• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • SDG 2: Tanpa Kelaparan
  • SDG 2: Tanpa Kelaparan
  • hal. 5
Arsip:

SDG 2: Tanpa Kelaparan

Dosen FTP UGM Isi Materi pada Akademi Pangan Banua 2025 di Banjarmasin

Uncategorized Sabtu, 18 Oktober 2025

Dr. Lulum Leliana, S.T.P., dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM), menjadi pemateri dalam kegiatan Akademi Pangan Banua 2025 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Kantor Perwakilan Kalimantan Selatan pada 17 September 2025 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kegiatan ini diikuti oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), petani, serta pemangku kepentingan di sektor pangan daerah yang berfokus pada penguatan kapasitas dan wawasan dalam pengembangan industri pangan lokal.

Dalam kegiatan tersebut, Dr. Lulum Leliana, S.T.P., menyampaikan materi bertajuk “Penguatan Rantai Nilai Pangan Melalui Hilirisasi Pangan Bernilai Tambah.” Materi ini membahas pentingnya strategi hilirisasi produk pertanian untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk lokal di pasar regional maupun nasional. Melalui pendekatan rantai nilai pangan, para pelaku usaha didorong untuk memahami proses pengolahan, inovasi produk, hingga strategi pemasaran yang berkelanjutan agar produk yang dihasilkan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi dan berkontribusi terhadap ketahanan pangan daerah.

Program Akademi Pangan Banua 2025 menjadi wadah kolaboratif antara akademisi, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan lembaga keuangan dalam memperkuat ekosistem pangan yang tangguh dan berdaya saing. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman menyeluruh tentang konsep diversifikasi produk pangan, penerapan teknologi pascapanen, serta pengembangan industri berbasis potensi lokal yang mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan.

Partisipasi Dr. Lulum Leliana, S.T.P., dalam kegiatan ini menegaskan komitmen Fakultas Teknologi Pertanian UGM dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pangan dan pertanian di berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1 (No Poverty / Tanpa Kemiskinan), SDG 2 (Zero Hunger / Tanpa Kelaparan), SDG 3 (Good Health and Well-being / Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 4 (Quality Education / Pendidikan Berkualitas), SDG 8 (Decent Work and Economic Growth / Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure / Industri, Inovasi dan Infrastruktur), serta SDG 17 (Partnerships for the Goals / Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Melalui kolaborasi lintas sektor dan peningkatan kapasitas pelaku usaha pangan, kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan berkelanjutan di Indonesia.

FTP UGM Dukung Peningkatan Kapasitas Penjamah Pangan melalui Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji di UNISA Yogyakarta

Rilis BeritaSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 4: Pendidikan Berkualitas Minggu, 12 Oktober 2025

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan “Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji SPPG UNISA Yogyakarta” yang berlangsung di Aula Kampus 1 UNISA Yogyakarta, Jalan Munir No. 267, Serangan, Ngampilan, Yogyakarta pada, Sabtu 11 Oktober 2025. Kegiatan ini menghadirkan Putrika Citta Pramesi, S.T.P., M.Sc., dosen dari Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM), sebagai narasumber dengan topik pembahasan mengenai “Pencemaran Pangan.” Pelatihan ini diikuti oleh para penjamah pangan dari berbagai sekolah penerima manfaat program Makanan Bergizi Berbasis Gizi dan Nutrisi (MBG BGN) yang diselenggarakan oleh UNISA Yogyakarta.

Dalam kegiatan tersebut, peserta dibekali pemahaman mendalam tentang berbagai bentuk pencemaran pangan yang dapat terjadi selama proses pengolahan, penyimpanan, dan penyajian makanan siap saji. Materi yang disampaikan meliputi jenis-jenis kontaminasi pangan seperti biologis, kimia, dan fisik, serta strategi pencegahan untuk meminimalkan risiko bahaya pangan bagi konsumen. Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan praktik terbaik (best practices) dalam penanganan bahan makanan, sanitasi lingkungan kerja, serta penerapan prinsip higienitas dalam kegiatan penyajian makanan di lingkungan sekolah.

Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan para penjamah pangan agar mampu memproduksi makanan yang aman, layak konsumsi, dan bermutu tinggi. Dengan kemampuan tersebut, diharapkan tercipta sistem keamanan pangan yang lebih baik di sekolah-sekolah penerima manfaat program MBG BGN. Keamanan pangan yang terjamin tidak hanya berpengaruh pada kesehatan peserta didik, tetapi juga berperan penting dalam mendukung tumbuh kembang anak serta upaya peningkatan kualitas gizi di lingkungan pendidikan.

Pelaksanaan kegiatan ini juga menjadi bentuk kolaborasi antara FTP UGM dan UNISA Yogyakarta dalam mengedepankan pendidikan dan penerapan praktik keamanan pangan yang berkelanjutan. Keterlibatan dosen FTP UGM mencerminkan komitmen fakultas dalam berbagi pengetahuan dan pengalaman akademik untuk mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pangan dan gizi.

Selain menjadi wadah peningkatan kompetensi, kegiatan Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji SPPG UNISA Yogyakarta juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 (Zero Hunger) yang berfokus pada penghapusan kelaparan melalui penyediaan pangan bergizi dan aman, SDG 3 (Good Health and Well-being) yang mendukung peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, serta SDG 4 (Quality Education) yang menekankan pentingnya pendidikan berkualitas dan peningkatan kapasitas individu. Melalui kegiatan ini, diharapkan muncul sinergi antara lembaga pendidikan tinggi dan masyarakat dalam menciptakan sistem pangan yang lebih sehat, aman, dan berkelanjutan di Indonesia.

Dosen FTP UGM Dukung Bimbingan Teknis Penyuluhan Keamanan Pangan bagi Pelaku Industri Rumah Tangga di Kota Yogyakarta

Rilis BeritaSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera Sabtu, 11 Oktober 2025

Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan “Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyuluhan Keamanan Pangan bagi Pemilik/Penanggung Jawab Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP)” di Hotel New Saphir, Yogyakarta, pada . Dalam kegiatan ini, tiga dosen dari Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) turut berperan sebagai narasumber, yaitu Dr.nat.techn. Aulia Ardhi, S.T.P., M.Sc., Dr. Lulum Leliana, S.T.P., dan Dr. Qurrotul A’yun, S.T.P., M.Sc. Para dosen FTP UGM membawakan materi dengan topik “Keamanan dan Mutu Pangan” yang ditujukan untuk meningkatkan pemahaman para pelaku industri rumah tangga pangan di wilayah Kota Yogyakarta mengenai pentingnya penerapan prinsip keamanan dan mutu pangan dalam kegiatan produksi.

Pelatihan ini diikuti oleh para pemilik dan penanggung jawab IRTP yang beroperasi di berbagai kecamatan di Kota Yogyakarta. Kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif melalui pemaparan materi dan diskusi, yang berfokus pada penguatan kapasitas peserta dalam mengenali potensi bahaya pangan serta cara pencegahannya. Peserta memperoleh pemahaman komprehensif mengenai prinsip Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), teknik pengolahan pangan yang higienis, dan penggunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP) yang aman dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pelaku IRTP terhadap peran penting keamanan dan mutu pangan dalam menjaga kesehatan masyarakat. Selain itu, pelatihan ini menjadi sarana untuk mendorong penerapan standar CPPOB secara konsisten, sehingga produk pangan olahan yang dihasilkan oleh industri rumah tangga dapat memenuhi kriteria keamanan, mutu, dan kelayakan konsumsi. Peserta juga dibekali dengan keterampilan praktis dalam mengidentifikasi potensi kontaminasi pangan, melakukan pengendalian kebersihan lingkungan kerja, serta memastikan keamanan bahan baku dan produk akhir.

Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta memperkuat perannya dalam pembinaan dan pengawasan keamanan pangan di tingkat industri rumah tangga. Kolaborasi dengan akademisi dari FTP UGM memberikan nilai tambah dalam proses pendampingan teknis, karena peserta mendapatkan wawasan ilmiah sekaligus panduan praktis yang relevan dengan kebutuhan lapangan. Kegiatan semacam ini juga berfungsi sebagai langkah strategis untuk mendukung daya saing produk pangan lokal melalui peningkatan standar produksi yang lebih profesional dan berkelanjutan.

Selain menjadi bentuk pengabdian dan sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah, kegiatan Bimbingan Teknis Penyuluhan Keamanan Pangan bagi Pemilik/Penanggung Jawab Industri Rumah Tangga juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2 (Zero Hunger) dan SDG 3 (Good Health and Well-being). Melalui peningkatan keamanan pangan di tingkat industri rumah tangga, kegiatan ini berkontribusi dalam upaya mewujudkan ketersediaan pangan yang aman, bergizi, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat sistem kesehatan masyarakat melalui konsumsi pangan yang sehat dan bebas dari bahaya kontaminasi.

TIM PKM JGrow+: Mengubah Limbah Ternak Menjadi Solusi Pertanian Ramah Lingkungan di Desa Jamblangan, Saygan, Sleman

Rilis BeritaSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 13: Penanganan Perubahan IklimSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Senin, 6 Oktober 2025

Tim PKM (Program Kreativitas mahasiswa) besutan Dr. Dwi Umi Siswanti, S.Si.,M.Sc. melakukan sesi konsultasi hasil pengabdian masyarakatnya di Desa Jambalangan, Sayegan, Sleman. Tim mahasiswa terdiri dari Tsabita Afidati, Muhammad Fajar Ramadhani, Satria Enggal Buana, Salma Putri Nabila dan Widyaningsih Tutus Mahardika. Tim ini mengusung PKM PM (Pengabdian Masyarakat) “Pemberdayaan Karang Taruna melalui Inovasi Jamblangan Grow+ (JGrow+) Berbasis Farm Waste untuk Meningkatkan Produktivitas di Desa Jamblangan”. Ide yang melatari pengusulan PKM-PM ini adalah fakta bahwa Desa Jamblangan memiliki sumber daya peternakan berupa ternak sapi dan kambing yang cukup banyak. Sumber daya tersebut minimal menghasilkan urin ternak 230 liter/hari dan feses 222 kg/hari. Urin ternak mengandung 0,23% nitrogen sementara feses mengandung 16,35% C organik. Farm Waste merupakan limbah peternakan dalam bentuk feses dan urine dengan berbagai kandungan hara yang berguna untuk pertanian.Di sisi lain, Desa Jamblangan sesungguhnya memiliki potensi sumber daya yang besar. Tercatat terdapat 20 ekor sapi dan 20 ekor kambing yang setiap harinya menghasilkan sekitar 230 liter urin dan 222 kilogram feses. Limbah ternak atau farm waste tersebut mengandung unsur bermanfaat seperti nitrogen (0,23% pada urin) dan karbon organik (16,35% pada feses) yang berfungsi sebagai nutrisi alami bagi tanaman.

Tim PKM JGrow+ Desa Jamblangan  menghadapi dua tantangan utama dalam pengelolaan pertanian. Pertama, tingginya penggunaan pupuk dan bahan kimia yang dalam jangka panjang dapat menurunkan kualitas tanah serta berdampak pada kesehatan lingkungan. Kedua, keterlibatan generasi muda yang tergabung dalam Karang Taruna Permadi 13 masih terbatas, sehingga potensi produktivitas mereka belum termanfaatkan secara optimal. Di sisi lain, Desa Jamblangan memiliki potensi sumber daya peternakan dan pertanian yang besar

Berangkat dari potensi ini, Tim PKM-PM Universitas Gadjah Mada bersama Karang Taruna Permadi 13 menginisiasi program JGrow+ (Jamblangan Grow+). Program ini berfokus pada pemanfaatan limbah peternakan menjadi Pupuk Organik Plus (POP) dan Biofertilizer. Tidak hanya mengandalkan feses dan urin ternak, bahan tambahan lain seperti sisa sayuran rumah tangga dan tembakau dari puntung rokok turut digunakan untuk memperkaya kualitas produk. Lebih jauh, produk ini juga mengandung sembilan jenis mikroorganisme yang mendukung pertumbuhan tanaman.

Proses produksi berlangsung melalui fermentasi: sekitar 1–1,5 bulan untuk POP dan 10–14 hari untuk biofertilizer. Indikator sederhana digunakan untuk menilai kelayakan produk, misalnya perubahan warna cairan menjadi lebih gelap dan aroma menyerupai kecap pada biofertilizer. Setelah itu, produk disimpan pada ruang tertutup dan dilakukan pelepasan gas setiap dua minggu untuk menjaga kualitas.

Namun, JGrow+ bukan sekadar program teknis pengolahan limbah. Melalui kegiatan pendampingan, mitra juga dibekali pengetahuan tentang pengemasan, strategi promosi, serta manajemen organisasi dengan pembentukan divisi dan sub-divisi. Pendekatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kemandirian dan keberlanjutan program.

Untuk memperluas dampak, metode Training of Trial (TOT) diterapkan agar masyarakat sekitar dapat langsung mempraktikkan teknik pengolahan. Selain itu, video tutorial yang diunggah melalui kanal YouTube menjadi sarana penyebarluasan pengetahuan yang menjangkau khalayak lebih luas.

Program JGrow+ menjadi bukti bahwa solusi atas permasalahan lingkungan dan pertanian dapat lahir dari kolaborasi. Dengan memanfaatkan potensi lokal, Desa Jamblangan tidak hanya mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, tetapi juga memberdayakan generasi mudanya untuk menjadi motor perubahan.

Kontributor :

Ehime University dan S&B Foods Inc. Jepang Kunjungi FTP UGM Gelar Research Progress Meeting

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera Kamis, 2 Oktober 2025

Ehime University dan S&B Foods Inc. Jepang kembali mengunjungi Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk melanjutkan kegiatan Research Progress Meeting. Pertemuan ini dilaksanakan pada Kamis, 2 Oktober 2025, bertempat di lingkungan FTP  UGM, sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi riset internasional di bidang pangan dan kesehatan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Prof. Takuya Sugahara dari Ehime University, Jepang, serta Mr. Hiroyuki Onda dan Ms. Keiko Itou dari S&B Foods Inc. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Dekan Fakultas Teknologi Pertanian UGM, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., bersama sejumlah dosen FTP UGM yang terlibat dalam kolaborasi riset ini. Kehadiran para pihak dari akademisi dan industri memperlihatkan sinergi yang erat antara universitas dan sektor swasta dalam mengembangkan inovasi berbasis riset ilmiah.

Research Progress Meeting ini difokuskan untuk membahas perkembangan riset bersama yang bertajuk “Development and Innovation of Indonesian Spices and Herbs in the Food and Health Sector.” Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi rempah-rempah dan tanaman herbal Indonesia dalam pengembangan produk pangan fungsional serta inovasi di sektor kesehatan. Melalui kolaborasi antara FTP UGM, Graduate School of Agriculture Ehime University, dan S&B Foods Inc., riset ini diharapkan dapat menghasilkan penemuan ilmiah yang berdampak nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara penghasil rempah yang bernilai tinggi secara global.

Selain menjadi ajang pembahasan kemajuan riset, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat jejaring kerja sama internasional yang telah terjalin antara FTP UGM dan mitra Jepang. Pertemuan ini membuka peluang pengembangan riset lanjutan, pertukaran akademik, serta transfer teknologi di bidang ilmu dan teknologi pangan yang berorientasi pada keberlanjutan dan kesehatan masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan Research Progress Meeting ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

1…34567…33

Berita Terakhir

  • FTP UGM Bahas Kurikulum 2026, Perkuat Pendekatan Transdisiplin dan Pendidikan Berdampak
  • Program Doktor Ilmu Teknik Pertanian FTP UGM Raih Akreditasi Unggul 2026–2031
  • Dari Diskusi hingga Kuliah Tamu, Prof. John Morrissey Menginisiasi Kolaborasi CSEFS UCC dengan FTP UGM
  • Incanto International Institute Timor Leste Jalin Kerja Sama Riset dengan FTP UGM
  • FTP UGM–PT Sang Hyang Seri Kolaborasi Kembangkan Teknologi Smart Farming dan Benih Unggul

Berita UGM

  • Yuk Kenali Soal Hantavirus, Tikus jadi Rantai Penularan  13 Mei 2026
  • Jelajah Bangkai Kapal Perang Dunia II di Perairan Tulamben Bali 13 Mei 2026
  • Rektor UGM: Kampus Berperan Ikut Menurunkan Kematian Ibu dan Bayi  13 Mei 2026
  • Unsri Studi Banding Pengembangan Sistem Informasi Terintegrasi ke UGM 12 Mei 2026
  • Wujudkan Desa Mandiri Hijau, UGM Kembangkan Agrivoltaic Smart Farming di Pandowoharjo Sleman 12 Mei 2026

Agenda

  • 22Mei Pembukaan Dies Natalis ke-63 FTP UGM
  • 01Jun Summer School on Global Logistics and Supply Chain Management
  • 19Sep Rapat Terbuka Senat dan Puncak Dies Natalis Ke-63 FTP UGM
Semua Agenda
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju