Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi terkait pengembangan dan pemanfaatan alat mesin pertanian pada 30 Juli dan 7 Agustus 2024. Sosialisasi ini dilaksanakan di beberapa lokasi yaitu KT Ngudi Rukun, Paingan Sendangsari Pengasih dan KT Ngudi Rukun Tegalsari Jatirejo Lendah di Kulon Progo, serta KT Luber Rejeki Krandon Pandowoharjo dan KT Gamplong IV Sumberrahayu Moyudan di Sleman, DIY. Kegiatan ini diadakan atas kerja sama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY dan diikuti oleh anggota kelompok tani setempat.
Dalam kegiatan ini, Dr. Sri Markumningsih, S.T.P., M.Sc., Ph.D., dosen FTP UGM, memberikan materi tentang pengembangan dan pemanfaatan alat mesin pertanian. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memanfaatkan alat mesin pertanian, sehingga mereka dapat mengoptimalkan produksi pertanian dengan efisien dan efektif.
Kegiatan ini diharapkan dapat membantu para petani dalam menghadapi tantangan di sektor pertanian, khususnya dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka. Dengan penggunaan alat mesin pertanian yang tepat, diharapkan petani dapat mengurangi beban kerja manual dan meningkatkan hasil panen.
Sosialisasi ini sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada poin 1: Tanpa Kemiskinan dan poin 2: Tanpa Kelaparan.
Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., dan Prof. Dr. Ir. Sri Raharjo, M.Sc., dari FTP UGM menjadi salah satu perwakilan Indonesia dalam simposium ini, dengan menyampaikan hasil penelitian terkait manfaat kesehatan dari konsumsi jelly pudding yang mengandung glucomannan dari porang dan inulin, yang dikombinasikan dengan diet rendah kalori pada orang dewasa obesitas.
Dekan FTP, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., menyambut hangat kedatangan mahasiswa baru atau ksatria pangan pada upacara pembukaan Pionir Agrophoria 2024. Tahun ajaran 2024/2025, FTP UGM menerima 366 mahasiswa baru yang terdiri dari 123 mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, 120 mahasiswa Program Teknik Pertanian dan Biosistem, serta 123 mahasiswa Program Teknologi Industri Pertanian.