Dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM), Dwi Larasatie Nur Fibri, S.T.P., M.Sc., berperan aktif sebagai narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Konsumsi Pangan Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 9 Mei 2025 di Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo.
Kegiatan sosialisasi ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola konsumsi pangan yang sehat dan seimbang, berbasis potensi lokal. Pada kesempatan tersebut, Dwi Larasatie Nur Fibri, S.T.P., M.Sc., menyampaikan materi dalam sesi ketiga dengan topik “Pentingnya Diversifikasi Konsumsi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal.”, melalui paparannya, disampaikan bahwa pemanfaatan sumber daya lokal memiliki potensi besar dalam memperkaya pola makan keluarga serta mendukung kemandirian pangan masyarakat.
Peserta kegiatan yang terdiri dari warga masyarakat, kelompok wanita tani, serta perwakilan kader kesehatan desa, diajak untuk memahami bahwa konsumsi pangan B2SA tidak harus bergantung pada bahan pangan impor atau mahal, tetapi dapat diwujudkan melalui pengelolaan dan pengolahan bahan lokal secara tepat.
Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan tinggi dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan berdaya saing. Keterlibatan akademisi FTP UGM dalam kegiatan ini juga mencerminkan peran aktif perguruan tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat, khususnya di bidang pangan dan gizi.
Secara strategis, kegiatan Sosialisasi Konsumsi Pangan B2SA 2025 mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), yakni SDG 2: Zero Hunger (Tanpa Kelaparan) melalui peningkatan ketahanan pangan berbasis lokal; SDG 3: Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui edukasi konsumsi pangan yang bergizi dan aman; serta SDG 12: Responsible Consumption and Production (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui upaya peningkatan pemanfaatan pangan lokal secara optimal dan berkelanjutan.
Tim Crowpala, yang merupakan akronim dari Community Grow with Pala, terdiri dari lima mahasiswa lintas disiplin, yaitu Devi Ramdani (Chief Executive Officer), Hanif Nur Wahid (Chief Marketing Officer), Michael Carlo Wicaksono (Chief Technology Officer), Bagus Dwi Putra Atmaja (Chief Operating Officer), yang semuanya berasal dari Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem FTP UGM, serta Pamula Nur Krisnawardhani (Chief Financial Officer) dari Program Studi Antropologi, Fakultas Ilmu Budaya UGM. Tim ini berada di bawah bimbingan Bayu Nugraha, S.T.P., M.Sc., Ph.D., dosen sekaligus peneliti dari Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem, FTP UGM.
Benchmarking ini juga menjadi forum pertukaran pengetahuan antara akademisi, praktisi lapangan, serta lembaga pengelola irigasi. Para peserta diharapkan memperoleh pembelajaran kontekstual yang dapat diaplikasikan di daerah irigasi lain. DI Manganti sendiri menjadi salah satu lokasi percontohan dalam implementasi sistem irigasi modern, yang menggabungkan elemen otomasi, sensor kelembapan tanah, dan sistem distribusi air berbasis kebutuhan tanaman.