• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • SDGs
  • SDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab
Arsip:

SDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab

Bekali UMKM DIY Naik Kelas, Dosen FTP UGM Bedah Tuntas Persyaratan CPPOB di Kaliurang

Rilis BeritaSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Senin, 27 Juli 2026

Dr. Andika Sidar, S.T.P., M.Biotech., dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM), menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UKM DIY pada 21 April 2026 di Griya Persada Convention Hotel & Resort, Kaliurang, Sleman.

Bagi banyak pelaku UMKM, mengajukan penerapan CPPOB kerap terasa rumit karena banyaknya persyaratan teknis yang harus dipenuhi. Melalui materi bertajuk “Identifikasi Persyaratan CPPOB (Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik)”, Dr. Andika Sidar mengurai satu per satu aspek yang menjadi syarat penerapan CPPOB, mulai dari lokasi usaha, sarana produksi, bangunan, proses produksi, panduan mutu, deskripsi produk, hingga label kemasan, dengan mengacu pada Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia Nomor 75/M-IND/PER/7/2010 tentang Pedoman Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik atau Good Manufacturing Practices.

Pembahasan yang disampaikan secara sistematis ini diharapkan dapat memudahkan pelaku UMKM memahami langkah demi langkah yang perlu dipersiapkan sebelum mengajukan penerapan CPPOB, sehingga produk pangan olahan yang mereka hasilkan tidak hanya laku di pasaran, tetapi juga terjamin mutu dan keamanannya sesuai standar yang berlaku secara nasional.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 9 Industri, Inovasi dan Infrastruktur, serta SDG 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

Ubah Limbah Jadi Berkah: Dosen FTP UGM Dampingi Warga Samigaluh Olah Potensi Lokal Jadi Pupuk Organik

Rilis BeritaSDG 11: Kota dan Pemukiman yang BerkelanjutanSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 7: Energi Bersih dan Terjangkau Senin, 27 Juli 2026

Empat dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM), yaitu Dr. Wagiman, S.T.P., M.Si.; Dr. Ir. Makhmudun Ainuri, M.Si.; Nafis Rizkullah Azimi, S.T.P., M.S.; dan Arita Dewi Nugrahini, S.T.P., M.T., Ph.D., melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Samigaluh, Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 23 April 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Laboratorium Reka Industri dan Pengendalian Produk Samping, Departemen Teknologi Industri Pertanian FTP UGM ini menghadirkan keempat dosen sebagai peserta dalam program pendampingan masyarakat.

Bagi warga Samigaluh, potensi lokal yang selama ini mungkin dianggap sekadar limbah, ternyata menyimpan nilai ekonomi yang belum banyak dimanfaatkan secara optimal. Melalui kegiatan “Pendampingan Perencanaan Proses Produksi Pupuk Organik”, tim dosen FTP UGM mengajak masyarakat setempat untuk melihat kembali bahan-bahan di sekitar mereka dengan cara pandang yang berbeda bukan sebagai sisa yang tidak berguna, melainkan sebagai bahan baku yang dapat diolah menjadi pupuk organik bernilai jual.

Pendampingan ini tidak berhenti pada teori semata, tetapi turun langsung membimbing masyarakat merencanakan proses produksi secara bertahap, mulai dari pemilihan bahan baku hingga tahapan pengolahan yang tepat. Harapannya, program ini dapat menumbuhkan kemandirian masyarakat dalam mengelola potensi lokal secara berkelanjutan, sekaligus membuka peluang ekonomi baru yang pada akhirnya turut mendorong kesejahteraan warga Samigaluh.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), yaitu SDG 2 Tanpa Kelaparan, SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4 Pendidikan Berkualitas, SDG 7 Energi Bersih dan Terjangkau, SDG 9 Industri, Inovasi dan Infrastruktur, SDG 11 Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan, SDG 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Jaga Kehalalan Menu Makan Bergizi Gratis, Dosen FTP UGM Turun Langsung Audit SPPG di Pelosok Gunungkidul

Rilis BeritaSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang TangguhSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak Senin, 27 Juli 2026

Wahyu Dwi Saputra, S.T.P., M.Agr.Sc., Ph.D., dosen Fakultas Teknologi Pertanian Universitas (FTP) Gadjah Mada (UGM), melaksanakan kegiatan audit di dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yaitu SPPG Gunungkidul Panggang Girimulyo dan SPPG Gunungkidul Paliyan Mulusan, pada 16 April 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) UGM, dengan Wahyu Dwi Saputra berperan sebagai auditor halal yang bertugas melakukan pemeriksaan terhadap penerapan sistem jaminan produk halal di kedua satuan pelayanan tersebut.

Di balik setiap porsi menu bergizi yang disajikan kepada masyarakat melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG), ada proses panjang yang harus dipastikan kepatuhannya terhadap standar halal. Melalui audit bertajuk “Audit Penerapan Sistem Jaminan Produk Halal”, Wahyu Dwi Saputra menelusuri setiap tahapan produksi di SPPG Panggang Girimulyo dan SPPG Paliyan Mulusan, mulai dari pengadaan bahan baku, proses pengolahan, hingga penyajian akhir, untuk memastikan seluruh rangkaian tersebut memenuhi Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) yang berlaku.

Kegiatan audit ini tidak sekadar formalitas administratif, melainkan bagian dari upaya menjaga kepercayaan publik terhadap kualitas dan kehalalan pangan yang beredar di tengah masyarakat, khususnya pada program strategis nasional seperti MBG yang menyasar jutaan penerima manfaat di seluruh Indonesia. Konsistensi penerapan SJPH di tingkat SPPG menjadi kunci agar program ini tidak hanya bergizi, tetapi juga terjamin kehalalannya sejak dari dapur produksi.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera , SDG 6 Air Bersih dan Sanitasi Layak , SDG 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 16 Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh.

Pemanfaatan Timbangan Sampah Berbasis IoT Perkuat Pengelolaan Limbah di FTP UGM

Rilis BeritaSDG 11: Kota dan Pemukiman yang BerkelanjutanSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Senin, 27 Juli 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan sosialisasi penggunaan timbangan sampah berbasis Internet of Things (IoT) pada Senin (27/7) di Ruang 102 FTP UGM. Kegiatan ini diikuti oleh Tim Satuan Tugas Pengelolaan Sampah, Tim Kerja Bidang Administrasi, Keuangan, dan Umum, Tim Aset, serta Tim Cleaning Service FTP UGM. Melalui sosialisasi ini, peserta dibekali pemahaman mengenai mekanisme penimbangan sampah berbasis IoT untuk mendukung pengelolaan limbah yang lebih akurat, terdokumentasi, dan berbasis data.

Sosialisasi menghadirkan Ir. Yakub Fahim Luckyarno, S.T., M.Eng., Ph.D., Yasir Abdulaziz, Muhammad Irfan Abdillah, dan Alif Hikmah Kumara Zhali sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa sistem timbangan IoT memungkinkan pencatatan timbulan sampah secara real time melalui dua kategori utama, yaitu sampah masuk dan sampah keluar. Sampah masuk merupakan seluruh sampah yang dihasilkan di lingkungan FTP UGM, sedangkan sampah keluar merupakan sampah yang telah dikirim ke fasilitas pengolahan di luar fakultas.

Salah satu narasumber, Alif Hikmah Kumara Zhali, menjelaskan bahwa pencatatan kedua kategori tersebut penting agar data timbulan sampah yang tercatat sesuai dengan kondisi sebenarnya.

“Kalau memang ada sampah yang dihasilkan di FTP, maka harus dicatat sebagai sampah masuk terlebih dahulu. Jika kemudian sampah tersebut dibawa ke fasilitas pengolahan di luar FTP, barulah dicatat sebagai sampah keluar. Dengan begitu, data timbulan sampah akan sesuai dengan kondisi sebenarnya,” jelas Alif.

Selain mekanisme pencatatan, peserta juga memperoleh penjelasan mengenai prosedur penimbangan yang benar untuk menghasilkan data yang akurat. Posisi sampah harus berada tepat di tengah timbangan dengan permukaan yang datar agar hasil penimbangan tidak mengalami penyimpangan. Standar operasional tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kualitas data yang dihasilkan oleh sistem.

Alif menambahkan bahwa seluruh data hasil penimbangan akan terhubung secara otomatis ke server universitas sehingga dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan kebijakan pengelolaan sampah.

“Nanti datanya langsung masuk ke server pusat UGM. Selanjutnya data tersebut dianalisis sebagai dasar penyusunan kebijakan maupun evaluasi pengelolaan sampah di lingkungan kampus,” ujarnya.

Penerapan timbangan sampah berbasis IoT di FTP UGM diharapkan mampu meningkatkan akurasi pencatatan timbulan sampah sekaligus mendukung pengelolaan limbah yang lebih efektif dan berkelanjutan. Melalui pemanfaatan teknologi digital, fakultas terus berupaya memperkuat sistem pengelolaan lingkungan berbasis data sebagai bagian dari komitmen mewujudkan kampus yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 11: Sustainable Cities and Communities (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui penguatan sistem pengelolaan sampah di lingkungan kampus, SDG 12: Responsible Consumption and Production (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui pengelolaan limbah yang lebih efektif, serta SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi Internet of Things dalam mendukung tata kelola lingkungan yang lebih modern.

FTP UGM dan Pertamina Kembangkan Drilling Starch Berbasis Sagu untuk Dukung Industri Energi Berkelanjutan

Rilis BeritaSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 7: Energi Bersih dan TerjangkauSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Selasa, 23 Juni 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama PT Pertamina (Persero) resmi memulai kolaborasi riset pengembangan high-temperature drilling starch berbasis pati sagu melalui penandatanganan kontrak dan kick-off kerja sama penelitian pada Senin (22/6) di Operation Room FTP UGM. Kegiatan ini dihadiri oleh Vice President Technology Innovation Upstream & Low Carbon PT Pertamina (Persero), Dr. Ali Sundja, perwakilan PT Pertamina dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta pimpinan FTP UGM sebagai langkah awal pengembangan material pengeboran yang lebih ramah lingkungan dan berbasis sumber daya lokal.

Dekan Fakultas Teknologi Pertanian UGM, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat riset berdampak melalui sinergi antara perguruan tinggi, industri, dan lembaga penelitian. Menurutnya, pengembangan biodegradable drilling additive membuka peluang pemanfaatan berbagai komoditas pertanian Indonesia, termasuk porang dan sagu, sebagai material fungsional yang mendukung kebutuhan industri energi sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas lokal.

“Penelitian saat ini didorong agar mampu memberikan dampak nyata bagi industri dan masyarakat. Kolaborasi seperti ini menjadi kesempatan untuk menghadirkan inovasi yang tidak hanya unggul secara ilmiah, tetapi juga aplikatif dan berkelanjutan,” ungkap Prof. Eni.

Dalam kesempatan tersebut, tim peneliti memaparkan rencana pengembangan drilling starch berbasis pati sagu yang dimodifikasi secara kimia sebagai fluid loss reducer untuk aktivitas pengeboran pada temperatur tinggi. Penelitian akan dilaksanakan selama 12 bulan dengan fokus pada karakterisasi bahan baku, optimasi proses modifikasi, karakterisasi produk, pengujian formulasi lumpur pengeboran, hingga analisis nilai tambah sebagai dasar pengembangan menuju skala industri.

Peneliti dari BRIN, Yanuar Sigit Pramana, menjelaskan bahwa Indonesia merupakan produsen sekitar 85 persen sagu dunia, namun pemanfaatannya masih belum optimal karena memiliki stabilitas termal yang relatif rendah. Melalui penelitian ini, pati sagu diharapkan dapat ditingkatkan dari komoditas alami menjadi material fungsional bernilai tambah yang mampu memenuhi kebutuhan industri pengeboran dalam negeri.

Selain mendukung kebutuhan industri energi, pengembangan drilling starch berbasis pati sagu juga diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap bahan impor, meningkatkan daya saing industri nasional, memperluas pemanfaatan komoditas sagu pada sektor nonpangan, serta memberikan nilai ekonomi yang lebih tinggi bagi petani dan pelaku usaha di daerah penghasil sagu.

Kolaborasi antara FTP UGM, PT Pertamina (Persero), dan BRIN menjadi wujud penguatan ekosistem riset triple helix yang menghubungkan perguruan tinggi, industri, dan lembaga penelitian dalam menghasilkan inovasi yang siap dihilirisasikan. Melalui sinergi ini, hasil penelitian diharapkan tidak hanya menghasilkan luaran akademik, tetapi juga memberikan solusi nyata bagi kebutuhan industri energi nasional yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan teknologi berbasis sumber daya lokal, SDG 12: Responsible Consumption and Production (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui pemanfaatan komoditas sagu menjadi produk bernilai tambah, SDG 7: Affordable and Clean Energy (Energi Bersih dan Terjangkau) melalui inovasi material pendukung industri energi yang lebih ramah lingkungan, serta SDG 17: Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi strategis antara perguruan tinggi, industri, dan lembaga penelitian.

123…21

Berita Terakhir

  • KMTPHP FTP UGM Selenggarakan Kegiatan Inisiasi untuk Perkuat Karakter dan Kebersamaan Mahasiswa Baru
  • Kenalkan Kabinet Baru dan Rencana Setahun ke Depan, PERMATETA Gelar Grand Launching di FTP UGM
  • Bekali UMKM DIY Naik Kelas, Dosen FTP UGM Bedah Tuntas Persyaratan CPPOB di Kaliurang
  • Ubah Limbah Jadi Berkah: Dosen FTP UGM Dampingi Warga Samigaluh Olah Potensi Lokal Jadi Pupuk Organik
  • Jaga Kehalalan Menu Makan Bergizi Gratis, Dosen FTP UGM Turun Langsung Audit SPPG di Pelosok Gunungkidul

Berita UGM

  • Mahasiswa Asing dari 17 Negara Ikut Praktik Pengelolaan Sampah Berkelanjutan  28 Juli 2026
  • Cerita Yesita, Wisudawan S3 Termuda UGM Melakukan Riset Potensi Genetik Ayam Lokal 28 Juli 2026
  • UGM dan NTU Gelar ASEAN Summer School 28 Juli 2026
  • Raih Beasiswa BSI, Silvia Bisa Kuliah Gratis di UGM 28 Juli 2026
  • Kencur Hitam dan Daun Pegagan Mampu Mengurangi Radang Saraf Mata 28 Juli 2026

Agenda

  • 28Jul Workshop Sustainable Workspace: “Menuju Kantor Minim Jejak Karbon”
  • 05Agu Seleksi dan Penetapan Bakal Calon Dekan dalam Rapat Senat Fakultas
  • 13Agu Srawung Desa
  • 22Agu Expo Beasiswa
  • 27Agu The 10th International Conference – Indonesian Society for Lactic Acid Bacteria and Gut Microbiota (ISLAB GM)
Semua Agenda
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju