• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • SDGs
  • SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur
  • hal. 2
Arsip:

SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur

Tim Mahasiswa FTP UGM Raih Juara 2 Business Plan Competition 11th Closer Telkom University

Rilis BeritaSDG 11: Kota dan Pemukiman yang BerkelanjutanSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan EkonomiSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Selasa, 28 Oktober 2025

Mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil meraih Juara 2 Business Plan Competition 11th Closer yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis Telkom University. Kompetisi nasional ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dengan rangkaian kegiatan pada 6 September 2025 hingga pengumuman pemenang pada 25 Oktober 2025, serta diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Prestasi tersebut diraih oleh tim Kopken Jakal yang terdiri atas Fiannathania Valentderica Simanjuntak dan Nadhira Paramesthi Widhyaningtyas dari Program Studi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian angkatan 2024, bersama Rejica Arthur Siahaan dari Program Studi Teknologi Rekayasa Internet angkatan 2024, serta Wiky Nurciana dari Program Studi Manajemen Penilaian Properti angkatan 2024. Dalam kompetisi ini, tim berpartisipasi sebagai peserta pada kategori Food and Beverages.

Tim Kopken Jakal mengusung ide inovasi bisnis berjudul “Jackies: Upcycled Superfood Cookies from Jackfruit Seed and Kejek Leaf as Mindful Snacking Innovation”. Konsep bisnis ini berfokus pada pengembangan produk cookies berbasis upcycling limbah pangan, khususnya biji nangka, yang dikombinasikan dengan tepung mocaf bebas gluten serta daun kejek sebagai identitas rasa. Inovasi tersebut dirancang untuk menjawab tantangan keberlanjutan sekaligus tren konsumsi pangan yang lebih sadar dan bertanggung jawab.

Melalui gagasan Jackies, tim mengintegrasikan aspek kreativitas produk, keberlanjutan lingkungan, strategi branding digital, serta pendekatan kewirausahaan berbasis dampak sosial. Selama proses kompetisi, tim menyusun perencanaan bisnis yang mencakup riset pasar, strategi pemasaran omnichannel, analisis finansial, serta konsep pengembangan bisnis berbasis komunitas. Pendekatan ini menempatkan limbah pangan sebagai sumber daya bernilai tambah dalam sistem industri pangan modern.

Keberhasilan tim Kopken Jakal mencerminkan kontribusi mahasiswa FTP UGM dalam pengembangan inovasi pangan dan kewirausahaan berkelanjutan di tingkat nasional. Prestasi ini juga menunjukkan peran keilmuan teknologi pangan dalam mendorong lahirnya solusi bisnis kreatif yang relevan dengan tantangan ekonomi, lingkungan, dan sosial saat ini.

Pencapaian Juara 2 Business Plan Competition 11th Closer ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDGs 8 Decent Work and Economic Growth (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pengembangan wirausaha inovatif, SDGs 9 Industry, Innovation and Infrastructure (Industri, Inovasi dan Infrastruktur) melalui penerapan model bisnis berbasis inovasi, serta SDGs 11 Sustainable Cities and Communities (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui dukungan terhadap pola konsumsi dan produksi pangan yang lebih bertanggung jawab.

UGMPreneurs 2025 Batch IV: Hadirkan Penguatan Strategi Digital Marketing dan Ekspansi Jejaring Usaha

Rilis BeritaSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan EkonomiSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Minggu, 26 Oktober 2025

Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada kembali melaksanakan program UGMPreneurs 2025 Batch IV, yang pada Jumat, 24 Oktober 2025 digelar dengan format blended yang menggabungkan pertemuan luring di Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada dan sesi daring melalui Zoom Meeting. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan wawasan praktis mengenai digital marketing dan strategi membangun jejaring usaha di era bisnis modern.

Kegiatan diikuti oleh 27 dari 30 peserta dari berbagai fakultas di UGM dan menghadirkan dua narasumber, yaitu Budi Thomas, CEO Jacquelle, yang membawakan materi “Scaling Up UKM: Marketing Digitalization”, dan Prof. Dr.-Ing. Ir. Agus Maryono, Dekan Sekolah Vokasi UGM, dengan materi “Building Networks for Market Expansion”.

Pada materi pertama, Budi Thomas memaparkan besarnya potensi pasar Indonesia, peluang pertumbuhan brand lokal, serta pentingnya inovasi dan kolaborasi dalam membangun bisnis yang berdaya saing. Ia menekankan bahwa pelaku usaha perlu memahami perilaku konsumen modern dan memanfaatkan tiga pilar pemasaran digital (Attention, Power, dan Aspiration) sebagai strategi kunci untuk membangun brand yang relevan di tengah berkembangnya ekonomi kreator. Melalui contoh kasus dan pengalaman praktis, peserta mendapatkan gambaran nyata mengenai bagaimana brand lokal dapat tumbuh, berkolaborasi, dan menembus pasar yang semakin kompetitif.

Materi kedua yang disampaikan Prof. Dr.-Ing. Ir. Agus Maryono berfokus pada pentingnya sistem dan networking dalam memperluas skala usaha. Ia menjelaskan bahwa entrepreneur yang sukses harus mampu melihat organisasi secara sistemik, memahami peran tiap elemen dalam ekosistem usaha, serta membangun jaringan kerja yang kuat, mulai dari personal, kelompok, hingga institusional. Networking menjadi fondasi untuk memperluas pasar dari tingkat lokal menuju regional hingga global, sehingga pelaku usaha dapat berkembang secara adaptif dan berkelanjutan di era globalisasi dan otonomi daerah.

Sesi diskusi berlangsung aktif. Pada sesi pertama, peserta mengajukan pertanyaan mengenai pemilihan platform pemasaran yang efisien, cara menentukan efektivitas tools digital, hingga penerapan konsep ATM (Amati, Tiru, Modifikasi) dalam strategi bisnis. Narasumber memberikan panduan praktis mengenai pentingnya memahami target pasar, konsistensi konten, serta keberanian melakukan eksperimen digital untuk menemukan strategi paling efektif.

Pada sesi kedua, peserta terlibat dalam diskusi terkait peran networking dalam membangun usaha, termasuk bagaimana membangun hubungan yang saling menguntungkan, mengoptimalkan kerja sama, serta menjaga kepercayaan dalam jejaring sebagai bagian dari strategi ekspansi.

Kegiatan UGMPreneurs 2025 Batch IV pada 24 Oktober berlangsung dengan lancar, interaktif, dan memberikan wawasan praktis yang dapat diterapkan mahasiswa dalam perjalanan kewirausahaan mereka. Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan mahasiswa mampu mengembangkan usaha yang inovatif, adaptif, dan berkelanjutan, serta berkontribusi dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan Indonesia.

Kontributor: Diva Humaira Nibra (Penulis)

CocoWrap: Inovasi Mahasiswa UGM Ubah Limbah Kelapa Jadi Bubble Wrap Ramah Lingkungan

Rilis BeritaSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Senin, 20 Oktober 2025

Kebutuhan terhadap bahan pelindung kemasan seperti bubble wrap terus meningkat seiring dengan pesatnya perkembangan industri e-commerce dan logistik. Namun, penggunaan bubble wrap berbahan plastik masih menjadi permasalahan lingkungan karena sulit terurai dan berkontribusi terhadap peningkatan limbah plastik. Menjawab tantangan tersebut, sekelompok mahasiswa Universitas Gadjah Mada mengembangkan inovasi ramah lingkungan bernama CocoWrap, bubble wrap biodegradable berbahan dasar sabut kelapa.

Inovasi ini dikembangkan oleh tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada yang beranggotakan I Komang Gopal Davinsi (Fakultas Teknik 2024), Lidya Rahmadhani (Fakultas Teknologi Pertanian 2024), Muhammad Rifqi (Fakultas Teknik 2024), Kavina Nitiakevala Akbari (Fakultas Farmasi 2023), dan Umi Muthoharoh (Fakultas Ekonomika dan Bisnis 2024), dengan dosen pendamping Ir. Sinta Rahmawidya Sulistyo, S.T., MSIE., IPM.

Inovasi CocoWrap berangkat dari pemanfaatan selulosa dalam sabut kelapa, yang diolah menjadi bahan dasar lembaran pelindung dengan karakteristik lentur, kuat, dan tahan air. Proses pengolahannya meliputi tahap delignifikasi untuk memisahkan lignin dari serat, ekstraksi selulosa, pencampuran dengan bahan biodegradable seperti Polyvinyl Alcohol (PVA) dan beeswax, serta pembentukan lembaran bertekstur gelembung khas bubble wrap.

“Selama ini sabut kelapa sering kali dianggap limbah oleh masyarakat, padahal memiliki potensi besar sebagai sumber bahan biopolimer alami. Melalui CocoWrap, kami ingin menunjukkan bahwa limbah bisa punya nilai baru yang lebih berkelanjutan,” ujar Gopal, Ketua Tim CocoWrap UGM (14/10).

CocoWrap diharapkan dapat menjadi solusi alternatif pengganti bubble wrap plastik konvensional, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di daerah penghasil kelapa. Produk ini tidak hanya membantu mengurangi jumlah limbah plastik di lingkungan, tetapi juga mendukung prinsip ekonomi sirkular dengan meningkatkan nilai tambah dari hasil samping pertanian Indonesia.

“CocoWrap bukan sekadar inovasi kemasan pelindung, tetapi juga bentuk kontribusi kami dalam mendorong transisi menuju industri yang lebih hijau dan berkelanjutan,” ungkap Lidya, salah satu anggota tim CocoWrap (14/10).

CocoWrap percaya bahwa perubahan besar berawal dari inovasi sederhana yang diterapkan secara konsisten, dijalankan dengan kesungguhan, dan memberi dampak yang meluas bagi lingkungan serta masyarakat.

FTP UGM dan Ehime University Perkuat Kolaborasi melalui Kunjungan Akademik dan Peninjauan Smartagri Plant Factory

Rilis BeritaSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Jumat, 17 Oktober 2025

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan delegasi dari Ehime University, Jepang, pada 16 Oktober 2025 yaitu Prof. Hiroshige Nishina (President of Ehime University) serta didampingi oleh Prof. Osamu Kobayashi dan Prof. Motoko Shimagami. Kunjungan ini menjadi kesempatan untuk membahas keberlanjutan kerja sama akademik dan riset yang telah terjalin antara FTP UGM dan Ehime University, sekaligus mengeksplorasi kemungkinan pengembangan kolaborasi baru.

Pada rangkaian kunjungan, Prof. Hiroshige Nishina berkesempatan mengunjungi Smartagri Plant Factory yang berada di lingkungan FTP UGM. Dalam sesi ini, Ir. Andri Prima Nugroho, S.T.P., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng., selaku Kepala Laboratorium Energi dan Mesin Pertanian sekaligus Koordinator Riset di Smart Agriculture Research Center, memberikan penjelasan mengenai sejarah pengembangan laboratorium, fokus penelitian yang dilakukan, serta implementasi teknologi pertanian cerdas berbasis sistem lingkungan terkontrol. Penjelasan tersebut meliputi arah pengembangan riset yang mengintegrasikan digitalisasi, efisiensi energi, dan peningkatan produktivitas komoditas pertanian secara berkelanjutan. Prof. Hiroshige Nishina juga memberikan masukan terkait penguatan riset Smartagri Plant Factory. Masukan yang disampaikan berfokus pada peningkatan efektivitas di Smart Agriculture Reseach Center.

Kegiatan kunjungan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama pimpinan fakultas, dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc. Dekan FTP UGM  untuk membahas bentuk penguatan kerja sama ke depan. Kunjungan ini menegaskan komitmen FTP UGM dalam memperkuat jejaring internasional dan memperluas dampak riset strategis dalam bidang pertanian cerdas, serta mendorong kolaborasi berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi pengembangan ilmu dan teknologi di kedua institusi.

UGMPreneurs Batch IV : Bangun Jiwa Wirausaha dan Daya Saing Mahasiswa Lewat Pembelajaran Langsung dari Praktisi Bisnis

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan EkonomiSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Minggu, 12 Oktober 2025

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menyelenggarakan program UGMPreneurs untuk semester gasal tahun ajaran 2025/2006. Pembelajaran pertama dilaksanakan pada Jumat–Sabtu, 10–11 Oktober 2025, bertempat di Suwatu, Yogyakarta. Kegiatan ini menghadirkan pembicara dari kalangan profesional dan pelaku usaha, yaitu Prof. (EM) Eka Sari Lorena Surbakti, Teddie Patria, Teddy Sun, dan Rico Tedyono. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dibekali pengetahuan dan pengalaman langsung mengenai dunia kewirausahaan, strategi pengembangan bisnis, hingga penerapan model usaha berkelanjutan.

Program UGMPreneurs diikuti oleh 30 peserta dari berbagai fakultas yaitu 4 mahasiswa dari Fakultas Filsafat;  2 mahasiswa Fakultas Geography; 2 mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya; 3 mahasiswa Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan; 1 mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam; 1 Fakultas Pertanian; 2 Fakultas Teknik; 11 Fakultas Teknologi Pertanian; 2 Sekolah Pascasarjana; dan 2 Sekolah  Vokasi. Program UGMPreneurs dirancang sebagai wadah pembelajaran kewirausahaan lintas fakultas di UGM, yang menggabungkan pendekatan akademik dan praktis. Berbeda dari kelas bisnis konvensional, UGMPreneurs menghadirkan pengajar dari kalangan pengusaha aktif agar peserta memperoleh wawasan terkini tentang praktik bisnis nyata, tantangan industri, serta tren ekonomi digital. Dalam paparannya, Prof. Eka Sari Lorena Surbakti menguraikan materi Entrepreneurship 101 yang menekankan pentingnya membangun mental adaptif, berpikir kreatif, dan memiliki kemampuan untuk melihat peluang di tengah perubahan ekonomi yang cepat. Ia juga menyoroti pentingnya inovasi berbasis teknologi, khususnya kecerdasan buatan (AI), dalam menjaga daya saing generasi muda di era global.

Teddie Patria dengan topik Scaling Up UKM: Spirit, Competitiveness, GRIT & Positive Impact. Ia membagikan pengalaman membangun usaha dari skala kecil hingga berkembang di berbagai kota. Melalui kisah perjalanannya, peserta diajak memahami pentingnya growth mindset, ketahanan terhadap risiko, serta kemampuan mengeksekusi ide menjadi tindakan nyata. Menurutnya, keberhasilan usaha tidak hanya bergantung pada inovasi produk, tetapi juga kemampuan membangun tim yang solid, mengelola sistem bisnis yang efisien, serta menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi kuis interaktif dan diskusi reflektif yang mengajak peserta untuk merumuskan pelajaran paling berharga dari setiap materi. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan mampu menumbuhkan semangat kewirausahaan sejak dini, mengembangkan ide bisnis yang berdampak, serta beradaptasi dengan perubahan teknologi dan pasar global.

Pelaksanaan UGM Preneurs 2025 juga sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

1234…21

Berita Terakhir

  • Serah Terima Jabatan Pengurus Departemen dan Program Studi FTP UGM Masa Jabatan 2026–2031
  • FTP UGM Dorong Kesadaran Cegah Food Waste Melalui Edukasi di Lingkungan Fakultas
  • FTP UGM Gelar Workshop Tim Kesehatan Mental untuk Perkuat Sistem Kampus Sejahtera
  • Kick-Off PUI-PT Gastronomi Indonesia, FTP UGM Dorong Gastronomi sebagai Soft Power dan Penggerak Ekonomi Kreatif
  • Dosen FTP UGM Jadi Narasumber Workshop Analisis Pola Pangan Harapan Provinsi DIY

Berita UGM

  • Trump Ingin Rebut Greenland, Pakar UGM Sebut Berpotensi Merusak Norma dan Hukum Internasional 15 Januari 2026
  • UGM Lantik 205 Dokter Hewan Baru 15 Januari 2026
  • Kisah Uceng Menunaikan Janji pada Sang Ayah 15 Januari 2026
  • UGM Bangun 550 Huntara dari Material Kayu Hanyut untuk Penyintas Banjir di Aceh 15 Januari 2026
  • Dikukuhkan jadi Guru Besar, Zainal Arifin Mochtar Soroti Menguatnya Konservatisme dan Otoritarianisme di Indonesia 15 Januari 2026
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju