Dosen Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada, Dr.rer.nat. Lucia Dhiantika Witasari, S.Farm., Apt., M.Biotech., menjadi narasumber dalam kegiatan Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta pada 6 Februari 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Yogyakarta. Pelatihan yang menyasar pelaku usaha pangan siap saji ini bertujuan memberikan edukasi terkait keamanan pangan, khususnya pada proses pengolahan pangan.
Dalam kegiatan tersebut, Dr.rer.nat. Lucia Dhiantika Witasari, S.Farm., Apt., M.Biotech., menyampaikan materi mengenai proses pengolahan pangan yang aman dan higienis. Pemahaman tentang teknik pengolahan yang sesuai standar diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk pangan siap saji, sekaligus melindungi kesehatan konsumen serta mendukung keberlanjutan usaha para pelaku industri kuliner lokal.
Kegiatan ini turut berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yakni poin 2 Zero Hunger (Tanpa Kelaparan), poin 3 Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), serta poin 4 Quality Education (Pendidikan Berkualitas). Edukasi yang diberikan kepada pelaku usaha ini diharapkan mendorong peningkatan kualitas produk pangan secara berkelanjutan sekaligus memperkuat aspek kesehatan masyarakat melalui praktik pengolahan pangan yang aman.
Delapan dosen dari Fakultas Teknologi Pertanian UGM yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Dr. Priyanto Triwitono, Dr. FMC Sigit Setyabudi, Dr. Lulum Leliana, Dr. Luciantika Dhiantika Witasari, Dr. Arima Diah Setiowati, Dr. Zaki Utama, Dr. Wahyu Dwi Saputra, dan Dr. Rini Yanti. Mereka menyampaikan berbagai materi penting, antara lain teknologi pengolahan mangleng guna meningkatkan kualitas produk, teknologi pengeringan singkong menggunakan cabinet dryer, serta pengemasan dan regulasi label untuk produk olahan berbasis singkong.
Pemasangan sistem monitoring ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemantauan kondisi lahan secara real-time, mencakup pengukuran parameter penting seperti kelembapan tanah, suhu, dan kondisi lingkungan lainnya. Teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pertanian, mendukung praktik pertanian presisi, serta membantu petani dalam mengambil keputusan berbasis data. Selain itu, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini memberikan pengalaman langsung dalam penerapan teknologi pertanian cerdas, memperkaya wawasan akademik, serta meningkatkan keterampilan mereka dalam bidang agriculture technology.
Dalam kegiatan ini, dosen FTP UGM menyampaikan materi mengenai restorasi tanah pascatambang dengan pendekatan berbasis solusi alami (nature-based solutions). Hal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada petani setempat tentang metode rehabilitasi lahan yang berkelanjutan serta teknik pengelolaan tanah yang dapat meningkatkan kesuburan dan hasil pertanian di lahan bekas tambang. Selain itu, pengambilan sampel tanah dan analisis pertumbuhan tanaman dilakukan untuk mengidentifikasi efektivitas metode restorasi yang diterapkan.