Perjalanan panjang pengabdian di bidang pangan dan agroindustri menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan komitmen bagi Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam menjawab tantangan ketahanan pangan Indonesia. Refleksi tersebut diwujudkan melalui Rapat Terbuka Senat dalam rangka Dies Natalis ke-63 FTP UGM, yang digelar Senin (21/9) di Auditorium Kamarijani Soenjoto FTP UGM, mengangkat tema “FTP UGM untuk Masa Depan Sistem Pangan dan Agroindustri Indonesia yang Berkelanjutan”. Kegiatan ini turut dihadiri oleh alumni, tenaga kependidikan, sesepuh dan pinisepuh, serta seluruh mitra FTP UGM.
Dalam satu dekade kepemimpinannya di FTP UGM yang sekaligus menjadi tahun terakhir masa jabatannya, Dekan FTP UGM, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., menegaskan pentingnya menjaga semangat untuk terus bertumbuh dan memberikan kontribusi nyata. Perjalanan FTP UGM selama 63 tahun, menurutnya, bukan sekadar catatan capaian, melainkan pijakan untuk terus memperkuat peran fakultas dalam menjawab tantangan pangan dan agroindustri Indonesia, semangat yang diwujudkan melalui penguatan pendidikan, penelitian, inovasi, dan kolaborasi agar FTP UGM mampu terus menghadirkan solusi yang relevan bagi masyarakat dan masa depan.
“Mari kita terus membawa FTP UGM from locally excellence to globally respected solutions untuk berkontribusi bagi masa depan sistem pangan dan agroindustri Indonesia yang berkelanjutan,” ujar Eni.
Sesi ini turut diisi laporan pelaksanaan kegiatan Dies Natalis ke-63 oleh Ketua Dies Natalis ke-63 FTP UGM, Dr. Novita Erma Kristanti, S.T.P., M.P., yang menegaskan bahwa tema besar perayaan tahun ini mencerminkan komitmen FTP UGM menjawab tantangan sistem pangan dan agroindustri melalui pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, serta penguatan jejaring lintas pihak.
Kemudian acara dilanjutkan dengan orasi ilmiah bertajuk “Evolusi Ilmu Pangan: Dari Mengatasi Kelaparan Menuju Mewujudkan Healthy Aging” yang disampaikan Prof. Dr. Ir. Retno Indarti, M.Sc. Orasi ini mengangkat gagasan bahwa ilmu dan teknologi pangan tidak lagi berhenti pada upaya memenuhi kebutuhan pangan semata, melainkan terus berkembang untuk membangun sistem pangan yang sehat, tangguh, inklusif, dan berkelanjutan. Menegaskan bahwa pergeseran fokus dari sekadar mengatasi kelaparan menuju mewujudkan healthy aging mencerminkan evolusi panjang ilmu pangan dalam menjawab kebutuhan manusia yang terus berkembang, dari sekadar bertahan hidup, menuju hidup yang berkualitas hingga usia lanjut. Gagasan ini menjadi pengingat bahwa peran FTP UGM tidak berhenti pada penyediaan pangan, tetapi turut hadir menjawab tantangan kesehatan dan kesejahteraan jangka panjang masyarakat Indonesia.
Rapat Terbuka Senat ini turut dihadiri Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., yang dalam sambutannya berharap FTP UGM dapat terus menjadi pusat pengembangan ilmu dan teknologi bagi sistem pangan dan agroindustri Indonesia.
“Semoga Fakultas Teknologi Pertanian senantiasa menjadi pusat pengembangan ilmu dan teknologi untuk mengembangkan sistem pangan dan agroindustri di Indonesia yang tangguh, mandiri, inovatif, serta berkelanjutan,” ujar Ova.
Perayaan Dies Natalis ke-63 ini turut menjadi ruang apresiasi bagi mereka yang telah mendedikasikan diri bagi FTP UGM. Penghargaan diberikan kepada tenaga kependidikan yang memasuki masa purna tugas, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi panjang mereka, sekaligus kepada tenaga kependidikan dan mahasiswa berprestasi atas capaian yang telah mereka torehkan bagi fakultas.
Menutup hari itu, Dekan FTP UGM, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., meresmikan Gedung Agricultural Technology Graduate Study Program & Learning Center, menandai babak baru pengembangan fasilitas pendidikan dan riset di lingkungan FTP UGM.
Bagi FTP UGM, Dies Natalis ke-63 ini menjadi ruang refleksi atas perjalanan panjang fakultas, sekaligus memperkuat komitmen dalam menjawab tantangan ketahanan pangan serta pembangunan sistem pangan dan agroindustri Indonesia yang berkelanjutan ke depan.
Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 Tanpa Kelaparan melalui komitmen berkelanjutan FTP UGM dalam memperkuat ketahanan pangan Indonesia, SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui gagasan healthy aging yang diusung dalam orasi ilmiah, SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui peran FTP UGM sebagai pusat pengembangan ilmu, teknologi, dan fasilitas pendidikan pangan. Dan SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi dari berbagai pihak
Kontributor: Shella Herdanti