• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • UGMPreneurs
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • SDG 4: Pendidikan Berkualitas
  • (Page 2)
Arsip:

SDG 4: Pendidikan Berkualitas

Dari Benih hingga Lahan, FTP UGM dan PT Sang Hyang Seri Kembangkan Teknologi Pertanian Berbasis Data

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Rabu, 26 Agustus 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) dan PT Sang Hyang Seri (Persero) menindaklanjuti kerja sama penelitian dan pengembangan teknologi pertanian tanaman pangan melalui pembahasan pengembangan teknologi deteksi kualitas benih berbasis X-ray dan sistem pemetaan pertanian menggunakan drone dalam kunjungan kerja Direksi PT Sang Hyang Seri ke Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (TPB) FTP UGM, Rabu (26/8/2026). Pertemuan yang berlangsung di Ruang Sidang Departemen TPB tersebut menjadi forum untuk membahas progres dua proposal kerja sama sekaligus mengidentifikasi kebutuhan teknologi pertanian di lapangan.

Direktur Utama PT Sang Hyang Seri, Adhi Cahyono Nugroho, hadir bersama Prof. Dr. Inex Slamet-Loedin, Vice President Research Agustinus Budi S., serta jajaran PT Sang Hyang Seri. Rombongan diterima Dekan FTP UGM, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., bersama Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama dan Alumni, Dr. Sri Rahayoe, S.T.P., M.P., serta tim peneliti FTP UGM.

Salah satu pembahasan utama adalah pengembangan alat evaluasi kualitas benih padi dan kedelai menggunakan teknologi X-ray. Dr. Bayu Nugraha memaparkan rancangan teknologi yang ditujukan untuk menjawab kebutuhan PT Sang Hyang Seri terhadap laboratorium eksternal yang dapat mendeteksi kerusakan benih secara cepat. Pengembangan teknologi ini diharapkan dapat mendukung proses evaluasi kualitas benih secara lebih efektif.

Dari sisi budidaya, Dr. Andri Prima Nugroho memaparkan pengembangan drone untuk mendukung agrofarm PT Sang Hyang Seri. Data kondisi lahan yang diperoleh melalui teknologi tersebut akan diolah untuk menghasilkan peta rekomendasi pemupukan dan mendukung pengambilan keputusan dalam mekanisasi pertanian.

Pengembangan drone juga direncanakan melibatkan mahasiswa Program Profesi Insinyur FTP UGM melalui kegiatan kerja praktik di PT Sang Hyang Seri. Keterlibatan mahasiswa sekaligus diharapkan dapat memperkaya data lapangan untuk mendukung pengembangan teknologi. Dalam kerja sama tersebut, terdapat dua paket yang ditawarkan, yaitu manajemen agronomi dan mekanisasi pertanian, serta peluang pengembangan proposal lanjutan terkait teknologi mesin pengering.

Selain budidaya dan perbenihan, pembahasan turut menyoroti kondisi teknologi pascapanen di fasilitas PT Sang Hyang Seri. Berdasarkan hasil survei yang dipaparkan Dr. Sri Rahayoe, ditemukan silo yang sudah tidak digunakan, bed dryer yang masih menggunakan sekam, serta rice milling unit (RMU) yang mengalami penurunan mutu hasil giling. FTP UGM mengusulkan peningkatan mekanisme pengukuran kadar air agar lebih presisi serta perbaikan tungku biomassa untuk mengurangi kebocoran panas.

Penguatan teknologi pertanian berbasis data juga berpotensi dikembangkan melalui sejumlah usulan dari PT Sang Hyang Seri, antara lain pengembangan sistem Alternate Wetting and Drying (AWD) berbasis satelit, pembangunan greenhouse di Jakarta, serta pengecekan sistem traceability produk. Sistem traceability sendiri sebelumnya telah dikembangkan oleh tim Departemen TPB FTP UGM melalui desain aplikasi untuk komoditas kopi dan kakao.

Berbagai pembahasan tersebut memperlihatkan ruang kolaborasi yang semakin luas antara FTP UGM dan PT Sang Hyang Seri, mulai dari menjaga kualitas benih, memperoleh data kondisi lahan, mendukung keputusan budidaya, hingga meningkatkan proses pascapanen. Kerja sama ini diarahkan untuk menghasilkan teknologi pertanian yang tidak hanya berbasis riset, tetapi juga menjawab kebutuhan nyata di lapangan.

Melalui tindak lanjut kerja sama ini, FTP UGM dan PT Sang Hyang Seri terus membuka peluang pengembangan riset dan teknologi yang aplikatif bagi sektor pertanian tanaman pangan. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri tersebut diharapkan dapat memperkuat pemanfaatan teknologi dan data dalam meningkatkan efisiensi serta kualitas produksi pertanian.

Dukung Mahasiswa Raih Studi Lanjut, FTP UGM Hadirkan Expo Beasiswa di Rangkaian Dies Natalis ke-63

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 4: Pendidikan Berkualitas Sabtu, 22 Agustus 2026

Akses informasi beasiswa yang belum merata kerap menjadi tantangan bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan studi atau mengembangkan diri. Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menjawab tantangan tersebut melalui Expo Beasiswa 2026 yang digelar pada Sabtu (22/8), di Auditorium Kamarijani-Soenjoto FTP UGM, sebagai rangkaian Dies Natalis ke-63. Kegiatan ini menyasar sekitar 100 mahasiswa FTP UGM maupun UGM secara umum. 

Dekan FTP UGM, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., membuka Expo Beasiswa 2026 secara resmi, menandai dimulainya salah satu rangkaian agenda Dies Natalis ke-63 FTP UGM. Mengusung tema “Generasi Muda untuk Masa Depan Sistem Pangan dan Agroindustri Berkelanjutan”, Expo Beasiswa 2026 dirancang melalui dua rangkaian utama, yaitu talkshow berbagi pengalaman dan pameran booth beasiswa. 

Terdapat insight yang menarik dari sesi talkshow Expo Beasiswa ini. Selain berbagi perjalanan dalam memperoleh beasiswa, para awardee yakni Amanda Nadya Syukrina dan Affandi Saputra mahasiswa Program Studi Teknologi Industri Pertanian angkatan 2025 dan 2024, juga turut menyampaikan Tips and Trick Motivation Letter yang efektif dalam proses seleksi. Sesi dilengkapi materi dari Putrika Citta Pramesi, S.T.P., M.Sc awardee beasiswa program Magister yang memetakan langkah-langkah mempersiapkan diri meraih beasiswa magister melalui materi bertajuk “Think Ahead: Your Roadmap to a Master’s Scholarship”. 

Usai sesi talkshow, mahasiswa berkesempatan mengunjungi langsung booth beasiswa yang menghadirkan beasiswa dari jalur pemerintah, yakni; Beasiswa Mahasiswa UGM, Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, dan Beasiswa Unggulan. Hingga Bakti BCA, BSI Scholarship, Bayan Peduli, Paragon Scholarship, dan Tanoto Foundation dari jalur swasta dan yayasan. Di setiap booth, mahasiswa dapat berdiskusi langsung dengan perwakilan maupun awardee dari masing-masing program.. 

Bagi FTP UGM, Expo Beasiswa 2026 menjadi salah satu upaya untuk menyiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap berkontribusi pada masa depan sistem pangan dan agroindustri Indonesia yang berkelanjutan sejalan dengan semangat besar yang diusung sepanjang rangkaian Dies Natalis ke-63. 

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui perluasan akses informasi dan kesempatan pendidikan bagi mahasiswa, serta SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi FTP UGM dengan berbagai lembaga pemberi beasiswa dan komunitas awardee.

Penulis: Shella Herdanti

Dukung Mahasiswa Raih Studi Lanjut, FTP UGM Hadirkan Expo Beasiswa di Rangkaian Dies Natalis ke-63

Rilis BeritaSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 7: Energi Bersih dan Terjangkau Sabtu, 22 Agustus 2026

Akses informasi beasiswa yang belum merata kerap menjadi tantangan bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan studi atau mengembangkan diri. Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menjawab tantangan tersebut melalui Expo Beasiswa 2026 yang digelar pada Sabtu (22/8), di Auditorium Kamarijani-Soenjoto FTP UGM, sebagai rangkaian Dies Natalis ke-63. Kegiatan ini menyasar sekitar 100 mahasiswa FTP UGM maupun UGM secara umum. 

Dekan FTP UGM, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., membuka Expo Beasiswa 2026 secara resmi, menandai dimulainya salah satu rangkaian agenda Dies Natalis ke-63 FTP UGM. Mengusung tema “Generasi Muda untuk Masa Depan Sistem Pangan dan Agroindustri Berkelanjutan”, Expo Beasiswa 2026 dirancang melalui dua rangkaian utama, yaitu talkshow berbagi pengalaman dan pameran booth beasiswa. 

Terdapat insight yang menarik dari sesi talkshow Expo Beasiswa ini. Selain berbagi perjalanan memperoleh beasiswa, para awardee yakni Amanda Nadya Syukrina dan Affandi Saputra mahasiswa Program Studi Teknologi Industri Pertanian angkatan 2025 dan 2024, juga turut menyampaikan Tips and Trick Motivation Letter yang efektif dalam proses seleksi.   Sesi dilengkapi materi dari Putrika Citta Pramesi, S.T.P., M.Sc awardee beasiswa program Magister yang memetakan langkah-langkah mempersiapkan diri meraih beasiswa magister melalui materi bertajuk “Think Ahead: Your Roadmap to a Master’s Scholarship”. 

Usai sesi talkshow, mahasiswa berkesempatan mengunjungi langsung booth beasiswa yang menghadirkan beasiswa dari jalur pemerintah, yakni; Beasiswa Mahasiswa UGM, Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, dan Beasiswa Unggulan. Hingga Bakti BCA, BSI Scholarship, Bayan Peduli, Paragon Scholarship, dan Tanoto Foundation dari jalur swasta dan yayasan. Di setiap booth, mahasiswa dapat berdiskusi langsung dengan perwakilan maupun awardee dari masing-masing program.. 

Bagi FTP UGM, Expo Beasiswa 2026 menjadi salah satu upaya untuk menyiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap berkontribusi pada masa depan sistem pangan dan agroindustri Indonesia yang berkelanjutan sejalan dengan semangat besar yang diusung sepanjang rangkaian Dies Natalis ke-63. 

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui perluasan akses informasi dan kesempatan pendidikan bagi mahasiswa, serta SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi FTP UGM dengan berbagai lembaga pemberi beasiswa dan komunitas awardee.

Penulis: Shella Herdanti

Melaju ke Final, FTP UGM Raih Juara 2 Mini Soccer Piala Dekan FT

Rilis BeritaSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 4: Pendidikan Berkualitas Sabtu, 22 Agustus 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil meraih juara 2 dalam Turnamen Mini Soccer Piala Dekan Fakultas Teknik UGM Tahun 2026. Setelah melalui rangkaian pertandingan, tim FTP UGM berhasil melaju hingga babak final yang berlangsung pada Sabtu (22/8), sekaligus menempatkan FTP UGM sebagai salah satu tim terbaik dalam kompetisi tersebut.

Turnamen Mini Soccer Piala Dekan Fakultas Teknik UGM Tahun 2026 menjadi wadah bagi sivitas UGM untuk membangun kebersamaan melalui olahraga. Mengusung semangat “Strengthening Collaboration Through Sportsmanship”, kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun sportivitas, serta meningkatkan kerja sama antarsivitas di lingkungan UGM.

Keikutsertaan FTP UGM dalam turnamen tersebut menjadi bagian dari partisipasi fakultas dalam berbagai kegiatan bersama di lingkungan universitas. Pertandingan menjadi ruang bagi tim untuk menunjukkan kemampuan, kekompakan, dan semangat berkompetisi sekaligus menjunjung tinggi nilai sportivitas.

Perjalanan FTP UGM hingga babak final menjadi capaian tersendiri bagi tim. Dengan melewati pertandingan-pertandingan dalam rangkaian kompetisi, FTP UGM akhirnya mengamankan posisi runner-up dan membawa pulang gelar juara 2 pada turnamen yang mempertemukan berbagai perwakilan fakultas, sekolah, unit kerja, dan sivitas UGM tersebut.

Selain mengejar prestasi, turnamen ini memberikan ruang bagi peserta untuk membangun komunikasi dan kekompakan melalui permainan tim. Nilai tersebut sejalan dengan tujuan penyelenggaraan kegiatan yang menempatkan olahraga sebagai sarana membangun teamwork dan hubungan yang lebih erat di lingkungan UGM.

Babak final pada 22 Agustus 2026 menjadi penutup perjalanan kompetitif FTP UGM dalam turnamen tersebut. Raihan juara 2 sekaligus menjadi hasil dari semangat dan kerja sama tim yang ditunjukkan sepanjang kompetisi.

Capaian ini diharapkan tidak hanya menjadi prestasi dalam bidang olahraga, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan FTP UGM dalam berpartisipasi pada kegiatan lintas unit di lingkungan Universitas Gadjah Mada. Melalui olahraga, FTP UGM turut membawa semangat kolaborasi dan sportivitas sebagai bagian dari kehidupan sivitas akademika.

Didi Widjanarko: Lulusan Teknologi Pertanian Harus Siap Beradaptasi di Era Digital

Rilis BeritaSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Selasa, 18 Agustus 2026

Menjelang kelulusan, calon wisudawan/wati Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) dibekali wawasan untuk menghadapi dunia kerja yang terus berkembang melalui kegiatan “Beyond Graduation: Membangun Karier dan Kompetensi di Industri Smart Farming serta Menciptakan Multiple Income di Era Digital” pada Selasa (18/8) di FTP UGM. Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mempersiapkan langkah setelah menyelesaikan pendidikan sekaligus mengenali berbagai peluang karier dan pengembangan kompetensi di era digital.

Hadir sebagai narasumber, Didi Widjanarko, S.T.P., M.Sc., CTO PT Mitra Sejahtera Membangun Bangsa sekaligus alumni Teknologi Industri Pertanian (TIP) FTP UGM tahun 2009, membagikan pengalaman perjalanan kariernya sejak menjadi mahasiswa hingga berkecimpung dalam pengembangan teknologi smart farming. Menurutnya, dunia kerja tidak hanya melihat ijazah atau gelar akademik, tetapi lebih jauh pada kemampuan dan nilai yang dapat diberikan seseorang.

“Dunia kerja tidak hanya membayar ijazah. Perusahaan tidak membayar kita karena kita pernah kuliah. Perusahaan membayar value yang bisa kita berikan,” ujar Didi.

Ia menjelaskan, terdapat sejumlah kompetensi yang perlu terus dikembangkan mahasiswa maupun lulusan, di antaranya problem solving, komunikasi, kemampuan beradaptasi, dan lifelong learning. Kompetensi tersebut menjadi semakin penting karena kebutuhan industri terus berubah seiring perkembangan teknologi.

Didi juga mendorong calon lulusan untuk mulai membangun portofolio sebagai bukti keterampilan yang dimiliki. Menurutnya, pengalaman selama kuliah, baik melalui organisasi, kepanitiaan, kegiatan akademik, maupun proyek personal, dapat menjadi modal yang menunjukkan kemampuan kepada calon pemberi kerja.

“Kalau saya posisi yang hire orang, yang saya minta portofolio. IPK nomor sekian, ijazah juga nomor sekian,” ungkapnya.

Pengalaman Didi selama menjadi mahasiswa juga menjadi contoh bagaimana keterampilan dapat dikembangkan dari aktivitas sederhana. Ketertarikannya pada desain grafis membawanya mengerjakan berbagai proyek, mulai dari membuat desain hingga mengembangkan side hustle melalui penjualan karya digital. Ia juga pernah terlibat dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan berbagai aktivitas organisasi selama berkuliah.

Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses membangun keterampilan yang kemudian dapat digunakan dalam dunia kerja. Ia menekankan bahwa tidak semua usaha harus langsung berkembang menjadi bisnis besar. Hal yang lebih penting adalah keberanian untuk memulai dan belajar menjual keterampilan yang dimiliki.

“Tidak semua usaha harus langsung menjadi bisnis besar, yang penting adalah belajar menjual skill,” katanya.

Pengalaman di dunia teknologi juga mengantarkan Didi pada pengembangan drone hingga teknologi smart farming. Dari proses tersebut, ia menemukan bahwa berbagai pengetahuan yang diperoleh selama kuliah di FTP tetap relevan ketika diterapkan di dunia kerja.

Ia menjelaskan bahwa materi seperti sistem industri, proses, engineering, statistik, manajemen, teknologi pertanian, problem solving, hingga praktikum menjadi fondasi yang kemudian diterapkan dalam pekerjaan melalui system thinking, process improvement, product development, data-driven decision, team and project management, smart farming, troubleshooting, dan experimental mindset.

“Kampus memberikan pondasi, dunia kerja mengajarkan bagaimana menggunakannya,” jelasnya.

Di tengah perkembangan teknologi, Didi juga mengingatkan calon lulusan agar tidak hanya bergantung pada teknologi atau perangkat yang sedang populer. Menurutnya, teknologi dapat berubah dengan cepat, sementara kemampuan fundamental tetap menjadi fondasi yang harus dikuasai.

“Teknologi boleh berubah, fundamental tidak. AI digunakan sebagai tools. Manusia sebagai kontrol. Tools adalah cabang, bukan batang. Yang bertahan adalah mereka yang paham ‘mengapa’, bukan hanya ‘bagaimana’. Kuasai fundamentalnya, tools akan mengikuti,” tuturnya.

Selain membangun karier utama, Didi turut memperkenalkan konsep multiple income sebagai salah satu strategi pengembangan karier di era digital. Ia menjelaskan bahwa sumber pendapatan tidak harus berasal dari satu jalur saja. Karier utama dapat menjadi fondasi finansial dan pengalaman industri, sementara aset digital, bisnis, maupun investasi dapat dikembangkan sebagai sumber pendapatan lainnya.

Menurutnya, multiple income bukan sekadar bekerja lebih banyak, melainkan membangun aset yang dapat memberikan nilai dalam jangka panjang. Berbagai keterampilan digital seperti desain, video editing, pemrograman, copywriting, penerjemahan, analisis data, hingga digital marketing dapat menjadi peluang yang dikembangkan sesuai kemampuan masing-masing.

“Income dan career tidak harus berasal dari satu sumber,” ujarnya.

Lebih lanjut, Didi mengajak calon wisudawan/wati untuk tidak terlalu takut memulai dari bawah. Menurutnya, kesempatan dan posisi ideal tidak selalu datang sejak awal, tetapi dapat terbentuk setelah seseorang mulai membangun kemampuan dan pengalaman.

“Jangan takut memulai dari bawah, jangan terlalu cepat mengejar jabatan, bangun skill yang bisa dijual, bangun portofolio, jangan hanya mencari pekerjaan namun bangun value. Jangan menunggu pekerjaan ideal karena opportunity sering datang setelah kita mulai, bukan sebelum kita mulai,” pesannya.

Pembekalan tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan calon wisudawan/wati FTP UGM dalam memasuki fase setelah perguruan tinggi. Melalui pengalaman dan perspektif praktis dari alumni, mahasiswa diharapkan mampu melihat kelulusan bukan sebagai akhir perjalanan, melainkan awal untuk menerapkan ilmu, membangun kompetensi, menciptakan peluang, serta terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.

1234…60

Berita Terakhir

  • Padukan Riset dan Praktik, TPHP FTP UGM Gelar Pelatihan Pembuatan Soft Sourdough
  • Susuri ‘Rute Kucing’ Sejauh 5 Km, TraktoRun 2026 Kembali Gelorakan Semangat Kebersamaan
  • Bahas Penerapan Teknologi Pascapanen, Bappenas dan FTP UGM Dukung Penguatan Ekonomi Hijau
  • Perkuat Inovasi dan Kolaborasi Riset, ISLAB-GM ke-10 Hadirkan 178 Peserta dan 27 Invited Speakers
  • GROW • LEAD • SUSTAIN, Expo Produk Unggulan FTP UGM Tampilkan Inovasi untuk Pertanian Berkelanjutan

Berita UGM

  • Bukan Barang Mewah, Makanan Favorit Justru Jadi Self-Reward Utama Gen Z 8 September 2026
  • Mengukur Kesiapan RI Bangun PLTN, Aspek Keamanan dan Teknologi Jadi Pertimbangan Utama 8 September 2026
  • Bukan Anggaran Jumbo, Guru Besar UGM Ungkap Kunci Utama Atasi Stunting 8 September 2026
  • Cegah Gangguan Oromotor Anak, Tim UGM Kenalkan Aplikasi MyOFunCAre 8 September 2026
  • Enam Gunung Api Erupsi Bersamaan, Dosen UGM Ungkap Penyebabnya 8 September 2026

Agenda

  • 13Sep Final AGROPRENEUR 2026
  • 18Sep Alumni Gathering 2026
  • 20Sep Family Fun Day
  • 21Sep Rapat Terbuka Senat dan Puncak Dies Natalis Ke-63 FTP UGM
Semua Agenda
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju