Dr.rer.nat. Lucia Dhiantika Witasari, S.Farm., Apt., M.Biotech., dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM), menjadi narasumber pada kegiatan Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta pada 15 Agustus 2024. Pelatihan ini berlangsung di Ruang Rapat Kunthi Gedung PKK Kota Yogyakarta dan dihadiri oleh para penanggung jawab serta penjamah makanan dari berbagai instansi.
Dalam pelatihan ini, Dr. Lucia membahas topik penting mengenai pencemaran pangan, termasuk pencemar pangan dan alergen, pencegahan pencemaran pangan, serta standar kualitas pencemaran pangan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan peserta tentang keamanan pangan, guna memastikan makanan siap saji yang diproduksi dan disajikan memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan.
Kegiatan ini mendukung upaya UGM dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak, dan SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.
Pelatihan ini dilaksanakan pada 14 Agustus 2024, bertempat di kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bantul, dengan narasumber ahli Dr. Atris Suyantohadi, S.T.P., M.T., dosen dari Departemen Teknologi Industri Pertanian (DTIP) FTP UGM. Dr. Atris menyampaikan materi mengenai “Penanganan Pasca Panen Kedelai, Pengolahan, dan Pemasaran” kepada peserta yang terdiri dari petani dan pelaku usaha pertanian. Dalam pelatihan ini, peserta dibekali pengetahuan tentang bagaimana mengelola biji kedelai setelah panen untuk menjaga kualitasnya, cara-cara inovatif dalam pengolahan kedelai agar memiliki nilai jual lebih tinggi, serta strategi pemasaran yang efektif. Pembahasan mendalam mengenai peran teknologi dalam mempercepat proses pasca panen dan pengolahan juga disampaikan, guna mendorong efisiensi dan produktivitas di tingkat petani.
Mengangkat tema “Teknologi Pertanian Cerdas pada Industri Hulu Kelapa Sawit,” menjadi sesi pertama dengan menghadirkan narasumber seperti Ardi Praptono, S.P., M.Agr dari Kementerian Pertanian, Dr. Suwardi, S.T.P., M.Si. dari PT Wilmar Internasional, serta Ir. Andri Prima Nugroho, S.T.P., M.Sc., Ph.D., IPU, ASEAN Eng., Dosen Teknik Pertanian dan Biosistem FTP UGM. Diskusi ini menekankan pentingnya adopsi teknologi modern di sektor hulu, seperti penggunaan citra satelit, drone, dan otomatisasi untuk meningkatkan produktivitas dan menjaga posisi Indonesia sebagai produsen sawit terkemuka di dunia.