Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., bersama jajaran Pimpinan Universitas melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan Ujian Masuk UGM Computer Based Test (UM UGM CBT) 2026 di Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UGM pada Rabu (4/6). Kunjungan dilakukan dengan meninjau langsung ruang ujian dan menyaksikan para peserta yang tengah mengerjakan ujian.
Dalam peninjauan tersebut, Rektor UGM didampingi Dekan FTP UGM, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., serta Penanggung Jawab Lokasi (PJL) UM UGM CBT di FTP UGM, Dr.nat.techn. Aulia Ardhi, S.T.P., M.Sc.
UM UGM CBT 2026 dilaksanakan pada 2–8 Juni 2026 dengan jumlah pendaftar mencapai 44.955 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Dari total tersebut, diperkirakan sekitar 3 ribu peserta akan diterima melalui jalur mandiri sehingga tingkat persaingan seleksi mencapai sekitar 1:13.
Rektor UGM menyampaikan tingginya antusiasme masyarakat terhadap jalur mandiri UGM terlihat dari jumlah peserta yang terus meningkat setiap tahunnya.
“Untuk masuk jalur mandiri, ternyata pendaftarnya cukup banyak yaitu 44 ribu, hampir 45 ribu,” ujarnya saat melakukan peninjauan di FTP UGM.
Dalam kegiatan monev tersebut, Tim Universitas memastikan pelaksanaan ujian berjalan tertib, lancar, dan sesuai prosedur. Selain kesiapan ruang dan sistem ujian, UGM juga memberikan perhatian terhadap pelaksanaan ujian yang inklusif bagi peserta penyandang disabilitas.
Ketua Unit Layanan Disabilitas (ULD) UGM, Wuri Handayani, S.E., Ak., M.Si., M.A., Ph.D., menjelaskan bahwa UGM telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung sesuai kebutuhan peserta.
Untuk peserta disabilitas netra, pelaksanaan ujian dipusatkan di Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM yang telah dilengkapi perangkat pendukung khusus.
“Dua minggu yang lalu kami sudah ke DTI dan sudah di-install aplikasi pembaca layar sehingga mereka bisa membaca teks. Namun kalau gambar masih harus dinarasikan sehingga satu orang peserta didampingi oleh satu orang pendamping lain,” jelasnya.
Sementara itu, fasilitas bagi peserta dengan disabilitas fisik, rungu, maupun mental juga telah dipersiapkan agar seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan nyaman dan setara.
Melalui monev ini, UGM berharap seluruh rangkaian UM UGM CBT 2026 dapat berjalan optimal sekaligus memberikan kesempatan yang adil dan inklusif bagi calon mahasiswa dari berbagai latar belakang untuk menjadi bagian dari Universitas Gadjah Mada.