Dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) turut berperan aktif dalam kegiatan Bimbingan Teknis Pengolahan Mangleng dan Teknologi Pengeringannya yang diselenggarakan oleh Banyumanik Research Centre, Gunungkidul. Kegiatan ini dilaksanakan pada 4 Februari 2025 di Desa Banyumanik, Gunungkidul, sebagai bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat untuk mendukung pengembangan Kampus Agrowisata Banyumanik.
Delapan dosen dari Fakultas Teknologi Pertanian UGM yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Dr. Priyanto Triwitono, Dr. FMC Sigit Setyabudi, Dr. Lulum Leliana, Dr. Luciantika Dhiantika Witasari, Dr. Arima Diah Setiowati, Dr. Zaki Utama, Dr. Wahyu Dwi Saputra, dan Dr. Rini Yanti. Mereka menyampaikan berbagai materi penting, antara lain teknologi pengolahan mangleng guna meningkatkan kualitas produk, teknologi pengeringan singkong menggunakan cabinet dryer, serta pengemasan dan regulasi label untuk produk olahan berbasis singkong.
Kegiatan ini secara langsung mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 1 No Poverty (Tanpa Kemiskinan) dan poin 2 Zero Hunger (Tanpa Kelaparan). Dengan peningkatan keterampilan masyarakat dalam mengolah komoditas lokal seperti singkong menjadi produk yang bernilai tambah, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi warga Desa Banyumanik.
Pemasangan sistem monitoring ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemantauan kondisi lahan secara real-time, mencakup pengukuran parameter penting seperti kelembapan tanah, suhu, dan kondisi lingkungan lainnya. Teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pertanian, mendukung praktik pertanian presisi, serta membantu petani dalam mengambil keputusan berbasis data. Selain itu, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini memberikan pengalaman langsung dalam penerapan teknologi pertanian cerdas, memperkaya wawasan akademik, serta meningkatkan keterampilan mereka dalam bidang agriculture technology.
Dalam kegiatan ini, dosen FTP UGM menyampaikan materi mengenai restorasi tanah pascatambang dengan pendekatan berbasis solusi alami (nature-based solutions). Hal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada petani setempat tentang metode rehabilitasi lahan yang berkelanjutan serta teknik pengelolaan tanah yang dapat meningkatkan kesuburan dan hasil pertanian di lahan bekas tambang. Selain itu, pengambilan sampel tanah dan analisis pertumbuhan tanaman dilakukan untuk mengidentifikasi efektivitas metode restorasi yang diterapkan.
Dalam diskusi ini, sejumlah dosen FTP UGM turut memberikan materi dan pandangan strategis. Dr. Muhamad Khoiru Zaki, Prof. Sigit Supadmo, Dr. Andri Prima Nugroho, Dr. Hanggar Ganara Mawandha, Ardan Wiratmoko, M.Sc., dan Basuki, S.T.P., menyampaikan pentingnya penerapan teknologi modern dalam pengelolaan irigasi, termasuk tantangan teknis dan sosial yang harus dihadapi. Mereka juga menekankan bahwa modernisasi irigasi di DI Cibaliung dapat menjadi model untuk pengembangan irigasi berkelanjutan di wilayah lain.