• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • UGMPreneurs
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur
  • (Page 8)
Arsip:

SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur

Dosen FTP UGM Jadi Narasumber Public Training Validasi dan Verifikasi Metode Pengujian Kimia

Rilis BeritaSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Rabu, 29 Oktober 2025

Dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada, Dr. Manikharda, S.TP., M.Agr., berperan sebagai narasumber dalam kegiatan Public Training bertajuk “Validasi dan Verifikasi Metode Pengujian Kimia” yang diselenggarakan oleh PT. Labmania Indonesia Jaya. Kegiatan ini dilaksanakan pada 28 Oktober 2025 di BB Labkesmas Yogyakarta, dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan kompetensi peserta terkait penerapan validasi serta verifikasi dalam pengujian kimia laboratorium.

Dalam pelatihan ini, Dr. Manikharda membawakan materi utama mengenai konsep, prinsip, serta praktik validasi dan verifikasi metode pengujian kimia. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya kedua proses tersebut dalam menjamin keakuratan, ketelusuran, dan kredibilitas hasil pengujian laboratorium, khususnya dalam konteks pemenuhan standar mutu dan regulasi internasional. Kontribusi ini menunjukkan peran aktif dosen FTP UGM dalam mendukung penguatan kualitas pengujian dan analisis di bidang teknologi pertanian dan pangan.

Kegiatan public training ini dirancang untuk praktisi laboratorium, peneliti, serta profesional yang bergerak di bidang pengujian dan analisis kimia. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai teknik dan prosedur pengujian kelayakan metode analisis, serta langkah-langkah verifikasi hasil pengujian agar metode yang digunakan mampu menghasilkan data yang akurat dan dapat diandalkan. Melalui pemaparan studi kasus dan pendekatan aplikatif, narasumber dari FTP UGM memberikan wawasan yang relevan dengan kebutuhan laboratorium modern.

Keterlibatan dosen FTP UGM dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen fakultas dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang teknologi pertanian, pangan, dan laboratorium analisis. Kolaborasi antara FTP UGM dan mitra industri seperti PT. Labmania Indonesia Jaya juga memperkuat sinergi antara akademisi dan praktisi dalam menjawab tantangan mutu dan inovasi di sektor pengujian kimia.

Selain itu, kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan profesional, serta SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) dengan mendorong penerapan metode pengujian yang andal dan inovatif guna memperkuat infrastruktur industri dan laboratorium di Indonesia.

Tim Mahasiswa FTP UGM Raih Juara 2 Business Plan Competition 11th Closer Telkom University

Rilis BeritaSDG 11: Kota dan Pemukiman yang BerkelanjutanSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan EkonomiSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Selasa, 28 Oktober 2025

Mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil meraih Juara 2 Business Plan Competition 11th Closer yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis Telkom University. Kompetisi nasional ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dengan rangkaian kegiatan pada 6 September 2025 hingga pengumuman pemenang pada 25 Oktober 2025, serta diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Prestasi tersebut diraih oleh tim Kopken Jakal yang terdiri atas Fiannathania Valentderica Simanjuntak dan Nadhira Paramesthi Widhyaningtyas dari Program Studi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian angkatan 2024, bersama Rejica Arthur Siahaan dari Program Studi Teknologi Rekayasa Internet angkatan 2024, serta Wiky Nurciana dari Program Studi Manajemen Penilaian Properti angkatan 2024. Dalam kompetisi ini, tim berpartisipasi sebagai peserta pada kategori Food and Beverages.

Tim Kopken Jakal mengusung ide inovasi bisnis berjudul “Jackies: Upcycled Superfood Cookies from Jackfruit Seed and Kejek Leaf as Mindful Snacking Innovation”. Konsep bisnis ini berfokus pada pengembangan produk cookies berbasis upcycling limbah pangan, khususnya biji nangka, yang dikombinasikan dengan tepung mocaf bebas gluten serta daun kejek sebagai identitas rasa. Inovasi tersebut dirancang untuk menjawab tantangan keberlanjutan sekaligus tren konsumsi pangan yang lebih sadar dan bertanggung jawab.

Melalui gagasan Jackies, tim mengintegrasikan aspek kreativitas produk, keberlanjutan lingkungan, strategi branding digital, serta pendekatan kewirausahaan berbasis dampak sosial. Selama proses kompetisi, tim menyusun perencanaan bisnis yang mencakup riset pasar, strategi pemasaran omnichannel, analisis finansial, serta konsep pengembangan bisnis berbasis komunitas. Pendekatan ini menempatkan limbah pangan sebagai sumber daya bernilai tambah dalam sistem industri pangan modern.

Keberhasilan tim Kopken Jakal mencerminkan kontribusi mahasiswa FTP UGM dalam pengembangan inovasi pangan dan kewirausahaan berkelanjutan di tingkat nasional. Prestasi ini juga menunjukkan peran keilmuan teknologi pangan dalam mendorong lahirnya solusi bisnis kreatif yang relevan dengan tantangan ekonomi, lingkungan, dan sosial saat ini.

Pencapaian Juara 2 Business Plan Competition 11th Closer ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDGs 8 Decent Work and Economic Growth (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pengembangan wirausaha inovatif, SDGs 9 Industry, Innovation and Infrastructure (Industri, Inovasi dan Infrastruktur) melalui penerapan model bisnis berbasis inovasi, serta SDGs 11 Sustainable Cities and Communities (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui dukungan terhadap pola konsumsi dan produksi pangan yang lebih bertanggung jawab.

UGMPreneurs 2025 Batch IV: Hadirkan Penguatan Strategi Digital Marketing dan Ekspansi Jejaring Usaha

Rilis BeritaSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan EkonomiSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Minggu, 26 Oktober 2025

Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada kembali melaksanakan program UGMPreneurs 2025 Batch IV, yang pada Jumat, 24 Oktober 2025 digelar dengan format blended yang menggabungkan pertemuan luring di Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada dan sesi daring melalui Zoom Meeting. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan wawasan praktis mengenai digital marketing dan strategi membangun jejaring usaha di era bisnis modern.

Kegiatan diikuti oleh 27 dari 30 peserta dari berbagai fakultas di UGM dan menghadirkan dua narasumber, yaitu Budi Thomas, CEO Jacquelle, yang membawakan materi “Scaling Up UKM: Marketing Digitalization”, dan Prof. Dr.-Ing. Ir. Agus Maryono, Dekan Sekolah Vokasi UGM, dengan materi “Building Networks for Market Expansion”.

Pada materi pertama, Budi Thomas memaparkan besarnya potensi pasar Indonesia, peluang pertumbuhan brand lokal, serta pentingnya inovasi dan kolaborasi dalam membangun bisnis yang berdaya saing. Ia menekankan bahwa pelaku usaha perlu memahami perilaku konsumen modern dan memanfaatkan tiga pilar pemasaran digital (Attention, Power, dan Aspiration) sebagai strategi kunci untuk membangun brand yang relevan di tengah berkembangnya ekonomi kreator. Melalui contoh kasus dan pengalaman praktis, peserta mendapatkan gambaran nyata mengenai bagaimana brand lokal dapat tumbuh, berkolaborasi, dan menembus pasar yang semakin kompetitif.

Materi kedua yang disampaikan Prof. Dr.-Ing. Ir. Agus Maryono berfokus pada pentingnya sistem dan networking dalam memperluas skala usaha. Ia menjelaskan bahwa entrepreneur yang sukses harus mampu melihat organisasi secara sistemik, memahami peran tiap elemen dalam ekosistem usaha, serta membangun jaringan kerja yang kuat, mulai dari personal, kelompok, hingga institusional. Networking menjadi fondasi untuk memperluas pasar dari tingkat lokal menuju regional hingga global, sehingga pelaku usaha dapat berkembang secara adaptif dan berkelanjutan di era globalisasi dan otonomi daerah.

Sesi diskusi berlangsung aktif. Pada sesi pertama, peserta mengajukan pertanyaan mengenai pemilihan platform pemasaran yang efisien, cara menentukan efektivitas tools digital, hingga penerapan konsep ATM (Amati, Tiru, Modifikasi) dalam strategi bisnis. Narasumber memberikan panduan praktis mengenai pentingnya memahami target pasar, konsistensi konten, serta keberanian melakukan eksperimen digital untuk menemukan strategi paling efektif.

Pada sesi kedua, peserta terlibat dalam diskusi terkait peran networking dalam membangun usaha, termasuk bagaimana membangun hubungan yang saling menguntungkan, mengoptimalkan kerja sama, serta menjaga kepercayaan dalam jejaring sebagai bagian dari strategi ekspansi.

Kegiatan UGMPreneurs 2025 Batch IV pada 24 Oktober berlangsung dengan lancar, interaktif, dan memberikan wawasan praktis yang dapat diterapkan mahasiswa dalam perjalanan kewirausahaan mereka. Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan mahasiswa mampu mengembangkan usaha yang inovatif, adaptif, dan berkelanjutan, serta berkontribusi dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan Indonesia.

Kontributor: Diva Humaira Nibra (Penulis)

CocoWrap: Inovasi Mahasiswa UGM Ubah Limbah Kelapa Jadi Bubble Wrap Ramah Lingkungan

Rilis BeritaSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Senin, 20 Oktober 2025

Kebutuhan terhadap bahan pelindung kemasan seperti bubble wrap terus meningkat seiring dengan pesatnya perkembangan industri e-commerce dan logistik. Namun, penggunaan bubble wrap berbahan plastik masih menjadi permasalahan lingkungan karena sulit terurai dan berkontribusi terhadap peningkatan limbah plastik. Menjawab tantangan tersebut, sekelompok mahasiswa Universitas Gadjah Mada mengembangkan inovasi ramah lingkungan bernama CocoWrap, bubble wrap biodegradable berbahan dasar sabut kelapa.

Inovasi ini dikembangkan oleh tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada yang beranggotakan I Komang Gopal Davinsi (Fakultas Teknik 2024), Lidya Rahmadhani (Fakultas Teknologi Pertanian 2024), Muhammad Rifqi (Fakultas Teknik 2024), Kavina Nitiakevala Akbari (Fakultas Farmasi 2023), dan Umi Muthoharoh (Fakultas Ekonomika dan Bisnis 2024), dengan dosen pendamping Ir. Sinta Rahmawidya Sulistyo, S.T., MSIE., IPM.

Inovasi CocoWrap berangkat dari pemanfaatan selulosa dalam sabut kelapa, yang diolah menjadi bahan dasar lembaran pelindung dengan karakteristik lentur, kuat, dan tahan air. Proses pengolahannya meliputi tahap delignifikasi untuk memisahkan lignin dari serat, ekstraksi selulosa, pencampuran dengan bahan biodegradable seperti Polyvinyl Alcohol (PVA) dan beeswax, serta pembentukan lembaran bertekstur gelembung khas bubble wrap.

“Selama ini sabut kelapa sering kali dianggap limbah oleh masyarakat, padahal memiliki potensi besar sebagai sumber bahan biopolimer alami. Melalui CocoWrap, kami ingin menunjukkan bahwa limbah bisa punya nilai baru yang lebih berkelanjutan,” ujar Gopal, Ketua Tim CocoWrap UGM (14/10).

CocoWrap diharapkan dapat menjadi solusi alternatif pengganti bubble wrap plastik konvensional, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di daerah penghasil kelapa. Produk ini tidak hanya membantu mengurangi jumlah limbah plastik di lingkungan, tetapi juga mendukung prinsip ekonomi sirkular dengan meningkatkan nilai tambah dari hasil samping pertanian Indonesia.

“CocoWrap bukan sekadar inovasi kemasan pelindung, tetapi juga bentuk kontribusi kami dalam mendorong transisi menuju industri yang lebih hijau dan berkelanjutan,” ungkap Lidya, salah satu anggota tim CocoWrap (14/10).

CocoWrap percaya bahwa perubahan besar berawal dari inovasi sederhana yang diterapkan secara konsisten, dijalankan dengan kesungguhan, dan memberi dampak yang meluas bagi lingkungan serta masyarakat.

UGMPreneurs 2025 Batch IV: Soroti Eksekusi Ide Bisnis, Karakter, Jaringan, dan Kerja Tim di Era Digital

Rilis BeritaSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan EkonomiSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Sabtu, 18 Oktober 2025

Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada kembali melaksanakan rangkaian kegiatan UGMPreneurs 2025 Batch IV, salah satunya pada Jumat, 17 Oktober 2025 melalui Zoom Meeting. Pada sesi tersebut, mahasiswa dibekali pengetahuan dan pengalaman mengenai dunia kewirausahaan, strategi pengembangan bisnis, serta penerapan model usaha berkelanjutan.

Kegiatan ini menghadirkan Jahja B. Soenarjo, CEO Business Forum, dan Sophie Li, artificial intelligence (AI) entrepreneur, sebagai narasumber, dengan total 29 dari 30 peserta dari berbagai fakultas di UGM hadir dan mengikuti kegiatan secara aktif.

Pada sesi materi pertama, Jahja B. Soenarjo menyampaikan paparan “Entrepreneurship: From Idea to Execution; National and Global Entrepreneurs”, yang menekankan pentingnya karakter seorang wirausaha, seperti ketekunan, kepercayaan diri, kemampuan mengambil risiko, kreativitas, adaptabilitas, serta kemampuan membangun relasi dan mengatasi krisis. Ia juga mengulas konsep market opportunity, pentingnya market matching, serta dasar strategi pemasaran, mulai dari segmentasi dan pemetaan, penargetan, hingga pemosisian. Jahja menekankan bahwa ide bisnis perlu ditemukan, diuji, dipasarkan, serta dikembangkan secara konsisten melalui proses praktik langsung. Menurutnya, kreativitas dalam bisnis dan pemasaran harus mampu menarik perhatian pasar dan mendorong penjualan melalui pengalaman pelanggan yang memuaskan, sehingga menghasilkan pertumbuhan yang berkelanjutan. Ia juga menggarisbawahi bahwa eksplorasi ide, termasuk dengan mengunjungi pameran dan membangun kolaborasi, merupakan langkah penting dalam mengembangkan peluang usaha.

Pada sesi kedua, Sophie Li membawakan materi “Empowering with Good Characters, Ability to Network, and Establishing Good Teamwork”. Ia membahas evolusi revolusi industri, tantangan wirausaha di era kecerdasan buatan, serta kompetensi inti yang dibutuhkan perusahaan dan pelaku bisnis inovatif di masa depan. Sophie menyoroti beberapa prinsip utama di era AI, di antaranya pentingnya arah yang jelas dalam bekerja, kreativitas manusia yang tetap tak tergantikan, efektivitas tim kecil yang mampu memberi dampak besar, serta pentingnya kepercayaan dalam membangun hubungan profesional.

Pada akhir sesi, peserta aktif mengajukan berbagai pertanyaan kepada narasumber. Pada sesi pertama, diskusi berfokus pada cara mengembangkan bisnis, mulai dari langkah awal memetakan peluang, strategi memperluas pasar, hingga cara mempertahankan keberlanjutan usaha di tengah persaingan yang dinamis. Sementara itu, sesi kedua diwarnai pertanyaan seputar kualitas kepemimpinan manusia yang tidak dapat ditiru kecerdasan buatan, serta AI tools yang umum digunakan dalam perjalanan kewirausahaan. Peserta juga menanyakan bagaimana pemanfaatan AI dalam bisnis dapat dilakukan secara etis dan tetap mempertahankan nilai-nilai kemanusiaan. Menanggapi hal tersebut, narasumber menegaskan bahwa kreativitas, empati, intuisi, dan kemampuan membangun kepercayaan adalah aspek yang tidak dapat digantikan oleh AI. Ia mendorong mahasiswa untuk menggunakan teknologi secara bijak sebagai pelengkap, bukan pengganti, kemampuan manusia.

Kegiatan UGMPreneurs 2025 Batch IV pada 17 Oktober berlangsung dengan lancar dan interaktif. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, sesi ini melengkapi pembelajaran yang diberikan kepada mahasiswa untuk memperkuat kemampuan ideasi, karakter kewirausahaan, dan pemahaman strategi bisnis. Harapannya, peserta mampu berkontribusi sebagai wirausaha muda yang inovatif dan berdaya saing.

Kontributor: Diva Humaira Nibras (Penulis)

1…678910…27

Berita Terakhir

  • Prof. Mirwan Ushada Terima Estafet Kepemimpinan FTP UGM, Usung Semangat “Bersama Kita Bisa, FTP Rumah Kita”
  • Tak Cukup Sekadar Berbagi Makanan: FTP UGM dan Foodbank of Indonesia Sepakat Hidupkan Lagi Lumbung Pangan Desa
  • Dari Memilih Biji hingga Secangkir Kopi: Belajar Meracik Kopi Langsung dari Praktisi di Lab Inkubator FTP UGM
  • Nggak Cuma Soal Enak, Pelatihan Roti FTP UGM Bongkar Fakta Gizi di Balik Setiap Gigitan
  • Langkah Karya, Jejak Makna 1 Dekade: Evolusi Ilmu Pangan Jadi Sorotan di Dies Natalis ke-63 FTP UGM

Berita UGM

  • UGM Bantu 48 Mahasiswa NTT Terdampak Bencana 2 Oktober 2026
  • Sumatra Kembali Diterjang Banjir dan Longsor, Pakar UGM Soroti Pemulihan Ekologis yang Belum Tuntas 2 Oktober 2026
  • Ostosense, Sabuk Medis Pintar Pendeteksi Kebocoran Kantong Stoma Karya Mahasiswa UGM 2 Oktober 2026
  • Menghapus Dikotomi Kampus, Program Kuliah Gratis Perlu Menjangkau PTN dan PTS 2 Oktober 2026
  • Dukung Kelancaran Pendidikan Klinis, UGM Berikan Subsidi Pelayanan Koas Calon Dokter Gigi 1 Oktober 2026

Agenda

  • 05Okt Ujian Tengah Semester (UTS) Gasal T.A. 2026/2027
  • 29Okt Wisuda Pascasarjana
Semua Agenda
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju