• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
  • SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
  • hal. 2
Arsip:

SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan

Jalin Kemitraan Antar Kampus, KMTPHP UGM Terima Kunjungan HIMATEPA Universitas Siliwangi

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 4: Pendidikan Berkualitas Kamis, 30 Juli 2026

Keluarga Mahasiswa Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (KMTPHP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan dari Himpunan Mahasiswa Teknologi Pertanian (HIMATEPA) Universitas Siliwangi pada Selasa, 18 November 2025, bertempat di Ruang 105 Fakultas Teknologi Pertanian UGM. Kegiatan bertajuk “Penerimaan Kunjungan: KMTPHP x HIMATEPA” ini diwakili oleh Nisa Azmi Ayyida dari Pengurus Harian KMTPHP UGM, serta Fikri Muhammad Ilyas selaku Ketua HIMATEPA Universitas Siliwangi.

Pertemuan lintas kampus semacam ini bukan sekadar ajang silaturahmi biasa, melainkan menjadi ruang strategis bagi kedua organisasi untuk saling bertukar gagasan dan memperluas wawasan kepengurusan, sekaligus membuka peluang kolaborasi baru di masa mendatang. Melalui diskusi intensif, kedua belah pihak berbagi strategi mengenai pengelolaan program kerja yang efektif, pengembangan organisasi di lingkungan kampus, hingga implementasi nilai-nilai kepemimpinan baik di ranah akademik maupun sosial.

Diskusi ini diharapkan dapat menumbuhkan pola pikir yang lebih kritis dan kreatif bagi setiap anggota kedua organisasi, sehingga memberikan manfaat nyata bagi kehidupan berorganisasi ke depannya.

Rangkaian acara dimulai dengan sesi registrasi dan pembukaan oleh Master of Ceremony (MC), dilanjutkan sambutan hangat dari masing-masing pimpinan himpunan. Agenda inti diisi dengan pemaparan program kerja dari KMTPHP dan HIMATEPA, guna memahami dinamika organisasi di masing-masing institusi. Suasana diskusi turut dicairkan melalui sesi tanya jawab interaktif serta berbagai permainan (games), sebelum akhirnya pertemuan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbolisasi awal jejaring berkelanjutan yang akan dibangun oleh kedua himpunan di masa depan.

Kegiatan ini selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Dari Melimpah Jadi Berharga: BEM FTP UGM Bantu Warga Gondoarum Sulap Salak Jadi Cookies dan Sari Buah

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan EkonomiSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Kamis, 30 Juli 2026

Kementerian Pengembangan Desa Mitra Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) sukses menggelar program kerja “Pengembangan Potensi Desa” di Dusun Gondoarum, Desa Wonokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman. Kegiatan yang berlangsung pada bulan November 2025 ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui hilirisasi produk pertanian lokal, khususnya salak.

Program ini melibatkan 25 warga Dusun Gondoarum dan 15 mahasiswa aktif FTP UGM sebagai pendamping. Melalui pendekatan edukatif dan aplikatif, para warga diajak untuk mengubah komoditas salak yang melimpah menjadi produk olahan bernilai tambah tinggi.

Rangkaian kegiatan dilaksanakan dalam dua pertemuan utama yang berisikan pada pertemuan pertama berlangsung pada Sabtu, 8 November 2025, diawali dengan pemaparan materi mengenai potensi agroindustri dan wawasan ekonomi pertanian, sebelum warga langsung terjun mempraktikkan pembuatan Cookies Salak, sebuah inovasi kudapan berbahan dasar buah salak lokal. Sepekan kemudian, pada Minggu, 16 November 2025, fokus kegiatan beralih ke pengolahan minuman melalui produksi Sari Salak. Tidak berhenti pada proses produksi, mahasiswa turut memberikan pendampingan intensif mengenai pengemasan produk (packaging) yang menarik serta strategi promosi dan penjualan, agar produk olahan warga siap bersaing di pasar. 

Program ini dirancang bukan sekadar pelatihan teknis, melainkan upaya menciptakan kemandirian ekonomi desa secara berkelanjutan. Selain memberikan manfaat nyata bagi warga dalam meningkatkan kreativitas pengolahan hasil bumi, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu akademik secara langsung dan menumbuhkan empati sosial.

Dengan adanya kolaborasi antara akademisi dan masyarakat, diharapkan produk olahan salak dari Gondoarum ini dapat menjadi ikon produk lokal yang membanggakan dan memiliki daya saing tinggi di luar daerah.

Kegiatan ini sesuai dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) yakni 4 tentang Pendidikan Berkualitas, 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, 9 tentang Industri, Inovasi dan Infrastruktur, dan 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

ASEAN Cultural Exchange Programme Pertemukan Mahasiswa UPM, Malaysia, dengan FTP UGM

SDG 10: Berkurangnya KesenjanganSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Kamis, 30 Juli 2026

Belajar memainkan gamelan, membatik, hingga menarikan tari klasik Yogyakarta menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi mahasiswa Faculty of Biotechnology and Biomolecular Sciences, Universiti Putra Malaysia (UPM) dalam UPM ASEAN Cultural Exchange – Indonesia Programme yang diselenggarakan bersama Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 27–28 Juli 2026, di Yogyakarta. Program ini mempertemukan 14 mahasiswa UPM yang tergabung dalam Student’s Associations of Faculty of Biotechnology and Biomolecular Sciences UPM dan 14 mahasiswa FTP UGM dalam pertukaran akademik dan budaya yang bertujuan memperluas wawasan mengenai sistem pendidikan tinggi, meningkatkan kompetensi komunikasi lintas budaya, serta mempererat persahabatan antar mahasiswa di kawasan ASEAN.

Program yang didampingi Dr. Fairolniza Mohd Shariff dan Mrs. Nurul Hidayah Samadi dari UPM ini juga menjadi langkah awal dalam menginisiasi kerja sama antara Faculty of Biotechnology and Biomolecular Sciences UPM dengan FTP UGM, khususnya Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian FTP UGM. Melalui berbagai kegiatan akademik dan budaya, mahasiswa dari kedua universitas memperoleh ruang untuk saling bertukar pengalaman sekaligus membangun jejaring internasional.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Dr. Yudi Pranoto, S.T.P., M.P.  menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud komitmen kedua institusi dalam memperkuat kolaborasi akademik dan hubungan antar perguruan tinggi di kawasan ASEAN. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi lintas budaya yang semakin dibutuhkan di era global.

“ASEAN is more than a regional organization—it is a community built upon diversity, mutual respect, and shared aspirations. Through programmes such as this, we create opportunities for our young generation to appreciate different cultures, learn from one another, and develop the intercultural competencies that are essential in today’s interconnected world,” ujarnya.

Antusiasme peserta terlihat dari kesan yang mereka bagikan setelah mengikuti rangkaian kegiatan. Salah satu mahasiswa UPM, Norhaikal Bin Norhaizad (Haikal), mengatakan bahwa program tersebut menjadi pengalaman yang sangat berkesan karena memberinya kesempatan untuk bertemu dan menjalin persahabatan dengan mahasiswa UGM.

“It is a very fun programme between UPM and UGM. We can make friends with the UGM students. If I could describe this programme in one word, I would say it is an amazing programme,” ujarnya.

Bagi Nor Syameel Azraie Bin Nor Ezlie Azram (Syameel), pengalaman mengenal budaya Indonesia menjadi bagian yang paling menarik selama mengikuti program.

“I learned a lot about Indonesian culture, especially the gamelan, the food, and the people. If I had to describe this programme in one word, it would be fun,” katanya.

Sementara itu, Nur Irdina Rauqah Binti Nasrun (Dina) mengaku kunjungan pertamanya ke Yogyakarta memberikan pengalaman yang melampaui ekspektasinya.

“Everything is just fantastic about Jogja, the food, the environment, and also the people. I really enjoyed this programme,” ungkapnya.

Selain mengikuti sesi perkenalan dan presentasi mengenai profil universitas serta aktivitas kemahasiswaan, mahasiswa UPM juga diajak mengunjungi laboratorium di FTP UGM untuk mengenal fasilitas pendidikan dan penelitian yang dimiliki fakultas. Interaksi tersebut menjadi sarana berbagi pengalaman mengenai kehidupan akademik di kedua perguruan tinggi sekaligus membuka peluang kolaborasi di masa depan.

Pengalaman lintas budaya kemudian dilanjutkan melalui kunjungan ke Desa Wisata Pentingsari, Sleman. Di desa wisata tersebut, mahasiswa dari kedua universitas belajar memainkan gamelan, mencoba membatik, serta mempelajari tari klasik Yogyakarta sesuai pakem yang berlaku. 

Melalui UPM ASEAN Cultural Exchange – Indonesia Programme, FTP UGM terus memperkuat komitmennya dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi melalui pengalaman belajar yang mengintegrasikan akademik dan budaya. Program ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas antara FTP UGM dan UPM, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun mobilitas mahasiswa, sehingga mampu melahirkan lulusan yang memiliki perspektif global sekaligus apresiasi terhadap keberagaman budaya.

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan pengalaman belajar internasional, SDG 10: Reduced Inequalities (Berkurangnya Kesenjangan) melalui peningkatan pemahaman lintas budaya, serta SDG 17: Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kolaborasi antarperguruan tinggi di kawasan ASEAN.

Workshop Sustainable Workspace Ajak Sivitas FTP UGM Wujudkan Kantor Minim Jejak Karbon

Rilis BeritaSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 13: Penanganan Perubahan IklimSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan Selasa, 28 Juli 2026

Mewujudkan lingkungan kerja yang lebih berkelanjutan memerlukan perubahan budaya, bukan sekadar penerapan teknologi. Berangkat dari semangat tersebut, Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Workshop Sustainable Workspace: Menuju Kantor Minim Jejak Karbon pada Selasa (28/7) sebagai salah satu rangkaian Dies Natalis ke-63 FTP UGM. Workshop yang diikuti dosen dan tenaga kependidikan (tendik) ini menghadirkan Ir. Sentagi Sesotya Utami, S.T., M.Sc., Ph.D., IPU. sebagai narasumber untuk membahas strategi membangun lingkungan kerja yang lebih ramah lingkungan.

Melalui workshop ini, peserta diajak memahami bahwa konsep sustainable workspace tidak hanya berkaitan dengan efisiensi penggunaan energi, tetapi juga mencakup perubahan perilaku sehari-hari di lingkungan kerja. Berbagai aspek, seperti pengurangan penggunaan kertas, pengelolaan limbah yang lebih baik, pemanfaatan sumber daya secara bijak, hingga kebiasaan bekerja yang mendukung pengurangan jejak karbon, menjadi bagian penting dalam mewujudkan kantor yang berkelanjutan.

Sebagai fakultas yang memiliki perhatian terhadap isu keberlanjutan, FTP UGM memandang bahwa penerapan prinsip-prinsip ramah lingkungan perlu dimulai dari lingkungan kerja internal. Oleh karena itu, workshop ini menjadi ruang diskusi bagi dosen dan tenaga kependidikan untuk mengeksplorasi berbagai langkah nyata yang dapat diterapkan dalam aktivitas perkantoran sehari-hari.

Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti sesi diskusi dan workshop secara interaktif untuk mengidentifikasi berbagai praktik yang berpotensi mendukung terciptanya kantor minim jejak karbon. Melalui kegiatan tersebut, peserta didorong untuk saling bertukar gagasan dan merumuskan solusi yang relevan dengan kebutuhan lingkungan kerja di FTP UGM.

Penyelenggaraan workshop ini merupakan bagian dari komitmen FTP UGM untuk terus mengembangkan budaya kerja yang sejalan dengan prinsip keberlanjutan. Sejalan dengan tema Dies Natalis ke-63, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran sivitas akademika bahwa setiap individu memiliki peran dalam mewujudkan lingkungan kampus yang lebih efisien, sehat, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 12: Responsible Consumption and Production (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui penerapan praktik kerja yang lebih berkelanjutan, SDG 13: Climate Action (Penanganan Perubahan Iklim) melalui upaya pengurangan jejak karbon di lingkungan perkantoran, serta SDG 17: Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi sivitas akademika dalam membangun budaya kerja yang berkelanjutan.

Kenalkan Kabinet Baru dan Rencana Setahun ke Depan, PERMATETA Gelar Grand Launching di FTP UGM

Rilis BeritaSDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang TangguhSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 4: Pendidikan Berkualitas Senin, 27 Juli 2026

Perhimpunan Mahasiswa Teknik Pertanian (PERMATETA) menyelenggarakan kegiatan Grand Launching pada 13 Maret 2026, bertempat di Ruang Kelas 105 Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM). Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dr. Arifin Dwi Saputro, S.T.P., M.Sc., dosen FTP UGM, sebagai peserta.

Setiap pergantian periode kepengurusan organisasi mahasiswa selalu menyisakan pertanyaan yang sama di benak anggota: apa yang akan dikerjakan setahun ke depan, dan siapa yang akan memimpin? Pertanyaan itulah yang coba dijawab PERMATETA melalui Grand Launching tahunannya, sebuah forum di mana setiap departemen memaparkan program kerja dan agenda mereka secara terbuka kepada seluruh anggota.

Lebih dari sekadar seremoni perkenalan, kegiatan ini menjadi ajang memperkenalkan kabinet dan pengurus harian PERMATETA periode baru, sekaligus membuka ruang dialog melalui sesi tanya jawab antara peserta dan pengurus. Melalui forum ini, diharapkan tercipta pemahaman dan koordinasi yang solid antara pengurus dan anggota, sehingga program kerja yang telah dirancang dapat berjalan dengan arah yang jelas sepanjang periode kepengurusan.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 4 Pendidikan Berkualitas, SDG 16 Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh, serta SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan

1234…24

Berita Terakhir

  • Dosen FTP UGM Ketuai Tim Juri Lomba Sawah Irigasi Ramah Lingkungan (SIRAMLI) di Empat Kabupaten DIY
  • Dari Selasar Kampus ke Omah Jawi: HIMATIPA UGM Tempa Pemimpin Muda TIP lewat Leadership Training 2026
  • Tujuh Dosen FTP UGM Dampingi Anggota Baru PERMATETA di Leadership Camp II 2026
  • Sepucuk Surat dan Sekantong Semangat: BEM FTP UGM Gelar “Letter For You” Jelang UTS dan UAS
  • Resmi Dilantik, Kabinet Baru BEM FTP UGM 2026 Rekatkan Solidaritas lewat Gathering dan Launching

Berita UGM

  • LSP UGM Kembali Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Asesor Kompetensi 1 Agustus 2026
  • Gandeng Mahasiswa Timor Leste, Mahasiswa KKN UGM melaksanakan Pengabdian di Kawasan Perbatasan Belu 1 Agustus 2026
  • Modernisasi Pertanian, Pemkab Tegal Tertarik Terapkan Agrivoltaic dan Smart Farming 1 Agustus 2026
  • Sekolah Vokasi UGM Luncurkan Pusat Pengembangan Bahasa 1 Agustus 2026
  • UGM Bekali Tim Ekspedisi Patriot 2026 untuk Pengabdian di Papua Selatan dan Maluku Utara 1 Agustus 2026

Agenda

  • 05Agu Seleksi dan Penetapan Bakal Calon Dekan dalam Rapat Senat Fakultas
  • 13Agu Srawung Desa
  • 22Agu Expo Beasiswa
  • 27Agu The 10th International Conference – Indonesian Society for Lactic Acid Bacteria and Gut Microbiota (ISLAB GM)
  • 27Agu Expo Produk Unggulan FTP UGM
Semua Agenda
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju