Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan delegasi dari Ehime University, Jepang, pada 16 Oktober 2025 yaitu Prof. Hiroshige Nishina (President of Ehime University) serta didampingi oleh Prof. Osamu Kobayashi dan Prof. Motoko Shimagami. Kunjungan ini menjadi kesempatan untuk membahas keberlanjutan kerja sama akademik dan riset yang telah terjalin antara FTP UGM dan Ehime University, sekaligus mengeksplorasi kemungkinan pengembangan kolaborasi baru.
Pada rangkaian kunjungan, Prof. Hiroshige Nishina berkesempatan mengunjungi Smartagri Plant Factory yang berada di lingkungan FTP UGM. Dalam sesi ini, Ir. Andri Prima Nugroho, S.T.P., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng., selaku Kepala Laboratorium Energi dan Mesin Pertanian sekaligus Koordinator Riset di Smart Agriculture Research Center, memberikan penjelasan mengenai sejarah pengembangan laboratorium, fokus penelitian yang dilakukan, serta implementasi teknologi pertanian cerdas berbasis sistem lingkungan terkontrol. Penjelasan tersebut meliputi arah pengembangan riset yang mengintegrasikan digitalisasi, efisiensi energi, dan peningkatan produktivitas komoditas pertanian secara berkelanjutan. Prof. Hiroshige Nishina juga memberikan masukan terkait penguatan riset Smartagri Plant Factory. Masukan yang disampaikan berfokus pada peningkatan efektivitas di Smart Agriculture Reseach Center.
Kegiatan kunjungan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama pimpinan fakultas, dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc. Dekan FTP UGM untuk membahas bentuk penguatan kerja sama ke depan. Kunjungan ini menegaskan komitmen FTP UGM dalam memperkuat jejaring internasional dan memperluas dampak riset strategis dalam bidang pertanian cerdas, serta mendorong kolaborasi berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi pengembangan ilmu dan teknologi di kedua institusi.
Berangkat dari potensi ini, Tim PKM-PM Universitas Gadjah Mada bersama Karang Taruna Permadi 13 menginisiasi program JGrow+ (Jamblangan Grow+). Program ini berfokus pada pemanfaatan limbah peternakan menjadi Pupuk Organik Plus (POP) dan Biofertilizer. Tidak hanya mengandalkan feses dan urin ternak, bahan tambahan lain seperti sisa sayuran rumah tangga dan tembakau dari puntung rokok turut digunakan untuk memperkaya kualitas produk. Lebih jauh, produk ini juga mengandung sembilan jenis mikroorganisme yang mendukung pertumbuhan tanaman.
Pencapaian ini lahir dari inovasi camilan sehat berbasis hasil samping pertanian. Produk B-Roll merupakan camilan egg roll berbahan dasar tepung batang pisang dan blondo, dua komoditas yang selama ini kurang dimanfaatkan. Dengan kandungan serat, protein, serta asam laurat yang tinggi, produk ini menawarkan camilan sehat, praktis, sekaligus bernilai ekonomi. Inovasi ini hadir sebagai solusi pengolahan limbah pertanian dengan mengusung konsep keberlanjutan (