• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • Pos oleh
  • (Page 16)
Pos oleh :

luqlun.ma

Respons Permintaan Warga Lereng Merapi, Dosen FTP UGM Rancang Pelatihan Pembuatan Tepung Talas di Cangkringan

Rilis BeritaSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 15: Ekosistem DaratanSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Senin, 16 Februari 2026

Dr. Ir. Priyanto Triwitono, M.P., dan Dr. nat. techn. F.M.C. Sigit Setyabudi, S.T.P., M.P., dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM), melakukan kegiatan koordinasi dengan Forum Peduli Lingkungan (FPL) Pecinta Alam Lereng Merapi (PALEM) di Pedukuhan Batur, Kelurahan Kepuharjo, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman, pada Minggu, 15 Februari 2026, sebagai narasumber dalam perencanaan penyuluhan dan pelatihan pembuatan tepung talas.

Bermula dari permintaan salah satu pengurus FPL PALEM, Bapak Parjono, yang menyampaikan kebutuhan penanganan pascapanen talas kepada tim FTP UGM, kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menjawab persoalan tersebut secara lebih terstruktur. Melimpahnya hasil panen talas di wilayah lereng Merapi selama ini belum banyak dimanfaatkan secara optimal, padahal jika diolah dengan tepat, talas dapat diubah menjadi tepung bernilai jual yang lebih tahan lama dan mudah didistribusikan.

Pada tahap awal ini, kegiatan difokuskan pada koordinasi dan penyusunan rencana teknis terkait teknologi pascapanen talas bersama pengurus FPL PALEM. Melalui diskusi ini, kedua belah pihak merumuskan gambaran pelaksanaan penyuluhan serta praktik langsung pembuatan tepung talas, yang jadwal pelaksanaannya akan ditentukan lebih lanjut setelah proses koordinasi dengan anggota kelompok dan tim dari FTP UGM rampung.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 9 Industri, Inovasi dan Infrastruktur, SDG 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 15 Ekosistem Daratan.

Mahasiswa S2 FTP UGM Borong Tiga Penghargaan di International Student Summit 2026, Usung Inovasi Biopackaging Cerdas

Rilis BeritaSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 4: Pendidikan Berkualitas Senin, 16 Februari 2026

Mahasiswa Magister Ilmu dan Teknologi Pangan, Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada, Nur Afni Rezkika dan Fiki Nimatul Jannah, berhasil meraih prestasi gemilang dalam ajang International Student Summit kategori Esai Internasional yang diselenggarakan pada 14–15 Februari 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia. Dalam kompetisi tersebut, keduanya berhasil membawa pulang Gold Medal Sub-Tema Food, Best Presentation, serta 3rd Winner Esai Internasional melalui inovasi berbasis teknologi pangan yang berfokus pada keamanan dan keberlanjutan.

Dalam karya ilmiahnya, tim mengangkat inovasi intelligent biopackaging berbasis limbah kulit buah naga yang terintegrasi dengan aplikasi digital bernama MeatSafe. Inovasi ini dirancang sebagai solusi untuk memantau kualitas daging ayam secara real-time, mengingat tingginya risiko penurunan kualitas akibat kontaminasi mikroorganisme yang sering tidak terdeteksi secara visual oleh konsumen, khususnya pada sistem penjualan terbuka seperti pasar tradisional.

Konsep yang dikembangkan berupa smart sticker berbasis ekstrak kulit buah naga yang mengandung pigmen betalain, yaitu senyawa alami yang sensitif terhadap perubahan pH. Perubahan warna pada indikator ini kemudian dapat dianalisis melalui aplikasi MeatSafe menggunakan kamera smartphone, sehingga konsumen dapat memperoleh informasi objektif mengenai kesegaran daging secara praktis. Selain meningkatkan aspek keamanan pangan, inovasi ini juga memanfaatkan limbah agroindustri sebagai bahan baku, sehingga mendukung prinsip ekonomi sirkular dan keberlanjutan.

Kompetisi ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai negara dengan beragam subtema keilmuan. Pada tahap awal, seluruh peserta mempresentasikan karya melalui sesi poster yang dinilai oleh dewan juri internasional. Berdasarkan hasil seleksi, tim FTP UGM berhasil lolos ke tahap final dan melanjutkan presentasi menggunakan media presentasi komprehensif untuk memperebutkan posisi juara utama. Melalui penyampaian yang sistematis serta argumentasi ilmiah yang kuat, keduanya berhasil meraih tiga penghargaan sekaligus.

“Menurut saya, partisipasi dalam acara ini memberikan pengalaman akademik yang sangat berharga dalam mengasah kemampuan berpikir kritis, komunikasi ilmiah, dan penyampaian gagasan secara sistematis di forum internasional. Kegiatan ini juga memperluas perspektif kami melalui pertukaran ide dengan peserta dari berbagai latar belakang keilmuan dan negara. Kami berharap ide yang kami buat dapat diimplementasikan, dan capaian ini dapat menjadi langkah awal untuk terus mengembangkan penelitian dan inovasi khususnya di bidang teknologi pangan,” ungkap Nur Afni Rezkika.

Prestasi ini menunjukkan komitmen mahasiswa FTP UGM dalam menghasilkan inovasi berbasis riset yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga relevan dalam menjawab tantangan global di sektor pangan. Inovasi intelligent biopackaging yang dikembangkan diharapkan dapat menjadi solusi aplikatif dalam meningkatkan perlindungan konsumen sekaligus mendorong sistem pangan yang lebih aman dan berkelanjutan.

Kegiatan ini berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui peningkatan keamanan pangan, serta SDG 12 (Responsible Consumption and Production) melalui pemanfaatan limbah dan pengembangan kemasan berkelanjutan.

Tujuh Dosen FTP UGM Dampingi Anggota Baru PERMATETA di Leadership Camp II 2026

Rilis BeritaSDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang TangguhSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 4: Pendidikan Berkualitas Sabtu, 14 Februari 2026

Tujuh dosen Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (FTP UGM) turut mendampingi kegiatan Leadership Camp II 2026 yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Mahasiswa Teknik Pertanian (PERMATETA) pada Sabtu, 14 Februari 2026, bertempat di PKBM Bina Karya, Yogyakarta. Ketujuh dosen tersebut adalah Dr. Arifin Dwi Saputro, S.T.P., M.Sc.; Chandra Setyawan, S.T.P., M.Eng., Ph.D., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng.; Sri Markumningsih, S.T.P., M.Sc., Ph.D.; Ardan Wiratmoko, S.T.P., M.Sc.; Dr. Prieskarinda Lestari, S.T., IPM.; Muhamad Khoiru Zaki, S.P., M.P., Ph.D., IPM.; dan Bayu Nugraha, S.T.P., M.Sc., Ph.D., IPM.

Bagi anggota baru sebuah organisasi kemahasiswaan, memahami seluk-beluk keorganisasian dan alur birokrasi acara seringkali menjadi tantangan tersendiri di awal masa keanggotaan. Menjawab kebutuhan itu, Leadership Camp II 2026 dirancang untuk melatih jiwa keorganisasian dan jiwa kepemimpinan anggota baru PERMATETA, sekaligus membekali mereka dengan pemahaman praktis mengenai alur birokrasi pengajuan suatu acara di lingkungan kampus.

Kehadiran tujuh dosen pendamping dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan akademik yang nyata bagi pengembangan soft skill mahasiswa di luar ruang kelas. Melalui pendampingan langsung dari para dosen, anggota baru PERMATETA diharapkan tidak hanya memahami teori kepemimpinan, tetapi juga memiliki bekal praktis yang dapat diterapkan dalam menjalankan roda organisasi ke depannya.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 4 Pendidikan Berkualitas, SDG 16 Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh, serta SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Pelurusan Istilah UPF Jadi Fokus FGD FTP UGM dan BGN, Akademisi Tekankan Pangan Aman, Bergizi, Halal, dan Sehat

Rilis BeritaSDG 10: Berkurangnya KesenjanganSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 1: Tanpa KemiskinanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 4: Pendidikan Berkualitas Jumat, 13 Februari 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Mengoreksi Miskonsepsi tentang Sebutan Ultra Processed Food (UPF) dan Dampaknya pada Kebijakan Penyediaan Pangan Olahan dalam Menu MBG” pada Jumat, 13 Februari 2026 pukul di Auditorium Kamarijani Soenjoto FTP UGM. Kegiatan ini menghadirkan akademisi lintas disiplin, pakar teknologi pangan, ahli gizi, perwakilan pemerintah, pelaku industri dan UMKM pangan, serta pemangku kepentingan lainnya untuk membahas pelurusan miskonsepsi UPF sebagai salah satu dasar dalam penyusunan kebijakan pangan olahan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sejak awal diskusi, Prof. Dr. Ir. Sri Raharjo, M.Sc., Guru Besar FTP UGM menegaskan kekhawatiran akademisi terhadap penggunaan istilah UPF yang dinilai berpotensi menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat. “Yang kami khawatirkan, jika istilah UPF ini terus digunakan, publik tidak bisa membedakan secara jelas antara processed food dan ultra processed food. Akhirnya semua pangan olahan bisa dianggap UPF dan langsung dikonotasikan negatif terhadap kesehatan,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa dalam praktik penyediaan pangan skala besar, proses pengolahan justru menjadi bagian penting untuk memastikan keamanan pangan, stabilitas mutu, dan kecukupan gizi. “Padahal pangan dalam jumlah besar tetap harus melalui pengolahan agar aman, bergizi, dan layak dikonsumsi. Karena itu kami menyarankan menggunakan istilah processed food atau pangan olahan yang tetap aman, bergizi, dan halal agar tidak menimbulkan keraguan dalam implementasi MBG,” tambahnya.

Prof. Sri juga menekankan bahwa penggunaan istilah yang kurang tepat berpotensi memunculkan stigma negatif terhadap teknologi pengolahan pangan dan menghambat pemahaman publik yang komprehensif. Ia mengingatkan bahwa teknologi pengolahan pangan merupakan bagian penting dari sistem pangan modern, terutama untuk menjamin distribusi pangan yang aman dan berkualitas bagi masyarakat luas.

Selanjutnya, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc. Dekan FTP UGM menyampaikan bahwa kolaborasi antara FTP UGM dan BGN merupakan bagian dari upaya akademik untuk meluruskan penggunaan istilah yang berkembang di masyarakat, khususnya terkait konsep ultra processed food. Ia menjelaskan bahwa dalam bidang teknologi pangan terdapat terminologi yang lebih relevan, yaitu pangan olahan yang aman, bergizi, halal, dan sehat. Menurutnya, istilah yang diadopsi dari luar tanpa penyesuaian konteks keilmuan nasional dapat menimbulkan miskonsepsi yang berdampak pada kebijakan maupun persepsi publik.

Ia juga menegaskan bahwa upaya pelurusan konsep ini telah dilakukan bahkan sebelum program MBG berjalan, sehingga bukan dimaksudkan untuk melegitimasi pangan tertentu, melainkan memastikan penggunaan istilah yang tepat secara ilmiah dan kontekstual. FTP UGM bahkan menyarankan agar istilah UPF tidak digunakan dalam kerangka kebijakan MBG karena berpotensi merancukan pemahaman antara pangan olahan secara umum dengan istilah yang memiliki konotasi negatif. Ia menekankan pentingnya kedaulatan keilmuan nasional dalam menggunakan istilah yang sesuai dengan prinsip pangan yang aman, bergizi, halal, dan sehat.

Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai sudut pandang ilmiah dan praktis. Para peserta menyoroti pentingnya pendekatan berbasis bukti ilmiah dalam menilai kualitas pangan, bukan sekadar berdasarkan istilah atau persepsi umum. Beberapa narasumber juga menekankan bahwa klasifikasi pangan perlu dipahami secara kritis dengan mempertimbangkan komposisi zat gizi, metode pengolahan, tujuan teknologi, serta konteks konsumsi masyarakat.

Selain itu, forum membahas pentingnya strategi komunikasi publik dalam kebijakan pangan nasional. Penggunaan istilah yang kurang tepat dikhawatirkan dapat memicu stigma terhadap teknologi pangan, menghambat inovasi industri nasional, serta memengaruhi penerimaan masyarakat terhadap pangan olahan yang sebenarnya aman dan bergizi. Oleh karena itu, edukasi publik dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan literasi pangan masyarakat.

Dari sisi implementasi MBG, diskusi menyoroti kebutuhan standarisasi proses produksi pangan, pengawasan keamanan pangan, serta pelibatan pelaku industri dan UMKM lokal dalam penyediaan menu bergizi. Para peserta juga menekankan pentingnya keseimbangan antara inovasi teknologi pangan dengan prinsip kesehatan masyarakat agar program MBG dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi peserta didik di seluruh Indonesia.

Sebagai tindak lanjut, hasil FGD akan dirumuskan dalam bentuk rekomendasi kebijakan dan policy brief sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pangan MBG berbasis sains. Rekomendasi awal mencakup penggunaan istilah pangan yang kontekstual dan berbasis keilmuan, penguatan edukasi publik mengenai pengolahan pangan, serta pengembangan standar kebijakan yang mendukung penyediaan pangan olahan yang aman, bergizi, halal, dan sehat.

Melalui kegiatan ini, FTP UGM menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pengembangan kebijakan pangan nasional berbasis riset dan keilmuan, sekaligus memperkuat sinergi antara akademisi dan pembuat kebijakan dalam membangun sistem pangan yang berkelanjutan dan responsif terhadap kebutuhan gizi masyarakat Indonesia.

Bangun Mindset Positif di Awal Semester, FTP UGM Gelar Pembekalan “Yuk Kuliah: Semester Baru, Semangat Baru”

Rilis BeritaSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 4: Pendidikan Berkualitas Rabu, 11 Februari 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan Pembekalan “Yuk Kuliah: Semester Baru, Semangat Baru” pada Rabu, 11 Februari 2026 di Auditorium Kamarijani Soenjoto FTP UGM. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa aktif program Sarjana dan Pascasarjana sebagai bagian dari persiapan memasuki Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026.

Pembekalan menghadirkan Aqyas Dini Nisa, M.Psi., Psikolog, selaku Psikolog FTP UGM, sebagai pemateri. Sesi kegiatan dipandu oleh Dr.nat.techn. Aulia Ardhi, S.T.P., M.Sc., yang mengarahkan jalannya diskusi secara interaktif dan komunikatif. Dalam pemaparannya, Aqyas Dini Nisa menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental sebagai fondasi keberhasilan akademik. Mahasiswa diajak membangun growth mindset, mengelola stres secara adaptif, serta memahami strategi menjaga keseimbangan antara tuntutan perkuliahan dan kehidupan personal.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan partisipatif. Melalui diskusi serta sesi tanya jawab, mahasiswa berbagi pengalaman sekaligus memperoleh berbagai insight praktis untuk menghadapi tantangan semester baru dengan mental yang lebih siap dan tangguh. Pendekatan yang aplikatif membuat materi yang disampaikan relevan dengan dinamika kehidupan akademik mahasiswa.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen FTP UGM dalam menciptakan lingkungan belajar yang suportif, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga dari aspek kesejahteraan psikologis mahasiswa. Dengan semangat baru di awal semester, FTP UGM terus mendorong mahasiswa untuk tumbuh, berdaya, dan berprestasi secara berkelanjutan.

1…1415161718…127

Berita Terakhir

  • ParagonCorp MT 2027
  • Tepat di Hari UMKM Nasional, 30 Pelaku Usaha Ramaikan Workshop Nasional UMKM
  • PIONIR Agrophoria 2026 Ditutup, Agrotech Muda Siap Menapaki Dunia Perguruan Tinggi
  • PIONIR Agrophoria 2026 Tanamkan Semangat Agroteknologi untuk Wujudkan Kedaulatan Pangan Berkelanjutan
  • FTP UGM dan Pemkot Semarang Perkuat Kolaborasi Kembangkan Urban Gastronomy Berbasis Riset

Berita UGM

  • Tanpa Kartu dan Ponsel, Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari  15 Agustus 2026
  • Menabung Air Saat Hujan, Menyambung Hidup Saat Kemarau Panjang  15 Agustus 2026
  • Koperasi Jangan Cuma Urus Administrasi, Saatnya Jadi Motor Penggerak UMKM  15 Agustus 2026
  • UGM dan OJK DIY Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan di Lingkungan Kampus 15 Agustus 2026
  • Mitigasi Emisi Karbon, Lindungi Penghidupan Peternak  15 Agustus 2026

Agenda

  • 22Agu Expo Beasiswa
  • 27Agu The 10th International Conference – Indonesian Society for Lactic Acid Bacteria and Gut Microbiota (ISLAB GM)
  • 27Agu Expo Produk Unggulan FTP UGM
  • 30Agu TraktoRun 2026
  • 06Sep Agropreneur Business Plan Competition 2026
Semua Agenda
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju