• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • UGMPreneurs
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
  • (Page 4)
Arsip:

SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan

Dari Benih hingga Lahan, FTP UGM dan PT Sang Hyang Seri Kembangkan Teknologi Pertanian Berbasis Data

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Rabu, 26 Agustus 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) dan PT Sang Hyang Seri (Persero) menindaklanjuti kerja sama penelitian dan pengembangan teknologi pertanian tanaman pangan melalui pembahasan pengembangan teknologi deteksi kualitas benih berbasis X-ray dan sistem pemetaan pertanian menggunakan drone dalam kunjungan kerja Direksi PT Sang Hyang Seri ke Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (TPB) FTP UGM, Rabu (26/8/2026). Pertemuan yang berlangsung di Ruang Sidang Departemen TPB tersebut menjadi forum untuk membahas progres dua proposal kerja sama sekaligus mengidentifikasi kebutuhan teknologi pertanian di lapangan.

Direktur Utama PT Sang Hyang Seri, Adhi Cahyono Nugroho, hadir bersama Prof. Dr. Inex Slamet-Loedin, Vice President Research Agustinus Budi S., serta jajaran PT Sang Hyang Seri. Rombongan diterima Dekan FTP UGM, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., bersama Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama dan Alumni, Dr. Sri Rahayoe, S.T.P., M.P., serta tim peneliti FTP UGM.

Salah satu pembahasan utama adalah pengembangan alat evaluasi kualitas benih padi dan kedelai menggunakan teknologi X-ray. Dr. Bayu Nugraha memaparkan rancangan teknologi yang ditujukan untuk menjawab kebutuhan PT Sang Hyang Seri terhadap laboratorium eksternal yang dapat mendeteksi kerusakan benih secara cepat. Pengembangan teknologi ini diharapkan dapat mendukung proses evaluasi kualitas benih secara lebih efektif.

Dari sisi budidaya, Dr. Andri Prima Nugroho memaparkan pengembangan drone untuk mendukung agrofarm PT Sang Hyang Seri. Data kondisi lahan yang diperoleh melalui teknologi tersebut akan diolah untuk menghasilkan peta rekomendasi pemupukan dan mendukung pengambilan keputusan dalam mekanisasi pertanian.

Pengembangan drone juga direncanakan melibatkan mahasiswa Program Profesi Insinyur FTP UGM melalui kegiatan kerja praktik di PT Sang Hyang Seri. Keterlibatan mahasiswa sekaligus diharapkan dapat memperkaya data lapangan untuk mendukung pengembangan teknologi. Dalam kerja sama tersebut, terdapat dua paket yang ditawarkan, yaitu manajemen agronomi dan mekanisasi pertanian, serta peluang pengembangan proposal lanjutan terkait teknologi mesin pengering.

Selain budidaya dan perbenihan, pembahasan turut menyoroti kondisi teknologi pascapanen di fasilitas PT Sang Hyang Seri. Berdasarkan hasil survei yang dipaparkan Dr. Sri Rahayoe, ditemukan silo yang sudah tidak digunakan, bed dryer yang masih menggunakan sekam, serta rice milling unit (RMU) yang mengalami penurunan mutu hasil giling. FTP UGM mengusulkan peningkatan mekanisme pengukuran kadar air agar lebih presisi serta perbaikan tungku biomassa untuk mengurangi kebocoran panas.

Penguatan teknologi pertanian berbasis data juga berpotensi dikembangkan melalui sejumlah usulan dari PT Sang Hyang Seri, antara lain pengembangan sistem Alternate Wetting and Drying (AWD) berbasis satelit, pembangunan greenhouse di Jakarta, serta pengecekan sistem traceability produk. Sistem traceability sendiri sebelumnya telah dikembangkan oleh tim Departemen TPB FTP UGM melalui desain aplikasi untuk komoditas kopi dan kakao.

Berbagai pembahasan tersebut memperlihatkan ruang kolaborasi yang semakin luas antara FTP UGM dan PT Sang Hyang Seri, mulai dari menjaga kualitas benih, memperoleh data kondisi lahan, mendukung keputusan budidaya, hingga meningkatkan proses pascapanen. Kerja sama ini diarahkan untuk menghasilkan teknologi pertanian yang tidak hanya berbasis riset, tetapi juga menjawab kebutuhan nyata di lapangan.

Melalui tindak lanjut kerja sama ini, FTP UGM dan PT Sang Hyang Seri terus membuka peluang pengembangan riset dan teknologi yang aplikatif bagi sektor pertanian tanaman pangan. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri tersebut diharapkan dapat memperkuat pemanfaatan teknologi dan data dalam meningkatkan efisiensi serta kualitas produksi pertanian.

Dukung Mahasiswa Raih Studi Lanjut, FTP UGM Hadirkan Expo Beasiswa di Rangkaian Dies Natalis ke-63

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 4: Pendidikan Berkualitas Sabtu, 22 Agustus 2026

Akses informasi beasiswa yang belum merata kerap menjadi tantangan bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan studi atau mengembangkan diri. Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menjawab tantangan tersebut melalui Expo Beasiswa 2026 yang digelar pada Sabtu (22/8), di Auditorium Kamarijani-Soenjoto FTP UGM, sebagai rangkaian Dies Natalis ke-63. Kegiatan ini menyasar sekitar 100 mahasiswa FTP UGM maupun UGM secara umum. 

Dekan FTP UGM, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., membuka Expo Beasiswa 2026 secara resmi, menandai dimulainya salah satu rangkaian agenda Dies Natalis ke-63 FTP UGM. Mengusung tema “Generasi Muda untuk Masa Depan Sistem Pangan dan Agroindustri Berkelanjutan”, Expo Beasiswa 2026 dirancang melalui dua rangkaian utama, yaitu talkshow berbagi pengalaman dan pameran booth beasiswa. 

Terdapat insight yang menarik dari sesi talkshow Expo Beasiswa ini. Selain berbagi perjalanan dalam memperoleh beasiswa, para awardee yakni Amanda Nadya Syukrina dan Affandi Saputra mahasiswa Program Studi Teknologi Industri Pertanian angkatan 2025 dan 2024, juga turut menyampaikan Tips and Trick Motivation Letter yang efektif dalam proses seleksi. Sesi dilengkapi materi dari Putrika Citta Pramesi, S.T.P., M.Sc awardee beasiswa program Magister yang memetakan langkah-langkah mempersiapkan diri meraih beasiswa magister melalui materi bertajuk “Think Ahead: Your Roadmap to a Master’s Scholarship”. 

Usai sesi talkshow, mahasiswa berkesempatan mengunjungi langsung booth beasiswa yang menghadirkan beasiswa dari jalur pemerintah, yakni; Beasiswa Mahasiswa UGM, Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, dan Beasiswa Unggulan. Hingga Bakti BCA, BSI Scholarship, Bayan Peduli, Paragon Scholarship, dan Tanoto Foundation dari jalur swasta dan yayasan. Di setiap booth, mahasiswa dapat berdiskusi langsung dengan perwakilan maupun awardee dari masing-masing program.. 

Bagi FTP UGM, Expo Beasiswa 2026 menjadi salah satu upaya untuk menyiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap berkontribusi pada masa depan sistem pangan dan agroindustri Indonesia yang berkelanjutan sejalan dengan semangat besar yang diusung sepanjang rangkaian Dies Natalis ke-63. 

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui perluasan akses informasi dan kesempatan pendidikan bagi mahasiswa, serta SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi FTP UGM dengan berbagai lembaga pemberi beasiswa dan komunitas awardee.

Penulis: Shella Herdanti

Srawung Desa 2026, Semai Karya dan Cipta Berdaya Bersama Masyarakat Gondoarum

Rilis BeritaSDG 11: Kota dan Pemukiman yang BerkelanjutanSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 4: Pendidikan Berkualitas Sabtu, 15 Agustus 2026

Belajar dari masyarakat, mengenali potensi desa, hingga berbagi pengetahuan menjadi bagian dari semangat Dies Natalis ke-63 Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM). Semangat tersebut diwujudkan melalui Srawung Desa 2026 bertema “Semai Karya, Cipta Berdaya” yang berlangsung pada 13–15 Agustus 2026 di Dusun Gondoarum, Desa Wonokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman. Kegiatan ini mempertemukan mahasiswa dari FTP dan sejumlah fakultas lain di UGM dengan masyarakat Gondoarum dalam rangkaian aktivitas pemberdayaan, workshop, serta kegiatan sosial dan kebudayaan.

Ketua Dies Natalis FTP UGM 2026, Dr. Novita Erma Kristanti, S.T.P., M.P., mengatakan bahwa pengalaman berinteraksi langsung dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam proses pembentukan mahasiswa. Menurutnya, mahasiswa perlu memiliki kepekaan sosial dan memahami bahwa proses belajar tidak hanya berlangsung di ruang kelas. “Salah satu yang kami harapkan adik-adik (mahasiswa UGM) berproses. Apa yang diharapkan? Kita punya kepekaan yang cukup tinggi. Oh, ternyata bermasyarakat itu tidak hanya satu arah ya, saya punya ilmunya nih di kampus, tapi juga ga harus dalam mengkomunikasikan merasa lebih tahu. Bapak-bapak ibu-ibu yang di sini itu pengalamannya lebih luar biasa. Jadi, kita akan belajar banyak di sini.”

Pesan tersebut menjadi salah satu landasan Srawung Desa 2026. Mahasiswa tidak ditempatkan semata-mata sebagai pihak yang membawa pengetahuan dari kampus, tetapi juga sebagai pembelajar yang membuka diri terhadap pengalaman, pengetahuan, dan kehidupan masyarakat. Pertemuan dua arah tersebut diharapkan dapat membangun kepekaan sekaligus mendorong mahasiswa untuk melihat potensi dan persoalan desa dari perspektif yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.

Ketua BEM FTP UGM, Erlangga Adi Setiawan menyampaikan bahwa Srawung Desa merupakan kegiatan di bawah naungan Kementerian Pengembangan Desa Mitra. Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk “srawung” atau berinteraksi secara langsung dengan masyarakat sekaligus menggali potensi yang dimiliki Padukuhan Gondoarum. “Tujuan kegiatan ini untuk ‘srawung’ dengan desa khususnya Padukuhan Gondoarum. Dan, nantinya kita akan coba untuk eksplor dan mencoba menginovasi apa keunggulan dari Gondoarum ini.” Ia menambahkan bahwa proses interaksi tersebut diharapkan tidak berhenti pada pengenalan terhadap kehidupan desa, tetapi berkembang menjadi proses belajar dan pemberdayaan bersama. “Kegiatan Srawung Desa menjadi tempat belajar bersama untuk berinteraksi, berinovasi, dan juga memberdayakan masyarakat desa.”

Semangat tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang mempertemukan keilmuan mahasiswa dengan kebutuhan masyarakat. Salah satunya melalui workshop yang melibatkan tiga departemen di FTP UGM. Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (TPHP) memberikan materi pengolahan produk berbahan dasar pisang melalui praktik pembuatan brownies kering. Departemen Teknologi Industri Pertanian (TIP) mengenalkan pemanfaatan kemasan ramah lingkungan, termasuk biofoam. Sementara itu, Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (TPB) memberikan materi mengenai pembuatan pupuk organik cair melalui rekayasa alat.

Dosen TPB FTP UGM, Dr. Chandra Setyawan, S.T.P., M.Eng., Ph.D., IPM, ASEAN Eng., menilai kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat sekaligus mempertemukan kebutuhan tersebut dengan pengetahuan dan narasumber yang relevan. “Mungkin di sini (Padukuhan Gondoarum) ada kebutuhan-kebutuhan dari masyarakat terkait pengetahuan atau teknologi yang diperlukan. Di sini adik-adik (mahasiswa UGM) sudah mengklasifikasi, mempertemukan bapak-ibu di sini dengan narasumber-narasumber.”

Berbagai workshop tersebut dirancang secara interaktif agar masyarakat tidak hanya memperoleh materi, tetapi juga dapat mengikuti proses praktik. Pendekatan ini sekaligus membuka ruang bagi mahasiswa untuk memahami bagaimana pengetahuan yang diperoleh di perguruan tinggi dapat dikomunikasikan dan diterapkan sesuai dengan konteks serta kebutuhan masyarakat.

Proses belajar bersama juga berlangsung di luar sesi workshop. Para volunteer mengikuti aktivitas keseharian warga, termasuk berkebun dan pergi ke pasar. Melalui aktivitas tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengenal kehidupan masyarakat secara lebih dekat sekaligus memahami potensi lokal yang tidak selalu dapat ditemukan melalui kegiatan formal.

Nuansa kebersamaan semakin terasa melalui rangkaian kegiatan kebudayaan, seperti karawitan, malam puncak, dan jalan pagi bersama di lingkungan desa. Kegiatan tersebut menjadi ruang interaksi yang lebih cair antara mahasiswa dan masyarakat sekaligus mempererat hubungan selama pelaksanaan Srawung Desa.

Srawung Desa 2026 melibatkan sekitar 25 warga Dusun Gondoarum, serta 29 panitia dan 24 volunteer yang berasal dari FTP maupun sejumlah fakultas lain di UGM. Keterlibatan lintas fakultas tersebut memperluas perspektif dalam kegiatan sekaligus menunjukkan bahwa proses pemberdayaan masyarakat dapat menjadi ruang kolaborasi berbagai bidang keilmuan.

Melalui tema “Semai Karya, Cipta Berdaya”, Srawung Desa 2026 menjadi salah satu bentuk nyata semangat Dies Natalis ke-63 FTP UGM dalam menghadirkan kebermanfaatan di tengah masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan, tetapi juga mengajarkan bahwa kebermanfaatan lahir dari kesediaan untuk mendengar, belajar, dan tumbuh bersama masyarakat. Dari Gondoarum, mahasiswa dan masyarakat dipertemukan dalam proses yang sama: berbagi pengetahuan, menggali potensi, dan menciptakan keberdayaan bersama.

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education melalui pembelajaran berbasis pengalaman dan penerapan pengetahuan di masyarakat, SDG 11: Sustainable Cities and Communities melalui penguatan potensi dan kehidupan komunitas desa, serta SDG 17: Partnerships for the Goals melalui kolaborasi antara mahasiswa, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam pengembangan desa.

PIONIR Agrophoria 2026 Ditutup, Agrotech Muda Siap Menapaki Dunia Perguruan Tinggi

Rilis BeritaSDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang TangguhSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 4: Pendidikan Berkualitas Kamis, 6 Agustus 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi menutup rangkaian PIONIR Agrophoria 2026 pada Rabu (6/8) di Auditorium Kamarijani Soenjoto FTP UGM. Selama dua hari pelaksanaan, mahasiswa baru memperoleh pembekalan mengenai kehidupan perguruan tinggi melalui pengenalan nilai-nilai ke-UGM-an, budaya akademik, pengembangan karakter, serta berbagai kompetensi yang diperlukan untuk mendukung proses belajar dan pengembangan diri selama menempuh pendidikan di FTP UGM.

Dekan FTP UGM, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., menyampaikan bahwa PIONIR Agrophoria merupakan momentum awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan kampus sekaligus memahami nilai-nilai yang akan menjadi bekal selama menjalani kehidupan sebagai mahasiswa. “Tentu saja kegiatan Agrophoria ini selain pengenalan kampus juga pengenalan nilai-nilai ke-UGM-an, budaya akademik, serta semangat belajar, dan bekal untuk berkembang di perguruan tinggi nantinya,” ujar Dekan FTP UGM.

Dalam sambutannya, Dekan FTP UGM juga mengingatkan mahasiswa baru untuk menjadikan Four C sebagai bekal selama menjalani perkuliahan, yaitu creativity, competence, character, dan compassion. Creativity menjadi kemampuan untuk terus melahirkan inovasi, competence untuk terus mengasah kemampuan dan mengembangkan potensi diri, character diwujudkan melalui sikap jujur dan bertanggung jawab, sedangkan compassion mendorong mahasiswa untuk memiliki kepedulian serta mampu bekerja sama dengan orang lain. Keempat nilai tersebut diharapkan menjadi fondasi dalam membentuk lulusan FTP UGM yang unggul secara akademik sekaligus memiliki integritas dan kepekaan sosial.

Semangat tersebut tercermin dalam berbagai kegiatan yang diikuti mahasiswa baru pada hari kedua PIONIR Agrophoria 2026. Peserta memperoleh inspirasi melalui Talkshow Prestasi Mahasiswa serta Talkshow Cultivating Agrotechnovation yang mengangkat tema “Inovasi Pangan Sintesis dan Efisiensi Sumber Daya Alam demi Masa Depan yang Berkelanjutan”. Mahasiswa juga mengikuti Focus Group Discussion (FGD) Resilience Food Strategy untuk melatih kemampuan berpikir kritis dan bekerja sama, serta menyusun Mind Map: Build My Path sebagai rancangan pengembangan diri selama empat tahun masa studi di FTP UGM.

Selain pembekalan akademik, mahasiswa baru diperkenalkan lebih dekat dengan kehidupan kemahasiswaan melalui Expo Lembaga yang menghadirkan berbagai himpunan mahasiswa dan unit kegiatan mahasiswa di lingkungan FTP UGM. Pada kesempatan tersebut, peserta dapat mengenal beragam wadah pengembangan minat dan bakat, termasuk mencoba panjat tebing di stan Gitapala dengan pendampingan dan prosedur keselamatan yang telah disiapkan. Kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa baru untuk mulai menentukan ruang aktualisasi diri selama menjalani kehidupan kampus.

Rangkaian PIONIR Agrophoria 2026 ditutup dengan arak-arakan seluruh gugus peserta yang berlangsung penuh semangat sebagai simbol kebersamaan Agrotech Muda. Suasana semakin semarak dengan hadirnya Ultras Tractor, kelompok pendukung mahasiswa FTP UGM, yang membangkitkan antusiasme peserta. Setelah itu, secara resmi menutup PIONIR Agrophoria 2026, menandai berakhirnya rangkaian kegiatan pengenalan mahasiswa baru tahun ini. Kemeriahan kemudian berlanjut melalui penampilan PSTP Band (Paguyuban Seni Teknologi Pertanian) yang mengajak seluruh peserta bernyanyi bersama sebagai penutup kegiatan.

Melalui PIONIR Agrophoria 2026, FTP UGM berharap mahasiswa baru mampu beradaptasi dengan kehidupan perguruan tinggi, mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik secara seimbang, serta menjadi Agrotech Muda yang kreatif, kompeten, berintegritas, dan memiliki kepedulian untuk berkontribusi dalam pembangunan pertanian dan ketahanan pangan Indonesia.

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas) melalui pembentukan karakter dan kompetensi mahasiswa baru, SDG 16: Peace, Justice and Strong Institutions (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penguatan budaya akademik dan nilai integritas, serta SDG 17: Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, organisasi kemahasiswaan, dan mahasiswa dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif dan kolaboratif.

PIONIR Agrophoria 2026 Tanamkan Semangat Agroteknologi untuk Wujudkan Kedaulatan Pangan Berkelanjutan

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Rabu, 5 Agustus 2026

Membangun kedaulatan pangan tidak hanya membutuhkan inovasi teknologi, tetapi juga sumber daya manusia yang memiliki integritas, kepedulian, dan kemampuan berkolaborasi. Berangkat dari semangat tersebut, Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) mengusung tema “Nurturing Agrotechnology to Cultivate Food Sovereignty and Sustainable Future” dalam PIONIR Agrophoria 2026 yang resmi dibuka pada Selasa (5/8) di Auditorium Kamarijani Soenjoto FTP UGM. Melalui kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini, mahasiswa baru diajak memahami peran agroteknologi sebagai fondasi dalam mewujudkan kedaulatan pangan sekaligus membangun masa depan yang berkelanjutan.

Mengusung tagline “Berdaulat Pangan untuk Masa Depan, Kami Agrotech Muda,” PIONIR Agrophoria 2026 dirancang tidak hanya sebagai pengenalan kehidupan kampus, tetapi juga sebagai ruang pembentukan pola pikir mahasiswa baru agar mampu melihat tantangan pangan dari perspektif yang lebih luas. Mahasiswa didorong untuk menjadi generasi yang adaptif, inovatif, serta mampu menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi bagi sektor pangan dan pertanian.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., Dekan FTP UGM, menekankan bahwa proses belajar di perguruan tinggi hendaknya tidak berhenti pada pencapaian nilai akademik, tetapi juga mampu melahirkan lulusan yang memiliki rasa ingin tahu tinggi dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. “Ada beberapa pesan sederhana yang ingin saya sampaikan. Pertama, milikilah rasa ingin tahu yang tinggi. Jangan belajar hanya untuk memperoleh nilai, tetapi belajarlah untuk memahami, menemukan solusi, dan memberi manfaat,” ujarnya.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi mahasiswa selama menempuh pendidikan juga harus diimbangi dengan kemampuan mengelola waktu serta membangun karakter yang kuat. “Kuliah, organisasi, kemahasiswaan, penelitian, kompetisi, pengabdian, dan kehidupan pribadi harus berjalan seimbang. Kesuksesan bukan hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh kedisiplinan dan konsistensi,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan bahwa integritas merupakan fondasi utama yang harus dimiliki setiap lulusan UGM. “Bangun karakter. Kejujuran, tanggung jawab, saling menghormati, dan kemampuan bekerja sama merupakan bekal yang sama pentingnya dengan ilmu pengetahuan. Integritas adalah modal utama seorang lulusan UGM,” tegasnya.

Semangat tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang dirancang untuk membekali mahasiswa baru dengan pemahaman mengenai dunia akademik sekaligus tantangan yang akan mereka hadapi sebagai calon insan teknologi pertanian. Selain pengenalan lingkungan FTP UGM, mahasiswa mengikuti Career Exploration: Future Me, Development Class: Discovering Growth in Every Process, serta sesi fasilitator mengenai integritas akademik, manajemen waktu, literasi digital, dan pengembangan diri.

Selaras dengan tema besar PIONIR Agrophoria 2026, mahasiswa juga akan mengikuti Talkshow “Cultivating Agrotechnovation” yang mengangkat topik “Inovasi Pangan Sintesis dan Efisiensi Sumber Daya Alam demi Masa Depan yang Berkelanjutan.” Melalui sesi ini, mahasiswa diajak memahami bagaimana inovasi teknologi pertanian dan pangan berperan dalam menjawab tantangan ketahanan pangan, efisiensi sumber daya alam, serta pembangunan berkelanjutan. Pemahaman tersebut kemudian diperdalam melalui Focus Group Discussion mengenai strategi ketahanan pangan dan penyusunan mind map pengembangan diri sebagai bekal menjalani perkuliahan selama empat tahun ke depan.

PIONIR Agrophoria 2026 dikoordinasikan oleh Fashna Iftirosyana dari Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem Angkatan 2024 sebagai Koordinator Umum dengan Moh. Wahyudin, S.T.P., M.Sc., Ph.D. sebagai Koordinator Gugus. Prosesi pembukaan ditandai dengan penyerahan dan pemasangan puzzle logo Agrophoria serta penyalaan instalasi lampu sebagai simbol dimulainya perjalanan mahasiswa baru sebagai bagian dari keluarga besar FTP UGM.

Melalui PIONIR Agrophoria 2026, FTP UGM berharap mahasiswa baru tidak hanya mengenal lingkungan kampus, tetapi juga memiliki visi sebagai Agrotech Muda yang mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan, inovasi, dan kolaborasi untuk mewujudkan kedaulatan pangan Indonesia serta masa depan yang lebih berkelanjutan.

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Zero Hunger (Tanpa Kelaparan) melalui penguatan pemahaman mengenai ketahanan dan kedaulatan pangan, SDG 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas) melalui pembentukan karakter dan pembekalan mahasiswa baru, SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengenalan inovasi agroteknologi, serta SDG 17: Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi sivitas akademika dalam mencetak generasi penerus yang siap menghadapi tantangan global.

123456…29

Berita Terakhir

  • Prof. Mirwan Ushada Terima Estafet Kepemimpinan FTP UGM, Usung Semangat “Bersama Kita Bisa, FTP Rumah Kita”
  • Tak Cukup Sekadar Berbagi Makanan: FTP UGM dan Foodbank of Indonesia Sepakat Hidupkan Lagi Lumbung Pangan Desa
  • Dari Memilih Biji hingga Secangkir Kopi: Belajar Meracik Kopi Langsung dari Praktisi di Lab Inkubator FTP UGM
  • Nggak Cuma Soal Enak, Pelatihan Roti FTP UGM Bongkar Fakta Gizi di Balik Setiap Gigitan
  • Langkah Karya, Jejak Makna 1 Dekade: Evolusi Ilmu Pangan Jadi Sorotan di Dies Natalis ke-63 FTP UGM

Berita UGM

  • Dukung Kelancaran Pendidikan Klinis, UGM Berikan Subsidi Pelayanan Koas Calon Dokter Gigi 1 Oktober 2026
  • Mendag RI Hadiri G20 TMM, Pakar UGM Tekankan Isu Keadilan Perdagangan dan Kerja Sama Selatan-Selatan 1 Oktober 2026
  • Harumkan Nama Indonesia, Tim Reactics UGM Raih Juara 1 Kompetisi Internasional ChemCar di Jerman 1 Oktober 2026
  • Mengenal Human Flourishing, Tujuan Tertinggi Hidup Manusia 1 Oktober 2026
  • Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Kurikulum Perguruan Tinggi Didorong Lebih Adaptif 1 Oktober 2026

Agenda

  • 05Okt Ujian Tengah Semester (UTS) Gasal T.A. 2026/2027
  • 29Okt Wisuda Pascasarjana
Semua Agenda
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju