Departemen Karier dan Usaha Keluarga Mahasiswa Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (KMTPHP) UGM menyelenggarakan kegiatan “Tumbuh BersamaKU” pada Minggu, 26 Oktober 2025, bertempat di Daheim Coworking Space Jogja. Kegiatan ini menghadirkan Anang Wahif Fatkhurrochman, alumni Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian angkatan 2012, sebagai pembicara.
Bagi banyak mahasiswa, menentukan arah karier di tengah banyaknya pilihan jalan hidup bukan perkara mudah. Melalui program seminar dan diskusi kelompok terarah Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Menentukan Arah, Menapaki Masa Depan”, kegiatan ini hadir untuk mewadahi mahasiswa, khususnya anggota Departemen Karier dan Usaha KMTPHP UGM, agar memperoleh wawasan, pemahaman, serta kesiapan diri dalam menentukan arah karier dan mengembangkan soft skill sesuai minat dan bakat masing-masing.
Kehadiran Anang Wahif Fatkhurrochman sebagai alumni menjadi nilai tersendiri dalam kegiatan ini, karena mahasiswa dapat belajar langsung dari pengalaman nyata seseorang yang telah lebih dulu menapaki dunia kerja. Melalui sesi berbagi pengalaman dan diskusi interaktif, mahasiswa diajak memahami dinamika dunia industri, membangun profesionalisme, serta menjembatani kesenjangan antara pendidikan formal dengan kebutuhan dunia kerja yang sesungguhnya.
Melalui kegiatan ini, KMTPHP UGM berharap mahasiswa semakin siap dan adaptif dalam menghadapi tantangan dunia kerja, sekaligus memiliki bekal yang matang untuk menentukan arah karir sesuai potensi diri masing-masing.
Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 4 Pendidikan Berkualitas dan SDG 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.
Program UGMPreneurs diikuti oleh 30 peserta dari berbagai fakultas yaitu 4 mahasiswa dari Fakultas Filsafat; 2 mahasiswa Fakultas Geography; 2 mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya; 3 mahasiswa Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan; 1 mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam; 1 Fakultas Pertanian; 2 Fakultas Teknik; 11 Fakultas Teknologi Pertanian; 2 Sekolah Pascasarjana; dan 2 Sekolah Vokasi. Program UGMPreneurs dirancang sebagai wadah pembelajaran kewirausahaan lintas fakultas di UGM, yang menggabungkan pendekatan akademik dan praktis. Berbeda dari kelas bisnis konvensional, UGMPreneurs menghadirkan pengajar dari kalangan pengusaha aktif agar peserta memperoleh wawasan terkini tentang praktik bisnis nyata, tantangan industri, serta tren ekonomi digital. Dalam paparannya, Prof. Eka Sari Lorena Surbakti menguraikan materi Entrepreneurship 101 yang menekankan pentingnya membangun mental adaptif, berpikir kreatif, dan memiliki kemampuan untuk melihat peluang di tengah perubahan ekonomi yang cepat. Ia juga menyoroti pentingnya inovasi berbasis teknologi, khususnya kecerdasan buatan (AI), dalam menjaga daya saing generasi muda di era global.