• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
  • (Page 4)
Arsip:

SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi

Kick-Off PUI-PT Gastronomi Indonesia, FTP UGM Dorong Gastronomi sebagai Soft Power dan Penggerak Ekonomi Kreatif

Rilis BeritaSDG 11: Kota dan Pemukiman yang BerkelanjutanSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan EkonomiSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Senin, 22 Desember 2025

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP ) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan Kick-Off Pusat Unggulan Iptek Perguruan Tinggi (PUI-PT) Gastronomi Indonesia pada Senin, 22 Desember 2025, bertempat di Auditorium Kamarinjani–Soenjoto FTP UGM. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran PUI-PT Gastronomi Indonesia sebagai pusat rujukan nasional dalam pengembangan ilmu pengetahuan, riset, dan hilirisasi gastronomi berbasis budaya, sains, dan inovasi.

Kegiatan yang diketuai oleh Dr.nat.techn. Aulia Ardhi, S.T.P., M.Sc.,  ini dihadiri oleh para narasumber, dosen dan tenaga kependidikan FTP UGM, mitra eksternal, serta panitia pelaksana. Acara dikemas dalam rangkaian talk show gastronomi dan live cooking yang menghadirkan akademisi, praktisi, dan chef profesional.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor UGM Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama menegaskan bahwa Kick-Off PUI-PT Gastronomi Indonesia merupakan momentum tepat untuk menjadikan PUI-PT sebagai pusat rujukan ilmu pengetahuan, riset, dan hilirisasi berbasis PUI-PT secara nasional. Ia menekankan pentingnya pengembangan gastronomi yang tidak hanya mengedepankan high-tech, tetapi juga high-touch, yaitu kolaborasi sains dan teknologi dengan seni dan budaya. UGM, menurutnya, sangat mendukung PUI-PT Gastronomi Indonesia agar mampu menjadi lembaga referensi nasional dan internasional di bidang kuliner dunia.

Sementara itu, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc. Dekan Fakultas Teknologi Pertanian UGM dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh narasumber, mitra, komunitas, industri, dan peserta yang terlibat. Ia menegaskan bahwa PUI-PT Gastronomi Indonesia hadir sebagai wadah kolaboratif lintas disiplin untuk menjawab berbagai tantangan di bidang gastronomi. Visi PUI-PT diarahkan untuk menjadi pusat unggulan riset nasional dan internasional yang berakar pada budaya lokal dan berdaya saing global, sekaligus menjadi penghubung antara ilmu pengetahuan dan masyarakat, tradisi nasional dan pasar global, serta memberikan dampak ekonomi, sosial, dan budaya yang nyata bagi Indonesia. Acara ditandai dengan peresmian simbolis melalui pemukulan gong oleh Ketua PUI-PT Gastronomi Indonesia dan Dekan FTP UGM.

Pada sesi pemaparan materi, Bambang Dwi Wijatniko, S.T.P., M.Agr.Sc., M.Sc., Ph.D. selaku Ketua PUI-PT Gastronomi Indonesia menjelaskan bahwa PUI-PT Gastronomi Indonesia lahir dari Pusat Kajian Gastronomi Indonesia yang dibentuk sejak tahun 2020 sebagai bentuk keprihatinan sekaligus perhatian terhadap kekayaan sejarah, budaya, dan filosofi gastronomi Indonesia. PUI-PT Gastronomi Indonesia dikembangkan sebagai center of excellence untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di tingkat nasional dan internasional. Dalam kesempatan tersebut disampaikan roadmap, capaian kinerja, serta berbagai produk unggulan, termasuk Seri Pusaka Cita Rasa Indonesia yang telah diterbitkan dalam 16 buku, produk hilirisasi riset pangan fungsional berbasis kearifan lokal seperti olahan porang, serta kerja sama dengan berbagai mitra nasional dan internasional.

Prof. Dr. Ir. Murdijati Gardjito sebagai Key Opinion Leader menegaskan kontribusinya dalam pengembangan gastronomi Indonesia melalui karya lebih dari 100 buku gastronomi yang telah dihasilkan, yang ditampilkan melalui tayangan video pada kegiatan tersebut.

Sesi talk show menghadirkan Prof. Dr. Ir. Supriyadi, M.Sc. yang mengangkat tema gastronomi sebagai soft power yang powerful. Ia menjelaskan bahwa gastronomi mencakup berbagai lingkup, mulai dari sejarah peradaban dan pangan, budaya makan, kulinologi, hingga food tourism dan food branding. Gastronomi, menurutnya, memiliki peran penting dalam gastrodiplomasi sebagai strategi diplomasi lunak untuk memperkuat nation branding dan hubungan bilateral antarnegara.

Talk show selanjutnya menghadirkan Vita Datau yang membahas strategi pengembangan gastro-tourism Indonesia. Ia menekankan pentingnya pengembangan gastronomi berbasis produk lokal, sejarah, cerita di balik makanan, nilai gizi, serta keberlanjutan. Menurutnya, PUI-PT Gastronomi Indonesia memiliki peran strategis dalam penyusunan guideline, policy brief, dan penguatan kapasitas guna mendukung pembangunan ekonomi lokal melalui destinasi wisata gastronomi yang berkualitas dan berkelanjutan.

Narasumber ketiga, Chef Wira Hardiansyah, memaparkan peran chef dalam membangun identitas pusat gastronomi. Ia menjelaskan bahwa chef tidak hanya berperan dalam penciptaan menu, tetapi juga dalam promosi makanan daerah, pengelolaan bahan pangan lokal, serta menghadapi tantangan pasar dan ketersediaan bahan baku, khususnya bagi UMKM dan industri.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang membahas pendidikan gastronomi, penerapan gastronomi di layanan kesehatan, serta peran gastronomi dalam dinamika sosial dan budaya. Rangkaian acara ditutup dengan sesi live cooking oleh Chef Akbar Septiano Kusumah, yang menampilkan praktik pengolahan kuliner sebagai bentuk integrasi ilmu, budaya, dan kreativitas.

Melalui kegiatan Kick-Off ini, FTP UGM menegaskan komitmennya untuk mendorong PUI-PT Gastronomi Indonesia sebagai pusat unggulan yang berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, penguatan budaya pangan, serta peningkatan daya saing ekonomi kreatif Indonesia di tingkat global.

Dari Melimpah Jadi Berharga: BEM FTP UGM Bantu Warga Gondoarum Sulap Salak Jadi Cookies dan Sari Buah

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan EkonomiSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Minggu, 16 November 2025

Kementerian Pengembangan Desa Mitra Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) sukses menggelar program kerja “Pengembangan Potensi Desa” di Dusun Gondoarum, Desa Wonokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman. Kegiatan yang berlangsung pada bulan November 2025 ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui hilirisasi produk pertanian lokal, khususnya salak.

Program ini melibatkan 25 warga Dusun Gondoarum dan 15 mahasiswa aktif FTP UGM sebagai pendamping. Melalui pendekatan edukatif dan aplikatif, para warga diajak untuk mengubah komoditas salak yang melimpah menjadi produk olahan bernilai tambah tinggi.

Rangkaian kegiatan dilaksanakan dalam dua pertemuan utama yang berisikan pada pertemuan pertama berlangsung pada Sabtu, 8 November 2025, diawali dengan pemaparan materi mengenai potensi agroindustri dan wawasan ekonomi pertanian, sebelum warga langsung terjun mempraktikkan pembuatan Cookies Salak, sebuah inovasi kudapan berbahan dasar buah salak lokal. Sepekan kemudian, pada Minggu, 16 November 2025, fokus kegiatan beralih ke pengolahan minuman melalui produksi Sari Salak. Tidak berhenti pada proses produksi, mahasiswa turut memberikan pendampingan intensif mengenai pengemasan produk (packaging) yang menarik serta strategi promosi dan penjualan, agar produk olahan warga siap bersaing di pasar. 

Program ini dirancang bukan sekadar pelatihan teknis, melainkan upaya menciptakan kemandirian ekonomi desa secara berkelanjutan. Selain memberikan manfaat nyata bagi warga dalam meningkatkan kreativitas pengolahan hasil bumi, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu akademik secara langsung dan menumbuhkan empati sosial.

Dengan adanya kolaborasi antara akademisi dan masyarakat, diharapkan produk olahan salak dari Gondoarum ini dapat menjadi ikon produk lokal yang membanggakan dan memiliki daya saing tinggi di luar daerah.

Kegiatan ini sesuai dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) yakni 4 tentang Pendidikan Berkualitas, 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, 9 tentang Industri, Inovasi dan Infrastruktur, dan 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Bekal Menuju Dunia Kerja: HIMATIPA FTP UGM Gelar Career Preparation Training Bersama Alumni TIP 2021

Rilis BeritaSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Minggu, 2 November 2025

Himpunan Mahasiswa Teknologi Industri Pertanian (HIMATIPA) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan Career Preparation Training pada Sabtu, 1 November 2025, sebagai bentuk pembekalan kepada mahasiswa dalam mempersiapkan perjalanan karier secara profesional. Kegiatan yang berlangsung dalam jaringan ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai angkatan dan dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai tahapan perkembangan karier serta keterampilan penting yang dibutuhkan untuk memasuki dunia kerja. Pelatihan diawali dengan pemaparan mengenai tahapan perkembangan karir mulai dari fase Self-Discovery atau eksplorasi diri, di mana peserta diajak mengenali minat, nilai pribadi, serta potensi yang dimiliki sebagai dasar penentuan arah karier. Tahap berikutnya adalah Career Preparation Stage, yang menekankan pentingnya menyusun tujuan karir, memahami industri yang dituju, serta mempersiapkan dokumen profesional seperti CV, portofolio, dan profil LinkedIn.

Pembahasan berlanjut ke Entry Stage yang menjelaskan tantangan dan penyesuaian yang biasa dihadapi oleh lulusan baru ketika memasuki dunia kerja. Pada Growth Stage, peserta mempelajari bagaimana mengembangkan kapasitas diri melalui peningkatan keterampilan serta membangun rekam jejak profesional. Materi kemudian ditutup dengan Mastery & Contribution Stage, yaitu tahap karier di mana seseorang telah mencapai kemapanan dan mampu memberikan dampak besar bagi organisasi maupun masyarakat melalui kontribusi dan keahlian yang dimiliki. Setelah memahami tahapan karier, acara dilanjutkan dengan pembahasan strategi membangun karier yang efektif, dimulai dari proses self-assessment untuk mengenali kekuatan dan kelemahan diri, penetapan tujuan karir yang jelas, hingga pentingnya pengembangan soft skill dan hard skill yang relevan dengan bidang masing-masing. Peserta juga diberikan tips membangun jejaring profesional di LinkedIn dan media sosial, serta arahan mengenai pentingnya pengalaman magang atau pekerjaan freelance sebagai modal praktis yang dapat meningkatkan daya saing di dunia kerja.

Selanjutnya, peserta mendapatkan materi tentang persiapan proses lamaran kerja yang mencakup penyusunan CV dan portofolio, teknik menghadapi wawancara, serta strategi menyelesaikan tes seleksi dan asesmen perusahaan. Kegiatan ini semakin menarik dengan adanya sesi story time bersama narasumber, yaitu Ilham Nur Rahman, alumni Fakultas Teknologi Industri Pertanian angkatan 2021. Dalam sesi inspiratif tersebut, narasumber berbagi perjalanan karirnya mulai dari masa awal kelulusan hingga berhasil memasuki dunia industri. Ia menceritakan pengalaman mencari peluang, tantangan yang dihadapi, serta strategi membangun personal branding dan jejaring profesional. Peserta sangat antusias mengikuti sesi ini, terbukti dari banyaknya pertanyaan yang diajukan mengenai cara memulai karier, membangun portofolio, hingga mengelola ekspektasi saat memasuki dunia kerja.

Melalui kegiatan Career Preparation Training ini, mahasiswa diharapkan dapat memahami pentingnya perencanaan karir sejak dini, memiliki strategi yang tepat dalam mengembangkan diri, serta lebih percaya diri dalam menghadapi kompetisi di dunia profesional. Pelatihan ini juga bertujuan membangun semangat kolaborasi, meningkatkan kesiapan mahasiswa, dan mendorong terbentuknya generasi muda yang siap memberikan kontribusi nyata dalam berbagai sektor industri.

Kegiatan ini mendukung tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

Tim Mahasiswa FTP UGM Raih Juara 2 Business Plan Competition 11th Closer Telkom University

Rilis BeritaSDG 11: Kota dan Pemukiman yang BerkelanjutanSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan EkonomiSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Selasa, 28 Oktober 2025

Mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil meraih Juara 2 Business Plan Competition 11th Closer yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis Telkom University. Kompetisi nasional ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dengan rangkaian kegiatan pada 6 September 2025 hingga pengumuman pemenang pada 25 Oktober 2025, serta diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Prestasi tersebut diraih oleh tim Kopken Jakal yang terdiri atas Fiannathania Valentderica Simanjuntak dan Nadhira Paramesthi Widhyaningtyas dari Program Studi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian angkatan 2024, bersama Rejica Arthur Siahaan dari Program Studi Teknologi Rekayasa Internet angkatan 2024, serta Wiky Nurciana dari Program Studi Manajemen Penilaian Properti angkatan 2024. Dalam kompetisi ini, tim berpartisipasi sebagai peserta pada kategori Food and Beverages.

Tim Kopken Jakal mengusung ide inovasi bisnis berjudul “Jackies: Upcycled Superfood Cookies from Jackfruit Seed and Kejek Leaf as Mindful Snacking Innovation”. Konsep bisnis ini berfokus pada pengembangan produk cookies berbasis upcycling limbah pangan, khususnya biji nangka, yang dikombinasikan dengan tepung mocaf bebas gluten serta daun kejek sebagai identitas rasa. Inovasi tersebut dirancang untuk menjawab tantangan keberlanjutan sekaligus tren konsumsi pangan yang lebih sadar dan bertanggung jawab.

Melalui gagasan Jackies, tim mengintegrasikan aspek kreativitas produk, keberlanjutan lingkungan, strategi branding digital, serta pendekatan kewirausahaan berbasis dampak sosial. Selama proses kompetisi, tim menyusun perencanaan bisnis yang mencakup riset pasar, strategi pemasaran omnichannel, analisis finansial, serta konsep pengembangan bisnis berbasis komunitas. Pendekatan ini menempatkan limbah pangan sebagai sumber daya bernilai tambah dalam sistem industri pangan modern.

Keberhasilan tim Kopken Jakal mencerminkan kontribusi mahasiswa FTP UGM dalam pengembangan inovasi pangan dan kewirausahaan berkelanjutan di tingkat nasional. Prestasi ini juga menunjukkan peran keilmuan teknologi pangan dalam mendorong lahirnya solusi bisnis kreatif yang relevan dengan tantangan ekonomi, lingkungan, dan sosial saat ini.

Pencapaian Juara 2 Business Plan Competition 11th Closer ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDGs 8 Decent Work and Economic Growth (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pengembangan wirausaha inovatif, SDGs 9 Industry, Innovation and Infrastructure (Industri, Inovasi dan Infrastruktur) melalui penerapan model bisnis berbasis inovasi, serta SDGs 11 Sustainable Cities and Communities (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui dukungan terhadap pola konsumsi dan produksi pangan yang lebih bertanggung jawab.

UGMPreneurs 2025 Batch IV: Hadirkan Penguatan Strategi Digital Marketing dan Ekspansi Jejaring Usaha

Rilis BeritaSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan EkonomiSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Minggu, 26 Oktober 2025

Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada kembali melaksanakan program UGMPreneurs 2025 Batch IV, yang pada Jumat, 24 Oktober 2025 digelar dengan format blended yang menggabungkan pertemuan luring di Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada dan sesi daring melalui Zoom Meeting. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan wawasan praktis mengenai digital marketing dan strategi membangun jejaring usaha di era bisnis modern.

Kegiatan diikuti oleh 27 dari 30 peserta dari berbagai fakultas di UGM dan menghadirkan dua narasumber, yaitu Budi Thomas, CEO Jacquelle, yang membawakan materi “Scaling Up UKM: Marketing Digitalization”, dan Prof. Dr.-Ing. Ir. Agus Maryono, Dekan Sekolah Vokasi UGM, dengan materi “Building Networks for Market Expansion”.

Pada materi pertama, Budi Thomas memaparkan besarnya potensi pasar Indonesia, peluang pertumbuhan brand lokal, serta pentingnya inovasi dan kolaborasi dalam membangun bisnis yang berdaya saing. Ia menekankan bahwa pelaku usaha perlu memahami perilaku konsumen modern dan memanfaatkan tiga pilar pemasaran digital (Attention, Power, dan Aspiration) sebagai strategi kunci untuk membangun brand yang relevan di tengah berkembangnya ekonomi kreator. Melalui contoh kasus dan pengalaman praktis, peserta mendapatkan gambaran nyata mengenai bagaimana brand lokal dapat tumbuh, berkolaborasi, dan menembus pasar yang semakin kompetitif.

Materi kedua yang disampaikan Prof. Dr.-Ing. Ir. Agus Maryono berfokus pada pentingnya sistem dan networking dalam memperluas skala usaha. Ia menjelaskan bahwa entrepreneur yang sukses harus mampu melihat organisasi secara sistemik, memahami peran tiap elemen dalam ekosistem usaha, serta membangun jaringan kerja yang kuat, mulai dari personal, kelompok, hingga institusional. Networking menjadi fondasi untuk memperluas pasar dari tingkat lokal menuju regional hingga global, sehingga pelaku usaha dapat berkembang secara adaptif dan berkelanjutan di era globalisasi dan otonomi daerah.

Sesi diskusi berlangsung aktif. Pada sesi pertama, peserta mengajukan pertanyaan mengenai pemilihan platform pemasaran yang efisien, cara menentukan efektivitas tools digital, hingga penerapan konsep ATM (Amati, Tiru, Modifikasi) dalam strategi bisnis. Narasumber memberikan panduan praktis mengenai pentingnya memahami target pasar, konsistensi konten, serta keberanian melakukan eksperimen digital untuk menemukan strategi paling efektif.

Pada sesi kedua, peserta terlibat dalam diskusi terkait peran networking dalam membangun usaha, termasuk bagaimana membangun hubungan yang saling menguntungkan, mengoptimalkan kerja sama, serta menjaga kepercayaan dalam jejaring sebagai bagian dari strategi ekspansi.

Kegiatan UGMPreneurs 2025 Batch IV pada 24 Oktober berlangsung dengan lancar, interaktif, dan memberikan wawasan praktis yang dapat diterapkan mahasiswa dalam perjalanan kewirausahaan mereka. Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan mahasiswa mampu mengembangkan usaha yang inovatif, adaptif, dan berkelanjutan, serta berkontribusi dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan Indonesia.

Kontributor: Diva Humaira Nibra (Penulis)

123456…17

Berita Terakhir

  • ParagonCorp MT 2027
  • Tepat di Hari UMKM Nasional, 30 Pelaku Usaha Ramaikan Workshop Nasional UMKM
  • PIONIR Agrophoria 2026 Ditutup, Agrotech Muda Siap Menapaki Dunia Perguruan Tinggi
  • PIONIR Agrophoria 2026 Tanamkan Semangat Agroteknologi untuk Wujudkan Kedaulatan Pangan Berkelanjutan
  • FTP UGM dan Pemkot Semarang Perkuat Kolaborasi Kembangkan Urban Gastronomy Berbasis Riset

Berita UGM

  • Tanpa Kartu dan Ponsel, Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari  15 Agustus 2026
  • Menabung Air Saat Hujan, Menyambung Hidup Saat Kemarau Panjang  15 Agustus 2026
  • Koperasi Jangan Cuma Urus Administrasi, Saatnya Jadi Motor Penggerak UMKM  15 Agustus 2026
  • UGM dan OJK DIY Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan di Lingkungan Kampus 15 Agustus 2026
  • Mitigasi Emisi Karbon, Lindungi Penghidupan Peternak  15 Agustus 2026

Agenda

  • 22Agu Expo Beasiswa
  • 27Agu The 10th International Conference – Indonesian Society for Lactic Acid Bacteria and Gut Microbiota (ISLAB GM)
  • 27Agu Expo Produk Unggulan FTP UGM
  • 30Agu TraktoRun 2026
  • 06Sep Agropreneur Business Plan Competition 2026
Semua Agenda
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju