Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan Ilmu ’Tuk Semua pada 20 September 2025 yang berlokasi di SD Tarakanita Ngembesan dan Desa Gondoarum, Kelurahan Wonokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini melibatkan Moh. Wahyudin, S.T.P., M.Sc., Ph.D. sebagai pendamping akademik dan dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pemahaman anak-anak hingga ibu-ibu desa terkait dunia agroindustri dan pangan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Rangkaian kegiatan Ilmu ’Tuk Semua diawali dengan kegiatan edukatif bagi siswa SD Tarakanita Ngembesan melalui metode belajar sambil bermain. Anak-anak diperkenalkan pada proses pengolahan pangan dengan simulasi menjadi pekerja dalam pembuatan cokelat dan yoghurt. Pendekatan ini dirancang untuk menumbuhkan ketertarikan, kreativitas, serta pemahaman dasar mengenai proses agroindustri sejak usia dini.
Selain kegiatan untuk anak-anak, BEM FTP UGM juga menyelenggarakan workshop bagi ibu-ibu di Desa Gondoarum yang berfokus pada branding dan storytelling produk olahan salak. Workshop ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai pentingnya identitas produk, cara menyampaikan nilai dan keunikan produk, serta strategi komunikasi sederhana untuk meningkatkan daya tarik produk olahan lokal.
Pelaksanaan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BEM FTP UGM dalam menjembatani pengetahuan akademik dengan kebutuhan masyarakat desa. Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, kegiatan Ilmu ’Tuk Semua diharapkan dapat memperluas wawasan lintas generasi mengenai pangan, agroindustri, dan potensi pengembangan ekonomi berbasis sumber daya lokal.
Kegiatan Ilmu ’Tuk Semua yang diselenggarakan oleh BEM FTP UGM ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), yaitu SDGs 1 No Poverty (Tanpa Kemiskinan), SDGs 4 Quality Education (Pendidikan Berkualitas), SDGs 8 Decent Work and Economic Growth (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDGs 10 Reduced Inequalities (Berkurangnya Kesenjangan), serta SDGs 17 Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan edukasi, pemberdayaan masyarakat, dan kolaborasi berkelanjutan.