• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • SDGs
  • SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur
Arsip:

SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur

PIONIR Agrophoria 2026 Tanamkan Semangat Agroteknologi untuk Wujudkan Kedaulatan Pangan Berkelanjutan

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Rabu, 5 Agustus 2026

Membangun kedaulatan pangan tidak hanya membutuhkan inovasi teknologi, tetapi juga sumber daya manusia yang memiliki integritas, kepedulian, dan kemampuan berkolaborasi. Berangkat dari semangat tersebut, Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) mengusung tema “Nurturing Agrotechnology to Cultivate Food Sovereignty and Sustainable Future” dalam PIONIR Agrophoria 2026 yang resmi dibuka pada Selasa (5/8) di Auditorium Kamarijani Soenjoto FTP UGM. Melalui kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini, mahasiswa baru diajak memahami peran agroteknologi sebagai fondasi dalam mewujudkan kedaulatan pangan sekaligus membangun masa depan yang berkelanjutan.

Mengusung tagline “Berdaulat Pangan untuk Masa Depan, Kami Agrotech Muda,” PIONIR Agrophoria 2026 dirancang tidak hanya sebagai pengenalan kehidupan kampus, tetapi juga sebagai ruang pembentukan pola pikir mahasiswa baru agar mampu melihat tantangan pangan dari perspektif yang lebih luas. Mahasiswa didorong untuk menjadi generasi yang adaptif, inovatif, serta mampu menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi bagi sektor pangan dan pertanian.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., Dekan FTP UGM, menekankan bahwa proses belajar di perguruan tinggi hendaknya tidak berhenti pada pencapaian nilai akademik, tetapi juga mampu melahirkan lulusan yang memiliki rasa ingin tahu tinggi dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. “Ada beberapa pesan sederhana yang ingin saya sampaikan. Pertama, milikilah rasa ingin tahu yang tinggi. Jangan belajar hanya untuk memperoleh nilai, tetapi belajarlah untuk memahami, menemukan solusi, dan memberi manfaat,” ujarnya.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi mahasiswa selama menempuh pendidikan juga harus diimbangi dengan kemampuan mengelola waktu serta membangun karakter yang kuat. “Kuliah, organisasi, kemahasiswaan, penelitian, kompetisi, pengabdian, dan kehidupan pribadi harus berjalan seimbang. Kesuksesan bukan hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh kedisiplinan dan konsistensi,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan bahwa integritas merupakan fondasi utama yang harus dimiliki setiap lulusan UGM. “Bangun karakter. Kejujuran, tanggung jawab, saling menghormati, dan kemampuan bekerja sama merupakan bekal yang sama pentingnya dengan ilmu pengetahuan. Integritas adalah modal utama seorang lulusan UGM,” tegasnya.

Semangat tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang dirancang untuk membekali mahasiswa baru dengan pemahaman mengenai dunia akademik sekaligus tantangan yang akan mereka hadapi sebagai calon insan teknologi pertanian. Selain pengenalan lingkungan FTP UGM, mahasiswa mengikuti Career Exploration: Future Me, Development Class: Discovering Growth in Every Process, serta sesi fasilitator mengenai integritas akademik, manajemen waktu, literasi digital, dan pengembangan diri.

Selaras dengan tema besar PIONIR Agrophoria 2026, mahasiswa juga akan mengikuti Talkshow “Cultivating Agrotechnovation” yang mengangkat topik “Inovasi Pangan Sintesis dan Efisiensi Sumber Daya Alam demi Masa Depan yang Berkelanjutan.” Melalui sesi ini, mahasiswa diajak memahami bagaimana inovasi teknologi pertanian dan pangan berperan dalam menjawab tantangan ketahanan pangan, efisiensi sumber daya alam, serta pembangunan berkelanjutan. Pemahaman tersebut kemudian diperdalam melalui Focus Group Discussion mengenai strategi ketahanan pangan dan penyusunan mind map pengembangan diri sebagai bekal menjalani perkuliahan selama empat tahun ke depan.

PIONIR Agrophoria 2026 dikoordinasikan oleh Fashna Iftirosyana dari Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem Angkatan 2024 sebagai Koordinator Umum dengan Moh. Wahyudin, S.T.P., M.Sc., Ph.D. sebagai Koordinator Gugus. Prosesi pembukaan ditandai dengan penyerahan dan pemasangan puzzle logo Agrophoria serta penyalaan instalasi lampu sebagai simbol dimulainya perjalanan mahasiswa baru sebagai bagian dari keluarga besar FTP UGM.

Melalui PIONIR Agrophoria 2026, FTP UGM berharap mahasiswa baru tidak hanya mengenal lingkungan kampus, tetapi juga memiliki visi sebagai Agrotech Muda yang mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan, inovasi, dan kolaborasi untuk mewujudkan kedaulatan pangan Indonesia serta masa depan yang lebih berkelanjutan.

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Zero Hunger (Tanpa Kelaparan) melalui penguatan pemahaman mengenai ketahanan dan kedaulatan pangan, SDG 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas) melalui pembentukan karakter dan pembekalan mahasiswa baru, SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengenalan inovasi agroteknologi, serta SDG 17: Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi sivitas akademika dalam mencetak generasi penerus yang siap menghadapi tantangan global.

ASEAN Cultural Exchange Programme Pertemukan Mahasiswa UPM, Malaysia, dengan FTP UGM

Rilis BeritaSDG 10: Berkurangnya KesenjanganSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Kamis, 30 Juli 2026

Belajar memainkan gamelan, membatik, hingga menarikan tari klasik Yogyakarta menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi mahasiswa Faculty of Biotechnology and Biomolecular Sciences, Universiti Putra Malaysia (UPM) dalam UPM ASEAN Cultural Exchange – Indonesia Programme yang diselenggarakan bersama Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 27–28 Juli 2026, di Yogyakarta. Program ini mempertemukan 14 mahasiswa UPM yang tergabung dalam Student’s Associations of Faculty of Biotechnology and Biomolecular Sciences UPM dan 14 mahasiswa FTP UGM dalam pertukaran akademik dan budaya yang bertujuan memperluas wawasan mengenai sistem pendidikan tinggi, meningkatkan kompetensi komunikasi lintas budaya, serta mempererat persahabatan antar mahasiswa di kawasan ASEAN.

Program yang didampingi Dr. Fairolniza Mohd Shariff dan Mrs. Nurul Hidayah Samadi dari UPM ini juga menjadi langkah awal dalam menginisiasi kerja sama antara Faculty of Biotechnology and Biomolecular Sciences UPM dengan FTP UGM, khususnya Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian FTP UGM. Melalui berbagai kegiatan akademik dan budaya, mahasiswa dari kedua universitas memperoleh ruang untuk saling bertukar pengalaman sekaligus membangun jejaring internasional.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Dr. Yudi Pranoto, S.T.P., M.P.  menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud komitmen kedua institusi dalam memperkuat kolaborasi akademik dan hubungan antar perguruan tinggi di kawasan ASEAN. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi lintas budaya yang semakin dibutuhkan di era global.

“ASEAN is more than a regional organization—it is a community built upon diversity, mutual respect, and shared aspirations. Through programmes such as this, we create opportunities for our young generation to appreciate different cultures, learn from one another, and develop the intercultural competencies that are essential in today’s interconnected world,” ujarnya.

Antusiasme peserta terlihat dari kesan yang mereka bagikan setelah mengikuti rangkaian kegiatan. Salah satu mahasiswa UPM, Norhaikal Bin Norhaizad (Haikal), mengatakan bahwa program tersebut menjadi pengalaman yang sangat berkesan karena memberinya kesempatan untuk bertemu dan menjalin persahabatan dengan mahasiswa UGM.

“It is a very fun programme between UPM and UGM. We can make friends with the UGM students. If I could describe this programme in one word, I would say it is an amazing programme,” ujarnya.

Bagi Nor Syameel Azraie Bin Nor Ezlie Azram (Syameel), pengalaman mengenal budaya Indonesia menjadi bagian yang paling menarik selama mengikuti program.

“I learned a lot about Indonesian culture, especially the gamelan, the food, and the people. If I had to describe this programme in one word, it would be fun,” katanya.

Sementara itu, Nur Irdina Rauqah Binti Nasrun (Dina) mengaku kunjungan pertamanya ke Yogyakarta memberikan pengalaman yang melampaui ekspektasinya.

“Everything is just fantastic about Jogja, the food, the environment, and also the people. I really enjoyed this programme,” ungkapnya.

Selain mengikuti sesi perkenalan dan presentasi mengenai profil universitas serta aktivitas kemahasiswaan, mahasiswa UPM juga diajak mengunjungi laboratorium di FTP UGM untuk mengenal fasilitas pendidikan dan penelitian yang dimiliki fakultas. Interaksi tersebut menjadi sarana berbagi pengalaman mengenai kehidupan akademik di kedua perguruan tinggi sekaligus membuka peluang kolaborasi di masa depan.

Pengalaman lintas budaya kemudian dilanjutkan melalui kunjungan ke Desa Wisata Pentingsari, Sleman. Di desa wisata tersebut, mahasiswa dari kedua universitas belajar memainkan gamelan, mencoba membatik, serta mempelajari tari klasik Yogyakarta sesuai pakem yang berlaku. 

Melalui UPM ASEAN Cultural Exchange – Indonesia Programme, FTP UGM terus memperkuat komitmennya dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi melalui pengalaman belajar yang mengintegrasikan akademik dan budaya. Program ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas antara FTP UGM dan UPM, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun mobilitas mahasiswa, sehingga mampu melahirkan lulusan yang memiliki perspektif global sekaligus apresiasi terhadap keberagaman budaya.

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan pengalaman belajar internasional, SDG 10: Reduced Inequalities (Berkurangnya Kesenjangan) melalui peningkatan pemahaman lintas budaya, serta SDG 17: Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kolaborasi antarperguruan tinggi di kawasan ASEAN.

Pemanfaatan Timbangan Sampah Berbasis IoT Perkuat Pengelolaan Limbah di FTP UGM

Rilis BeritaSDG 11: Kota dan Pemukiman yang BerkelanjutanSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Senin, 27 Juli 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan sosialisasi penggunaan timbangan sampah berbasis Internet of Things (IoT) pada Senin (27/7) di Ruang 102 FTP UGM. Kegiatan ini diikuti oleh Tim Satuan Tugas Pengelolaan Sampah, Tim Kerja Bidang Administrasi, Keuangan, dan Umum, Tim Aset, serta Tim Cleaning Service FTP UGM. Melalui sosialisasi ini, peserta dibekali pemahaman mengenai mekanisme penimbangan sampah berbasis IoT untuk mendukung pengelolaan limbah yang lebih akurat, terdokumentasi, dan berbasis data.

Sosialisasi menghadirkan Ir. Yakub Fahim Luckyarno, S.T., M.Eng., Ph.D., Yasir Abdulaziz, Muhammad Irfan Abdillah, dan Alif Hikmah Kumara Zhali sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa sistem timbangan IoT memungkinkan pencatatan timbulan sampah secara real time melalui dua kategori utama, yaitu sampah masuk dan sampah keluar. Sampah masuk merupakan seluruh sampah yang dihasilkan di lingkungan FTP UGM, sedangkan sampah keluar merupakan sampah yang telah dikirim ke fasilitas pengolahan di luar fakultas.

Salah satu narasumber, Alif Hikmah Kumara Zhali, menjelaskan bahwa pencatatan kedua kategori tersebut penting agar data timbulan sampah yang tercatat sesuai dengan kondisi sebenarnya.

“Kalau memang ada sampah yang dihasilkan di FTP, maka harus dicatat sebagai sampah masuk terlebih dahulu. Jika kemudian sampah tersebut dibawa ke fasilitas pengolahan di luar FTP, barulah dicatat sebagai sampah keluar. Dengan begitu, data timbulan sampah akan sesuai dengan kondisi sebenarnya,” jelas Alif.

Selain mekanisme pencatatan, peserta juga memperoleh penjelasan mengenai prosedur penimbangan yang benar untuk menghasilkan data yang akurat. Posisi sampah harus berada tepat di tengah timbangan dengan permukaan yang datar agar hasil penimbangan tidak mengalami penyimpangan. Standar operasional tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kualitas data yang dihasilkan oleh sistem.

Alif menambahkan bahwa seluruh data hasil penimbangan akan terhubung secara otomatis ke server universitas sehingga dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan kebijakan pengelolaan sampah.

“Nanti datanya langsung masuk ke server pusat UGM. Selanjutnya data tersebut dianalisis sebagai dasar penyusunan kebijakan maupun evaluasi pengelolaan sampah di lingkungan kampus,” ujarnya.

Penerapan timbangan sampah berbasis IoT di FTP UGM diharapkan mampu meningkatkan akurasi pencatatan timbulan sampah sekaligus mendukung pengelolaan limbah yang lebih efektif dan berkelanjutan. Melalui pemanfaatan teknologi digital, fakultas terus berupaya memperkuat sistem pengelolaan lingkungan berbasis data sebagai bagian dari komitmen mewujudkan kampus yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 11: Sustainable Cities and Communities (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui penguatan sistem pengelolaan sampah di lingkungan kampus, SDG 12: Responsible Consumption and Production (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui pengelolaan limbah yang lebih efektif, serta SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi Internet of Things dalam mendukung tata kelola lingkungan yang lebih modern.

Pertemuan Tim Asesor ASIIN dengan Pimpinan Fakultas Teknologi Pertanian UGM dan Pengurus Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem UGM, 4-5 Februari 2025

Tiga Program Studi DTPB FTP UGM Kantongi Akreditasi Internasional ASIIN hingga 2030

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Kamis, 23 Juli 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali mencatatkan capaian di tingkat internasional. Tiga program studi di Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (DTPB), yaitu Program Studi Sarjana Teknik Pertanian, Program Studi Magister Teknik Pertanian, dan Program Studi Doktor Ilmu Teknik Pertanian, resmi memperoleh Akreditasi Internasional ASIIN (Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik) secara penuh (fully accredited) dengan masa berlaku 17 Juni 2025 hingga 30 September 2030. Informasi tersebut disampaikan melalui surat Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM tertanggal 20 Juli 2026 yang menyatakan ketiga program studi telah memenuhi seluruh persyaratan (requirements) akreditasi internasional ASIIN.

Pencapaian tersebut merupakan hasil dari rangkaian proses asesmen yang telah dilaksanakan sejak visitasi tim asesor ASIIN pada 4–5 Februari 2025. Dalam proses tersebut, tim asesor yang terdiri atas akademisi dan perwakilan ASIIN melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap penyelenggaraan pendidikan pada Program Studi Sarjana Teknik Pertanian, Program Studi Magister Teknik Pertanian, dan Program Studi Doktor Ilmu Teknik Pertanian.

Selama visitasi, tim asesor berdiskusi dengan pimpinan Universitas Gadjah Mada, pimpinan Fakultas Teknologi Pertanian, pengelola Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem, dosen, mahasiswa, alumni, serta mitra industri. Berbagai aspek menjadi fokus penilaian, mulai dari kurikulum, proses pembelajaran, tata kelola program studi, pengembangan sumber daya manusia, kerja sama dengan mitra, hingga keterlibatan alumni dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

Selain melakukan diskusi, tim asesor juga meninjau berbagai fasilitas penunjang pembelajaran yang dimiliki UGM, termasuk fasilitas kesehatan, olahraga, layanan disabilitas, asrama mahasiswa, hingga Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK). Di lingkungan Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem, asesor melakukan visitasi ke lima laboratorium, yaitu Laboratorium Teknik Sumberdaya Lahan dan Air, Laboratorium Energi dan Mesin Pertanian, Laboratorium Teknik Pangan dan Pascapanen, Laboratorium Fisika Hayati, serta Laboratorium Teknik Lingkungan Bangunan Pertanian untuk mengevaluasi kelengkapan sarana, kapabilitas laboratorium, dan aspek keselamatan kerja.

Dalam sesi penutupan visitasi, Ketua Tim Asesor ASIIN, Prof. Dr. Dieter Trautz dari Osnabrück University of Applied Sciences, menyampaikan apresiasi atas kesiapan ketiga program studi dalam menjalani proses asesmen. Rangkaian evaluasi tersebut mencerminkan komitmen Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem FTP UGM dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi sesuai standar internasional.

Diraihnya akreditasi internasional ASIIN menjadi pengakuan terhadap kualitas penyelenggaraan pendidikan di Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem FTP UGM sekaligus memperkuat komitmen fakultas dalam menghasilkan lulusan yang kompetitif di tingkat global. Capaian ini juga diharapkan semakin memperluas peluang kolaborasi internasional, mobilitas mahasiswa dan dosen, serta pengembangan pendidikan dan penelitian yang berdaya saing.

Pencapaian ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan mutu pendidikan tinggi yang memenuhi standar internasional, SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui peningkatan kualitas pendidikan teknik yang mendukung inovasi, serta SDG 17: Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan jejaring dan pengakuan internasional dalam pengembangan pendidikan tinggi.

FTP UGM Perkuat Jejaring Akademik Global melalui Joint Supervision dengan Leiden University

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Selasa, 21 Juli 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) memperkuat jejaring akademik internasional melalui penandatanganan Joint Supervision Agreement bersama Institute of Biology, Faculty of Science, Leiden University pada Senin (20/7) di FTP UGM. Kesepakatan yang ditandatangani oleh Dekan FTP UGM, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., bersama Prof. Dr. Peter J. Punt, Professor at Institute of Biology, Faculty of Science, Leiden University, menjadi langkah untuk memperluas kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia.

Kerja sama ini mendasari pelaksanaan joint supervision bagi mahasiswa magister di program studi Magister Ilmu dan Teknologi Pangan, dan juga membuka peluang kerja sama di bidang lain seperti penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah, serta pertukaran pengetahuan antara kedua institusi. Penandatanganan Joint Supervision Agreement diawali dengan sambutan dari Dekan FTP UGM yang menekankan pentingnya kolaborasi internasional dalam mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. Kerja sama ini diharapkan menjadi awal bagi pengembangan berbagai program bersama, mulai dari pembimbingan mahasiswa, penelitian kolaboratif, hingga penguatan jejaring akademik antara FTP UGM dan Leiden University.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi perkenalan dari Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem, serta Departemen Teknologi Industri Pertanian. Masing-masing departemen memaparkan profil, bidang keahlian, fokus penelitian, serta potensi kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama Leiden University. Diskusi yang berlangsung turut membuka peluang sinergi penelitian lintas disiplin sesuai dengan keunggulan masing-masing institusi. Ketua Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, Prof. Dr. Ir. Tyas Utami, M.Sc., menyambut baik pelaksanaan joint supervision yang berjalan pada Magister Ilmu dan Teknologi Pangan dan juga menyampaikan peluang kolaborasi yang lebih luas utamanya bagi mahasiswa jenjang sarjana “I sincerely hope that this collaboration can expand to include our undergraduate students, offering opportunities for research stays for their final projects, student exchanges, fast-track programs, and other initiatives currently running with our partners.” Sekretaris Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem FTP UGM, Chandra Setyawan, S.T.P., M.Sc., Ph.D., memperkenalkan laboratorium yang ada di Departemen dan menyambut peluang kerja sama dengan institusi lain baik di Leiden University maupun jaringan yang dimiliki yang berkaitan dengan kebidangan di Departemen. Sekretaris Departemen Teknologi Industri Pertanian FTP UGM, Dr. Anggoro Cahyo Sukartiko, S.T.P., M.P., menyampaikan harapannya agar kolaborasi tersebut terus berkembang dan menghasilkan lebih banyak kerja sama akademik di masa mendatang. “I hope this collaboration will continue to grow, particularly in the field of agricultural technology,” ujarnya.

Melalui kerja sama ini, FTP UGM terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian melalui kolaborasi internasional. Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan pendidikan tinggi dan pembimbingan akademik internasional, SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan riset kolaboratif, serta SDG 17: Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kemitraan strategis antara FTP UGM dan Leiden University.

123…25

Berita Terakhir

  • PIONIR Agrophoria 2026 Ditutup, Agrotech Muda Siap Menapaki Dunia Perguruan Tinggi
  • PIONIR Agrophoria 2026 Tanamkan Semangat Agroteknologi untuk Wujudkan Kedaulatan Pangan Berkelanjutan
  • FTP UGM dan Pemkot Semarang Perkuat Kolaborasi Kembangkan Urban Gastronomy Berbasis Riset
  • FTP UGM Sambut 338 Mahasiswa Baru, Perkuat Sinergi Bersama Orang Tua untuk Dukung Keberhasilan Studi
  • ASEAN Cultural Exchange Programme Pertemukan Mahasiswa UPM, Malaysia, dengan FTP UGM

Berita UGM

  • Berbasis Data Geospasial, Mahasiswa UGM Petakan Potensi dan Tantangan Lingkungan Lombok Tengah 10 Agustus 2026
  • Kendala Akses dan Sarana, 26,8% Puskesmas di Indonesia Masih Kosong Dokter Gigi 10 Agustus 2026
  • Tim KKN UGM Optimalkan Bank Sampah Lewat Komposter dan Ecobrick  9 Agustus 2026
  • Panut Mulyono dan Wahyudi Kumorotomo Pimpin DGB dan SA UGM  9 Agustus 2026
  • Cegah Kematian akibat Penyakit Kardiovaskular, Guru Besar UGM Dorong Pelayanan Kesehatan Rehabilitasi 7 Agustus 2026

Agenda

  • 12Agu Workshop Nasional UMKM 2026
  • 13Agu Srawung Desa
  • 22Agu Expo Beasiswa
  • 27Agu The 10th International Conference – Indonesian Society for Lactic Acid Bacteria and Gut Microbiota (ISLAB GM)
  • 27Agu Expo Produk Unggulan FTP UGM
Semua Agenda
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju