhadap teknologi pangan, menghambat inovasi industri nasional, serta memengaruhi penerimaan masyarakat terhadap pangan olahan yang sebenarnya aman dan bergizi. Oleh karena itu, edukasi publik dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan literasi pangan masyarakat.

Dari sisi implementasi MBG, diskusi menyoroti kebutuhan standarisasi proses produksi pangan, pengawasan keamanan pangan, serta pelibatan pelaku industri dan UMKM lokal dalam penyediaan menu bergizi. Para peserta juga menekankan pentingnya keseimbangan antara inovasi teknologi pangan dengan prinsip kesehatan masyarakat agar program MBG dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi peserta didik di seluruh Indonesia.

Sebagai tindak lanjut, hasil FGD akan dirumuskan dalam bentuk rekomendasi kebijakan dan policy brief sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pangan MBG berbasis sains. Rekomendasi awal mencakup penggunaan istilah pangan yang kontekstual dan berbasis keilmuan, penguatan edukasi publik mengenai pengolahan pangan, serta pengembangan standar kebijakan yang mendukung penyediaan pangan olahan yang aman, bergizi, halal, dan sehat.

Melalui kegiatan ini, FTP UGM menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pengembangan kebijakan pangan nasional berbasis riset dan keilmuan, sekaligus memperkuat sinergi antara akademisi dan pembuat kebijakan dalam membangun sistem pangan yang berkelanjutan dan responsif terhadap kebutuhan gizi masyarakat Indonesia.

Bangun Mindset Positif di Awal Semester, FTP UGM Gelar Pembekalan “Yuk Kuliah: Semester Baru, Semangat Baru”

Rilis BeritaSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 4: Pendidikan Berkualitas Rabu, 11 Februari 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan Pembekalan “Yuk Kuliah: Semester Baru, Semangat Baru” pada Rabu, 11 Februari 2026 di Auditorium Kamarijani Soenjoto FTP UGM. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa aktif program Sarjana dan Pascasarjana sebagai bagian dari persiapan memasuki Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026.

Pembekalan menghadirkan Aqyas Dini Nisa, M.Psi., Psikolog, selaku Psikolog FTP UGM, sebagai pemateri. Sesi kegiatan dipandu oleh Dr.nat.techn. Aulia Ardhi, S.T.P., M.Sc., yang mengarahkan jalannya diskusi secara interaktif dan komunikatif. Dalam pemaparannya, Aqyas Dini Nisa menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental sebagai fondasi keberhasilan akademik. Mahasiswa diajak membangun growth mindset, mengelola stres secara adaptif, serta memahami strategi menjaga keseimbangan antara tuntutan perkuliahan dan kehidupan personal.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan partisipatif. Melalui diskusi serta sesi tanya jawab, mahasiswa berbagi pengalaman sekaligus memperoleh berbagai insight praktis untuk menghadapi tantangan semester baru dengan mental yang lebih siap dan tangguh. Pendekatan yang aplikatif membuat materi yang disampaikan relevan dengan dinamika kehidupan akademik mahasiswa.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen FTP UGM dalam menciptakan lingkungan belajar yang suportif, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga dari aspek kesejahteraan psikologis mahasiswa. Dengan semangat baru di awal semester, FTP UGM terus mendorong mahasiswa untuk tumbuh, berdaya, dan berprestasi secara berkelanjutan.

Mengenal Lebih Dekat Dunia Perkuliahan, Siswa SMAN 2 Sidoarjo dan SMAN 1 Banyuwangi Kunjungi FTP UGM

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 4: Pendidikan Berkualitas Rabu, 11 Februari 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan siswa dari SMAN 2 Sidoarjo dan SMAN 1 Banyuwangi pada 11 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Kamarijani Soenjoto, FTP ini menjadi bagian dari komitmen FTP UGM dalam memperkenalkan lingkungan akademik perguruan tinggi kepada siswa sekolah menengah atas.

Dalam kunjungan tersebut, Sri Markumningsih, S.T.P., M.Sc., Ph.D., dosen FTP UGM, hadir sebagai narasumber dengan menyampaikan materi bertajuk Profile UGM, FTP, dan Departemen Teknik Pertanian & Biosistem (TPB). Pemaparan ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai profil UGM, bidang keilmuan di FTP, serta DTPB. Selain itu, siswa juga memperoleh informasi terkait prospek karier lulusan serta berbagai peluang pengembangan diri yang dapat ditempuh selama menempuh pendidikan di FTP UGM.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme dari para siswa. Diskusi dan sesi tanya jawab dimanfaatkan untuk menggali informasi lebih dalam mengenai sistem perkuliahan, suasana akademik, hingga peluang riset dan organisasi kemahasiswaan. Melalui suasana dialogis tersebut, para siswa dapat memperoleh gambaran nyata tentang dinamika kehidupan kampus.

Melalui kegiatan ini, FTP UGM berharap para siswa semakin termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi serta memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pilihan studi di bidang teknologi pertanian. Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah dalam mempersiapkan generasi masa depan yang unggul dan berdaya saing.

123…130

Berita Terakhir

  • 34 Lulusan Siap Melangkah ke Dunia Profesional, FTP UGM Gelar Pelepasan Wisudawan Program Sarjana Periode II TA 2025/2026
  • FTP UGM Sambut Peserta SUIJI–SLP 2026, Perkuat Kolaborasi Indonesia–Jepang
  • Pelurusan Istilah UPF Jadi Fokus FGD FTP UGM dan BGN, Akademisi Tekankan Pangan Aman, Bergizi, Halal, dan Sehat
  • Bangun Mindset Positif di Awal Semester, FTP UGM Gelar Pembekalan “Yuk Kuliah: Semester Baru, Semangat Baru”
  • Mengenal Lebih Dekat Dunia Perkuliahan, Siswa SMAN 2 Sidoarjo dan SMAN 1 Banyuwangi Kunjungi FTP UGM

Berita UGM

  • Atasi Kemiskinan Ekstrem, Pemerintah Diminta Kerja Sama Lintas Sektor 1 Maret 2026
  • Yogyakarta Jadi Kota Percontohan Penanganan Kanker Payudara 1 Maret 2026
  • Aktif Organisasi dan Perlombaan Selama Kuliah, Cynthia Fransisca Bisa Lulus Cumlaude di UGM 27 Februari 2026
  • Literasi Keselamatan Berkendara di Lingkungan Kampus perlu Ditingkatkan  27 Februari 2026
  • LPS Salurkan Beasiswa ke Mahasiswa UGM dan UNS  27 Februari 2026
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju