• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • SDGs
  • SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
  • hal. 9
Arsip:

SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi

Sosialisasi B2SA Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal di Bantul dan Sleman

Rilis BeritaSDG 1: Tanpa KemiskinanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Kamis, 17 April 2025

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyelenggarakan Kegiatan Sosialisasi Konsumsi Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) di dua lokasi, yaitu Balai Dusun Kedungbuweng RT 03, Wukirsari, Imogiri, Bantul, serta Kalibulus, Bimomartani, Ngemplak, Sleman pada Rabu, 16 April 2025. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Fakultas Teknologi Pertanian  (FTP), Universitas Gadjah Mada (UGM), Wahyu Dwi Saputra, S.T.P., M.Agr.Sc., Ph.D., yang menyampaikan materi bertema “Pentingnya Diversifikasi Konsumsi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal” kepada masyarakat setempat.

Dalam paparannya, Wahyu Dwi Saputra, S.T.P., M.Agr.Sc., Ph.D. menjelaskan bahwa diversifikasi pangan merupakan strategi penting untuk meningkatkan ketahanan pangan dan gizi masyarakat. Pemanfaatan bahan pangan lokal yang beragam dapat membantu memenuhi kebutuhan zat gizi harian secara seimbang, mengurangi ketergantungan pada satu jenis sumber pangan pokok, serta mendukung keberlanjutan sistem pangan daerah. Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami cara menyusun menu B2SA dengan memanfaatkan potensi sumber daya pangan lokal yang tersedia di lingkungan sekitar, mulai dari umbi-umbian, kacang-kacangan, sayur, buah, hingga sumber protein hewani dan nabati.

Kegiatan sosialisasi ini juga menjadi sarana edukasi praktis bagi warga, di mana masyarakat diajak mengenali nilai gizi dari berbagai bahan pangan lokal serta mempraktikkan penyusunan menu harian yang sesuai prinsip B2SA. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan rumah tangga dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi hidangan sehat, bergizi, dan aman untuk dikonsumsi sehari-hari.

Selain meningkatkan kapasitas masyarakat, kegiatan ini juga berkontribusi pada pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs), di antaranya SDG 1 (No Poverty / Tanpa Kemiskinan) melalui penguatan pemanfaatan potensi pangan lokal yang bernilai ekonomis, SDG 2 (Zero Hunger / Tanpa Kelaparan) dengan mendorong ketersediaan dan akses terhadap pangan beragam, serta SDG 3 (Good Health and Well-being / Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui perbaikan pola makan dan gizi masyarakat. Lebih lanjut, kegiatan ini turut mendukung SDG 4 (Quality Education / Pendidikan Berkualitas) dengan memberikan edukasi gizi yang aplikatif, dan SDG 8 (Decent Work and Economic Growth / Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui peluang usaha berbasis bahan pangan lokal.

Penerapan GMP Dorong Daya Saing Gula Semut Kulon Progo

Rilis BeritaSDG 1: Tanpa KemiskinanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan EkonomiSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Rabu, 16 April 2025

Dalam rangka meningkatkan mutu, keamanan, dan daya saing produk gula semut lokal, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) di IKM Sumber Rejeki, Kabupaten Kulon Progo pada Selasa, 15 April 2025. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM), yaitu Dr. Arifin Dwi Saputro, S.T.P., M.Sc., yang membawakan materi bertema “Optimalisasi Produksi Gula Semut dengan Penerapan GMP: Standardisasi Bahan Baku, Proses, Peralatan, dan Lingkungan Produksi.”

Kegiatan ini ditujukan bagi pelaku industri kecil dan menengah (IKM) gula semut yang tergabung dalam sentra produksi di wilayah Kokap. Dalam pemaparannya, Dr. Arifin Dwi Saputro, S.T.P., M.Sc. menekankan pentingnya penerapan standar produksi yang baik (GMP) mulai dari pemilihan bahan baku hingga pengemasan akhir. Penekanan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan kualitas produk tetap konsisten, aman dikonsumsi, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas, termasuk pasar ekspor.

Penerapan GMP juga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi proses produksi serta meminimalkan potensi kontaminasi yang dapat merugikan produsen maupun konsumen. Melalui sosialisasi ini, pelaku IKM diharapkan dapat memahami aspek-aspek teknis dan manajerial dalam pengolahan gula semut sehingga produk yang dihasilkan tidak hanya memenuhi standar keamanan pangan, tetapi juga memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

Kegiatan ini selaras dengan komitmen terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan nomor 1 No Poverty (Tanpa Kemiskinan), 2 Zero Hunger (Tanpa Kelaparan), 8 Decent Work and Economic Growth (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), 9 Industry, Innovation and Infrastructure (Industri, Inovasi dan Infrastruktur), serta 12 Responsible Consumption and Production (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab). Melalui peningkatan kapasitas pelaku industri lokal, kegiatan ini turut mendorong pengembangan industri pangan berkelanjutan dan berdaya saing tinggi berbasis potensi lokal.

Dosen FTP UGM Berikan Bimbingan Teknis Pengolahan dan Pemasaran Kopi Lokal di Sleman

Rilis BeritaSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan EkonomiSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Rabu, 16 April 2025

Dr. Wagiman, S.T.P., M.Si., dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM), berperan sebagai narasumber dalam kegiatan Bimbingan Teknis Budidaya, Panen, Pasca Panen, dan Pemasaran Komoditas Kopi yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 15 April 2025 dan berlangsung di tiga wilayah utama penghasil kopi lokal di Kabupaten Sleman, yaitu Kapanewon Cangkringan, Kapanewon Pakem, dan Kapanewon Turi.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Wagiman, S.T.P., M.Si. menyampaikan materi bertajuk Proses Pasca Panen dan Pemasaran Kopi Lokal (Kopi Merapi dan Kopi Menoreh) di Yogyakarta, yang membahas strategi peningkatan mutu produk kopi lokal melalui pengelolaan pasca panen yang baik serta upaya pengembangan pemasaran berbasis potensi wilayah. Materi ini menjadi bagian penting dari rangkaian bimbingan teknis yang bertujuan meningkatkan kapasitas petani kopi dalam seluruh rantai nilai produksi kopi, dari hilir hingga ke hulu.

Kegiatan ini menyasar para petani kopi lokal yang berada di kawasan lereng Merapi dan Pegunungan Menoreh yang selama ini dikenal sebagai sentra penghasil kopi dengan karakteristik khas. Melalui pembekalan materi pasca panen, para petani diajak untuk memahami pentingnya pengolahan yang higienis, teknik fermentasi yang sesuai, pengeringan yang optimal, serta penyimpanan yang tepat untuk menjaga cita rasa dan mutu produk kopi. Selain itu, aspek pemasaran juga ditekankan agar petani mampu menjangkau pasar yang lebih luas melalui strategi branding, kemasan produk yang menarik, serta pemanfaatan kanal distribusi digital dan lokal.

Partisipasi FTP UGM dalam kegiatan ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) dengan memperkuat keterampilan petani untuk menciptakan lapangan kerja yang layak dan berkelanjutan; SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui peningkatan kapasitas inovatif petani dalam industri pengolahan kopi; serta SDG 12 (Responsible Consumption and Production) dengan mendorong praktik produksi yang efisien dan ramah lingkungan pada komoditas kopi lokal yang menjadi andalan daerah.

FTP UGM Dukung Sosialisasi Konsumsi Pangan B2SA di Bantul

Rilis BeritaSDG 1: Tanpa KemiskinanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Rabu, 16 April 2025

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyelenggarakan Kegiatan Sosialisasi Konsumsi Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) di dua lokasi, yakni Gedongsari, Wijirejo, Pandak, Bantul, dan rumah Ibu Sumidah (mantan dukuh) RT 07, Jomegatan, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, pada Jumat 15 April 2025. Kegiatan ini diikuti masyarakat setempat dan menghadirkan narasumber dari Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yunika Mayangsari, S.Si., M.Biotech., Ph.D., yang menyampaikan materi bertema “Pentingnya Diversifikasi Konsumsi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal.”

Dalam paparannya, kegiatan ini berfokus pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mengonsumsi makanan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman sesuai prinsip B2SA. Pendekatan ini dinilai penting untuk membangun pola makan sehat yang tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga memanfaatkan potensi bahan pangan lokal yang tersedia di wilayah sekitar. Hal ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mengurangi ketergantungan pada bahan pangan impor serta memperkuat kedaulatan pangan daerah.

Materi yang dibawakan oleh Yunika Mayangsari, S.Si., M.Biotech., Ph.D., menekankan bahwa diversifikasi konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal dapat memberikan manfaat ganda, baik dari sisi kesehatan maupun perekonomian masyarakat. Melalui pengenalan ragam bahan pangan lokal dan teknik penyusunan menu yang sesuai kaidah gizi seimbang, peserta diajak untuk memahami bahwa keberagaman pangan dapat menunjang ketahanan pangan keluarga sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat dari hasil pertanian setempat.

Kegiatan ini juga menjadi wadah edukasi yang aplikatif, di mana peserta tidak hanya mendapatkan penjelasan teoritis, tetapi juga contoh menu harian yang memanfaatkan bahan pangan lokal secara optimal. Dengan demikian, diharapkan pengetahuan yang diperoleh dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mendorong terwujudnya masyarakat yang sehat, produktif, dan mandiri secara pangan.

Program ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs), khususnya SDG 1 (No Poverty atau Tanpa Kemiskinan) melalui peningkatan kemandirian pangan yang dapat menekan beban pengeluaran keluarga; SDG 2 (Zero Hunger atau Tanpa Kelaparan) dengan upaya memastikan ketersediaan dan akses pangan bergizi bagi seluruh masyarakat; serta SDG 3 (Good Health and Well-being atau Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui pola makan yang memenuhi standar gizi. Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi pada SDG 4 (Quality Education atau Pendidikan Berkualitas) melalui transfer pengetahuan kepada masyarakat, dan SDG 8 (Decent Work and Economic Growth atau Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan mendorong pemanfaatan hasil pertanian lokal sebagai peluang usaha bernilai tambah.

Sosialisasi Konsumsi Pangan B2SA Dorong Diversifikasi Menu Berbasis Sumber Daya Lokal

Rilis BeritaSDG 1: Tanpa KemiskinanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Senin, 14 April 2025

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyelenggarakan Kegiatan Sosialisasi Konsumsi Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) di tiga lokasi berbeda, yakni di Karanganom RT 01 Sitimulyo Piyungan Bantul; Gumulan Caturharjo Pandak Bantul; serta Balai RW 13 Ngadiwinatan, Ngampilan, Yogyakarta pada, Senin 14 April 2025. Kegiatan ini menghadirkan dosen dari Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM), Putrika Citta Pramesi, S.T.P., M.Sc., sebagai narasumber utama.

Dalam kegiatan ini, Putrika Citta Pramesi, S.T.P., M.Sc. membawakan materi bertema Pentingnya Diversifikasi Konsumsi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal. Materi tersebut menekankan bagaimana memanfaatkan potensi pangan yang ada di sekitar masyarakat untuk menciptakan menu yang bervariasi, bergizi, dan seimbang, sekaligus aman untuk dikonsumsi. Peserta sosialisasi mendapatkan pemahaman mengenai prinsip penyusunan menu harian yang tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga memanfaatkan ketersediaan bahan pangan lokal secara optimal.

Selain penjelasan teoritis, kegiatan ini juga memfasilitasi peserta dengan contoh penerapan konsep B2SA dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memanfaatkan bahan pangan lokal, masyarakat diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada bahan impor, memperkuat ketahanan pangan keluarga, serta meningkatkan nilai ekonomi produk pertanian daerah. Hal ini juga sejalan dengan upaya pelestarian kekayaan pangan tradisional yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara berkelanjutan.

Kegiatan ini memiliki tujuan utama untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terkait penyusunan menu berdasarkan diversifikasi bahan pangan lokal, sehingga dapat mendukung pola makan B2SA secara berkelanjutan. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk mengadopsi kebiasaan makan yang sehat, beragam, dan memanfaatkan potensi sumber daya pangan yang dimiliki daerah.

Pelaksanaan kegiatan ini juga mendukung beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs), yaitu SDG 1 Tanpa Kemiskinan (No Poverty) melalui penguatan ekonomi lokal berbasis pangan; SDG 2 Tanpa Kelaparan (Zero Hunger) dengan pemenuhan kebutuhan pangan bergizi; SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being) melalui pola makan yang seimbang dan aman; SDG 4 Pendidikan Berkualitas (Quality Education) lewat peningkatan literasi gizi; serta SDG 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Decent Work and Economic Growth) dengan mendorong usaha berbasis produk pangan lokal.

1…7891011…16

Berita Terakhir

  • Hampir 45 Ribu Peserta Ikuti UM UGM CBT 2026, Rektor Tinjau Pelaksanaan di FTP
  • FTP UGM Gelar Summer School bersama NUS dan FH Upper Austria
  • Gelar Produk Mahasiswa TPHP 2026 Hadirkan Inovasi Pangan Darurat
  • Mahasiswa FTP UGM Raih Juara II Nasional lewat Inovasi Smart Label Kesegaran Ikan
  • Belajar Rantai Pasok Pangan di Indonesia, Mahasiswa NUS Kunjungi FTP UGM

Berita UGM

  • UGM dan MA Dorong Perubahan UU Peradilan Tata Usaha Negara  5 Juni 2026
  • Tingkatkan Kompetensi di Bidang Kesehatan, UGM Meluncurkan 8 Kelas Profesional MKM 5 Juni 2026
  • Kunjungan Lawatan Luar Negeri Presiden Prabowo Dinilai Tidak Sejalan dengan Semangat Efisiensi 5 Juni 2026
  • Film Dokumenter, Merekam Realitas dan Membuka Ruang Diskusi 5 Juni 2026
  • UGM dan DKPP Kerja Sama Penguatan Demokrasi dan Integritas Pemilu  5 Juni 2026

Agenda

  • 10Jun Ziarah dan Anjangsana
  • 28Jul Workshop Sustainable Workspace: “Menuju Kantor Minim Jejak Karbon”
  • 13Agu Srawung Desa
  • 22Agu Expo Beasiswa
  • 27Agu The 10th International Conference – Indonesian Society for Lactic Acid Bacteria and Gut Microbiota (ISLAB GM)
Semua Agenda
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju