Himpunan Mahasiswa Teknologi Industri Pertanian (HIMATIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Leadership Training 2026, berlangsung secara bertahap sejak 6 Februari hingga 29 Maret 2026, sebagai bentuk pembinaan karakter dan pengembangan kapasitas kepemimpinan mahasiswa baru Departemen Teknologi Industri Pertanian. Kegiatan ini menghadirkan Prof. Dr. Mirwan Ushada, S.T.P., M.App.Life.Sc., dan Dr. Novita Erma Kristanti, S.T.P., M.P., dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UGM, sebagai narasumber, dilaksanakan di FTP UGM serta Omah Jawi Sejahtera.
Membentuk pemimpin muda tidak bisa dilakukan dalam sehari. Menyadari hal itu, HIMATIPA merancang rangkaian kegiatan melalui tiga jenis sesi yang saling berkesinambungan, yaitu sesi kepemanduan, kepemimpinan, dan kerohanian, mulai dari pengenalan dan pembinaan hingga implementasi nilai-nilai kepemimpinan secara nyata. Rangkaian dimulai pada 6 Februari 2026 dengan pembukaan dan pembagian kelompok, dilanjutkan sesi pengembangan diri seperti self-awareness, manajemen waktu, dan kerja sama tim pada 7 dan 15 Februari 2026, serta Technical Meeting pada 13 Maret 2026 sebagai persiapan menuju kegiatan puncak.
Puncak Leadership Training 2026 berlangsung pada 28–29 Maret 2026 di Omah Jawi Sejahtera, diisi pemaparan materi kepemimpinan, diskusi kelompok terarah, sesi keagamaan, serta bonding team melalui games. Momen ini semakin berkesan lewat malam keakraban berupa api unggun sebagai sarana refleksi, penampilan short movie karya peserta, hingga closing ceremony sebagai penutup rangkaian.
Kegiatan ini berlangsung lancar dengan antusiasme peserta yang tinggi di setiap sesi, dan diharapkan mampu meningkatkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, serta kesiapan mahasiswa menghadapi dunia akademik maupun profesional, sekaligus membentuk karakter yang adaptif, kolaboratif, dan berintegritas.
Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals(SDGs), yaitu SDG 4 Pendidikan Berkualitas, SDG 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Pada sesi pemaparan materi, Bambang Dwi Wijatniko, S.T.P., M.Agr.Sc., M.Sc., Ph.D. selaku Ketua PUI-PT Gastronomi Indonesia menjelaskan bahwa PUI-PT Gastronomi Indonesia lahir dari Pusat Kajian Gastronomi Indonesia yang dibentuk sejak tahun 2020 sebagai bentuk keprihatinan sekaligus perhatian terhadap kekayaan sejarah, budaya, dan filosofi gastronomi Indonesia. PUI-PT Gastronomi Indonesia dikembangkan sebagai center of excellence untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di tingkat nasional dan internasional. Dalam kesempatan tersebut disampaikan roadmap, capaian kinerja, serta berbagai produk unggulan, termasuk Seri Pusaka Cita Rasa Indonesia yang telah diterbitkan dalam 16 buku, produk hilirisasi riset pangan fungsional berbasis kearifan lokal seperti olahan porang, serta kerja sama dengan berbagai mitra nasional dan internasional.
Narasumber ketiga, Chef Wira Hardiansyah, memaparkan peran chef dalam membangun identitas pusat gastronomi. Ia menjelaskan bahwa chef tidak hanya berperan dalam penciptaan menu, tetapi juga dalam promosi makanan daerah, pengelolaan bahan pangan lokal, serta menghadapi tantangan pasar dan ketersediaan bahan baku, khususnya bagi UMKM dan industri.