SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kuliah tamu dan pertemuan kolaboratif pada Kamis, 17 Juli 2025, bertempat di Gedung FTP UGM. Prof. Dr. Fahrettin Gö?ü? , Wakil Rektor Universitas Gaziantep, Turki, mengunjungi FTP UGM untuk diskusi kolaboratif serta sebagai narasumber kuliah tamu. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk menjalin komunikasi akademik lintas negara serta membuka peluang kerja sama dalam bidang pendidikan tinggi dan riset, khususnya melalui skema Erasmus+ yang dapat memperkuat hubungan antara FTP UGM dan Universitas Gaziantep di masa mendatang.
Prof. Dr. Fahrettin Gö?ü? membahas topik The novel technologies in extraction of valuable components from food processing wastes. Kegiatan kuliah tamu ini menjadi wadah berbagi pengetahuan dan pengalaman internasional di bidang teknologi pertanian, sekaligus mempererat hubungan kelembagaan antar universitas mitra. Prof. Dr. Fahrettin Gö?ü? hadir membawa wawasan dari perspektif internasional dalam pengembangan pendidikan dan riset, khususnya yang relevan dengan agroindustri dan ketahanan pangan. Diskusi kolaboratif yang dilakukan dalam pertemuan ini juga mencakup peluang pertukaran pelajar, pertukaran dosen, kolaborasi riset bersama, hingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam skala internasional.
Kunjungan dari Universitas Gaziantep ini merupakan bagian dari upaya FTP UGM untuk terus membangun jejaring internasional dalam rangka memperluas akses global sivitas akademika dan mengakselerasi internasionalisasi tridharma perguruan tinggi. Kolaborasi yang dijajaki diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan dan relevansi riset di bidang teknologi pertanian yang berdampak nyata pada masyarakat luas.
Kegiatan ini sejalan dengan komitmen FTP UGM dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya poin SDG 4: Pendidikan Berkualitas dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Melalui penguatan kerja sama internasional dan peningkatan kualitas pembelajaran, FTP UGM berupaya untuk menciptakan ekosistem pendidikan tinggi yang unggul, inklusif, dan mampu menjawab tantangan global di bidang pertanian dan pangan.
Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM), menjadi lokasi penyelenggaraan kegiatan Pengelolaan Lahan Tropis Berbasis Teknologi dan Ekologi yang dilaksanakan pada Selasa, 7 Oktober 2025. Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama FTP UGM dengan BOKU University, Vienna, Austria, dalam rangka implementasi proyek ASEA-Uninet 2025.
Dalam kegiatan ini, dosen-dosen FTP UGM hadir sebagai pemateri utama, yaitu Dr. nat. techn. Rizki Maftukhah, S.T.P., M.Sc.; Dr. Ngadisih, S.T.P., M.Sc., IPM., ASEAN Eng.; serta Dr. Ir. Murtiningrum, S.T.P., M.Eng., IPM., ASEAN Eng. Materi yang disampaikan berfokus pada Pengelolaan Lahan Tropis Berbasis Teknologi dan Ekologi, dengan penekanan pada pengelolaan sumber daya lahan tropis secara berkelanjutan. Melalui paparan tersebut, para dosen menjelaskan bagaimana pendekatan teknologi modern dapat bersinergi dengan prinsip-prinsip ekologi untuk menjaga keberlanjutan lahan tropis, sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian.
Tujuan utama kegiatan ini adalah mendorong pengelolaan lahan tropis berbasis teknologi dan ekologi yang mampu menjawab tantangan ketahanan pangan, perubahan iklim, serta degradasi lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi internasional antara FTP UGM dan BOKU University. Kolaborasi ini diwujudkan melalui implementasi proyek ASEA-Uninet 2025, yang dirancang untuk mengembangkan riset bersama, berbagi keahlian, serta memperluas jejaring akademik antaruniversitas mitra di kawasan ASEAN dan Eropa.
Kegiatan Pengelolaan Lahan Tropis Berbasis Teknologi dan Ekologi ini juga sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Pertama, mendukung SDGs 2 Zero Hunger (Tanpa Kelaparan) dengan mendorong praktik pengelolaan lahan yang mampu meningkatkan produktivitas pertanian berkelanjutan. Kedua, relevan dengan SDGs 13 Climate Action (Penanganan Perubahan Iklim) melalui pengembangan teknologi dan metode pengelolaan lahan yang adaptif terhadap perubahan iklim. Ketiga, mendukung SDGs 15 Life on Land (Ekosistem Daratan) dengan fokus pada pelestarian dan pemanfaatan sumber daya lahan tropis secara berkelanjutan. Terakhir, kegiatan ini juga memperkuat SDGs 17 Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi akademik internasional antara FTP UGM dan BOKU University.
Dengan adanya kegiatan ini, FTP UGM berkomitmen untuk terus mengambil peran dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang mendukung pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan, sekaligus memperluas kerja sama internasional yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat global.
Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) mengawali salah satu rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-62 dengan melaksanakan kegiatan ziarah ke Makam UGM Sawit Sari dan anjangsana ke rumah dosen serta tenaga kependidikan (tendik) yang telah purna tugas, pada hari Selasa, 9 Juli 2025. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan tenaga kependidikan, dosen purna tugas, dan Dharma Wanita Persatuan FTP UGM sebagai wujud penghormatan dan silaturahmi kepada para pendahulu yang telah berjasa dalam membangun dan mengembangkan FTP UGM.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Panitia Dies Natalis ke-62 FTP UGM, Bambang Dwi Wijatniko, S.T.P., M.Agr.Sc., M.Sc., Ph.D., yang menyampaikan pentingnya momentum Dies Natalis sebagai ajang refleksi atas perjalanan panjang FTP UGM selama lebih dari enam dekade. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kegiatan ziarah dan anjangsana merupakan bentuk penghargaan FTP UGM terhadap nilai-nilai sejarah, dedikasi, dan perjuangan sivitas akademika terdahulu, yang menjadi fondasi bagi pertumbuhan dan kemajuan fakultas hingga saat ini. Tema besar yang diusung dalam Dies Natalis ke-62 FTP UGM, yakni “Teknologi Pertanian untuk Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan: Mengukuhkan FTP UGM sebagai Flagship Pengembangan Teknologi Pertanian Indonesia”, menjadi arah strategis fakultas dalam memantapkan peran sebagai pelopor pengembangan teknologi pertanian di Indonesia.
Ziarah dilaksanakan di Makam UGM Sawit Sari dengan rangkaian kegiatan doa bersama dan tabur bunga sebagai penghormatan kepada para leluhur yang telah mendahului. Seusai kegiatan di makam, seluruh peserta dibagi ke dalam tiga grup untuk melanjutkan kegiatan anjangsana ke rumah para dosen dan tendik purna tugas yang tersebar di beberapa lokasi.
Grup pertama melakukan kunjungan ke kediaman Suyadi, Sucipta, Ir. Peni Setyawati, dan Tri Hartini. Grup kedua mengunjungi Ir. Suharno, M.Eng., M.Eng.Sc., Prof. Dr. Ir. Mochammad Maksum, M.Sc., Sehono, dan Satrio. Sementara itu, grup ketiga mengunjungi kediaman Prof. Dr. Ir. Endang Sutriswati Rahayu, M.S. dan Ir. Sri Kanoni. Dalam setiap kunjungan, rombongan menyampaikan tali asih dan menjalin kehangatan dalam suasana kekeluargaan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian panjang yang telah diberikan oleh para dosen dan tendik kepada FTP UGM.
Kegiatan ziarah dan anjangsana ini menjadi cerminan komitmen FTP UGM dalam menjaga keberlanjutan nilai-nilai luhur yang telah diwariskan oleh para pendahulu, serta memperkuat hubungan antargenerasi sivitas akademika. Selain menjadi wujud implementasi nilai budaya akademik yang inklusif, kegiatan ini juga mengandung makna sosial dan spiritual yang tinggi dalam memperkuat solidaritas komunitas FTP UGM.
Pelaksanaan kegiatan ini turut mendukung capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), antara lain SDG 3: Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui penguatan kesejahteraan sosial dan emosional sivitas purna tugas; SDG 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas) melalui pewarisan nilai-nilai akademik dan etika profesi lintas generasi; serta SDG 17: Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dengan mempererat kemitraan sosial berbasis kelembagaan akademik yang solid dan berkesinambungan.
Dengan semangat penghormatan terhadap sejarah dan kontribusi para pendahulu, kegiatan ziarah dan anjangsana ini diharapkan menjadi teladan berkelanjutan dalam membangun FTP UGM yang tidak hanya unggul dalam sains dan teknologi, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan.
Dosen Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (FTP UGM) Hilda Maya Sintia Dewi, S.T.P., M.Sc., menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Izin Edar MD (Makanan Dalam) yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Senin, 23 Juni 2025. Kegiatan yang dilaksanakan di Kulon Progo ini diikuti oleh pelaku industri kecil dan menengah (IKM) Sumber Rejeki dengan tujuan meningkatkan pemahaman terkait regulasi dan teknis pengajuan izin edar produk pangan.
Dalam kesempatan tersebut, Hilda Maya Sintia Dewi, S.T.P., M.Sc., menyampaikan materi berjudul Pengenalan Standar Mutu Produk Gula Palma Berdasarkan SNI 3743-2021. Materi ini membahas secara rinci ketentuan standar mutu yang berlaku untuk produk gula palma, termasuk parameter mutu yang harus dipenuhi, persyaratan keamanan pangan, serta langkah-langkah yang diperlukan agar produk dapat memenuhi kriteria peredaran resmi sesuai ketentuan izin edar MD. Penjelasan ini diharapkan dapat membantu para pelaku usaha meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas jangkauan pasar.
Selain itu, kegiatan ini juga membahas proses teknis pengajuan izin edar MD, meliputi kelengkapan dokumen, prosedur administrasi, serta pentingnya penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) dan Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP) dalam proses produksi. Dengan demikian, pelaku IKM tidak hanya memahami persyaratan legalitas, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas dan daya saing produknya di pasar nasional.
Kegiatan ini mendukung pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), antara lain SDG 1 No Poverty (Tanpa Kemiskinan) melalui peningkatan pendapatan pelaku IKM, SDG 2 Zero Hunger (Tanpa Kelaparan) dengan penyediaan produk pangan berkualitas, SDG 3 Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) lewat jaminan keamanan pangan, SDG 5 Gender Equality (Kesetaraan Gender) dengan mendorong peran perempuan dalam usaha pangan, SDG 8 Decent Work and Economic Growth (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui peningkatan produktivitas, SDG 12 Responsible Consumption and Production (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) lewat pemenuhan standar mutu produk, serta SDG 17 Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dan pelaku usaha.