• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • SDGs
  • SDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab
  • hal. 2
Arsip:

SDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab

Dosen FTP UGM Berikan Pelatihan dan Pendampingan Food Safety bagi Relawan SPPG Sinduadi Sleman

Rilis BeritaSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera Senin, 27 Oktober 2025

Dosen dari Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM), Rachma Wikandari, S.T.P., M.Biotech., Ph.D., berperan aktif dalam kegiatan Pelatihan dan Pendampingan Food Safety, Hygiene, dan Sanitasi bagi Relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sinduadi, Mlati, Sleman pada 11 Oktober 2025. Kegiatan ini diselenggarakan oleh SPPG Sinduadi dan dilaksanakan di Aula SPPG Sinduadi, Mlati, Sleman. Pelatihan ini diikuti oleh para relawan SPPG yang berperan penting dalam mendukung upaya pemenuhan gizi masyarakat di wilayah Sinduadi dan sekitarnya.

Pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para relawan dalam menerapkan prinsip keamanan pangan, higiene, dan sanitasi pada setiap tahapan pengelolaan serta distribusi pangan bergizi. Dalam kesempatan ini, Rachma Wikandari, S.T.P., M.Biotech., Ph.D., membawakan materi bertajuk Keamanan Pangan dan Hygiene, yang menekankan pentingnya pengendalian potensi bahaya pada makanan mulai dari tahap persiapan bahan baku, pengolahan, penyimpanan, hingga penyajian kepada masyarakat penerima manfaat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan kapasitas sumber daya manusia di tingkat komunitas agar mampu memastikan pangan yang didistribusikan memiliki kualitas yang aman dan sesuai standar kesehatan. Dengan memahami dan menerapkan prinsip food safety, para relawan diharapkan dapat berperan sebagai garda terdepan dalam menjamin bahwa setiap pangan yang disalurkan benar-benar layak konsumsi, bernilai gizi baik, serta bebas dari kontaminasi.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga mencakup sesi pendampingan langsung di lapangan, di mana peserta mendapatkan bimbingan praktik mengenai penerapan higiene personal, teknik sanitasi lingkungan, dan tata kelola peralatan yang higienis. Pendampingan ini diharapkan dapat memperkuat penerapan prinsip keamanan pangan dalam kegiatan sehari-hari relawan SPPG, sehingga dapat tercipta sistem distribusi pangan bergizi yang efektif, aman, dan berkelanjutan di lingkungan masyarakat.

Kegiatan Pelatihan dan Pendampingan Food Safety, Hygiene, dan Sanitasi bagi Relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sinduadi, Mlati, Sleman ini sejalan dengan komitmen Fakultas Teknologi Pertanian UGM dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals atau SDGs), khususnya SDG 2 Zero Hunger (Tanpa Kelaparan), SDG 3 Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), dan SDG 12 Responsible Consumption and Production (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab). Melalui kegiatan ini, FTP UGM turut berperan aktif dalam memperkuat sistem ketahanan pangan masyarakat, mendorong pola konsumsi yang sehat dan aman, serta mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

Mahasiswa UGM Ciptakan Bioplastik dari Kulit Pisang Melalui Rekayasa Genetika

Rilis BeritaSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 5: Kesetaraan Gender Selasa, 21 Oktober 2025

Yogyakarta – Limbah plastik yang sulit terurai masih menjadi ancaman serius bagi lingkungan. Sementara itu, kulit pisang yang melimpah sering kali berakhir sebagai sampah tanpa pemanfaatan. Melihat dua permasalahan ini, tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) Universitas Gadjah Mada menghadirkan inovasi berkonsep zero waste dengan mengolah limbah kulit pisang menjadi bahan dasar plastik biodegradable yang ramah lingkungan.

Gagasan ini berangkat dari keprihatinan terhadap meningkatnya pencemaran akibat sampah plastik dan kurangnya pemanfaatan limbah organik. Tim kemudian mengembangkan pendekatan yang mampu menyatukan kedua permasalahan tersebut, yaitu dengan mengubah kulit pisang menjadi bahan pembentuk bioplastik yang dapat terurai secara alami.

Produk yang dihasilkan berbasis Polyhydroxybutyrate (PHB), biopolimer alami yang memiliki sifat menyerupai plastik konvensional namun dapat terurai oleh mikroorganisme. Melalui teknik rekayasa genetika, tim Peelution menginsersikan gen penghasil PHB (pHAa, pHAb, dan PhaC) ke dalam mikroorganisme Kluyveromyces marxianus, sejenis ragi yang dimodifikasi agar mampu menghasilkan PHB secara lebih efisien. Pendekatan ini membuat proses produksi bioplastik menjadi lebih cepat, aman, dan ramah lingkungan dibandingkan metode konvensional yang menggunakan bakteri.

Inovasi ini tidak hanya menjadi alternatif pengganti plastik berbasis minyak bumi, tetapi juga mengubah limbah organik menjadi produk yang bernilai guna. Dengan demikian, penelitian ini mendukung penerapan konsep zero waste sekaligus mendorong penggunaan sumber daya terbarukan.

Tim Peelution optimis bahwa hasil riset berbasis rekayasa genetika ini dapat dikembangkan hingga skala industri untuk berkontribusi terhadap pengurangan limbah plastik serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui pengelolaan limbah yang berkelanjutan.

Penelitian ini dilaksanakan dengan dukungan Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) UGM di bawah bimbingan Ganies Riza Aristya, S.Si., M.Sc., Ph.D. Anggota tim Peelution terdiri atas Dwi Ayu Kurniasih, Aulia Berlian Patricia, dan Adrianus Dinata dari Fakultas Biologi, serta Syrin Alia Zahra Marin dan Muhammad Tegar Prakoso dari Fakultas Teknologi Pertanian.

Mahasiswa DTPB FTP UGM Raih Juara 3 dalam Kompetisi SustainAction 2025 PLN

Rilis BeritaSDG 11: Kota dan Pemukiman yang BerkelanjutanSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Selasa, 21 Oktober 2025

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali mencatatkan prestasi membanggakan melalui keberhasilan tim mahasiswa Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (DTPB) yang meraih Juara 3 Subkategori Sustainable Village dalam kompetisi SustainAction 2025 yang diselenggarakan oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Grand Final kompetisi ini dilaksanakan pada 20 Oktober 2025 di Kantor Pusat PLN, Jakarta Selatan, dengan tim DTPB FTP UGM dibimbing oleh Ardan Wiratmoko, S.T.P., M.Sc. sebagai dosen pembimbing.

SustainAction 2025 merupakan kompetisi inovasi, ide, dan gagasan berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) yang mengajak peserta untuk menghadirkan solusi berkelanjutan bagi isu lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Pada tahun ini, kompetisi diikuti oleh lebih dari 2.000 peserta dari seluruh Indonesia, mencerminkan tingginya minat generasi muda dalam memberikan kontribusi nyata untuk keberlanjutan lingkungan, sosial, dan ekonomi.

Dari ribuan peserta tersebut, hanya 50 proposal terbaik yang berhasil lolos ke tahap semifinal. Selanjutnya, 15 finalis terpilih mengikuti program mentoring intensif bersama para juri dan tim pengembang dari PLN untuk memperkuat konsep dan dampak program sebelum menghadapi sesi penjurian final. Salah satu tim finalis berasal dari DTPB FTP UGM, yang terdiri dari mahasiswa: Les’ Aullian Achmad Argito, Kayla Maliska Putri Fida, Shidqon Fathul Muqorrobin, M. Fajar Ridho Ilham, Ilham Mubarok, dan Achmad Tijani. Tim ini membawakan proposal berjudul “EcoMaggot Village: Wonokerto Berdaya” dalam kategori Sustainable Village.

Gagasan EcoMaggot Village mengangkat konsep pengelolaan sampah organik berbasis budidaya maggot sebagai solusi berkelanjutan yang ramah lingkungan sekaligus bernilai ekonomi. Program ini dirancang untuk mendorong pemberdayaan masyarakat desa dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang efisien, meningkatkan nilai tambah limbah organik menjadi pakan berkualitas tinggi, serta memperkuat ekonomi lokal melalui pendekatan ekonomi sirkular.

Dalam sesi Grand Final, tim DTPB FTP UGM mempresentasikan ide mereka melalui pitching di hadapan dewan juri. Pendekatan yang menggabungkan inovasi teknologi, pemberdayaan sosial, dan keberlanjutan ekonomi berhasil menarik perhatian juri sehingga tim dinobatkan sebagai Juara 3. Selain penghargaan, tim juga memperoleh kesempatan pendampingan lanjutan dari PLN untuk mengembangkan program menjadi aksi nyata yang memberikan dampak bagi masyarakat Wonokerto dan daerah lainnya.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kompetensi mahasiswa FTP UGM dalam merancang solusi yang aplikatif dan berdampak langsung pada masyarakat. Selain itu, prestasi ini mencerminkan komitmen Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem FTP UGM dalam mempersiapkan generasi muda yang adaptif, inovatif, dan responsif terhadap tantangan global berkelanjutan.

Pencapaian ini selaras dengan beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 2 (Zero Hunger) melalui optimalisasi sumber daya pangan berbasis limbah organik, SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui penciptaan peluang ekonomi sirkular di desa, SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) melalui penerapan sistem pengelolaan lingkungan berbasis komunitas, dan SDG 12 (Responsible Consumption and Production) dengan mendorong pola pemanfaatan sumber daya yang efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

CocoWrap: Inovasi Mahasiswa UGM Ubah Limbah Kelapa Jadi Bubble Wrap Ramah Lingkungan

Rilis BeritaSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Senin, 20 Oktober 2025

Kebutuhan terhadap bahan pelindung kemasan seperti bubble wrap terus meningkat seiring dengan pesatnya perkembangan industri e-commerce dan logistik. Namun, penggunaan bubble wrap berbahan plastik masih menjadi permasalahan lingkungan karena sulit terurai dan berkontribusi terhadap peningkatan limbah plastik. Menjawab tantangan tersebut, sekelompok mahasiswa Universitas Gadjah Mada mengembangkan inovasi ramah lingkungan bernama CocoWrap, bubble wrap biodegradable berbahan dasar sabut kelapa.

Inovasi ini dikembangkan oleh tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada yang beranggotakan I Komang Gopal Davinsi (Fakultas Teknik 2024), Lidya Rahmadhani (Fakultas Teknologi Pertanian 2024), Muhammad Rifqi (Fakultas Teknik 2024), Kavina Nitiakevala Akbari (Fakultas Farmasi 2023), dan Umi Muthoharoh (Fakultas Ekonomika dan Bisnis 2024), dengan dosen pendamping Ir. Sinta Rahmawidya Sulistyo, S.T., MSIE., IPM.

Inovasi CocoWrap berangkat dari pemanfaatan selulosa dalam sabut kelapa, yang diolah menjadi bahan dasar lembaran pelindung dengan karakteristik lentur, kuat, dan tahan air. Proses pengolahannya meliputi tahap delignifikasi untuk memisahkan lignin dari serat, ekstraksi selulosa, pencampuran dengan bahan biodegradable seperti Polyvinyl Alcohol (PVA) dan beeswax, serta pembentukan lembaran bertekstur gelembung khas bubble wrap.

“Selama ini sabut kelapa sering kali dianggap limbah oleh masyarakat, padahal memiliki potensi besar sebagai sumber bahan biopolimer alami. Melalui CocoWrap, kami ingin menunjukkan bahwa limbah bisa punya nilai baru yang lebih berkelanjutan,” ujar Gopal, Ketua Tim CocoWrap UGM (14/10).

CocoWrap diharapkan dapat menjadi solusi alternatif pengganti bubble wrap plastik konvensional, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di daerah penghasil kelapa. Produk ini tidak hanya membantu mengurangi jumlah limbah plastik di lingkungan, tetapi juga mendukung prinsip ekonomi sirkular dengan meningkatkan nilai tambah dari hasil samping pertanian Indonesia.

“CocoWrap bukan sekadar inovasi kemasan pelindung, tetapi juga bentuk kontribusi kami dalam mendorong transisi menuju industri yang lebih hijau dan berkelanjutan,” ungkap Lidya, salah satu anggota tim CocoWrap (14/10).

CocoWrap percaya bahwa perubahan besar berawal dari inovasi sederhana yang diterapkan secara konsisten, dijalankan dengan kesungguhan, dan memberi dampak yang meluas bagi lingkungan serta masyarakat.

FTP UGM dan Ehime University Perkuat Kolaborasi melalui Kunjungan Akademik dan Peninjauan Smartagri Plant Factory

Rilis BeritaSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Jumat, 17 Oktober 2025

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan delegasi dari Ehime University, Jepang, pada 16 Oktober 2025 yaitu Prof. Hiroshige Nishina (President of Ehime University) serta didampingi oleh Prof. Osamu Kobayashi dan Prof. Motoko Shimagami. Kunjungan ini menjadi kesempatan untuk membahas keberlanjutan kerja sama akademik dan riset yang telah terjalin antara FTP UGM dan Ehime University, sekaligus mengeksplorasi kemungkinan pengembangan kolaborasi baru.

Pada rangkaian kunjungan, Prof. Hiroshige Nishina berkesempatan mengunjungi Smartagri Plant Factory yang berada di lingkungan FTP UGM. Dalam sesi ini, Ir. Andri Prima Nugroho, S.T.P., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng., selaku Kepala Laboratorium Energi dan Mesin Pertanian sekaligus Koordinator Riset di Smart Agriculture Research Center, memberikan penjelasan mengenai sejarah pengembangan laboratorium, fokus penelitian yang dilakukan, serta implementasi teknologi pertanian cerdas berbasis sistem lingkungan terkontrol. Penjelasan tersebut meliputi arah pengembangan riset yang mengintegrasikan digitalisasi, efisiensi energi, dan peningkatan produktivitas komoditas pertanian secara berkelanjutan. Prof. Hiroshige Nishina juga memberikan masukan terkait penguatan riset Smartagri Plant Factory. Masukan yang disampaikan berfokus pada peningkatan efektivitas di Smart Agriculture Reseach Center.

Kegiatan kunjungan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama pimpinan fakultas, dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc. Dekan FTP UGM  untuk membahas bentuk penguatan kerja sama ke depan. Kunjungan ini menegaskan komitmen FTP UGM dalam memperkuat jejaring internasional dan memperluas dampak riset strategis dalam bidang pertanian cerdas, serta mendorong kolaborasi berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi pengembangan ilmu dan teknologi di kedua institusi.

1234…17

Berita Terakhir

  • Serah Terima Jabatan Pengurus Departemen dan Program Studi FTP UGM Masa Jabatan 2026–2031
  • FTP UGM Dorong Kesadaran Cegah Food Waste Melalui Edukasi di Lingkungan Fakultas
  • FTP UGM Gelar Workshop Tim Kesehatan Mental untuk Perkuat Sistem Kampus Sejahtera
  • Kick-Off PUI-PT Gastronomi Indonesia, FTP UGM Dorong Gastronomi sebagai Soft Power dan Penggerak Ekonomi Kreatif
  • Dosen FTP UGM Jadi Narasumber Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji bagi Penjamah Makanan

Berita UGM

  • Larangan Impor 12 Komoditas, Pakar UGM Minta Pemerintah Pastikan Kebutuhan dan Pasokan Tercukupi 14 Januari 2026
  • Waspada Konten Kesehatan di Medsos, Guru Besar UGM Minta Masyarakat Tingkatkan Literasi 14 Januari 2026
  • 26 Kampung di Aceh Masih Terisolasi, Pakar UGM Desak Pengiriman Bantuan dari Udara dan Sungai 14 Januari 2026
  • Dukungan Psikososial Berbasis Kearifan Lokal Mampu Meningkatkan Kesehatan Mental Penyintas Bencana 14 Januari 2026
  • Perkuat Kolaborasi Internasional, Mahasiswa S3 UGM Ikut Kegiatan Akademik di NTUA Yunani 13 Januari 2026
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju