Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan upacara pelepasan wisudawan Program Sarjana Periode III Tahun Akademik 2025/2026 di Auditorium Kamarijani Soenjoto pada Rabu (20/5). Pada periode ini, FTP UGM melepas sebanyak 88 wisudawan dari tiga departemen, yakni 20 wisudawan Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, 48 wisudawan Program Studi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, serta 20 wisudawan Program Studi Teknologi Industri Pertanian.
Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai prosesi wisuda yang dihadiri pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, orang tua, dan keluarga wisudawan. Momentum pelepasan ini menjadi penanda berakhirnya perjalanan akademik sekaligus awal langkah baru bagi para lulusan FTP UGM.
Perwakilan wisudawan, Felica Natalia Lumenta, dalam sambutannya mengenang perjalanan panjang yang telah dilalui bersama teman-temannya selama menempuh pendidikan di UGM. Ia menyampaikan bahwa kehidupan perkuliahan bukan hanya tentang mengejar nilai dan gelar, tetapi juga proses bertumbuh menghadapi berbagai tantangan.
“Hari ini kami dapat berdiri dengan bangga menyandang gelar Sarjana Teknologi Pertanian. Perjalanan yang kami lalui memang tidak selalu mudah. Ada hari-hari ketika perkuliahan terasa berat, tugas menumpuk, praktikum yang menguras tenaga dan pikiran, hingga keinginan untuk menyerah yang kerap datang,” ungkap Felica.
Ia juga mengenang berbagai pengalaman yang dilalui bersama teman-temannya, mulai dari masa PPSMB, praktikum, organisasi, magang, KKN, hingga perjuangan menyelesaikan tugas akhir. Menurutnya, seluruh proses tersebut menjadi bagian penting yang membentuk mahasiswa menjadi pribadi yang lebih kuat dan dewasa.
“Kami belajar bahwa berkuliah bukan hanya tentang memperoleh nilai atau gelar, tetapi tentang pengalaman, pelajaran, dan proses yang membentuk kami menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Felica turut menyampaikan apresiasi kepada keluarga, dosen, tenaga kependidikan, dan seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan akademik mahasiswa hingga menyelesaikan studi.
“Hampir empat tahun kami lalui bersama di Universitas Gadjah Mada. Di balik semua proses itu, ada banyak canda tawa dan kenangan yang membuat setiap harinya terasa lebih ringan,” tambahnya.
Felica juga memberikan pesan kepada seluruh wisudawan untuk tidak takut menghadapi masa depan dan terus melangkah sesuai jalan masing-masing.
“Hidup bukanlah lomba lari melawan orang lain, melainkan marathon seumur hidup melawan diri kita sendiri. Kita semua memiliki jalan dan kecepatan yang berbeda,” tuturnya.
Sementara itu, perwakilan orang tua wisudawan, Supardi, S.Pd., menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh sivitas akademika FTP UGM yang telah membimbing mahasiswa selama masa studi.
“Kami percaya pendidikan yang diperoleh di Fakultas Teknologi Pertanian UGM akan menjadi fondasi kuat bagi anak-anak kami untuk menghadapi tantangan masa depan, khususnya dalam bidang ketahanan pangan,” ujarnya.
Pada periode wisuda ini, capaian akademik terbaik diraih oleh wisudawan dari masing-masing departemen. Felica Natalia Lumenta dari Program Studi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian meraih IPK tertinggi sebesar 3,98. Sementara itu, Arundina Wijaya dari Program Studi Teknologi Industri Pertanian memperoleh IPK 3,95, dan Lintang Ayuning Tyas dari Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem meraih IPK 3,80.
Melalui prosesi pelepasan wisudawan ini, FTP UGM berharap para lulusan dapat terus berkarya, memberikan kontribusi bagi masyarakat, serta membawa semangat inovasi dan kebermanfaatan di bidang pangan, pertanian, dan agroindustri.