Dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada, Dian Anggraini Suroto, menjadi narasumber dalam kegiatan Kuliah Umum: Digitalisasi Bisnis Herbal dan Inovasi Produk Fermentasi Berbasis Bahan Alam yang diselenggarakan oleh Poltekkes Kemenkes Surakarta. Kegiatan ini dilaksanakan pada 23 September 2025 bertempat di Poltekkes Kemenkes Surakarta, dengan tujuan memperluas wawasan peserta mengenai inovasi dan diversifikasi pengolahan bahan alam melalui proses fermentasi.
Dalam kuliah umum tersebut, Dian Anggraini Suroto memaparkan materi mengenai Inovasi Pangan Fungsional Produk Fermentasi dari Bahan Alam. Materi yang disampaikan menyoroti potensi pengembangan produk fermentasi berbasis bahan alam yang tidak hanya bernilai fungsional bagi kesehatan, tetapi juga memiliki peluang besar untuk dikembangkan secara komersial melalui pemanfaatan digitalisasi bisnis herbal.
Melalui pemaparan tersebut, dosen FTP UGM menekankan pentingnya integrasi antara inovasi teknologi pangan dan strategi bisnis digital dalam meningkatkan daya saing produk herbal dan fermentasi. Peserta diajak untuk memahami proses inovasi produk, pemanfaatan bahan alam lokal, serta peluang pengembangan produk fermentasi yang berkelanjutan dan berorientasi pada kebutuhan pasar.
Keterlibatan dosen FTP UGM dalam kegiatan kuliah umum ini mencerminkan komitmen FTP UGM dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi di bidang teknologi pangan, khususnya pangan fungsional berbasis bahan alam. Kegiatan ini juga menjadi sarana penguatan jejaring akademik antara FTP UGM dan Poltekkes Kemenkes Surakarta.
Kegiatan kuliah umum ini turut berkontribusi dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui pengembangan pangan fungsional yang mendukung kesehatan masyarakat, serta SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) dengan mendorong inovasi produk fermentasi dan penguatan ekosistem industri berbasis bahan alam.
Seminar ini menghadirkan Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., Menteri Pertanian Republik Indonesia, secara daring sebagai Keynote Speaker utama. Andi Amran didampingi oleh Dr. Sam Herodian, Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Pangan, yang hadir secara luring, untuk membahas arah kebijakan dan strategi nasional dalam mewujudkan ketahanan pangan melalui pemanfaatan teknologi pertanian 4.0. Sesi Keynote Speaker yang sangat dinantikan ini diperkirakan dihadiri oleh sekitar 300 peserta secara luring, menunjukkan antusiasme tinggi dari akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa dari berbagai institusi di seluruh Indonesia.
Sebagai bagian integral dari rangkaian acara, Grand Final Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Nasional 2025 yang didukung oleh Agrinas Pangan Nusantara telah sukses diselenggarakan pada Selasa, 2 September 2025, di Ruang 384 FTP UGM. Lomba ini menjaring ide-ide segar dan inovatif dari generasi muda, dengan 10 tim terbaik mempresentasikan karyanya di hadapan juri Prof. Nursigit Bintoro (UGM), Dr. Andreas Wahyu (PERTETA – INSTIPER), dan Kolonel Blasius Popylus (Agrinas Pangan Nusantara). Pengumuman juara menjadi salah satu puncak acara Seminar Nasional.
Inovasi yang ditawarkan oleh tim PKM-K adalah STIVALUTION yaitu produk bahan bakar industri yang ramah lingkungan berbentuk biopelet dengan bahan baku sampah plastik kategori Low Density Polyethylene (LDPE) dan sekam padi. Penggunaan kedua bahan baku ini bertujuan untuk mengurangi sampah plastik yang menumpuk di Indonesia, khususnya Daerah Istimewa Yogyakarta serta sekam padi yang jarang dimanfaatkan. “Kami memanfaatkan sampah plastik LDPE seperti kantong plastik dan sekam padi yang terbuang begitu saja menjadi bahan bakar ramah lingkungan agar dapat memiliki nilai jual,” jelas Gayuh.