• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • SDGs
  • SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
Arsip:

SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi

FTP UGM dan Pemkot Semarang Perkuat Kolaborasi Kembangkan Urban Gastronomy Berbasis Riset

Rilis BeritaSDG 11: Kota dan Pemukiman yang BerkelanjutanSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Rabu, 5 Agustus 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) memperkuat kolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Semarang  melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Kontrak Kerja Sama Swakelola yang dilanjutkan dengan diskusi tindak lanjut Kajian Potensi Pengembangan Urban Gastronomy di Kota Semarang pada Rabu (5/8) di Operation Room FTP UGM. Kolaborasi ini menjadi langkah awal penyusunan kajian berbasis riset untuk memperkuat produk unggulan gastronomi Kota Semarang sebagai bagian dari strategi city branding dan pengembangan ekonomi kreatif.

Dalam diskusi, Kepala BRIDA Kota Semarang, Dr. Bagus Irawan, S.T., M.T., M.Eng. menyampaikan pengembangan gastronomi sebagai upaya strategis yang mendukung penguatan branding produk unggulan Kota Semarang dalam rangka akselerasi pertumbuhan ekonomi kreatif. Selain itu,  Asdani Kindarto, S.Sos., M.Eng., Ph.D. sebagai kepala bidang penelitian dan pengembangan BRIDA Kota Semarang menekankan bahwa pengembangan gastronomi memerlukan pendekatan yang tidak hanya melihat produk kuliner, tetapi juga mengintegrasikan nilai budaya yang selama ini masih tersebar dalam berbagai narasi. Menurutnya, fondasi gastronomi yang kuat akan menjadi modal penting dalam membangun identitas kota.

“Diplomasi yang baik dimulai dari perut. Karena itu, penguatan fondasi kuliner akan mempermudah pencapaian city branding Kota Semarang,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Pusat Unggulan Iptek Perguruan Tinggi (PUI-PT) Gastronomi Indonesia (GI) UGM, Bambang Dwi Wijatniko, S.T.P., M.Agr.Sc., M.Sc., Ph.D., menjelaskan bahwa pengembangan urban gastronomy memerlukan standar yang mampu menjaga identitas sekaligus kualitas produk kuliner daerah. Menurutnya, proses tersebut tidak berhenti pada inventarisasi makanan khas, tetapi juga mencakup aspek keamanan pangan, pemasaran, dan keberlanjutan produk.

“Standarisasi resep berfungsi sebagai penegas identitas produk. Di samping variasi resep, faktor utama yang wajib diperhatikan adalah sanitasi, branding, dan umur simpan (shelf life),” jelas Bambang.

Ia menambahkan bahwa salah satu syarat sebuah kota untuk memperoleh pengakuan sebagai UNESCO Creative City of Gastronomy adalah memiliki sedikitnya tiga produk kuliner unggulan, menyelenggarakan seminar secara berkala, serta menyusun laporan tahunan mengenai pengembangan produk dan kegiatan gastronomi. Menurutnya, kegiatan seperti seminar dan masterclass menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem gastronomi yang berkelanjutan.

Sementara itu, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., Dekan FTP UGM, menyampaikan bahwa kajian yang akan dilakukan tidak hanya berorientasi pada identifikasi potensi kuliner, tetapi juga menghasilkan rekomendasi ilmiah yang dapat dimanfaatkan pemerintah daerah dalam menyusun strategi pengembangan gastronomi. Kajian tersebut akan berfokus pada co-creation value dan kondisi eksisting, keragaman kuliner sebagai identitas daerah, serta sejarah dan akulturasi budaya yang membentuk kekayaan kuliner Kota Semarang.

Masukan terhadap pendekatan penelitian juga disampaikan oleh Dr. Dwi Larasatie Nur Fibri, S.T.P., M.Sc., yang menilai pentingnya penyusunan instrumen survei yang komprehensif serta penggunaan metode analisis yang sesuai untuk mengolah data pada skala makro. Selain itu, dokumentasi kuliner yang terstruktur dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuat identitas gastronomi daerah dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kekayaan kuliner lokal.

Melalui kerja sama ini, FTP UGM bersama BRIDA dan Bappeda Kota Semarang berharap dapat menghasilkan kajian yang tidak hanya memperkuat identitas kuliner Kota Semarang, tetapi juga menjadi dasar penyusunan kebijakan berbasis riset dalam pengembangan urban gastronomy. Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong peningkatan daya saing daerah melalui pelestarian warisan kuliner, penguatan ekonomi kreatif, serta pengembangan jejaring gastronomi di tingkat nasional maupun internasional.

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 11: Sustainable Cities and Communities (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui penguatan identitas kota berbasis warisan kuliner, SDG 8: Decent Work and Economic Growth (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pengembangan ekonomi kreatif berbasis gastronomi, serta SDG 17: Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam menghasilkan kebijakan berbasis riset.

FTP UGM Perkuat Kapasitas SDM melalui Pelatihan Emotional Intelligence dan Creative Problem Solving

Rilis BeritaSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Senin, 6 Juli 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Pelatihan Pengembangan Sumber Daya Manusia bertajuk The Power of Working with Emotional Intelligence & Creative Problem Solving pada Senin (6/7) di Auditorium Kamarijani Soenjoto FTP UGM. Pelatihan yang merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-63 FTP UGM ini menghadirkan Prof. Dra. Kwartarini Wahyu Yuniarti, M.Med.Sc., Ph.D., Psikolog, dosen Fakultas Psikologi UGM, sebagai narasumber. Melalui kegiatan ini, dosen dan tenaga kependidikan FTP UGM diajak memperkuat kecerdasan emosional serta kemampuan menyelesaikan masalah secara kreatif guna mendukung terciptanya lingkungan kerja yang sehat, adaptif, dan produktif.

Ketua Panitia Dies Natalis ke-63 FTP UGM, Dr. Novita Erma Kristanti, S.T.P., M.P., menyampaikan bahwa pelatihan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya pengembangan sumber daya manusia yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kompetensi, tetapi juga aktualisasi diri. Menurutnya, kecerdasan emosional menjadi salah satu bekal penting dalam menghadapi berbagai tantangan di lingkungan kerja, termasuk dinamika perubahan dan tuntutan efisiensi, sehingga diharapkan seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan baik dan memperoleh manfaat dalam mendukung pelaksanaan tugas sehari-hari.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Keuangan, SDM, Aset, dan Sistem Informasi FTP UGM, Prof. Dr. Kuncoro Harto Widodo, S.T.P., M.Eng., berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kemampuan sivitas akademika dalam mengelola emotional intelligence sehingga mampu menghasilkan solusi yang kreatif terhadap berbagai tantangan pekerjaan. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antarsumber daya manusia sebagai modal untuk terus mendorong kemajuan FTP UGM.

Dalam sesi pelatihan, Prof. Kwartarini mengawali materi dengan mengajak peserta merefleksikan pengalaman menghadapi beban kerja melalui diskusi interaktif dan survei sederhana mengenai kondisi yang dirasakan selama bekerja. Hasil refleksi menunjukkan beragam respons peserta terhadap tekanan pekerjaan. Melalui ilustrasi tersebut, peserta diajak memahami bahwa tantangan dan tekanan dalam pekerjaan akan selalu ada, namun cara seseorang memaknai dan merespons tekanan tersebut menjadi faktor penting dalam menentukan kondisi psikologis maupun produktivitasnya.

Lebih lanjut, Prof. Kwartarini menjelaskan bahwa Emotional Intelligence (EI) mencakup enam aspek utama, yaitu kesadaran diri, pengelolaan diri, motivasi diri, empati, keterampilan sosial, dan kemampuan mengambil keputusan secara bijaksana. Menurutnya, keenam aspek tersebut menjadi fondasi dalam membangun hubungan kerja yang sehat, meningkatkan kemampuan berkolaborasi, serta mendukung pengambilan keputusan yang bertanggung jawab di lingkungan kerja.

Peserta juga memperoleh pemahaman mengenai perbedaan eustress dan distress. Eustress dipandang sebagai tekanan yang dapat memotivasi seseorang untuk berkembang, sedangkan distress berpotensi menimbulkan kecemasan dan menurunkan produktivitas apabila tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, kemampuan mengenali gejala stres dan mengelola emosi menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan mental sekaligus meningkatkan kualitas kinerja. Selain itu, Prof. Kwartarini menekankan pentingnya mengenal diri sendiri, memahami orang lain, serta membangun interaksi yang sehat sebagai langkah awal menciptakan kolaborasi yang efektif di lingkungan kerja.

Melalui pelatihan ini, FTP UGM terus berkomitmen mendukung pengembangan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul dalam kompetensi profesional, tetapi juga memiliki kecerdasan emosional dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan. Penguatan kapasitas dosen dan tenaga kependidikan diharapkan mampu menciptakan lingkungan kerja yang kolaboratif, inovatif, dan berdaya saing dalam mendukung kemajuan institusi.

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui peningkatan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental dan pengelolaan stres di lingkungan kerja, SDG 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas) melalui pengembangan kapasitas dosen dan tenaga kependidikan, serta SDG 8: Decent Work and Economic Growth (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan kompetensi sumber daya manusia untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan kolaboratif.

Dosen FTP UGM Sosialisasikan Kewajiban Sertifikasi Halal bagi Poklahsar Gunungkidul

Rilis BeritaSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Kamis, 11 Juni 2026

Dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada, Dr. Jumeri, S.T.P. M.Si turut berpartisipasi sebagai narasumber dalam kegiatan Pembinaan Kelompok Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan (Poklahsar) yang diselenggarakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan ini dilaksanakan pada 11 Juni 2026 di Telaga Jonge, Jelok, Pacarejo, Semanu, Gunungkidul.

Dalam kegiatan tersebut, Jumeri menyampaikan materi bertajuk “Sosialisasi Wajib Halal Oktober 2026”. Materi ini membahas pentingnya pemenuhan sertifikasi halal bagi pelaku usaha pengolahan hasil perikanan sebagai bentuk kesiapan menghadapi penerapan kewajiban halal yang akan diberlakukan pada Oktober 2026.

Kegiatan pembinaan ini ditujukan bagi para pengolah hasil perikanan di Kabupaten Gunungkidul dengan tujuan meningkatkan jaringan pemasaran antar stakeholder di wilayah tersebut. Selain memperluas jejaring usaha, kegiatan ini juga menjadi sarana peningkatan pemahaman pelaku usaha terkait standar mutu dan keamanan produk pangan, termasuk aspek halal.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelaku usaha pengolahan hasil perikanan dapat lebih siap dalam menghadapi tantangan pasar serta mampu meningkatkan daya saing produk secara berkelanjutan.

Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan 3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera, tujuan 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, serta tujuan 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.

Dosen FTP UGM Jadi Moderator Diskusi Tata Kelola dan Strategi Pemasaran UMKM di Bantul

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Jumat, 22 Mei 2026

Dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada, Dr. Muhammad Prasetya Kurniawan, S.T.P., M.Sc., menjadi moderator dalam kegiatan Tata Kelola dan Strategi Pemasaran UMKM (UMKM Class Series #38) yang diselenggarakan oleh DPKM UGM bersama Dinas Koperasi UKM dan Perindag Kabupaten Bantul. Kegiatan ini dilaksanakan pada 21 Mei 2026 di Mandala Saba Madya, Gedung Induk Lantai 3, Komplek Parasamya 1, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kegiatan ini membahas strategi penguatan daya saing UMKM melalui inovasi proses dan produk dengan memanfaatkan teknologi pengeringan dan pengemasan modern guna meningkatkan kualitas serta nilai tambah produk. Selain itu, diskusi juga menyoroti pentingnya pembangunan sistem pengelolaan keuangan yang terintegrasi melalui pencatatan keuangan yang baik, kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB), serta digitalisasi usaha sebagai fondasi pengembangan bisnis yang berkelanjutan.

Dalam forum tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai upaya menciptakan ketahanan operasional usaha melalui diversifikasi pemasok, pemanfaatan bahan baku lokal sebagai substitusi, serta penerapan efisiensi energi. Berbagai materi yang disampaikan juga diselaraskan dengan program pendampingan UMKM oleh Pemerintah Kabupaten Bantul, termasuk fasilitasi akses Kredit Usaha Rakyat (KUR), sertifikasi PIRT/BPOM/halal, dan pelatihan digital marketing untuk memperluas akses pasar.

Kegiatan ini bertujuan mendorong inovasi proses dan produk UMKM, membangun sistem pengelolaan usaha yang lebih terintegrasi, serta memperkuat ketahanan operasional pelaku usaha melalui pemanfaatan teknologi dan pengembangan strategi pemasaran yang adaptif.

Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM di Kabupaten Bantul sehingga mampu berkembang secara berkelanjutan.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan 2 tentang tanpa kelaparan, tujuan 4 tentang pendidikan berkualitas, tujuan 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, serta tujuan 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan.

osen FTP UGM Berikan Pelatihan Analisis Break Even Point pada Usaha Peternakan dan Perikanan

Rilis BeritaSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Jumat, 22 Mei 2026

Moh. Wahyudin Dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada menjadi narasumber dalam Forum Komunikasi BKK Dana Keistimewaan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kalurahan, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan pada 22 Mei 2026 di Yogyakarta.

Dalam kegiatan tersebut, Moh. Wahyudin menyampaikan materi bertajuk “Analisis Bisnis Kegiatan Peternakan Domba dan Sapi serta Budidaya Lele untuk Mendapatkan Break Even Point (BEP)”. Materi ini membahas penerapan analisis Break Even Point (BEP) sebagai salah satu alat dalam perencanaan dan pengelolaan usaha peternakan maupun perikanan agar pelaku usaha dapat mengambil keputusan bisnis secara lebih tepat.

Melalui pemaparan tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya menghitung titik impas usaha sebagai dasar dalam menentukan harga jual, memperkirakan volume produksi minimum, serta mengevaluasi kelayakan usaha. Analisis BEP juga membantu pelaku usaha mengidentifikasi struktur biaya sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan meminimalkan risiko kerugian.

Kegiatan ini bertujuan membantu pelaku usaha dalam mengambil keputusan bisnis yang lebih baik, menentukan harga jual yang sesuai, serta mengurangi risiko kerugian melalui pemanfaatan analisis keuangan yang sederhana namun efektif. Diharapkan pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan untuk meningkatkan keberlanjutan dan daya saing usaha peternakan serta budidaya ikan di tingkat masyarakat.

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kapasitas masyarakat dalam mengelola usaha secara produktif, efisien, dan berkelanjutan.

123…18

Berita Terakhir

  • PIONIR Agrophoria 2026 Tanamkan Semangat Agroteknologi untuk Wujudkan Kedaulatan Pangan Berkelanjutan
  • FTP UGM dan Pemkot Semarang Perkuat Kolaborasi Kembangkan Urban Gastronomy Berbasis Riset
  • FTP UGM Sambut 338 Mahasiswa Baru, Perkuat Sinergi Bersama Orang Tua untuk Dukung Keberhasilan Studi
  • ASEAN Cultural Exchange Programme Pertemukan Mahasiswa UPM, Malaysia, dengan FTP UGM
  • Workshop Sustainable Workspace Ajak Sivitas FTP UGM Wujudkan Kantor Minim Jejak Karbon

Berita UGM

  • Bawa Solusi Sampah Rumah Tangga, Tim Mahasiswa UGM Raih Penghargaan Internasional U21 RISE Awards 6 Agustus 2026
  • Resmi Jadi Guru Besar UGM, Prof. Sony Warsono Ungkap Kunci Pengembangan Akuntansi Era Digital 6 Agustus 2026
  • Mahasiswa KKN UGM Olah Sampah Dapur Menjadi Pakan Ayam Nutrisi Tinggi 6 Agustus 2026
  • Wamenhut Ajak Rimbawan Muda UGM Terjun Pulihkan Hutan 6 Agustus 2026
  • Pengabdian di Ujung Selatan Indonesia, Mahasiswa KKN UGM Selamatkan Kura-Kura Leher Ular Endemik Rote 6 Agustus 2026

Agenda

  • 13Agu Srawung Desa
  • 22Agu Expo Beasiswa
  • 27Agu The 10th International Conference – Indonesian Society for Lactic Acid Bacteria and Gut Microbiota (ISLAB GM)
  • 27Agu Expo Produk Unggulan FTP UGM
  • 29Agu Family Fun Day
Semua Agenda
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju