• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • SDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab
  • (Page 2)
Arsip:

SDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab

Dosen FTP UGM Berikan Bimtek Peningkatan Mutu Produk Hortikultura Olahan di Sleman

Rilis BeritaSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 6: Air Bersih dan Sanitasi LayakSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Selasa, 9 Juni 2026

Dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada, Dr. Zaki Utama, S.T.P., M.P., menjadi narasumber dalam kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Mutu Produk Berlabel Produk Hortikultura yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman. Kegiatan ini dilaksanakan pada 9 Juni 2026 di Aula Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman.

Dalam kegiatan tersebut, Dr. Zaki Utama menyampaikan materi bertajuk “Penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) dan Pengendalian Mutu Produk Hortikultura Olahan”. Materi ini membahas pentingnya penerapan standar produksi pangan yang baik guna menghasilkan produk pangan olahan yang aman, layak, dan bermutu.

Kegiatan bimbingan teknis ini diikuti oleh para pelaku usaha olahan pangan, khususnya produk hortikultura, di wilayah Kabupaten Sleman. Kegiatan diselenggarakan dalam rangka Sub-Kegiatan Pengawasan Penggunaan Sarana Pengolahan Hasil Hortikultura.

Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan peningkatan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan terkait proses produksi pangan olahan yang sesuai standar. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya persiapan sertifikasi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) serta peningkatan daya saing produk hortikultura olahan di Kabupaten Sleman.

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan 6 tentang air bersih dan sanitasi layak, tujuan 9 tentang industri, inovasi, dan infrastruktur, serta tujuan 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.

Guru Besar FTP UGM Prof. Affan Fajar Falah Usung Inovasi Agroindustri Berkelanjutan

Rilis BeritaSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 13: Penanganan Perubahan IklimSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Rabu, 3 Juni 2026

Inovasi teknologi menjadi kunci dalam membangun sistem agroindustri yang mampu menjawab tantangan pangan global. Gagasan tersebut disampaikan Prof. Dr. Mohammad Affan Fajar Falah, S.TP., M.Agr., dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM), saat dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam bidang Sistem Kualitas dalam Agroindustri pada Selasa (2/6) di Balai Senat UGM. Dalam pidato pengukuhannya yang berjudul Pengembangan Kualitas Produk Segar dan Bahan Sisa dalam Mendukung Sistem Agroindustri yang Berkelanjutan, Prof. Affan menyoroti pentingnya transformasi sistem agroindustri melalui pemanfaatan teknologi modern dan pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan.

Menurut Prof. Affan, agroindustri tidak hanya berperan dalam mengolah hasil pertanian, tetapi juga menghubungkan seluruh rantai pasok, mulai dari budidaya hingga produk diterima konsumen. Oleh karena itu, keberlanjutan harus menjadi landasan dalam setiap proses agar sistem pangan mampu menjawab tantangan perubahan iklim, pertumbuhan penduduk, dan meningkatnya kebutuhan pangan dunia. “Sistem agroindustri yang berkelanjutan menjadi bagian penting untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus menjawab tantangan pembangunan di masa depan,” ujarnya.

Salah satu pendekatan yang dinilai mampu menjawab tantangan tersebut adalah controlled environment agriculture, yakni sistem budidaya menggunakan greenhouse maupun plant factory yang memungkinkan lingkungan tumbuh tanaman dikendalikan sesuai kebutuhan. Teknologi ini dinilai mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga kualitas hasil pertanian dengan penggunaan air, energi, dan lahan yang lebih efisien. “Kita membutuhkan sistem produksi yang mampu menghasilkan produk pertanian berkualitas dalam jumlah cukup dan tersedia secara berkelanjutan meskipun menghadapi perubahan cuaca maupun iklim,” jelas Prof. Affan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa perkembangan pertanian modern kini semakin didukung oleh pemanfaatan sensor, sistem digital, dan kecerdasan buatan melalui konsep Speaking Plant Approach. Pendekatan tersebut memungkinkan kondisi fisiologis tanaman dipantau secara real-time sehingga kebutuhan tanaman dapat direspons secara otomatis untuk menghasilkan budidaya yang lebih presisi. “Melalui sensor dan sistem digital, tanaman seolah dapat menyampaikan kebutuhannya sehingga pengelolaan budidaya menjadi lebih tepat, efisien, dan sesuai dengan kondisi tanaman itu sendiri,” ungkapnya.

Selain meningkatkan kualitas produk segar, Prof. Affan juga menekankan pentingnya mengoptimalkan bahan sisa agroindustri sebagai bagian dari penerapan ekonomi sirkular. Berbagai residu hasil pertanian, seperti kopi, kakao, sagu, hingga tandan kosong kelapa sawit, menurutnya masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kemasan ramah lingkungan, pupuk organik, pakan ternak, maupun sumber energi alternatif. “Transformasi bahan sisa menjadi produk yang lebih bernilai merupakan bagian dari strategi untuk membangun agroindustri yang semakin berkelanjutan,” tuturnya.

Melalui pengembangan teknologi produksi modern dan optimalisasi pemanfaatan bahan sisa agroindustri, Prof. Affan berharap sistem agroindustri Indonesia semakin adaptif terhadap tantangan global sekaligus mampu memperkuat ketahanan pangan nasional. Pengukuhan ini juga menegaskan komitmen FTP UGM dalam menghasilkan inovasi yang berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan.

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Zero Hunger (Tanpa Kelaparan) melalui penguatan sistem pangan berkelanjutan, SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan teknologi agroindustri, SDG 12: Responsible Consumption and Production (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui pemanfaatan bahan sisa agroindustri dalam konsep ekonomi sirkular, serta SDG 13: Climate Action (Penanganan Perubahan Iklim) melalui pengembangan sistem produksi pertanian yang lebih efisien dan adaptif terhadap perubahan iklim.

Mahasiswa FTP UGM Raih Juara II Nasional lewat Inovasi Smart Label Kesegaran Ikan

Rilis BeritaSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 13: Penanganan Perubahan IklimSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 4: Pendidikan Berkualitas Selasa, 26 Mei 2026

Mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tim BioMaggot-ColorSense dari Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem berhasil meraih Juara II Nasional pada ajang National Excellence Competition (NEC) Chapter Lombok 2026 yang diselenggarakan di Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat, pada 8–10 Mei 2026.

Tim yang beranggotakan Salma Amalia dan Yusuf Leonardi tersebut berhasil memperoleh penghargaan utama 2nd Place Winner, dan mendapatkan  penghargaan dari kategori Gold Medal Final, Best Team, dan Best Idea pada cabang Essay Competition subbidang Pertanian, Pangan, dan Peternakan. Kompetisi ini diikuti lebih dari 149 tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Mengusung karya berjudul “BioMaggot-ColorSense: Inovasi Smart Label Indikator Kesegaran Ikan Berbasis Kitosan-Antosianin dari Hasil Samping Maggot BSF sebagai Solusi Pengurangan Limbah Organik dan Deteksi Pembusukan Ikan Secara Real Time”, tim FTP UGM menghadirkan inovasi smart packaging ramah lingkungan berbasis ekonomi sirkular.

BioMaggot-ColorSense dikembangkan menggunakan kitosan dari hasil samping maggot Black Soldier Fly (BSF) dan antosianin bunga rosella sebagai indikator perubahan kualitas ikan secara real time melalui perubahan warna. Inovasi ini diharapkan mampu menjadi solusi pengurangan limbah organik sekaligus meningkatkan keamanan pangan masyarakat.

Pada tahap semifinal, peserta menjalani presentasi privat bersama dewan juri berdasarkan subbidang masing-masing. Tim FTP UGM kemudian berhasil lolos ke babak final dan melakukan presentasi terbuka di Gedung Dome Universitas Mataram untuk memperebutkan juara umum.

Salma Amalia menyampaikan bahwa kompetisi tersebut memberikan pengalaman berharga sekaligus kesempatan memperluas wawasan bersama mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. “Kegiatan ini memberikan banyak pengalaman baru, mulai dari proses kompetisi, presentasi karya ilmiah di hadapan dewan juri, hingga belajar bagaimana menyampaikan ide agar lebih aplikatif dan berdampak bagi masyarakat,” ujar Salma.

Ia juga menambahkan bahwa inovasi yang mereka kembangkan berangkat dari persoalan nyata mengenai limbah organik dan keamanan pangan. “Tidak hanya tentang perlombaan, tetapi juga tentang bagaimana mahasiswa dapat berkontribusi melalui riset dan inovasi yang berkelanjutan,” tambahnya.

Prestasi ini menjadi bukti semangat inovasi mahasiswa FTP UGM dalam menghadirkan solusi kreatif dan berkelanjutan bagi masyarakat melalui pengembangan teknologi pangan dan pertanian.

FTP UGM Dukung Jaminan Produk Halal melalui Audit Halal di Tiga SPPG Gunungkidul

Rilis BeritaSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan Sabtu, 23 Mei 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Wahyu Dwi Saputra, S.T.P., M.Agr.Sc., Ph.D., berpartisipasi dalam kegiatan Audit Halal di tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Gunungkidul, yaitu SPPG Hargomulyo Gedangsari, SPPG Kedungpoh Nglipar, dan SPPG Bendung Semin, pada 22 Mei 2026. Kegiatan yang dilaksanakan bersama Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) UGM ini bertujuan untuk memeriksa penerapan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) pada pelaku usaha sebagai bagian dari upaya menjamin kehalalan produk pangan yang disediakan bagi masyarakat.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh proses produksi pangan telah memenuhi ketentuan dalam Sistem Jaminan Produk Halal, mulai dari penggunaan bahan baku, proses pengolahan, hingga aspek pendukung lainnya. Melalui audit ini, pelaku usaha memperoleh pendampingan sekaligus evaluasi terhadap implementasi sistem yang menjadi dasar dalam menjaga konsistensi produk halal.

Keterlibatan dosen FTP UGM dalam kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan mutu dan keamanan pangan, khususnya melalui penguatan implementasi sistem jaminan produk halal di sektor penyediaan makanan. Selain memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha, penerapan SJPH juga menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap produk pangan yang dikonsumsi.

Melalui kolaborasi dengan Lembaga Pemeriksa Halal UGM, kegiatan audit ini diharapkan mampu mendorong pelaku usaha untuk terus meningkatkan kepatuhan terhadap standar halal sekaligus memperkuat tata kelola produksi pangan yang bertanggung jawab. Upaya tersebut menjadi salah satu langkah dalam mendukung penyediaan pangan yang aman, berkualitas, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 12: Responsible Consumption and Production (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui penguatan penerapan Sistem Jaminan Produk Halal dalam proses produksi pangan, serta SDG 17: Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara Lembaga Pemeriksa Halal UGM dan pelaku usaha dalam meningkatkan kualitas tata kelola pangan.

FTP UGM Dukung UMKM Susun Label Informasi Nilai Gizi melalui Bimtek di Bantul

SDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 4: Pendidikan Berkualitas Kamis, 21 Mei 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Wahyu Dwi Saputra, S.T.P., M.Agr.Sc., Ph.D., berkontribusi sebagai narasumber dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Fasilitasi Informasi Nilai Gizi yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada 21 Mei 2026 di Kali Opak, Piyungan, Bantul. Kegiatan ini bertujuan mendampingi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam menyusun Label Informasi Nilai Gizi (ING) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas produk pangan dan memberikan informasi yang akurat kepada konsumen.

Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pendampingan mengenai pentingnya penyajian informasi nilai gizi pada produk pangan, mulai dari pemahaman terhadap komponen gizi hingga penyusunan label yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Keberadaan Label Informasi Nilai Gizi diharapkan dapat membantu konsumen dalam membuat pilihan pangan yang lebih tepat sekaligus meningkatkan daya saing produk UMKM di pasar.

Keterlibatan dosen FTP UGM dalam kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan kapasitas UMKM, khususnya di bidang keamanan pangan dan informasi gizi. Pendampingan tersebut tidak hanya membantu pelaku usaha memenuhi aspek regulasi, tetapi juga mendorong terciptanya produk pangan yang lebih berkualitas, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan konsumen.

Melalui kolaborasi dengan Dinas Koperasi dan UKM DIY, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya informasi nilai gizi sebagai bagian dari praktik produksi pangan yang bertanggung jawab. Selain memperkuat kepercayaan konsumen, penerapan label informasi nilai gizi juga menjadi langkah dalam mendukung terciptanya masyarakat yang lebih sadar akan pentingnya konsumsi pangan sehat dan bergizi.

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui peningkatan akses masyarakat terhadap informasi gizi yang benar, SDG 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas) melalui pendampingan dan peningkatan kapasitas pelaku UMKM, SDG 12: Responsible Consumption and Production (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui penguatan transparansi informasi produk pangan, serta SDG 17: Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara FTP UGM dan Dinas Koperasi dan UKM DIY dalam mendukung pengembangan UMKM pangan.

1234…22

Berita Terakhir

  • ParagonCorp MT 2027
  • Tepat di Hari UMKM Nasional, 30 Pelaku Usaha Ramaikan Workshop Nasional UMKM
  • PIONIR Agrophoria 2026 Ditutup, Agrotech Muda Siap Menapaki Dunia Perguruan Tinggi
  • PIONIR Agrophoria 2026 Tanamkan Semangat Agroteknologi untuk Wujudkan Kedaulatan Pangan Berkelanjutan
  • FTP UGM dan Pemkot Semarang Perkuat Kolaborasi Kembangkan Urban Gastronomy Berbasis Riset

Berita UGM

  • Tanpa Kartu dan Ponsel, Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari  15 Agustus 2026
  • Menabung Air Saat Hujan, Menyambung Hidup Saat Kemarau Panjang  15 Agustus 2026
  • Koperasi Jangan Cuma Urus Administrasi, Saatnya Jadi Motor Penggerak UMKM  15 Agustus 2026
  • UGM dan OJK DIY Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan di Lingkungan Kampus 15 Agustus 2026
  • Mitigasi Emisi Karbon, Lindungi Penghidupan Peternak  15 Agustus 2026

Agenda

  • 22Agu Expo Beasiswa
  • 27Agu The 10th International Conference – Indonesian Society for Lactic Acid Bacteria and Gut Microbiota (ISLAB GM)
  • 27Agu Expo Produk Unggulan FTP UGM
  • 30Agu TraktoRun 2026
  • 06Sep Agropreneur Business Plan Competition 2026
Semua Agenda
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju