• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Program Double Degree
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • Beasiswa Mahasiswa Internasional
    • UGMPreneurs
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
  • (Page 7)
Arsip:

SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi

UGMPreneurs 2025 Batch IV: Soroti Eksekusi Ide Bisnis, Karakter, Jaringan, dan Kerja Tim di Era Digital

Rilis BeritaSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan EkonomiSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Sabtu, 18 Oktober 2025

Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada kembali melaksanakan rangkaian kegiatan UGMPreneurs 2025 Batch IV, salah satunya pada Jumat, 17 Oktober 2025 melalui Zoom Meeting. Pada sesi tersebut, mahasiswa dibekali pengetahuan dan pengalaman mengenai dunia kewirausahaan, strategi pengembangan bisnis, serta penerapan model usaha berkelanjutan.

Kegiatan ini menghadirkan Jahja B. Soenarjo, CEO Business Forum, dan Sophie Li, artificial intelligence (AI) entrepreneur, sebagai narasumber, dengan total 29 dari 30 peserta dari berbagai fakultas di UGM hadir dan mengikuti kegiatan secara aktif.

Pada sesi materi pertama, Jahja B. Soenarjo menyampaikan paparan “Entrepreneurship: From Idea to Execution; National and Global Entrepreneurs”, yang menekankan pentingnya karakter seorang wirausaha, seperti ketekunan, kepercayaan diri, kemampuan mengambil risiko, kreativitas, adaptabilitas, serta kemampuan membangun relasi dan mengatasi krisis. Ia juga mengulas konsep market opportunity, pentingnya market matching, serta dasar strategi pemasaran, mulai dari segmentasi dan pemetaan, penargetan, hingga pemosisian. Jahja menekankan bahwa ide bisnis perlu ditemukan, diuji, dipasarkan, serta dikembangkan secara konsisten melalui proses praktik langsung. Menurutnya, kreativitas dalam bisnis dan pemasaran harus mampu menarik perhatian pasar dan mendorong penjualan melalui pengalaman pelanggan yang memuaskan, sehingga menghasilkan pertumbuhan yang berkelanjutan. Ia juga menggarisbawahi bahwa eksplorasi ide, termasuk dengan mengunjungi pameran dan membangun kolaborasi, merupakan langkah penting dalam mengembangkan peluang usaha.

Pada sesi kedua, Sophie Li membawakan materi “Empowering with Good Characters, Ability to Network, and Establishing Good Teamwork”. Ia membahas evolusi revolusi industri, tantangan wirausaha di era kecerdasan buatan, serta kompetensi inti yang dibutuhkan perusahaan dan pelaku bisnis inovatif di masa depan. Sophie menyoroti beberapa prinsip utama di era AI, di antaranya pentingnya arah yang jelas dalam bekerja, kreativitas manusia yang tetap tak tergantikan, efektivitas tim kecil yang mampu memberi dampak besar, serta pentingnya kepercayaan dalam membangun hubungan profesional.

Pada akhir sesi, peserta aktif mengajukan berbagai pertanyaan kepada narasumber. Pada sesi pertama, diskusi berfokus pada cara mengembangkan bisnis, mulai dari langkah awal memetakan peluang, strategi memperluas pasar, hingga cara mempertahankan keberlanjutan usaha di tengah persaingan yang dinamis. Sementara itu, sesi kedua diwarnai pertanyaan seputar kualitas kepemimpinan manusia yang tidak dapat ditiru kecerdasan buatan, serta AI tools yang umum digunakan dalam perjalanan kewirausahaan. Peserta juga menanyakan bagaimana pemanfaatan AI dalam bisnis dapat dilakukan secara etis dan tetap mempertahankan nilai-nilai kemanusiaan. Menanggapi hal tersebut, narasumber menegaskan bahwa kreativitas, empati, intuisi, dan kemampuan membangun kepercayaan adalah aspek yang tidak dapat digantikan oleh AI. Ia mendorong mahasiswa untuk menggunakan teknologi secara bijak sebagai pelengkap, bukan pengganti, kemampuan manusia.

Kegiatan UGMPreneurs 2025 Batch IV pada 17 Oktober berlangsung dengan lancar dan interaktif. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, sesi ini melengkapi pembelajaran yang diberikan kepada mahasiswa untuk memperkuat kemampuan ideasi, karakter kewirausahaan, dan pemahaman strategi bisnis. Harapannya, peserta mampu berkontribusi sebagai wirausaha muda yang inovatif dan berdaya saing.

Kontributor: Diva Humaira Nibras (Penulis)

Dosen FTP UGM Inisiasi Kerja Sama Pendampingan Terintegrasi Pertanian–Peternakan di Pagerharjo Samigaluh

Rilis BeritaSDG 1: Tanpa KemiskinanSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Selasa, 14 Oktober 2025

Tim dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada melaksanakan Pertemuan Inisiasi Kerja Sama bersama Perangkat Kalurahan Pagerharjo, BUMDesa, dan Kelompok Tani Pagerharjo Samigaluh KP pada Senin, 13 Oktober 2025, bertempat di Kantor Kelurahan Pagerharjo, Samigaluh, Kulon Progo. Kegiatan ini bertujuan merintis program pendampingan terintegrasi pertanian–peternakan sekaligus memperkuat kelembagaan BUMDes Pagerharjo sebagai penggerak ekonomi desa.

Tim akademisi FTP UGM yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri atas Dr. Mohammad Affan Fajar Falah, S.T.P., M.Agr., Dr. Wagiman, S.T.P., M.Si., Dr. Novita Erma Kristanti, S.T.P., M.P., Dr. Muhammad Prasetya Kurniawan, S.T.P., M.Sc., serta Thalia Naziha, S.T.P., M.Sc., M.B.A. Kehadiran tim FTP UGM mencerminkan komitmen fakultas dalam mendukung penguatan ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat berbasis potensi lokal.

Pertemuan ini membahas inisiasi program pendampingan kelembagaan BUMDes dan kelompok tani, yang mencakup penguatan manajemen, pemasaran, serta pemanfaatan media sosial. Selain itu, diskusi juga menyoroti pengembangan program ketahanan pangan berbasis integrasi sektor pertanian dan peternakan, sebagai strategi meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan usaha tani di wilayah Pagerharjo.

Fokus utama pendampingan yang dirancang meliputi peningkatan nilai tambah produk lokal melalui penguatan pascapanen, hilirisasi produk susu kambing perah, serta optimalisasi pemanfaatan limbah ternak menjadi pupuk organik. Tim FTP UGM juga mendorong pengembangan konsep agro-edu-wisata berbasis komoditas lokal sebagai alternatif sumber pendapatan baru bagi masyarakat desa.

Selain aspek teknis produksi, kegiatan ini turut mengidentifikasi kebutuhan pendampingan di bidang pemasaran dan pengelolaan media sosial, serta memetakan potensi kerja sama lintas dinas guna mendukung pengelolaan sumber daya desa yang produktif dan berdaya saing. Sinergi antara akademisi FTP UGM dan pemangku kepentingan desa diharapkan mampu memperkuat fondasi ekonomi lokal secara berkelanjutan.

Kegiatan inisiasi kerja sama ini menjadi wujud nyata kontribusi FTP UGM dalam pengabdian kepada masyarakat dan pengembangan wilayah perdesaan. Program pendampingan yang dirancang selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1 (No Poverty) melalui peningkatan ekonomi masyarakat desa, SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui penguatan ketahanan pangan, serta SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) dengan penciptaan peluang usaha dan pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.

UGMPreneurs Batch IV : Bangun Jiwa Wirausaha dan Daya Saing Mahasiswa Lewat Pembelajaran Langsung dari Praktisi Bisnis

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan EkonomiSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Minggu, 12 Oktober 2025

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menyelenggarakan program UGMPreneurs untuk semester gasal tahun ajaran 2025/2006. Pembelajaran pertama dilaksanakan pada Jumat–Sabtu, 10–11 Oktober 2025, bertempat di Suwatu, Yogyakarta. Kegiatan ini menghadirkan pembicara dari kalangan profesional dan pelaku usaha, yaitu Prof. (EM) Eka Sari Lorena Surbakti, Teddie Patria, Teddy Sun, dan Rico Tedyono. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dibekali pengetahuan dan pengalaman langsung mengenai dunia kewirausahaan, strategi pengembangan bisnis, hingga penerapan model usaha berkelanjutan.

Program UGMPreneurs diikuti oleh 30 peserta dari berbagai fakultas yaitu 4 mahasiswa dari Fakultas Filsafat;  2 mahasiswa Fakultas Geography; 2 mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya; 3 mahasiswa Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan; 1 mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam; 1 Fakultas Pertanian; 2 Fakultas Teknik; 11 Fakultas Teknologi Pertanian; 2 Sekolah Pascasarjana; dan 2 Sekolah  Vokasi. Program UGMPreneurs dirancang sebagai wadah pembelajaran kewirausahaan lintas fakultas di UGM, yang menggabungkan pendekatan akademik dan praktis. Berbeda dari kelas bisnis konvensional, UGMPreneurs menghadirkan pengajar dari kalangan pengusaha aktif agar peserta memperoleh wawasan terkini tentang praktik bisnis nyata, tantangan industri, serta tren ekonomi digital. Dalam paparannya, Prof. Eka Sari Lorena Surbakti menguraikan materi Entrepreneurship 101 yang menekankan pentingnya membangun mental adaptif, berpikir kreatif, dan memiliki kemampuan untuk melihat peluang di tengah perubahan ekonomi yang cepat. Ia juga menyoroti pentingnya inovasi berbasis teknologi, khususnya kecerdasan buatan (AI), dalam menjaga daya saing generasi muda di era global.

Teddie Patria dengan topik Scaling Up UKM: Spirit, Competitiveness, GRIT & Positive Impact. Ia membagikan pengalaman membangun usaha dari skala kecil hingga berkembang di berbagai kota. Melalui kisah perjalanannya, peserta diajak memahami pentingnya growth mindset, ketahanan terhadap risiko, serta kemampuan mengeksekusi ide menjadi tindakan nyata. Menurutnya, keberhasilan usaha tidak hanya bergantung pada inovasi produk, tetapi juga kemampuan membangun tim yang solid, mengelola sistem bisnis yang efisien, serta menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi kuis interaktif dan diskusi reflektif yang mengajak peserta untuk merumuskan pelajaran paling berharga dari setiap materi. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan mampu menumbuhkan semangat kewirausahaan sejak dini, mengembangkan ide bisnis yang berdampak, serta beradaptasi dengan perubahan teknologi dan pasar global.

Pelaksanaan UGM Preneurs 2025 juga sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

TIM PKM JGrow+: Mengubah Limbah Ternak Menjadi Solusi Pertanian Ramah Lingkungan di Desa Jamblangan, Saygan, Sleman

Rilis BeritaSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 13: Penanganan Perubahan IklimSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Senin, 6 Oktober 2025

Tim PKM (Program Kreativitas mahasiswa) besutan Dr. Dwi Umi Siswanti, S.Si.,M.Sc. melakukan sesi konsultasi hasil pengabdian masyarakatnya di Desa Jambalangan, Sayegan, Sleman. Tim mahasiswa terdiri dari Tsabita Afidati, Muhammad Fajar Ramadhani, Satria Enggal Buana, Salma Putri Nabila dan Widyaningsih Tutus Mahardika. Tim ini mengusung PKM PM (Pengabdian Masyarakat) “Pemberdayaan Karang Taruna melalui Inovasi Jamblangan Grow+ (JGrow+) Berbasis Farm Waste untuk Meningkatkan Produktivitas di Desa Jamblangan”. Ide yang melatari pengusulan PKM-PM ini adalah fakta bahwa Desa Jamblangan memiliki sumber daya peternakan berupa ternak sapi dan kambing yang cukup banyak. Sumber daya tersebut minimal menghasilkan urin ternak 230 liter/hari dan feses 222 kg/hari. Urin ternak mengandung 0,23% nitrogen sementara feses mengandung 16,35% C organik. Farm Waste merupakan limbah peternakan dalam bentuk feses dan urine dengan berbagai kandungan hara yang berguna untuk pertanian.Di sisi lain, Desa Jamblangan sesungguhnya memiliki potensi sumber daya yang besar. Tercatat terdapat 20 ekor sapi dan 20 ekor kambing yang setiap harinya menghasilkan sekitar 230 liter urin dan 222 kilogram feses. Limbah ternak atau farm waste tersebut mengandung unsur bermanfaat seperti nitrogen (0,23% pada urin) dan karbon organik (16,35% pada feses) yang berfungsi sebagai nutrisi alami bagi tanaman.

Tim PKM JGrow+ Desa Jamblangan  menghadapi dua tantangan utama dalam pengelolaan pertanian. Pertama, tingginya penggunaan pupuk dan bahan kimia yang dalam jangka panjang dapat menurunkan kualitas tanah serta berdampak pada kesehatan lingkungan. Kedua, keterlibatan generasi muda yang tergabung dalam Karang Taruna Permadi 13 masih terbatas, sehingga potensi produktivitas mereka belum termanfaatkan secara optimal. Di sisi lain, Desa Jamblangan memiliki potensi sumber daya peternakan dan pertanian yang besar

Berangkat dari potensi ini, Tim PKM-PM Universitas Gadjah Mada bersama Karang Taruna Permadi 13 menginisiasi program JGrow+ (Jamblangan Grow+). Program ini berfokus pada pemanfaatan limbah peternakan menjadi Pupuk Organik Plus (POP) dan Biofertilizer. Tidak hanya mengandalkan feses dan urin ternak, bahan tambahan lain seperti sisa sayuran rumah tangga dan tembakau dari puntung rokok turut digunakan untuk memperkaya kualitas produk. Lebih jauh, produk ini juga mengandung sembilan jenis mikroorganisme yang mendukung pertumbuhan tanaman.

Proses produksi berlangsung melalui fermentasi: sekitar 1–1,5 bulan untuk POP dan 10–14 hari untuk biofertilizer. Indikator sederhana digunakan untuk menilai kelayakan produk, misalnya perubahan warna cairan menjadi lebih gelap dan aroma menyerupai kecap pada biofertilizer. Setelah itu, produk disimpan pada ruang tertutup dan dilakukan pelepasan gas setiap dua minggu untuk menjaga kualitas.

Namun, JGrow+ bukan sekadar program teknis pengolahan limbah. Melalui kegiatan pendampingan, mitra juga dibekali pengetahuan tentang pengemasan, strategi promosi, serta manajemen organisasi dengan pembentukan divisi dan sub-divisi. Pendekatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kemandirian dan keberlanjutan program.

Untuk memperluas dampak, metode Training of Trial (TOT) diterapkan agar masyarakat sekitar dapat langsung mempraktikkan teknik pengolahan. Selain itu, video tutorial yang diunggah melalui kanal YouTube menjadi sarana penyebarluasan pengetahuan yang menjangkau khalayak lebih luas.

Program JGrow+ menjadi bukti bahwa solusi atas permasalahan lingkungan dan pertanian dapat lahir dari kolaborasi. Dengan memanfaatkan potensi lokal, Desa Jamblangan tidak hanya mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, tetapi juga memberdayakan generasi mudanya untuk menjadi motor perubahan.

Kontributor :

Manfaatkan Limbah Batang Pisang dan Blondo, Tim FTP UGM Raih Juara 2 Business Plan AGRIDATION 2025

Rilis BeritaSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Senin, 29 September 2025

Bukan perkara mudah menyeimbangkan perkuliahan dengan persiapan kompetisi. Waktu persiapan yang singkat, jadwal kuliah padat, serta perbedaan sudut pandang lintas program studi menjadi tantangan yang harus dihadapi. Namun, berkat kerja sama dan ketekunan, tim mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (FTP UGM), B-Rollies, berhasil meraih Juara 2 Lomba Business Plan AGRIDATION (Agricultural Day Competition) 2025: Agricultural Growth: From Nature to Nurture yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Vokasi (HIMAVO) Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 27–28 September 2025.

Tim B-Rollies diketuai oleh Dinda Afrilia (S1 Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian), bersama dua anggota, Salsabila Deswita Kolin (S1 Teknologi Industri Pertanian) dan Salma Alvina Putri (S1 Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian), dengan bimbingan Dr. Novita Erma Kristanti, S.T.P., M.P. Prestasi tersebut diraih melalui ide inovatif berjudul ‘B-Roll: Pemanfaatan Limbah Batang Pisang dan Blondo dalam Pembuatan Egg Roll sebagai Camilan Tinggi Serat dan Protein.’

Pencapaian ini lahir dari inovasi camilan sehat berbasis hasil samping pertanian. Produk B-Roll merupakan camilan egg roll berbahan dasar tepung batang pisang dan blondo, dua komoditas yang selama ini kurang dimanfaatkan. Dengan kandungan serat, protein, serta asam laurat yang tinggi, produk ini menawarkan camilan sehat, praktis, sekaligus bernilai ekonomi. Inovasi ini hadir sebagai solusi pengolahan limbah pertanian dengan mengusung konsep keberlanjutan (sustainability), memperluas pemanfaatan sumber daya lokal, serta berkontribusi dalam mendukung gaya hidup sehat dan pemberdayaan petani.

Proses persiapan kompetisi berlangsung sangat singkat. Latihan presentasi bahkan lebih banyak dilakukan di dalam bus selama perjalanan menuju lokasi. Meski penuh keterbatasan, dukungan dan masukan dari dosen pembimbing membuat tim tetap percaya diri. Tantangan lain juga turut mewarnai perjalanan, mulai dari jadwal kuliah yang padat hingga perbedaan sudut pandang lintas program studi. Bahkan, beberapa pengalaman unik seperti bus yang terlambat datang, koper yang tertukar, hingga sempat tersasar ke kandang sapi, justru menjadi momen berkesan yang mempererat kekompakan tim.

“Kami belajar bahwa business plan bukan hanya soal ide cemerlang, tetapi juga bagaimana mengomunikasikannya secara efektif sebagai sebuah tim. Waktu yang terbatas mengajarkan kami untuk bekerja cepat, memprioritaskan hal-hal penting, dan tetap fleksibel menghadapi situasi tak terduga,” ungkap mereka.

Lebih lanjut, tim B-Rollies menyampaikan pesan kepada mahasiswa lain agar tidak ragu mengambil peluang. “Jangan tunggu sampai benar-benar siap. Kesempatan sering datang tiba-tiba. Ambil tantangannya, nikmati prosesnya, dan jalani sepenuh hati. Ikut lomba bukan hanya soal teori, tetapi juga pengalaman nyata yang membuka wawasan, memperluas jaringan, dan menjadi bekal berharga untuk masa depan,” pungkas mereka.

Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa FTP UGM untuk terus mengembangkan diri, berani menghadapi tantangan, serta mengharumkan nama FTP UGM di kancah nasional maupun internasional.

SDG: SDG 12 – Responsible Consumption and Production, SDG 3 – Good Health and Well-Being, SDG 8 – Decent Work and Economic Growth

Kontributor: Penulis (Diva Humaira Nibras)

1…56789…20

Berita Terakhir

  • Anhui Agricultural University Berkunjung, FTP UGM Perkenalkan Riset dan Fasilitas Tiga Departemen
  • Dukung Swasembada Kedelai Nasional, FTP UGM dan Pemkab Grobogan Inisiasi Kerja Sama Hilirisasi Teknologi SAE Kedelai
  • FTP UGM Gandeng nanoCAD, Kenalkan Perangkat Lunak Perancangan 3D untuk Mendukung Pembelajaran
  • Dari Ide ke Eksekusi, FTP UGM dan BIG Hadirkan Praktisi Industri dalam General Lecture UGMPreneurs Batch V
  • Tekan Susut Pangan, FTP UGM dan Direktorat P4T Bappenas Jalin Kerja Sama Kajian Teknologi Pascapanen

Berita UGM

  • Menbud Fadli Zon Dorong Dekolonisasi Sejarah dan Kolaborasi Arkeologi Lintas Disiplin 2 November 2026
  • Dorong UMKM Sleman Naik Kelas, UGM Bekali Strategi Branding dan Marketing Digital 2 November 2026
  • Rokok Kalahkan Belanja Gizi Keluarga, Pakar UGM Ingatkan Anak Rentan Stunting 2 November 2026
  • Cerita Angga, Lulus Cumlaude S2 UGM dalam Waktu 1 Tahun 5 Bulan 2 November 2026
  • Mahasiswa UGM Raih Juara 1 Kategori Beregu di Turnamen Catur Unnes Cup 2 November 2026

Agenda

  • 12Nov Pengukuhan Guru Besar Prof. Nursigit Bintoro
  • 26Nov Wisuda Sarjana
Semua Agenda
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju