• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • SDG 2: Tanpa Kelaparan
  • SDG 2: Tanpa Kelaparan
  • hal. 3
Arsip:

SDG 2: Tanpa Kelaparan

Dosen FTP UGM Dukung Bimbingan Teknis Penyuluhan Keamanan Pangan bagi Pelaku Industri Rumah Tangga di Kota Yogyakarta

Rilis BeritaSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera Sabtu, 11 Oktober 2025

Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan “Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyuluhan Keamanan Pangan bagi Pemilik/Penanggung Jawab Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP)” di Hotel New Saphir, Yogyakarta, pada . Dalam kegiatan ini, tiga dosen dari Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) turut berperan sebagai narasumber, yaitu Dr.nat.techn. Aulia Ardhi, S.T.P., M.Sc., Dr. Lulum Leliana, S.T.P., dan Dr. Qurrotul A’yun, S.T.P., M.Sc. Para dosen FTP UGM membawakan materi dengan topik “Keamanan dan Mutu Pangan” yang ditujukan untuk meningkatkan pemahaman para pelaku industri rumah tangga pangan di wilayah Kota Yogyakarta mengenai pentingnya penerapan prinsip keamanan dan mutu pangan dalam kegiatan produksi.

Pelatihan ini diikuti oleh para pemilik dan penanggung jawab IRTP yang beroperasi di berbagai kecamatan di Kota Yogyakarta. Kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif melalui pemaparan materi dan diskusi, yang berfokus pada penguatan kapasitas peserta dalam mengenali potensi bahaya pangan serta cara pencegahannya. Peserta memperoleh pemahaman komprehensif mengenai prinsip Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), teknik pengolahan pangan yang higienis, dan penggunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP) yang aman dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pelaku IRTP terhadap peran penting keamanan dan mutu pangan dalam menjaga kesehatan masyarakat. Selain itu, pelatihan ini menjadi sarana untuk mendorong penerapan standar CPPOB secara konsisten, sehingga produk pangan olahan yang dihasilkan oleh industri rumah tangga dapat memenuhi kriteria keamanan, mutu, dan kelayakan konsumsi. Peserta juga dibekali dengan keterampilan praktis dalam mengidentifikasi potensi kontaminasi pangan, melakukan pengendalian kebersihan lingkungan kerja, serta memastikan keamanan bahan baku dan produk akhir.

Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta memperkuat perannya dalam pembinaan dan pengawasan keamanan pangan di tingkat industri rumah tangga. Kolaborasi dengan akademisi dari FTP UGM memberikan nilai tambah dalam proses pendampingan teknis, karena peserta mendapatkan wawasan ilmiah sekaligus panduan praktis yang relevan dengan kebutuhan lapangan. Kegiatan semacam ini juga berfungsi sebagai langkah strategis untuk mendukung daya saing produk pangan lokal melalui peningkatan standar produksi yang lebih profesional dan berkelanjutan.

Selain menjadi bentuk pengabdian dan sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah, kegiatan Bimbingan Teknis Penyuluhan Keamanan Pangan bagi Pemilik/Penanggung Jawab Industri Rumah Tangga juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2 (Zero Hunger) dan SDG 3 (Good Health and Well-being). Melalui peningkatan keamanan pangan di tingkat industri rumah tangga, kegiatan ini berkontribusi dalam upaya mewujudkan ketersediaan pangan yang aman, bergizi, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat sistem kesehatan masyarakat melalui konsumsi pangan yang sehat dan bebas dari bahaya kontaminasi.

TIM PKM JGrow+: Mengubah Limbah Ternak Menjadi Solusi Pertanian Ramah Lingkungan di Desa Jamblangan, Saygan, Sleman

Rilis BeritaSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 13: Penanganan Perubahan IklimSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Senin, 6 Oktober 2025

Tim PKM (Program Kreativitas mahasiswa) besutan Dr. Dwi Umi Siswanti, S.Si.,M.Sc. melakukan sesi konsultasi hasil pengabdian masyarakatnya di Desa Jambalangan, Sayegan, Sleman. Tim mahasiswa terdiri dari Tsabita Afidati, Muhammad Fajar Ramadhani, Satria Enggal Buana, Salma Putri Nabila dan Widyaningsih Tutus Mahardika. Tim ini mengusung PKM PM (Pengabdian Masyarakat) “Pemberdayaan Karang Taruna melalui Inovasi Jamblangan Grow+ (JGrow+) Berbasis Farm Waste untuk Meningkatkan Produktivitas di Desa Jamblangan”. Ide yang melatari pengusulan PKM-PM ini adalah fakta bahwa Desa Jamblangan memiliki sumber daya peternakan berupa ternak sapi dan kambing yang cukup banyak. Sumber daya tersebut minimal menghasilkan urin ternak 230 liter/hari dan feses 222 kg/hari. Urin ternak mengandung 0,23% nitrogen sementara feses mengandung 16,35% C organik. Farm Waste merupakan limbah peternakan dalam bentuk feses dan urine dengan berbagai kandungan hara yang berguna untuk pertanian.Di sisi lain, Desa Jamblangan sesungguhnya memiliki potensi sumber daya yang besar. Tercatat terdapat 20 ekor sapi dan 20 ekor kambing yang setiap harinya menghasilkan sekitar 230 liter urin dan 222 kilogram feses. Limbah ternak atau farm waste tersebut mengandung unsur bermanfaat seperti nitrogen (0,23% pada urin) dan karbon organik (16,35% pada feses) yang berfungsi sebagai nutrisi alami bagi tanaman.

Tim PKM JGrow+ Desa Jamblangan  menghadapi dua tantangan utama dalam pengelolaan pertanian. Pertama, tingginya penggunaan pupuk dan bahan kimia yang dalam jangka panjang dapat menurunkan kualitas tanah serta berdampak pada kesehatan lingkungan. Kedua, keterlibatan generasi muda yang tergabung dalam Karang Taruna Permadi 13 masih terbatas, sehingga potensi produktivitas mereka belum termanfaatkan secara optimal. Di sisi lain, Desa Jamblangan memiliki potensi sumber daya peternakan dan pertanian yang besar

Berangkat dari potensi ini, Tim PKM-PM Universitas Gadjah Mada bersama Karang Taruna Permadi 13 menginisiasi program JGrow+ (Jamblangan Grow+). Program ini berfokus pada pemanfaatan limbah peternakan menjadi Pupuk Organik Plus (POP) dan Biofertilizer. Tidak hanya mengandalkan feses dan urin ternak, bahan tambahan lain seperti sisa sayuran rumah tangga dan tembakau dari puntung rokok turut digunakan untuk memperkaya kualitas produk. Lebih jauh, produk ini juga mengandung sembilan jenis mikroorganisme yang mendukung pertumbuhan tanaman.

Proses produksi berlangsung melalui fermentasi: sekitar 1–1,5 bulan untuk POP dan 10–14 hari untuk biofertilizer. Indikator sederhana digunakan untuk menilai kelayakan produk, misalnya perubahan warna cairan menjadi lebih gelap dan aroma menyerupai kecap pada biofertilizer. Setelah itu, produk disimpan pada ruang tertutup dan dilakukan pelepasan gas setiap dua minggu untuk menjaga kualitas.

Namun, JGrow+ bukan sekadar program teknis pengolahan limbah. Melalui kegiatan pendampingan, mitra juga dibekali pengetahuan tentang pengemasan, strategi promosi, serta manajemen organisasi dengan pembentukan divisi dan sub-divisi. Pendekatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kemandirian dan keberlanjutan program.

Untuk memperluas dampak, metode Training of Trial (TOT) diterapkan agar masyarakat sekitar dapat langsung mempraktikkan teknik pengolahan. Selain itu, video tutorial yang diunggah melalui kanal YouTube menjadi sarana penyebarluasan pengetahuan yang menjangkau khalayak lebih luas.

Program JGrow+ menjadi bukti bahwa solusi atas permasalahan lingkungan dan pertanian dapat lahir dari kolaborasi. Dengan memanfaatkan potensi lokal, Desa Jamblangan tidak hanya mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, tetapi juga memberdayakan generasi mudanya untuk menjadi motor perubahan.

Kontributor :

Ehime University dan S&B Foods Inc. Jepang Kunjungi FTP UGM Gelar Research Progress Meeting

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera Kamis, 2 Oktober 2025

Ehime University dan S&B Foods Inc. Jepang kembali mengunjungi Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk melanjutkan kegiatan Research Progress Meeting. Pertemuan ini dilaksanakan pada Kamis, 2 Oktober 2025, bertempat di lingkungan FTP  UGM, sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi riset internasional di bidang pangan dan kesehatan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Prof. Takuya Sugahara dari Ehime University, Jepang, serta Mr. Hiroyuki Onda dan Ms. Keiko Itou dari S&B Foods Inc. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Dekan Fakultas Teknologi Pertanian UGM, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., bersama sejumlah dosen FTP UGM yang terlibat dalam kolaborasi riset ini. Kehadiran para pihak dari akademisi dan industri memperlihatkan sinergi yang erat antara universitas dan sektor swasta dalam mengembangkan inovasi berbasis riset ilmiah.

Research Progress Meeting ini difokuskan untuk membahas perkembangan riset bersama yang bertajuk “Development and Innovation of Indonesian Spices and Herbs in the Food and Health Sector.” Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi rempah-rempah dan tanaman herbal Indonesia dalam pengembangan produk pangan fungsional serta inovasi di sektor kesehatan. Melalui kolaborasi antara FTP UGM, Graduate School of Agriculture Ehime University, dan S&B Foods Inc., riset ini diharapkan dapat menghasilkan penemuan ilmiah yang berdampak nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara penghasil rempah yang bernilai tinggi secara global.

Selain menjadi ajang pembahasan kemajuan riset, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat jejaring kerja sama internasional yang telah terjalin antara FTP UGM dan mitra Jepang. Pertemuan ini membuka peluang pengembangan riset lanjutan, pertukaran akademik, serta transfer teknologi di bidang ilmu dan teknologi pangan yang berorientasi pada keberlanjutan dan kesehatan masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan Research Progress Meeting ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Prof. Dr. Sri Raharjo Ajak Masyarakat Kurangi Pemborosan Pangan melalui Podcast “Stop Boros Pangan”

Rilis BeritaSDG 1: Tanpa KemiskinanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDGs Sabtu, 27 September 2025

Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan pangan yang berkelanjutan, Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Podcast “Stop Boros Pangan” pada Selasa, 24 September 2025, bertempat di Radio Star FM, Jalan A.M. Sangaji, Yogyakarta. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Dr. Sri Raharjo, yang membahas topik “Gerakan Selamatkan Pangan untuk Mengurangi Food Waste.”

Podcast ini menjadi sarana edukatif untuk mengajak masyarakat lebih bijak dalam mengonsumsi dan mengelola bahan pangan agar tidak terbuang sia-sia. Dalam penyampaian materinya, Prof. Dr. Sri Raharjo menjelaskan berbagai aspek penting terkait permasalahan food waste, mulai dari penyebab utama terjadinya pemborosan pangan, dampaknya terhadap ketahanan pangan nasional, hingga langkah-langkah konkret yang dapat dilakukan di tingkat rumah tangga maupun komunitas.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat memahami bahwa isu pemborosan pangan tidak hanya berkaitan dengan perilaku konsumsi, tetapi juga memiliki implikasi besar terhadap lingkungan, sosial, dan ekonomi. Mengurangi food waste berarti turut menjaga ketersediaan sumber daya alam, menekan emisi gas rumah kaca dari sisa makanan, serta membantu masyarakat yang masih mengalami keterbatasan akses terhadap pangan layak.

Selain memberikan wawasan ilmiah, podcast ini juga menekankan pentingnya gerakan kolektif “Selamatkan Pangan” sebagai bagian dari gaya hidup berkelanjutan. Gerakan ini dapat dimulai dari langkah sederhana seperti membeli bahan pangan sesuai kebutuhan, mengolah bahan makanan sisa menjadi produk baru yang bernilai, hingga mendukung inisiatif berbagi makanan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Pelaksanaan Podcast “Stop Boros Pangan” ini sekaligus menjadi wujud nyata kontribusi FTP UGM dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 1 (No Poverty/Tanpa Kemiskinan), SDG 2 (Zero Hunger/Tanpa Kelaparan), dan SDG 3 (Good Health and Well-being/Kehidupan Sehat dan Sejahtera). Melalui partisipasi aktif dosen FTP UGM dalam kegiatan edukasi publik, fakultas terus berkomitmen untuk mendorong kesadaran masyarakat dalam mewujudkan sistem pangan yang lebih adil, sehat, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran akademisi dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk mengurangi pemborosan pangan di Indonesia.

Strategi Penguatan Kelembagaan Irigasi Disampaikan oleh Dosen FTP UGM dalam Sidang TKPSDA Wilayah Sungai Progo Opak Serang

Rilis BeritaSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 6: Air Bersih dan Sanitasi LayakSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Sabtu, 27 September 2025

Jumat, 26 September 2025 — Dr. Murtiningrum, Dosen Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada, menjadi narasumber dalam Sidang Komisi Pendayagunaan Sumber Daya Air yang diselenggarakan oleh Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA) Wilayah Sungai Progo Opak Serang.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Murtiningrum memaparkan Strategi Peningkatan Kelembagaan Pengelola Irigasi. Ia menekankan pentingnya pelaksanaan operasi dan pemeliharaan sistem irigasi secara berkelanjutan, serta mendorong partisipasi aktif petani melalui Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A). Pemberdayaan P3A dinilai krusial untuk memperkuat pengelolaan irigasi berbasis masyarakat. Topik ini berkontribusi pada pencapaian SDG no 2 Tanpa Kelaparan dan SDG no 9 Industri, Inovasi dan Infrastruktur.
Acara dibuka oleh Vicky Ariyanti, Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak, yang hadir sebagai representasi sekretariat TKPSDA. Sidang ini dihadiri oleh berbagai unsur, baik dari masyarakat pengguna air seperti P3A, maupun dari instansi pemerintah seperti Bappeda, dinas pertanian, dan dinas pekerjaan umum tingkat kabupaten dan provinsi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Pada pertemuan ini, Aliansi Peduli Petani Sleman, Perwakilan DPRD DIY, dan Komisi Irigasi DIY juga hadir sebagai narasumber.

12345…30

Berita Terakhir

  • Serah Terima Jabatan Pengurus Departemen dan Program Studi FTP UGM Masa Jabatan 2026–2031
  • FTP UGM Dorong Kesadaran Cegah Food Waste Melalui Edukasi di Lingkungan Fakultas
  • FTP UGM Gelar Workshop Tim Kesehatan Mental untuk Perkuat Sistem Kampus Sejahtera
  • Kick-Off PUI-PT Gastronomi Indonesia, FTP UGM Dorong Gastronomi sebagai Soft Power dan Penggerak Ekonomi Kreatif
  • Dosen FTP UGM Jadi Narasumber Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji bagi Penjamah Makanan

Berita UGM

  • Perkuat Kolaborasi Internasional, Mahasiswa S3 UGM Ikut Kegiatan Akademik di NTUA Yunani 13 Januari 2026
  • UGM Lantik 901 Insinyur Baru 13 Januari 2026
  • Setoran Pajak 2025 Menurun, Ekonom UGM Minta Pemerintah Tingkatkan Penegakan Hukum dan Literasi Pajak 13 Januari 2026
  • UGM dan Mayapada Group Jalin Kerja Sama di Bidang Pendidikan dan Riset 13 Januari 2026
  • Mahasiswa UGM Raih Grand Prize Internasional dalam Youth Multimedia Arts Competition  13 Januari 2026
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju