Dr. Ir. Priyanto Triwitono, M.P., dan Dr. nat. techn. F.M.C. Sigit Setyabudi, S.T.P., M.P., dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM), melakukan kegiatan koordinasi dengan Forum Peduli Lingkungan (FPL) Pecinta Alam Lereng Merapi (PALEM) di Pedukuhan Batur, Kelurahan Kepuharjo, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman, pada Minggu, 15 Februari 2026, sebagai narasumber dalam perencanaan penyuluhan dan pelatihan pembuatan tepung talas.
Bermula dari permintaan salah satu pengurus FPL PALEM, Bapak Parjono, yang menyampaikan kebutuhan penanganan pascapanen talas kepada tim FTP UGM, kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menjawab persoalan tersebut secara lebih terstruktur. Melimpahnya hasil panen talas di wilayah lereng Merapi selama ini belum banyak dimanfaatkan secara optimal, padahal jika diolah dengan tepat, talas dapat diubah menjadi tepung bernilai jual yang lebih tahan lama dan mudah didistribusikan.
Pada tahap awal ini, kegiatan difokuskan pada koordinasi dan penyusunan rencana teknis terkait teknologi pascapanen talas bersama pengurus FPL PALEM. Melalui diskusi ini, kedua belah pihak merumuskan gambaran pelaksanaan penyuluhan serta praktik langsung pembuatan tepung talas, yang jadwal pelaksanaannya akan ditentukan lebih lanjut setelah proses koordinasi dengan anggota kelompok dan tim dari FTP UGM rampung.
Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 9 Industri, Inovasi dan Infrastruktur, SDG 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 15 Ekosistem Daratan.
Dalam diskusi program double degree, kedua institusi membahas skema umum pelaksanaan program, mekanisme mobilitas mahasiswa, serta prinsip penyelarasan akademik yang mendukung kelancaran studi lintas negara. Pembahasan difokuskan pada perancangan alur studi yang fleksibel dan adaptif guna memastikan mahasiswa dapat menjalani proses akademik dan penelitian secara optimal di kedua universitas mitra.
Acara pelantikan diawali dengan agenda resmi tingkat universitas yang dilaksanakan di lingkungan Universitas Gadjah Mada, kemudian dilanjutkan dengan prosesi internal FTP UGM di Auditorium Kamarijani Soenjoto. Kegiatan tersebut dihadiri oleh pimpinan fakultas, para dosen, pejabat departemen dan program studi, serta sivitas akademika FTP UGM.
Pada sesi pemaparan materi, Bambang Dwi Wijatniko, S.T.P., M.Agr.Sc., M.Sc., Ph.D. selaku Ketua PUI-PT Gastronomi Indonesia menjelaskan bahwa PUI-PT Gastronomi Indonesia lahir dari Pusat Kajian Gastronomi Indonesia yang dibentuk sejak tahun 2020 sebagai bentuk keprihatinan sekaligus perhatian terhadap kekayaan sejarah, budaya, dan filosofi gastronomi Indonesia. PUI-PT Gastronomi Indonesia dikembangkan sebagai center of excellence untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di tingkat nasional dan internasional. Dalam kesempatan tersebut disampaikan roadmap, capaian kinerja, serta berbagai produk unggulan, termasuk Seri Pusaka Cita Rasa Indonesia yang telah diterbitkan dalam 16 buku, produk hilirisasi riset pangan fungsional berbasis kearifan lokal seperti olahan porang, serta kerja sama dengan berbagai mitra nasional dan internasional.
Narasumber ketiga, Chef Wira Hardiansyah, memaparkan peran chef dalam membangun identitas pusat gastronomi. Ia menjelaskan bahwa chef tidak hanya berperan dalam penciptaan menu, tetapi juga dalam promosi makanan daerah, pengelolaan bahan pangan lokal, serta menghadapi tantangan pasar dan ketersediaan bahan baku, khususnya bagi UMKM dan industri.