Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada menjadi tuan rumah gelaran Pestaphoria 2025, acara seni tahunan yang diselenggarakan oleh Paguyuban Seni Teknologi Pertanian (PSTP) sebagai bagian dari rangkaian Agritechfest 2025. Mengusung tema “Movie Night: Gema Raga Gaung Karya, Panggung Rasa”, kegiatan ini berlangsung pada Sabtu malam, 13 September 2025, bertempat di Lapangan Voli FTP UGM, dan dihadiri oleh mahasiswa baru serta sivitas akademika FTP UGM.
Lapangan Voli FTP UGM disulap menjadi arena pertunjukan bernuansa sinematik dengan dekorasi tematik, tata cahaya artistik, serta layar besar yang menghadirkan atmosfer layaknya malam penghargaan film. Sejak awal acara, suasana hangat dan meriah terasa dengan kehadiran ratusan pengunjung yang memadati area kegiatan, menjadikan Pestaphoria sebagai salah satu momentum kebersamaan mahasiswa FTP UGM.
Rangkaian acara diawali dengan penampilan band-band mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian yang berhasil membangkitkan semangat penonton melalui irama dinamis dan penuh energi. Penampilan seni tari turut memeriahkan suasana dengan koreografi yang menggambarkan ekspresi “raga dan rasa”, merefleksikan perjalanan emosi manusia melalui gerak dan musik yang harmonis.
Salah satu sorotan utama Pestaphoria 2025 adalah kolaborasi antara PSTP dan Sparcology, yang memadukan unsur audio, visual, dan teatrikal dalam satu pertunjukan bertema “gaung karya”. Kolaborasi ini menjadi simbol semangat berkarya mahasiswa FTP UGM, di mana setiap ekspresi seni memiliki makna dan resonansi tersendiri bagi penikmatnya.
Sebagai penutup, penampilan Guest Star DJ Koplo Krunch sukses menggetarkan lapangan dengan alunan musik koplo modern yang dipadukan dengan sentuhan elektronik. Penampilan ini mengajak seluruh penonton larut dalam euforia kebersamaan, menutup rangkaian acara Pestaphoria 2025 dengan penuh semangat dan keceriaan.
Melalui Pestaphoria 2025, FTP UGM tidak hanya memberikan ruang ekspresi seni bagi mahasiswa, tetapi juga mendukung pengembangan karakter, kreativitas, dan kebersamaan sivitas akademika. Kegiatan ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan pendidikan holistik yang mencakup aspek akademik, seni, dan pengembangan soft skills mahasiswa.