• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • Pos oleh
Pos oleh :

luqlun.ma

Pelurusan Istilah UPF Jadi Fokus FGD FTP UGM dan BGN, Akademisi Tekankan Pangan Aman, Bergizi, Halal, dan Sehat

Rilis BeritaSDG 10: Berkurangnya KesenjanganSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 1: Tanpa KemiskinanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 4: Pendidikan Berkualitas Jumat, 13 Februari 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Mengoreksi Miskonsepsi tentang Sebutan Ultra Processed Food (UPF) dan Dampaknya pada Kebijakan Penyediaan Pangan Olahan dalam Menu MBG” pada Jumat, 13 Februari 2026 pukul di Auditorium Kamarijani Soenjoto FTP UGM. Kegiatan ini menghadirkan akademisi lintas disiplin, pakar teknologi pangan, ahli gizi, perwakilan pemerintah, pelaku industri dan UMKM pangan, serta pemangku kepentingan lainnya untuk membahas pelurusan miskonsepsi UPF sebagai salah satu dasar dalam penyusunan kebijakan pangan olahan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sejak awal diskusi, Prof. Dr. Ir. Sri Raharjo, M.Sc., Guru Besar FTP UGM menegaskan kekhawatiran akademisi terhadap penggunaan istilah UPF yang dinilai berpotensi menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat. “Yang kami khawatirkan, jika istilah UPF ini terus digunakan, publik tidak bisa membedakan secara jelas antara processed food dan ultra processed food. Akhirnya semua pangan olahan bisa dianggap UPF dan langsung dikonotasikan negatif terhadap kesehatan,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa dalam praktik penyediaan pangan skala besar, proses pengolahan justru menjadi bagian penting untuk memastikan keamanan pangan, stabilitas mutu, dan kecukupan gizi. “Padahal pangan dalam jumlah besar tetap harus melalui pengolahan agar aman, bergizi, dan layak dikonsumsi. Karena itu kami menyarankan menggunakan istilah processed food atau pangan olahan yang tetap aman, bergizi, dan halal agar tidak menimbulkan keraguan dalam implementasi MBG,” tambahnya.

Prof. Sri juga menekankan bahwa penggunaan istilah yang kurang tepat berpotensi memunculkan stigma negatif terhadap teknologi pengolahan pangan dan menghambat pemahaman publik yang komprehensif. Ia mengingatkan bahwa teknologi pengolahan pangan merupakan bagian penting dari sistem pangan modern, terutama untuk menjamin distribusi pangan yang aman dan berkualitas bagi masyarakat luas.

Selanjutnya, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc. Dekan FTP UGM menyampaikan bahwa kolaborasi antara FTP UGM dan BGN merupakan bagian dari upaya akademik untuk meluruskan penggunaan istilah yang berkembang di masyarakat, khususnya terkait konsep ultra processed food. Ia menjelaskan bahwa dalam bidang teknologi pangan terdapat terminologi yang lebih relevan, yaitu pangan olahan yang aman, bergizi, halal, dan sehat. Menurutnya, istilah yang diadopsi dari luar tanpa penyesuaian konteks keilmuan nasional dapat menimbulkan miskonsepsi yang berdampak pada kebijakan maupun persepsi publik.

Ia juga menegaskan bahwa upaya pelurusan konsep ini telah dilakukan bahkan sebelum program MBG berjalan, sehingga bukan dimaksudkan untuk melegitimasi pangan tertentu, melainkan memastikan penggunaan istilah yang tepat secara ilmiah dan kontekstual. FTP UGM bahkan menyarankan agar istilah UPF tidak digunakan dalam kerangka kebijakan MBG karena berpotensi merancukan pemahaman antara pangan olahan secara umum dengan istilah yang memiliki konotasi negatif. Ia menekankan pentingnya kedaulatan keilmuan nasional dalam menggunakan istilah yang sesuai dengan prinsip pangan yang aman, bergizi, halal, dan sehat.

Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai sudut pandang ilmiah dan praktis. Para peserta menyoroti pentingnya pendekatan berbasis bukti ilmiah dalam menilai kualitas pangan, bukan sekadar berdasarkan istilah atau persepsi umum. Beberapa narasumber juga menekankan bahwa klasifikasi pangan perlu dipahami secara kritis dengan mempertimbangkan komposisi zat gizi, metode pengolahan, tujuan teknologi, serta konteks konsumsi masyarakat.

Selain itu, forum membahas pentingnya strategi komunikasi publik dalam kebijakan pangan nasional. Penggunaan istilah yang kurang tepat dikhawatirkan dapat memicu stigma terhadap teknologi pangan, menghambat inovasi industri nasional, serta memengaruhi penerimaan masyarakat terhadap pangan olahan yang sebenarnya aman dan bergizi. Oleh karena itu, edukasi publik dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan literasi pangan masyarakat.

Dari sisi implementasi MBG, diskusi menyoroti kebutuhan standarisasi proses produksi pangan, pengawasan keamanan pangan, serta pelibatan pelaku industri dan UMKM lokal dalam penyediaan menu bergizi. Para peserta juga menekankan pentingnya keseimbangan antara inovasi teknologi pangan dengan prinsip kesehatan masyarakat agar program MBG dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi peserta didik di seluruh Indonesia.

Sebagai tindak lanjut, hasil FGD akan dirumuskan dalam bentuk rekomendasi kebijakan dan policy brief sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pangan MBG berbasis sains. Rekomendasi awal mencakup penggunaan istilah pangan yang kontekstual dan berbasis keilmuan, penguatan edukasi publik mengenai pengolahan pangan, serta pengembangan standar kebijakan yang mendukung penyediaan pangan olahan yang aman, bergizi, halal, dan sehat.

Melalui kegiatan ini, FTP UGM menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pengembangan kebijakan pangan nasional berbasis riset dan keilmuan, sekaligus memperkuat sinergi antara akademisi dan pembuat kebijakan dalam membangun sistem pangan yang berkelanjutan dan responsif terhadap kebutuhan gizi masyarakat Indonesia.

FTP UGM Pertajam Persiapan Pembukaan Double Degree melalui Diskusi dengan Yamagata University Jepang

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Selasa, 27 Januari 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan akademik dari Faculty of Agriculture, Yamagata University, Jepang, dalam kegiatan Diskusi dan Sesi Informasi Program Double Degree Jenjang Magister pada Selasa (27/1/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan FTP UGM ini menjadi bagian dari upaya strategis fakultas dalam memperkuat kerja sama internasional serta mendorong internasionalisasi pendidikan pascasarjana.

Faculty of Agriculture, Yamagata University diwakili oleh Prof. Keitaro Tawaraya dan Prof. Yoshihito Shiono. Kunjungan ini dimanfaatkan untuk membahas secara mendalam skema pelaksanaan program double degree magister, penyelarasan kalender akademik kedua universitas, serta peluang kolaborasi akademik yang lebih luas, termasuk mobilitas mahasiswa dan dosen.

Dalam diskusi program double degree, kedua institusi membahas skema umum pelaksanaan program, mekanisme mobilitas mahasiswa, serta prinsip penyelarasan akademik yang mendukung kelancaran studi lintas negara. Pembahasan difokuskan pada perancangan alur studi yang fleksibel dan adaptif guna memastikan mahasiswa dapat menjalani proses akademik dan penelitian secara optimal di kedua universitas mitra.

Dalam sesi sosialisasi, dijelaskan bahwa program studi yang terlibat dari FTP UGM meliputi Magister Ilmu dan Teknologi Pangan, Magister Teknologi Hasil Pertanian, Magister Teknik Pertanian, dan Magister Teknologi Industri Pertanian. Sementara itu, program dari Yamagata University mencakup Master Program of Agricultural Science, Bio-Production Science, Bio-Resource Science, dan Bio-Environmental Science. Bahasa pengantar resmi dalam pembelajaran dan evaluasi akademik adalah bahasa Inggris, dengan persyaratan kemampuan bahasa minimal level B2 berdasarkan CEFR.

Selain skema akademik, diskusi juga membahas peluang pendanaan bagi mahasiswa dalam mendukung pelaksanaan program internasional, termasuk skema beasiswa dan dukungan mobilitas yang tersedia melalui berbagai jalur kerja sama. Pembahasan ini diharapkan dapat membuka akses yang lebih luas bagi mahasiswa FTP UGM untuk mengikuti program double degree dan memperoleh pengalaman akademik global.

Sesi Informasi menjadi ruang klarifikasi bagi peserta terkait pelaksanaan Program Double Degree Magister antara FTP UGM dan Yamagata University. Pada sesi ini dibahas berbagai pertanyaan seputar mekanisme pendaftaran, persyaratan akademik, serta peluang bagi mahasiswa dengan latar belakang dan jalur masuk yang berbeda untuk mengikuti program tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui kegiatan ini, FTP UGM dan Yamagata University menegaskan komitmen bersama dalam mengembangkan pendidikan pascasarjana berstandar internasional, memperkuat kolaborasi riset, serta membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik global dan gelar ganda dari dua universitas bereputasi. Direncanakan bahwa mulai Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027, Program Double Degree Magister ini akan mulai dijalankan.

Kegiatan diskusi dan sosialisasi program double degree ini sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDGs 4 (Quality Education) melalui penguatan akses pendidikan tinggi berkualitas dan berstandar internasional, SDGs 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) melalui pengembangan riset dan inovasi lintas negara, serta SDGs 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kemitraan global antara institusi pendidikan tinggi.

 

Dua Lulusan Raih IPK Sempurna, FTP UGM Lepas Wisudawan Pascasarjana Periode II TA 2025/2026

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Kamis, 22 Januari 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan upacara pelepasan wisudawan Program Pascasarjana Periode II Tahun Akademik 2025/2026 pada Rabu, 21 Januari 2026 di Auditorium Kamarijani Soenjoto. Kegiatan ini diikuti oleh para wisudawan, pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, serta keluarga wisudawan.

Pada Wisuda Periode II ini, FTP UGM melepas sebanyak 10 lulusan yang terdiri atas 2 wisudawan dan 8 wisudawati dari berbagai program studi, yaitu Program Studi S2 Ilmu dan Teknologi Pangan (5 orang), S2 Teknik Pertanian (1 orang), S2 Teknologi Industri Pertanian (1 orang), serta S3 Ilmu dan Teknologi Pangan (1 orang). Dari jumlah tersebut, dua wisudawan mencatatkan prestasi akademik membanggakan dengan meraih IPK sempurna 4,00, yakni Aji Wikandaru, S.T.P., M.Sc. dan Dr. Erni Romansyah, S.TP., M.Sc.

Aji Wikandaru tercatat sebagai wisudawan dengan masa studi tercepat, yaitu 1 tahun 10 bulan 16 hari, mencerminkan dedikasi, kedisiplinan, dan kemampuan akademik yang unggul. Sementara itu, Dr. Erni Romansyah berhasil menyelesaikan studi doktoralnya dalam waktu 6 tahun 4 bulan 5 hari dengan capaian IPK sempurna, menjadi inspirasi bagi mahasiswa pascasarjana lainnya dalam menjaga konsistensi dan ketekunan selama proses studi. Pada periode ini, wisudawan termuda adalah Rizqi Roikhan, S.T.P., M.Sc. dengan usia 24 tahun 6 bulan 15 hari.

Dekan FTP UGM, Prof. Dr. Eni Harmayani, M.Sc., dalam sambutannya menyampaikan bahwa para wisudawan diharapkan mampu menunjukkan jati diri lulusan Universitas Gadjah Mada sebagai insan unggul yang bermartabat dan berbudaya, sebagaimana tercermin dalam janji alumni dan Hymne Gadjah Mada. Lulusan UGM diharapkan siap mengabdikan ilmu kepada pertiwi dengan menjunjung tinggi moral, etika, kejujuran, serta tanggung jawab. Pada kesempatan tersebut, Dekan juga mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati beserta keluarga.

Lebih lanjut, Dekan menyampaikan FTP UGM terus mengembangkan diri sebagai center of excellence dalam penyelenggaraan pendidikan melalui penguatan akreditasi internasional, pengembangan riset, serta inisiasi program double degree. Sejak tahun 2017, FTP UGM juga memiliki wadah alumni Kagama TP sebagai sarana penguatan jejaring alumni.

Sambutan wakil wisudawan disampaikan oleh Dr. Erni Romansyah, S.T.P., M.Sc., yang menyampaikan rasa syukur atas kesempatan menempuh dan menyelesaikan studi di FTP UGM. Ia mengucapkan terima kasih kepada para dosen atas bimbingan dan dukungan akademik, serta kepada keluarga atas doa dan pendampingan selama proses studi. Ia juga mengajak para lulusan untuk terus belajar sepanjang hayat dan mengamalkan ilmu agar memberi manfaat bagi masyarakat.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan penyerahan Piagam Penghargaan kepada lulusan dengan predikat cumlaude oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Yudi Pranoto, S.T.P., M.P., serta penyerahan kenang-kenangan oleh masing-masing Ketua Program Studi. Kegiatan sambung rasa kemudian menjadi ruang dialog antara wisudawan, keluarga, dan pimpinan fakultas untuk menyampaikan kesan, pesan, serta masukan konstruktif bagi peningkatan layanan akademik.

Pelepasan Wisudawan-Wisudawati Pascasarjana FTP UGM Periode II Tahun Akademik 2025/2026 ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDGs 4 (Quality Education) melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi yang berkualitas, SDGs 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) melalui penguatan riset dan inovasi, serta SDGs 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan jejaring alumni dan kolaborasi berkelanjutan.

Serah Terima Jabatan Pengurus Departemen dan Program Studi FTP UGM Masa Jabatan 2026–2031

Rilis BeritaSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Kamis, 8 Januari 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi menyelenggarakan prosesi serah terima jabatan Pengurus Departemen dan Program Studi di lingkungan FTP UGM untuk masa jabatan 2026–2031 pada Rabu, 7 Januari 2026. Kegiatan ini sekaligus menandai dimulainya kepemimpinan baru dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di FTP UGM.

Acara pelantikan diawali dengan agenda resmi tingkat universitas yang dilaksanakan di lingkungan Universitas Gadjah Mada, kemudian dilanjutkan dengan prosesi internal FTP UGM di Auditorium Kamarijani Soenjoto. Kegiatan tersebut dihadiri oleh pimpinan fakultas, para dosen, pejabat departemen dan program studi, serta sivitas akademika FTP UGM.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Teknologi Pertanian UGM menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para pejabat masa bakti sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi yang telah membawa FTP UGM meraih berbagai capaian akademik dan institusional. Tidak hanya itu, dekan juga mengajak para pengurus baru untuk meneruskan dan memperkuat capaian tersebut melalui inovasi pendidikan, penelitian aplikatif, serta pengabdian kepada masyarakat yang memberi dampak luas.

Pelantikan ini mencakup jajaran Ketua Departemen dan Sekretaris Departemen, Ketua Program Studi Magister dan Doktor, serta Sekretaris Program Studi yang akan mengemban amanah untuk lima tahun ke depan. Dengan komposisi kepemimpinan baru yang kuat dan beragam, FTP UGM optimis mampu memperkuat kontribusinya dalam pengembangan teknologi pangan, teknik pertanian, dan bioindustri yang berkelanjutan.

Selaras dengan komitmen Universitas Gadjah Mada dalam memajukan pembangunan berkelanjutan, pengurus baru FTP UGM diharapkan dapat memperkuat kiprah fakultas dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Melalui kegiatan akademik dan inovasi riset unggulan, FTP UGM berperan aktif dalam mendorong tercapainya ketahanan pangan nasional (SDG 2), menyediakan pendidikan berkualitas dan pembelajaran sepanjang hayat (SDG 4), mengembangkan industri berbasis sains dan teknologi yang ramah lingkungan (SDG 9), serta mewujudkan sistem produksi pangan yang aman dan berkelanjutan (SDG 12). Selain itu, FTP UGM terus memperluas jejaring dan kolaborasi dengan pemerintah, industri, dan institusi akademik nasional maupun internasional, sejalan dengan semangat kemitraan global dalam SDG 17.

Dengan semangat baru dan komitmen untuk berkontribusi bagi masyarakat, Fakultas Teknologi Pertanian UGM mengucapkan terima kasih kepada pengurus sebelumnya dan menyampaikan selamat mengemban amanah kepada jajaran pejabat baru masa jabatan 2026–2031. Semoga kepemimpinan yang lahir membawa keberlanjutan inovasi, kolaborasi, dan prestasi bagi FTP UGM, Indonesia, dan dunia.

FTP UGM Dorong Kesadaran Cegah Food Waste Melalui Edukasi di Lingkungan Fakultas

Rilis BeritaSDG 11: Kota dan Pemukiman yang BerkelanjutanSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 13: Penanganan Perubahan IklimSDG 2: Tanpa Kelaparan Senin, 29 Desember 2025

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) terus berkomitmen dalam mendukung upaya keberlanjutan dan ketahanan pangan melalui pelaksanaan edukasi mengenai food waste di lingkungan fakultas. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap isu pemborosan pangan yang berdampak pada lingkungan, ekonomi, dan keberlanjutan sumber daya.

Sebagai bagian dari kegiatan tersebut, FTP UGM melaksanakan kampanye edukasi food waste yang menyasar sivitas akademika, khususnya di lingkungan kantin FTP UGM sebagai salah satu pusat aktivitas konsumsi makanan. Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai pengertian food waste, dampak yang ditimbulkan, serta langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mencegah pemborosan makanan.

Materi edukasi yang disiapkan memuat informasi tentang dampak food waste, antara lain meningkatnya timbulan limbah, potensi krisis pangan, peningkatan emisi gas rumah kaca, serta kerusakan lingkungan. Selain itu, disampaikan pula berbagai cara pencegahan food waste yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti perencanaan konsumsi, penyimpanan makanan yang tepat, dan pengolahan sisa makanan.

Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen FTP UGM dalam membangun budaya sadar pangan di lingkungan kampus serta mendukung nilai-nilai keberlanjutan. Melalui edukasi yang berkelanjutan, diharapkan sivitas akademika FTP UGM dapat berperan aktif dalam mengurangi food waste dan menerapkan perilaku konsumsi yang lebih bertanggung jawab.

Ke depan, FTP UGM akan terus mengembangkan berbagai program edukatif dan kampanye yang mendukung pengelolaan pangan berkelanjutan di lingkungan fakultas.

123…105

Berita Terakhir

  • Pelurusan Istilah UPF Jadi Fokus FGD FTP UGM dan BGN, Akademisi Tekankan Pangan Aman, Bergizi, Halal, dan Sehat
  • FTP UGM Pertajam Persiapan Pembukaan Double Degree melalui Diskusi dengan Yamagata University Jepang
  • Dua Lulusan Raih IPK Sempurna, FTP UGM Lepas Wisudawan Pascasarjana Periode II TA 2025/2026
  • Serah Terima Jabatan Pengurus Departemen dan Program Studi FTP UGM Masa Jabatan 2026–2031
  • FTP UGM Dorong Kesadaran Cegah Food Waste Melalui Edukasi di Lingkungan Fakultas

Berita UGM

  • Dies ke-80, Fakultas Hukum UGM Peringkat 1 di Indonesia dan 201-250 Dunia 13 Februari 2026
  • Istilah UPF di Menu MBG Timbulkan Kerancuan, Dosen UGM Usul Ganti dengan Sebutan Pangan Olahan 13 Februari 2026
  • UGM Kembali Raih Penghargaan Universitas Terproduktif untuk Publikasi 13 Februari 2026
  • Tingkatkan Peluang Kesembuhan, UGM Latih Kader Kesehatan Lokal Mendampingi Pasien Kanker Payudara 13 Februari 2026
  • BRIN Temukan 51 Spesies Baru, KOBI Himpun 16.312 Data Keanekaragaman Hayati 13 Februari 2026
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju