Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada melalui Rachma Wikandari, S.T.P., M.Biotech., Ph.D., berperan sebagai narasumber dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengolahan Produk Perikanan yang diselenggarakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan pada 19 Februari 2026 di SPPG Sleman Kalasan Purwomartani dan ditujukan untuk meningkatkan kapasitas peserta dalam mengolah produk perikanan yang aman, bergizi, dan sesuai dengan kebutuhan konsumsi anak, khususnya dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam kegiatan tersebut, Rachma Wikandari menyampaikan materi bertajuk “Keamanan Pangan dan Inovasi Pengolahan Ikan untuk Menu MBG yang Sehat dan Disukai Anak.” Materi yang diberikan mencakup prinsip dasar keamanan pangan, mulai dari penerapan sanitasi dan higiene hingga pengendalian potensi bahaya dalam proses pengolahan. Selain itu, peserta juga dibekali dengan teknik pengolahan ikan yang tepat guna menjaga kualitas, keamanan, serta nilai gizi produk perikanan.
Lebih lanjut, kegiatan ini juga menekankan pentingnya inovasi dalam pengembangan menu berbasis ikan yang tidak hanya sehat dan bergizi, tetapi juga memiliki daya tarik bagi anak-anak. Pendekatan ini menjadi krusial dalam meningkatkan tingkat konsumsi protein hewani sekaligus memastikan penerimaan menu oleh anak sebagai konsumen utama dalam program MBG. Dengan demikian, aspek keamanan, mutu, dan preferensi konsumen dapat terpenuhi secara seimbang.
Melalui kegiatan ini, FTP UGM menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan kapasitas masyarakat dan pemangku kepentingan di sektor pangan, khususnya dalam pengolahan hasil perikanan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesehatan masyarakat. Sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas penyediaan pangan yang aman dan bergizi di tingkat lokal.
Kegiatan ini berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 2 (Zero Hunger) melalui peningkatan kualitas konsumsi pangan bergizi, SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui penerapan prinsip keamanan pangan, serta SDG 12 (Responsible Consumption and Production) melalui pengolahan pangan yang efisien dan berkelanjutan.
Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk
Selain itu, forum membahas pentingnya strategi komunikasi publik dalam kebijakan pangan nasional. Penggunaan istilah yang kurang tepat dikhawatirkan dapat memicu stigma terhadap teknologi pangan, menghambat inovasi industri nasional, serta memengaruhi penerimaan masyarakat terhadap pangan olahan yang sebenarnya aman dan bergizi. Oleh karena itu, edukasi publik dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan literasi pangan masyarakat.
Pembekalan menghadirkan Aqyas Dini Nisa, M.Psi., Psikolog, selaku Psikolog FTP UGM, sebagai pemateri. Sesi kegiatan dipandu oleh Dr.nat.techn. Aulia Ardhi, S.T.P., M.Sc., yang mengarahkan jalannya diskusi secara interaktif dan komunikatif. Dalam pemaparannya, Aqyas Dini Nisa menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental sebagai fondasi keberhasilan akademik. Mahasiswa diajak membangun growth mindset, mengelola stres secara adaptif, serta memahami strategi menjaga keseimbangan antara tuntutan perkuliahan dan kehidupan personal.
Dalam kunjungan tersebut, Sri Markumningsih, S.T.P., M.Sc., Ph.D., dosen FTP UGM, hadir sebagai narasumber dengan menyampaikan materi bertajuk Profile UGM, FTP, dan Departemen Teknik Pertanian & Biosistem (TPB). Pemaparan ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai profil UGM, bidang keilmuan di FTP, serta DTPB. Selain itu, siswa juga memperoleh informasi terkait prospek karier lulusan serta berbagai peluang pengembangan diri yang dapat ditempuh selama menempuh pendidikan di FTP UGM.
Melalui kegiatan ini, FTP UGM berharap para siswa semakin termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi serta memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pilihan studi di bidang teknologi pertanian. Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah dalam mempersiapkan generasi masa depan yang unggul dan berdaya saing.