• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
  • SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Arsip:

SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan

FTP UGM Sambut Peserta SUIJI–SLP 2026, Perkuat Kolaborasi Indonesia–Jepang

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Jumat, 20 Februari 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Direktorat Kemitraan & Relasi Global UGM, Fakultas Pertanian, dan Fakultas Peternakan, menyambut kedatangan peserta dan dosen pendamping SUIJI–SLP (Six University Initiative Japan-Indonesia–Service Learning Program) dari Ehime University, Kagawa University, dan Kochi University pada Jumat, 20 Februari 2026 di FTP UGM.

Program SUIJI–SLP tahun ini dimulai 19 Februari hingga 6 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk pembelajaran berbasis pengabdian kepada masyarakat (service learning) yang mempertemukan mahasiswa Indonesia dan Jepang dalam kolaborasi lintas disiplin serta lintas budaya. Dalam pelaksanaannya, lima mahasiswa dari Jepang terdiri atas tiga mahasiswa dari Ehime University, satu mahasiswa dari Kagawa University, dan satu mahasiswa dari Kochi University akan berkolaborasi bersama 15 mahasiswa UGM dari Fakultas Teknologi Pertanian (FTP), Fakultas Pertanian (Faperta), dan Fakultas Peternakan (Fapet). Peserta diterjunkan di Kalurahan Selopamioro, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, pada 21 Februari hingga 2 Maret 2026, untuk mengidentifikasi dan mencoba memecahkan permasalahan yang ada di lokasi. Selain itu, peserta yang tinggal di tengah-tengah masyarakat juga akan menjalani kehidupan seperti warga sekitar dan melakukan kegiatan seperti membatik, berlatih gamelan, memakai pakaian tradisional, membuat tempe, dan juga mengenalkan budaya Jepang.

Kegiatan penyambutan turut dihadiri oleh Dr. Kazuya Masuda, Associate Professor dari Kochi University, selaku dosen pendamping. Kerja sama yang telah terjalin selama lebih dari satu dekade ini menjadi bukti eratnya hubungan antara Indonesia dan Jepang, khususnya dalam penguatan pendidikan tinggi dan pengabdian kepada masyarakat.

Dekan FTP UGM, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta. Ia berharap mahasiswa SUIJI–SLP dapat memperoleh pengalaman lintas budaya yang bermakna serta berkontribusi dalam menjawab berbagai tantangan di tingkat pedesaan hingga nasional dan global. Dekan juga menekankan bahwa para peserta merupakan calon future leaders yang diharapkan mampu membawa perubahan positif di masa mendatang.

Direktur Kemitraan dan Relasi Global UGM, Dr. Puji Astuti, S.Si., M.Sc., Apt., menyampaikan bahwa SUIJI–SLP merupakan inisiatif strategis yang tidak hanya memperkenalkan keberagaman budaya, tetapi juga mengintegrasikan pengetahuan akademik dengan praktik nyata di masyarakat. Ia mendorong para peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai ruang pembelajaran bersama serta membangun jejaring internasional yang berkelanjutan.

Pelaksanaan SUIJI–SLP sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek Quality Education, Decent Work and Economic Growth, Reduced Inequalities, serta Partnerships for the Goals. Melalui program ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin kuat antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Pelurusan Istilah UPF Jadi Fokus FGD FTP UGM dan BGN, Akademisi Tekankan Pangan Aman, Bergizi, Halal, dan Sehat

Rilis BeritaSDG 10: Berkurangnya KesenjanganSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 1: Tanpa KemiskinanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 4: Pendidikan Berkualitas Jumat, 13 Februari 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Mengoreksi Miskonsepsi tentang Sebutan Ultra Processed Food (UPF) dan Dampaknya pada Kebijakan Penyediaan Pangan Olahan dalam Menu MBG” pada Jumat, 13 Februari 2026 pukul di Auditorium Kamarijani Soenjoto FTP UGM. Kegiatan ini menghadirkan akademisi lintas disiplin, pakar teknologi pangan, ahli gizi, perwakilan pemerintah, pelaku industri dan UMKM pangan, serta pemangku kepentingan lainnya untuk membahas pelurusan miskonsepsi UPF sebagai salah satu dasar dalam penyusunan kebijakan pangan olahan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sejak awal diskusi, Prof. Dr. Ir. Sri Raharjo, M.Sc., Guru Besar FTP UGM menegaskan kekhawatiran akademisi terhadap penggunaan istilah UPF yang dinilai berpotensi menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat. “Yang kami khawatirkan, jika istilah UPF ini terus digunakan, publik tidak bisa membedakan secara jelas antara processed food dan ultra processed food. Akhirnya semua pangan olahan bisa dianggap UPF dan langsung dikonotasikan negatif terhadap kesehatan,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa dalam praktik penyediaan pangan skala besar, proses pengolahan justru menjadi bagian penting untuk memastikan keamanan pangan, stabilitas mutu, dan kecukupan gizi. “Padahal pangan dalam jumlah besar tetap harus melalui pengolahan agar aman, bergizi, dan layak dikonsumsi. Karena itu kami menyarankan menggunakan istilah processed food atau pangan olahan yang tetap aman, bergizi, dan halal agar tidak menimbulkan keraguan dalam implementasi MBG,” tambahnya.

Prof. Sri juga menekankan bahwa penggunaan istilah yang kurang tepat berpotensi memunculkan stigma negatif terhadap teknologi pengolahan pangan dan menghambat pemahaman publik yang komprehensif. Ia mengingatkan bahwa teknologi pengolahan pangan merupakan bagian penting dari sistem pangan modern, terutama untuk menjamin distribusi pangan yang aman dan berkualitas bagi masyarakat luas.

Selanjutnya, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc. Dekan FTP UGM menyampaikan bahwa kolaborasi antara FTP UGM dan BGN merupakan bagian dari upaya akademik untuk meluruskan penggunaan istilah yang berkembang di masyarakat, khususnya terkait konsep ultra processed food. Ia menjelaskan bahwa dalam bidang teknologi pangan terdapat terminologi yang lebih relevan, yaitu pangan olahan yang aman, bergizi, halal, dan sehat. Menurutnya, istilah yang diadopsi dari luar tanpa penyesuaian konteks keilmuan nasional dapat menimbulkan miskonsepsi yang berdampak pada kebijakan maupun persepsi publik.

Ia juga menegaskan bahwa upaya pelurusan konsep ini telah dilakukan bahkan sebelum program MBG berjalan, sehingga bukan dimaksudkan untuk melegitimasi pangan tertentu, melainkan memastikan penggunaan istilah yang tepat secara ilmiah dan kontekstual. FTP UGM bahkan menyarankan agar istilah UPF tidak digunakan dalam kerangka kebijakan MBG karena berpotensi merancukan pemahaman antara pangan olahan secara umum dengan istilah yang memiliki konotasi negatif. Ia menekankan pentingnya kedaulatan keilmuan nasional dalam menggunakan istilah yang sesuai dengan prinsip pangan yang aman, bergizi, halal, dan sehat.

Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai sudut pandang ilmiah dan praktis. Para peserta menyoroti pentingnya pendekatan berbasis bukti ilmiah dalam menilai kualitas pangan, bukan sekadar berdasarkan istilah atau persepsi umum. Beberapa narasumber juga menekankan bahwa klasifikasi pangan perlu dipahami secara kritis dengan mempertimbangkan komposisi zat gizi, metode pengolahan, tujuan teknologi, serta konteks konsumsi masyarakat.

Selain itu, forum membahas pentingnya strategi komunikasi publik dalam kebijakan pangan nasional. Penggunaan istilah yang kurang tepat dikhawatirkan dapat memicu stigma terhadap teknologi pangan, menghambat inovasi industri nasional, serta memengaruhi penerimaan masyarakat terhadap pangan olahan yang sebenarnya aman dan bergizi. Oleh karena itu, edukasi publik dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan literasi pangan masyarakat.

Dari sisi implementasi MBG, diskusi menyoroti kebutuhan standarisasi proses produksi pangan, pengawasan keamanan pangan, serta pelibatan pelaku industri dan UMKM lokal dalam penyediaan menu bergizi. Para peserta juga menekankan pentingnya keseimbangan antara inovasi teknologi pangan dengan prinsip kesehatan masyarakat agar program MBG dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi peserta didik di seluruh Indonesia.

Sebagai tindak lanjut, hasil FGD akan dirumuskan dalam bentuk rekomendasi kebijakan dan policy brief sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pangan MBG berbasis sains. Rekomendasi awal mencakup penggunaan istilah pangan yang kontekstual dan berbasis keilmuan, penguatan edukasi publik mengenai pengolahan pangan, serta pengembangan standar kebijakan yang mendukung penyediaan pangan olahan yang aman, bergizi, halal, dan sehat.

Melalui kegiatan ini, FTP UGM menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pengembangan kebijakan pangan nasional berbasis riset dan keilmuan, sekaligus memperkuat sinergi antara akademisi dan pembuat kebijakan dalam membangun sistem pangan yang berkelanjutan dan responsif terhadap kebutuhan gizi masyarakat Indonesia.

Mengenal Lebih Dekat Dunia Perkuliahan, Siswa SMAN 2 Sidoarjo dan SMAN 1 Banyuwangi Kunjungi FTP UGM

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 4: Pendidikan Berkualitas Rabu, 11 Februari 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan siswa dari SMAN 2 Sidoarjo dan SMAN 1 Banyuwangi pada 11 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Kamarijani Soenjoto, FTP ini menjadi bagian dari komitmen FTP UGM dalam memperkenalkan lingkungan akademik perguruan tinggi kepada siswa sekolah menengah atas.

Dalam kunjungan tersebut, Sri Markumningsih, S.T.P., M.Sc., Ph.D., dosen FTP UGM, hadir sebagai narasumber dengan menyampaikan materi bertajuk Profile UGM, FTP, dan Departemen Teknik Pertanian & Biosistem (TPB). Pemaparan ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai profil UGM, bidang keilmuan di FTP, serta DTPB. Selain itu, siswa juga memperoleh informasi terkait prospek karier lulusan serta berbagai peluang pengembangan diri yang dapat ditempuh selama menempuh pendidikan di FTP UGM.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme dari para siswa. Diskusi dan sesi tanya jawab dimanfaatkan untuk menggali informasi lebih dalam mengenai sistem perkuliahan, suasana akademik, hingga peluang riset dan organisasi kemahasiswaan. Melalui suasana dialogis tersebut, para siswa dapat memperoleh gambaran nyata tentang dinamika kehidupan kampus.

Melalui kegiatan ini, FTP UGM berharap para siswa semakin termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi serta memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pilihan studi di bidang teknologi pertanian. Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah dalam mempersiapkan generasi masa depan yang unggul dan berdaya saing.

Dua Lulusan Raih IPK Sempurna, FTP UGM Lepas Wisudawan Pascasarjana Periode II TA 2025/2026

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Kamis, 22 Januari 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan upacara pelepasan wisudawan Program Pascasarjana Periode II Tahun Akademik 2025/2026 pada Rabu, 21 Januari 2026 di Auditorium Kamarijani Soenjoto. Kegiatan ini diikuti oleh para wisudawan, pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, serta keluarga wisudawan.

Pada Wisuda Periode II ini, FTP UGM melepas sebanyak 10 lulusan yang terdiri atas 2 wisudawan dan 8 wisudawati dari berbagai program studi, yaitu Program Studi S2 Ilmu dan Teknologi Pangan (5 orang), S2 Teknik Pertanian (1 orang), S2 Teknologi Industri Pertanian (1 orang), serta S3 Ilmu dan Teknologi Pangan (1 orang). Dari jumlah tersebut, dua wisudawan mencatatkan prestasi akademik membanggakan dengan meraih IPK sempurna 4,00, yakni Aji Wikandaru, S.T.P., M.Sc. dan Dr. Erni Romansyah, S.TP., M.Sc.

Aji Wikandaru tercatat sebagai wisudawan dengan masa studi tercepat, yaitu 1 tahun 10 bulan 16 hari, mencerminkan dedikasi, kedisiplinan, dan kemampuan akademik yang unggul. Sementara itu, Dr. Erni Romansyah berhasil menyelesaikan studi doktoralnya dalam waktu 6 tahun 4 bulan 5 hari dengan capaian IPK sempurna, menjadi inspirasi bagi mahasiswa pascasarjana lainnya dalam menjaga konsistensi dan ketekunan selama proses studi. Pada periode ini, wisudawan termuda adalah Rizqi Roikhan, S.T.P., M.Sc. dengan usia 24 tahun 6 bulan 15 hari.

Dekan FTP UGM, Prof. Dr. Eni Harmayani, M.Sc., dalam sambutannya menyampaikan bahwa para wisudawan diharapkan mampu menunjukkan jati diri lulusan Universitas Gadjah Mada sebagai insan unggul yang bermartabat dan berbudaya, sebagaimana tercermin dalam janji alumni dan Hymne Gadjah Mada. Lulusan UGM diharapkan siap mengabdikan ilmu kepada pertiwi dengan menjunjung tinggi moral, etika, kejujuran, serta tanggung jawab. Pada kesempatan tersebut, Dekan juga mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati beserta keluarga.

Lebih lanjut, Dekan menyampaikan FTP UGM terus mengembangkan diri sebagai center of excellence dalam penyelenggaraan pendidikan melalui penguatan akreditasi internasional, pengembangan riset, serta inisiasi program double degree. Sejak tahun 2017, FTP UGM juga memiliki wadah alumni Kagama TP sebagai sarana penguatan jejaring alumni.

Sambutan wakil wisudawan disampaikan oleh Dr. Erni Romansyah, S.T.P., M.Sc., yang menyampaikan rasa syukur atas kesempatan menempuh dan menyelesaikan studi di FTP UGM. Ia mengucapkan terima kasih kepada para dosen atas bimbingan dan dukungan akademik, serta kepada keluarga atas doa dan pendampingan selama proses studi. Ia juga mengajak para lulusan untuk terus belajar sepanjang hayat dan mengamalkan ilmu agar memberi manfaat bagi masyarakat.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan penyerahan Piagam Penghargaan kepada lulusan dengan predikat cumlaude oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Yudi Pranoto, S.T.P., M.P., serta penyerahan kenang-kenangan oleh masing-masing Ketua Program Studi. Kegiatan sambung rasa kemudian menjadi ruang dialog antara wisudawan, keluarga, dan pimpinan fakultas untuk menyampaikan kesan, pesan, serta masukan konstruktif bagi peningkatan layanan akademik.

Pelepasan Wisudawan-Wisudawati Pascasarjana FTP UGM Periode II Tahun Akademik 2025/2026 ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDGs 4 (Quality Education) melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi yang berkualitas, SDGs 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) melalui penguatan riset dan inovasi, serta SDGs 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan jejaring alumni dan kolaborasi berkelanjutan.

Serah Terima Jabatan Pengurus Departemen dan Program Studi FTP UGM Masa Jabatan 2026–2031

Rilis BeritaSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Kamis, 8 Januari 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi menyelenggarakan prosesi serah terima jabatan Pengurus Departemen dan Program Studi di lingkungan FTP UGM untuk masa jabatan 2026–2031 pada Rabu, 7 Januari 2026. Kegiatan ini sekaligus menandai dimulainya kepemimpinan baru dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di FTP UGM.

Acara pelantikan diawali dengan agenda resmi tingkat universitas yang dilaksanakan di lingkungan Universitas Gadjah Mada, kemudian dilanjutkan dengan prosesi internal FTP UGM di Auditorium Kamarijani Soenjoto. Kegiatan tersebut dihadiri oleh pimpinan fakultas, para dosen, pejabat departemen dan program studi, serta sivitas akademika FTP UGM.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Teknologi Pertanian UGM menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para pejabat masa bakti sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi yang telah membawa FTP UGM meraih berbagai capaian akademik dan institusional. Tidak hanya itu, dekan juga mengajak para pengurus baru untuk meneruskan dan memperkuat capaian tersebut melalui inovasi pendidikan, penelitian aplikatif, serta pengabdian kepada masyarakat yang memberi dampak luas.

Pelantikan ini mencakup jajaran Ketua Departemen dan Sekretaris Departemen, Ketua Program Studi Magister dan Doktor, serta Sekretaris Program Studi yang akan mengemban amanah untuk lima tahun ke depan. Dengan komposisi kepemimpinan baru yang kuat dan beragam, FTP UGM optimis mampu memperkuat kontribusinya dalam pengembangan teknologi pangan, teknik pertanian, dan bioindustri yang berkelanjutan.

Selaras dengan komitmen Universitas Gadjah Mada dalam memajukan pembangunan berkelanjutan, pengurus baru FTP UGM diharapkan dapat memperkuat kiprah fakultas dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Melalui kegiatan akademik dan inovasi riset unggulan, FTP UGM berperan aktif dalam mendorong tercapainya ketahanan pangan nasional (SDG 2), menyediakan pendidikan berkualitas dan pembelajaran sepanjang hayat (SDG 4), mengembangkan industri berbasis sains dan teknologi yang ramah lingkungan (SDG 9), serta mewujudkan sistem produksi pangan yang aman dan berkelanjutan (SDG 12). Selain itu, FTP UGM terus memperluas jejaring dan kolaborasi dengan pemerintah, industri, dan institusi akademik nasional maupun internasional, sejalan dengan semangat kemitraan global dalam SDG 17.

Dengan semangat baru dan komitmen untuk berkontribusi bagi masyarakat, Fakultas Teknologi Pertanian UGM mengucapkan terima kasih kepada pengurus sebelumnya dan menyampaikan selamat mengemban amanah kepada jajaran pejabat baru masa jabatan 2026–2031. Semoga kepemimpinan yang lahir membawa keberlanjutan inovasi, kolaborasi, dan prestasi bagi FTP UGM, Indonesia, dan dunia.

123…18

Berita Terakhir

  • 34 Lulusan Siap Melangkah ke Dunia Profesional, FTP UGM Gelar Pelepasan Wisudawan Program Sarjana Periode II TA 2025/2026
  • FTP UGM Sambut Peserta SUIJI–SLP 2026, Perkuat Kolaborasi Indonesia–Jepang
  • Pelurusan Istilah UPF Jadi Fokus FGD FTP UGM dan BGN, Akademisi Tekankan Pangan Aman, Bergizi, Halal, dan Sehat
  • Bangun Mindset Positif di Awal Semester, FTP UGM Gelar Pembekalan “Yuk Kuliah: Semester Baru, Semangat Baru”
  • Mengenal Lebih Dekat Dunia Perkuliahan, Siswa SMAN 2 Sidoarjo dan SMAN 1 Banyuwangi Kunjungi FTP UGM

Berita UGM

  • Dies ke-78, FKG UGM Memperkuat Sosiopreneur di Bidang Kedokteran Gigi 5 Maret 2026
  • Gangguan Tidur Bisa Picu Masalah Emosi dan Penyakit, Kenali Jam Biologis Tubuh 5 Maret 2026
  • Kedangkalan Pemimpin Memaknai Realitas, Anies Ajak Anak Muda Kritis Menangkap Fenomena Sosial   5 Maret 2026
  • Jangan Berlebihan, Berbuka Puasa dengan yang Serba Manis Bisa Menaikkan Gula Darah 5 Maret 2026
  • Riset dan Konservasi Satwa Laut Masih Minim 5 Maret 2026
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju