• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
  • SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
Arsip:

SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi

Basic Coffee Roasting & Cupping Training: Perkuat Kompetensi dan Inovasi Pengolahan Kopi di FTP UGM

Rilis BeritaSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Selasa, 10 Februari 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan kompetensi sivitas akademika melalui kegiatan Basic Coffee Roasting & Cupping Training yang diselenggarakan pada 10 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Laboratorium Inkubator FTP UGM dan diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa FTP UGM.

Pelatihan ini merupakan inisiatif Laboratorium Inkubator FTP UGM sebagai penyelenggara kegiatan. Secara khusus, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat wawasan sekaligus keterampilan dasar peserta dalam proses coffee roasting (penyangraian kopi) dan cupping (uji cita rasa kopi). Melalui pendekatan praktik langsung, peserta diperkenalkan pada tahapan penting dalam menentukan profil sangrai, pengendalian suhu dan waktu, hingga teknik evaluasi sensori untuk mengidentifikasi karakteristik rasa, aroma, dan kualitas biji kopi.

Dari sisi what dan why, pelatihan ini dirancang sebagai ruang pembelajaran aplikatif yang relevan dengan perkembangan inovasi dan pengolahan hasil pertanian, khususnya komoditas kopi yang memiliki nilai ekonomi strategis. Sementara dari sisi who dan where, kegiatan ini melibatkan sivitas akademika FTP UGM dan dilaksanakan di Laboratorium Inkubator FTP UGM sebagai pusat pengembangan kewirausahaan dan hilirisasi produk pertanian. Adapun when, kegiatan berlangsung pada 10 Februari 2026 dengan antusiasme peserta yang tinggi sepanjang sesi pelatihan.

Secara how, kegiatan dilaksanakan melalui kombinasi pemaparan materi dasar dan praktik langsung, sehingga peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga memperoleh pengalaman teknis dalam menyangrai dan melakukan uji cita rasa kopi secara sistematis. Pendekatan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi produk berbasis kopi serta memperkuat kompetensi sumber daya manusia di bidang pengolahan hasil pertanian.

Melalui kegiatan ini, Laboratorium Inkubator FTP UGM turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2 (Tanpa Kelaparan) melalui penguatan sektor pertanian dan hilirisasi produk, SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pembelajaran berbasis praktik dan peningkatan kompetensi, serta SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pengembangan keterampilan yang berpotensi mendorong kewirausahaan dan pertumbuhan ekonomi berbasis komoditas kopi.A

Kick-Off PUI-PT Gastronomi Indonesia, FTP UGM Dorong Gastronomi sebagai Soft Power dan Penggerak Ekonomi Kreatif

Rilis BeritaSDG 11: Kota dan Pemukiman yang BerkelanjutanSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan EkonomiSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Senin, 22 Desember 2025

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP ) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan Kick-Off Pusat Unggulan Iptek Perguruan Tinggi (PUI-PT) Gastronomi Indonesia pada Senin, 22 Desember 2025, bertempat di Auditorium Kamarinjani–Soenjoto FTP UGM. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran PUI-PT Gastronomi Indonesia sebagai pusat rujukan nasional dalam pengembangan ilmu pengetahuan, riset, dan hilirisasi gastronomi berbasis budaya, sains, dan inovasi.

Kegiatan yang diketuai oleh Dr.nat.techn. Aulia Ardhi, S.T.P., M.Sc.,  ini dihadiri oleh para narasumber, dosen dan tenaga kependidikan FTP UGM, mitra eksternal, serta panitia pelaksana. Acara dikemas dalam rangkaian talk show gastronomi dan live cooking yang menghadirkan akademisi, praktisi, dan chef profesional.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor UGM Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama menegaskan bahwa Kick-Off PUI-PT Gastronomi Indonesia merupakan momentum tepat untuk menjadikan PUI-PT sebagai pusat rujukan ilmu pengetahuan, riset, dan hilirisasi berbasis PUI-PT secara nasional. Ia menekankan pentingnya pengembangan gastronomi yang tidak hanya mengedepankan high-tech, tetapi juga high-touch, yaitu kolaborasi sains dan teknologi dengan seni dan budaya. UGM, menurutnya, sangat mendukung PUI-PT Gastronomi Indonesia agar mampu menjadi lembaga referensi nasional dan internasional di bidang kuliner dunia.

Sementara itu, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc. Dekan Fakultas Teknologi Pertanian UGM dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh narasumber, mitra, komunitas, industri, dan peserta yang terlibat. Ia menegaskan bahwa PUI-PT Gastronomi Indonesia hadir sebagai wadah kolaboratif lintas disiplin untuk menjawab berbagai tantangan di bidang gastronomi. Visi PUI-PT diarahkan untuk menjadi pusat unggulan riset nasional dan internasional yang berakar pada budaya lokal dan berdaya saing global, sekaligus menjadi penghubung antara ilmu pengetahuan dan masyarakat, tradisi nasional dan pasar global, serta memberikan dampak ekonomi, sosial, dan budaya yang nyata bagi Indonesia. Acara ditandai dengan peresmian simbolis melalui pemukulan gong oleh Ketua PUI-PT Gastronomi Indonesia dan Dekan FTP UGM.

Pada sesi pemaparan materi, Bambang Dwi Wijatniko, S.T.P., M.Agr.Sc., M.Sc., Ph.D. selaku Ketua PUI-PT Gastronomi Indonesia menjelaskan bahwa PUI-PT Gastronomi Indonesia lahir dari Pusat Kajian Gastronomi Indonesia yang dibentuk sejak tahun 2020 sebagai bentuk keprihatinan sekaligus perhatian terhadap kekayaan sejarah, budaya, dan filosofi gastronomi Indonesia. PUI-PT Gastronomi Indonesia dikembangkan sebagai center of excellence untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di tingkat nasional dan internasional. Dalam kesempatan tersebut disampaikan roadmap, capaian kinerja, serta berbagai produk unggulan, termasuk Seri Pusaka Cita Rasa Indonesia yang telah diterbitkan dalam 16 buku, produk hilirisasi riset pangan fungsional berbasis kearifan lokal seperti olahan porang, serta kerja sama dengan berbagai mitra nasional dan internasional.

Prof. Dr. Ir. Murdijati Gardjito sebagai Key Opinion Leader menegaskan kontribusinya dalam pengembangan gastronomi Indonesia melalui karya lebih dari 100 buku gastronomi yang telah dihasilkan, yang ditampilkan melalui tayangan video pada kegiatan tersebut.

Sesi talk show menghadirkan Prof. Dr. Ir. Supriyadi, M.Sc. yang mengangkat tema gastronomi sebagai soft power yang powerful. Ia menjelaskan bahwa gastronomi mencakup berbagai lingkup, mulai dari sejarah peradaban dan pangan, budaya makan, kulinologi, hingga food tourism dan food branding. Gastronomi, menurutnya, memiliki peran penting dalam gastrodiplomasi sebagai strategi diplomasi lunak untuk memperkuat nation branding dan hubungan bilateral antarnegara.

Talk show selanjutnya menghadirkan Vita Datau yang membahas strategi pengembangan gastro-tourism Indonesia. Ia menekankan pentingnya pengembangan gastronomi berbasis produk lokal, sejarah, cerita di balik makanan, nilai gizi, serta keberlanjutan. Menurutnya, PUI-PT Gastronomi Indonesia memiliki peran strategis dalam penyusunan guideline, policy brief, dan penguatan kapasitas guna mendukung pembangunan ekonomi lokal melalui destinasi wisata gastronomi yang berkualitas dan berkelanjutan.

Narasumber ketiga, Chef Wira Hardiansyah, memaparkan peran chef dalam membangun identitas pusat gastronomi. Ia menjelaskan bahwa chef tidak hanya berperan dalam penciptaan menu, tetapi juga dalam promosi makanan daerah, pengelolaan bahan pangan lokal, serta menghadapi tantangan pasar dan ketersediaan bahan baku, khususnya bagi UMKM dan industri.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang membahas pendidikan gastronomi, penerapan gastronomi di layanan kesehatan, serta peran gastronomi dalam dinamika sosial dan budaya. Rangkaian acara ditutup dengan sesi live cooking oleh Chef Akbar Septiano Kusumah, yang menampilkan praktik pengolahan kuliner sebagai bentuk integrasi ilmu, budaya, dan kreativitas.

Melalui kegiatan Kick-Off ini, FTP UGM menegaskan komitmennya untuk mendorong PUI-PT Gastronomi Indonesia sebagai pusat unggulan yang berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, penguatan budaya pangan, serta peningkatan daya saing ekonomi kreatif Indonesia di tingkat global.

Tim Mahasiswa FTP UGM Raih Juara 2 Business Plan Competition 11th Closer Telkom University

Rilis BeritaSDG 11: Kota dan Pemukiman yang BerkelanjutanSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan EkonomiSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Selasa, 28 Oktober 2025

Mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil meraih Juara 2 Business Plan Competition 11th Closer yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis Telkom University. Kompetisi nasional ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dengan rangkaian kegiatan pada 6 September 2025 hingga pengumuman pemenang pada 25 Oktober 2025, serta diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Prestasi tersebut diraih oleh tim Kopken Jakal yang terdiri atas Fiannathania Valentderica Simanjuntak dan Nadhira Paramesthi Widhyaningtyas dari Program Studi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian angkatan 2024, bersama Rejica Arthur Siahaan dari Program Studi Teknologi Rekayasa Internet angkatan 2024, serta Wiky Nurciana dari Program Studi Manajemen Penilaian Properti angkatan 2024. Dalam kompetisi ini, tim berpartisipasi sebagai peserta pada kategori Food and Beverages.

Tim Kopken Jakal mengusung ide inovasi bisnis berjudul “Jackies: Upcycled Superfood Cookies from Jackfruit Seed and Kejek Leaf as Mindful Snacking Innovation”. Konsep bisnis ini berfokus pada pengembangan produk cookies berbasis upcycling limbah pangan, khususnya biji nangka, yang dikombinasikan dengan tepung mocaf bebas gluten serta daun kejek sebagai identitas rasa. Inovasi tersebut dirancang untuk menjawab tantangan keberlanjutan sekaligus tren konsumsi pangan yang lebih sadar dan bertanggung jawab.

Melalui gagasan Jackies, tim mengintegrasikan aspek kreativitas produk, keberlanjutan lingkungan, strategi branding digital, serta pendekatan kewirausahaan berbasis dampak sosial. Selama proses kompetisi, tim menyusun perencanaan bisnis yang mencakup riset pasar, strategi pemasaran omnichannel, analisis finansial, serta konsep pengembangan bisnis berbasis komunitas. Pendekatan ini menempatkan limbah pangan sebagai sumber daya bernilai tambah dalam sistem industri pangan modern.

Keberhasilan tim Kopken Jakal mencerminkan kontribusi mahasiswa FTP UGM dalam pengembangan inovasi pangan dan kewirausahaan berkelanjutan di tingkat nasional. Prestasi ini juga menunjukkan peran keilmuan teknologi pangan dalam mendorong lahirnya solusi bisnis kreatif yang relevan dengan tantangan ekonomi, lingkungan, dan sosial saat ini.

Pencapaian Juara 2 Business Plan Competition 11th Closer ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDGs 8 Decent Work and Economic Growth (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pengembangan wirausaha inovatif, SDGs 9 Industry, Innovation and Infrastructure (Industri, Inovasi dan Infrastruktur) melalui penerapan model bisnis berbasis inovasi, serta SDGs 11 Sustainable Cities and Communities (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui dukungan terhadap pola konsumsi dan produksi pangan yang lebih bertanggung jawab.

UGMPreneurs 2025 Batch IV: Hadirkan Penguatan Strategi Digital Marketing dan Ekspansi Jejaring Usaha

Rilis BeritaSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan EkonomiSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Minggu, 26 Oktober 2025

Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada kembali melaksanakan program UGMPreneurs 2025 Batch IV, yang pada Jumat, 24 Oktober 2025 digelar dengan format blended yang menggabungkan pertemuan luring di Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada dan sesi daring melalui Zoom Meeting. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan wawasan praktis mengenai digital marketing dan strategi membangun jejaring usaha di era bisnis modern.

Kegiatan diikuti oleh 27 dari 30 peserta dari berbagai fakultas di UGM dan menghadirkan dua narasumber, yaitu Budi Thomas, CEO Jacquelle, yang membawakan materi “Scaling Up UKM: Marketing Digitalization”, dan Prof. Dr.-Ing. Ir. Agus Maryono, Dekan Sekolah Vokasi UGM, dengan materi “Building Networks for Market Expansion”.

Pada materi pertama, Budi Thomas memaparkan besarnya potensi pasar Indonesia, peluang pertumbuhan brand lokal, serta pentingnya inovasi dan kolaborasi dalam membangun bisnis yang berdaya saing. Ia menekankan bahwa pelaku usaha perlu memahami perilaku konsumen modern dan memanfaatkan tiga pilar pemasaran digital (Attention, Power, dan Aspiration) sebagai strategi kunci untuk membangun brand yang relevan di tengah berkembangnya ekonomi kreator. Melalui contoh kasus dan pengalaman praktis, peserta mendapatkan gambaran nyata mengenai bagaimana brand lokal dapat tumbuh, berkolaborasi, dan menembus pasar yang semakin kompetitif.

Materi kedua yang disampaikan Prof. Dr.-Ing. Ir. Agus Maryono berfokus pada pentingnya sistem dan networking dalam memperluas skala usaha. Ia menjelaskan bahwa entrepreneur yang sukses harus mampu melihat organisasi secara sistemik, memahami peran tiap elemen dalam ekosistem usaha, serta membangun jaringan kerja yang kuat, mulai dari personal, kelompok, hingga institusional. Networking menjadi fondasi untuk memperluas pasar dari tingkat lokal menuju regional hingga global, sehingga pelaku usaha dapat berkembang secara adaptif dan berkelanjutan di era globalisasi dan otonomi daerah.

Sesi diskusi berlangsung aktif. Pada sesi pertama, peserta mengajukan pertanyaan mengenai pemilihan platform pemasaran yang efisien, cara menentukan efektivitas tools digital, hingga penerapan konsep ATM (Amati, Tiru, Modifikasi) dalam strategi bisnis. Narasumber memberikan panduan praktis mengenai pentingnya memahami target pasar, konsistensi konten, serta keberanian melakukan eksperimen digital untuk menemukan strategi paling efektif.

Pada sesi kedua, peserta terlibat dalam diskusi terkait peran networking dalam membangun usaha, termasuk bagaimana membangun hubungan yang saling menguntungkan, mengoptimalkan kerja sama, serta menjaga kepercayaan dalam jejaring sebagai bagian dari strategi ekspansi.

Kegiatan UGMPreneurs 2025 Batch IV pada 24 Oktober berlangsung dengan lancar, interaktif, dan memberikan wawasan praktis yang dapat diterapkan mahasiswa dalam perjalanan kewirausahaan mereka. Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan mahasiswa mampu mengembangkan usaha yang inovatif, adaptif, dan berkelanjutan, serta berkontribusi dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan Indonesia.

Kontributor: Diva Humaira Nibra (Penulis)

Mahasiswa DTPB FTP UGM Raih Juara 3 dalam Kompetisi SustainAction 2025 PLN

Rilis BeritaSDG 11: Kota dan Pemukiman yang BerkelanjutanSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Selasa, 21 Oktober 2025

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali mencatatkan prestasi membanggakan melalui keberhasilan tim mahasiswa Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (DTPB) yang meraih Juara 3 Subkategori Sustainable Village dalam kompetisi SustainAction 2025 yang diselenggarakan oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Grand Final kompetisi ini dilaksanakan pada 20 Oktober 2025 di Kantor Pusat PLN, Jakarta Selatan, dengan tim DTPB FTP UGM dibimbing oleh Ardan Wiratmoko, S.T.P., M.Sc. sebagai dosen pembimbing.

SustainAction 2025 merupakan kompetisi inovasi, ide, dan gagasan berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) yang mengajak peserta untuk menghadirkan solusi berkelanjutan bagi isu lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Pada tahun ini, kompetisi diikuti oleh lebih dari 2.000 peserta dari seluruh Indonesia, mencerminkan tingginya minat generasi muda dalam memberikan kontribusi nyata untuk keberlanjutan lingkungan, sosial, dan ekonomi.

Dari ribuan peserta tersebut, hanya 50 proposal terbaik yang berhasil lolos ke tahap semifinal. Selanjutnya, 15 finalis terpilih mengikuti program mentoring intensif bersama para juri dan tim pengembang dari PLN untuk memperkuat konsep dan dampak program sebelum menghadapi sesi penjurian final. Salah satu tim finalis berasal dari DTPB FTP UGM, yang terdiri dari mahasiswa: Les’ Aullian Achmad Argito, Kayla Maliska Putri Fida, Shidqon Fathul Muqorrobin, M. Fajar Ridho Ilham, Ilham Mubarok, dan Achmad Tijani. Tim ini membawakan proposal berjudul “EcoMaggot Village: Wonokerto Berdaya” dalam kategori Sustainable Village.

Gagasan EcoMaggot Village mengangkat konsep pengelolaan sampah organik berbasis budidaya maggot sebagai solusi berkelanjutan yang ramah lingkungan sekaligus bernilai ekonomi. Program ini dirancang untuk mendorong pemberdayaan masyarakat desa dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang efisien, meningkatkan nilai tambah limbah organik menjadi pakan berkualitas tinggi, serta memperkuat ekonomi lokal melalui pendekatan ekonomi sirkular.

Dalam sesi Grand Final, tim DTPB FTP UGM mempresentasikan ide mereka melalui pitching di hadapan dewan juri. Pendekatan yang menggabungkan inovasi teknologi, pemberdayaan sosial, dan keberlanjutan ekonomi berhasil menarik perhatian juri sehingga tim dinobatkan sebagai Juara 3. Selain penghargaan, tim juga memperoleh kesempatan pendampingan lanjutan dari PLN untuk mengembangkan program menjadi aksi nyata yang memberikan dampak bagi masyarakat Wonokerto dan daerah lainnya.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kompetensi mahasiswa FTP UGM dalam merancang solusi yang aplikatif dan berdampak langsung pada masyarakat. Selain itu, prestasi ini mencerminkan komitmen Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem FTP UGM dalam mempersiapkan generasi muda yang adaptif, inovatif, dan responsif terhadap tantangan global berkelanjutan.

Pencapaian ini selaras dengan beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 2 (Zero Hunger) melalui optimalisasi sumber daya pangan berbasis limbah organik, SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui penciptaan peluang ekonomi sirkular di desa, SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) melalui penerapan sistem pengelolaan lingkungan berbasis komunitas, dan SDG 12 (Responsible Consumption and Production) dengan mendorong pola pemanfaatan sumber daya yang efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

123…14

Berita Terakhir

  • Pelurusan Istilah UPF Jadi Fokus FGD FTP UGM dan BGN, Akademisi Tekankan Pangan Aman, Bergizi, Halal, dan Sehat
  • Bangun Mindset Positif di Awal Semester, FTP UGM Gelar Pembekalan “Yuk Kuliah: Semester Baru, Semangat Baru”
  • Mengenal Lebih Dekat Dunia Perkuliahan, Siswa SMAN 2 Sidoarjo dan SMAN 1 Banyuwangi Kunjungi FTP UGM
  • Basic Coffee Roasting & Cupping Training: Perkuat Kompetensi dan Inovasi Pengolahan Kopi di FTP UGM
  • Perkuat Perencanaan Karier dan Profesionalisme, FTP UGM Gelar Sosialisasi Layanan dan Pengembangan Profesi Dosen

Berita UGM

  • Penghapusan Sertifikat Halal Produk dari AS Bisa Berdampak ke Pelaku UMKM dan Kedaulatan Pangan Nasional 24 Februari 2026
  • Generasi Alpha Rentan Gangguan Kesehatan Mental, Peran Keluarga Perlu Diperkuat 24 Februari 2026
  • Outlook Kredit Menurun, Ekonom UGM Desak Pemulihan Kredibilitas Kebijakan 24 Februari 2026
  • Tips Bagi Penderita Diabetes Aman untuk Berpuasa 24 Februari 2026
  • Perjanjian Penangguhan Penuntutan Kejahatan Korporasi Dinilai Bisa Jadi Alternatif Penyelesaian Perkara  23 Februari 2026
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju