Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan upacara pelepasan wisudawan Program Pascasarjana Periode II Tahun Akademik 2025/2026 pada Rabu, 21 Januari 2026 di Auditorium Kamarijani Soenjoto. Kegiatan ini diikuti oleh para wisudawan, pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, serta keluarga wisudawan.
Pada Wisuda Periode II ini, FTP UGM melepas sebanyak 10 lulusan yang terdiri atas 2 wisudawan dan 8 wisudawati dari berbagai program studi, yaitu Program Studi S2 Ilmu dan Teknologi Pangan (5 orang), S2 Teknik Pertanian (1 orang), S2 Teknologi Industri Pertanian (1 orang), serta S3 Ilmu dan Teknologi Pangan (1 orang). Dari jumlah tersebut, dua wisudawan mencatatkan prestasi akademik membanggakan dengan meraih IPK sempurna 4,00, yakni Aji Wikandaru, S.T.P., M.Sc. dan Dr. Erni Romansyah, S.TP., M.Sc.
Aji Wikandaru tercatat sebagai wisudawan dengan masa studi tercepat, yaitu 1 tahun 10 bulan 16 hari, mencerminkan dedikasi, kedisiplinan, dan kemampuan akademik yang unggul. Sementara itu, Dr. Erni Romansyah berhasil menyelesaikan studi doktoralnya dalam waktu 6 tahun 4 bulan 5 hari dengan capaian IPK sempurna, menjadi inspirasi bagi mahasiswa pascasarjana lainnya dalam menjaga konsistensi dan ketekunan selama proses studi. Pada periode ini, wisudawan termuda adalah Rizqi Roikhan, S.T.P., M.Sc. dengan usia 24 tahun 6 bulan 15 hari.
Dekan FTP UGM, Prof. Dr. Eni Harmayani, M.Sc., dalam sambutannya menyampaikan bahwa para wisudawan diharapkan mampu menunjukkan jati diri lulusan Universitas Gadjah Mada sebagai insan unggul yang bermartabat dan berbudaya, sebagaimana tercermin dalam janji alumni dan Hymne Gadjah Mada. Lulusan UGM diharapkan siap mengabdikan ilmu kepada pertiwi dengan menjunjung tinggi moral, etika, kejujuran, serta tanggung jawab. Pada kesempatan tersebut, Dekan juga mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati beserta keluarga.
Lebih lanjut, Dekan menyampaikan FTP UGM terus mengembangkan diri sebagai center of excellence dalam penyelenggaraan pendidikan melalui penguatan akreditasi internasional, pengembangan riset, serta inisiasi program double degree. Sejak tahun 2017, FTP UGM juga memiliki wadah alumni Kagama TP sebagai sarana penguatan jejaring alumni.
Sambutan wakil wisudawan disampaikan oleh Dr. Erni Romansyah, S.T.P., M.Sc., yang menyampaikan rasa syukur atas kesempatan menempuh dan menyelesaikan studi di FTP UGM. Ia mengucapkan terima kasih kepada para dosen atas bimbingan dan dukungan akademik, serta kepada keluarga atas doa dan pendampingan selama proses studi. Ia juga mengajak para lulusan untuk terus belajar sepanjang hayat dan mengamalkan ilmu agar memberi manfaat bagi masyarakat.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan penyerahan Piagam Penghargaan kepada lulusan dengan predikat cumlaude oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Yudi Pranoto, S.T.P., M.P., serta penyerahan kenang-kenangan oleh masing-masing Ketua Program Studi. Kegiatan sambung rasa kemudian menjadi ruang dialog antara wisudawan, keluarga, dan pimpinan fakultas untuk menyampaikan kesan, pesan, serta masukan konstruktif bagi peningkatan layanan akademik.
Pelepasan Wisudawan-Wisudawati Pascasarjana FTP UGM Periode II Tahun Akademik 2025/2026 ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDGs 4 (Quality Education) melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi yang berkualitas, SDGs 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) melalui penguatan riset dan inovasi, serta SDGs 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan jejaring alumni dan kolaborasi berkelanjutan.
Acara pelantikan diawali dengan agenda resmi tingkat universitas yang dilaksanakan di lingkungan Universitas Gadjah Mada, kemudian dilanjutkan dengan prosesi internal FTP UGM di Auditorium Kamarijani Soenjoto. Kegiatan tersebut dihadiri oleh pimpinan fakultas, para dosen, pejabat departemen dan program studi, serta sivitas akademika FTP UGM.
KTK AKM juga menyampaikan sejumlah tantangan yang masih dihadapi, antara lain koordinasi tindak lanjut nonklinis, keterbatasan waktu mahasiswa, serta perlunya alur rujukan yang jelas bagi kasus berisiko tinggi. Oleh karena itu, diusulkan penguatan layanan promotif dan preventif dengan melibatkan dosen konselor, peer counselor, Dosen Pembimbing Akademik (DPA), dan dosen pembimbing skripsi, serta penyusunan manajemen kasus mahasiswa yang terintegrasi.
Pada sesi pemaparan materi, Bambang Dwi Wijatniko, S.T.P., M.Agr.Sc., M.Sc., Ph.D. selaku Ketua PUI-PT Gastronomi Indonesia menjelaskan bahwa PUI-PT Gastronomi Indonesia lahir dari Pusat Kajian Gastronomi Indonesia yang dibentuk sejak tahun 2020 sebagai bentuk keprihatinan sekaligus perhatian terhadap kekayaan sejarah, budaya, dan filosofi gastronomi Indonesia. PUI-PT Gastronomi Indonesia dikembangkan sebagai center of excellence untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di tingkat nasional dan internasional. Dalam kesempatan tersebut disampaikan roadmap, capaian kinerja, serta berbagai produk unggulan, termasuk Seri Pusaka Cita Rasa Indonesia yang telah diterbitkan dalam 16 buku, produk hilirisasi riset pangan fungsional berbasis kearifan lokal seperti olahan porang, serta kerja sama dengan berbagai mitra nasional dan internasional.
Narasumber ketiga, Chef Wira Hardiansyah, memaparkan peran chef dalam membangun identitas pusat gastronomi. Ia menjelaskan bahwa chef tidak hanya berperan dalam penciptaan menu, tetapi juga dalam promosi makanan daerah, pengelolaan bahan pangan lokal, serta menghadapi tantangan pasar dan ketersediaan bahan baku, khususnya bagi UMKM dan industri.
Dalam konferensi ini, para dosen FTP UGM menyampaikan hasil penelitian dan gagasan inovatif yang berkontribusi terhadap pengembangan ilmu dan praktik di bidang pangan dan gizi. Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., mempresentasikan hasil penelitian berjudul