• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Program Double Degree
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • Beasiswa Mahasiswa Internasional
    • UGMPreneurs
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur
  • (Page 5)
Arsip:

SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur

FTP UGM Gelar Summer School bersama NUS dan FH Upper Austria

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Rabu, 3 Juni 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama The Logistics Institute – Asia Pacific National University of Singapore (TLIAP-NUS) dan School of Business and Management, University of Applied Sciences Upper Austria resmi membuka program Summer School Global Logistics and Supply Chain Management 2026 pada Senin (2/6) di Operation Room Lantai 2 Gedung Baru FTP UGM. Program internasional ini akan berlangsung selama dua minggu hingga 12 Juni 2026.

Sebanyak 36 mahasiswa dari tiga institusi turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, terdiri dari 16 mahasiswa National University of Singapore (NUS), 10 mahasiswa FH Upper Austria, dan 10 mahasiswa FTP UGM.

Kegiatan summer school menjadi bentuk kolaborasi akademik lintas negara yang menghadirkan perspektif global dalam bidang logistik dan manajemen rantai pasok. Program ini melibatkan dosen, praktisi, dan peserta dari berbagai institusi untuk berdiskusi mengenai tantangan logistik global, perdagangan internasional, hingga keberlanjutan industri dan sistem pangan.

Dalam sambutannya, Dekan FTP UGM Prof. Eni Harmayani menyampaikan bahwa kerja sama internasional menjadi bagian penting dalam pengembangan pendidikan tinggi, khususnya dalam menghadapi tantangan global di bidang logistik, rantai pasok, dan sistem pangan.

“Kolaborasi antara perguruan tinggi di Asia dan Eropa seperti ini menjadi kesempatan penting untuk memperluas wawasan sekaligus membangun jejaring akademik dan profesional bagi mahasiswa maupun dosen,” ujarnya.

Executive Director of The Logistics Institute Asia Pacific NUS, Dr. Robert de Souza, menekankan bahwa isu logistik dan supply chain management saat ini semakin kompleks dan membutuhkan pendekatan kolaboratif lintas negara dan lintas disiplin.

Sementara itu, perwakilan University of Applied Sciences Upper Austria menyampaikan bahwa program summer school ini menjadi ruang pertukaran pengalaman dan praktik terbaik antara institusi pendidikan tinggi dalam menjawab tantangan industri global.

Selain kuliah pakar dan diskusi interaktif, peserta juga akan mengikuti studi kasus lapangan dan berbagai kegiatan kolaboratif yang dirancang untuk mengintegrasikan perspektif akademik dan industri secara langsung.

Opening ceremony dihadiri oleh Dekan FTP UGM, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc.; Kepala Office of International Affairs (OIA) UGM, Dr. Tyas Ikhsan Hikmawan; Executive Director of The Logistics Institute Asia Pacific National University of Singapore, Dr. Robert de Souza; serta perwakilan University of Applied Sciences Upper Austria, FH-Prof. DI. Dr. Franz Staberhofer dan.

Melalui program ini, FTP UGM berharap kolaborasi internasional di bidang logistik dan manajemen rantai pasok dapat terus berkembang sekaligus memperkuat kompetensi mahasiswa dalam menghadapi tantangan industri global yang semakin dinamis.

Guru Besar FTP UGM Prof. Affan Fajar Falah Usung Inovasi Agroindustri Berkelanjutan

Rilis BeritaSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 13: Penanganan Perubahan IklimSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Rabu, 3 Juni 2026

Inovasi teknologi menjadi kunci dalam membangun sistem agroindustri yang mampu menjawab tantangan pangan global. Gagasan tersebut disampaikan Prof. Dr. Mohammad Affan Fajar Falah, S.TP., M.Agr., dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM), saat dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam bidang Sistem Kualitas dalam Agroindustri pada Selasa (2/6) di Balai Senat UGM. Dalam pidato pengukuhannya yang berjudul Pengembangan Kualitas Produk Segar dan Bahan Sisa dalam Mendukung Sistem Agroindustri yang Berkelanjutan, Prof. Affan menyoroti pentingnya transformasi sistem agroindustri melalui pemanfaatan teknologi modern dan pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan.

Menurut Prof. Affan, agroindustri tidak hanya berperan dalam mengolah hasil pertanian, tetapi juga menghubungkan seluruh rantai pasok, mulai dari budidaya hingga produk diterima konsumen. Oleh karena itu, keberlanjutan harus menjadi landasan dalam setiap proses agar sistem pangan mampu menjawab tantangan perubahan iklim, pertumbuhan penduduk, dan meningkatnya kebutuhan pangan dunia. “Sistem agroindustri yang berkelanjutan menjadi bagian penting untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus menjawab tantangan pembangunan di masa depan,” ujarnya.

Salah satu pendekatan yang dinilai mampu menjawab tantangan tersebut adalah controlled environment agriculture, yakni sistem budidaya menggunakan greenhouse maupun plant factory yang memungkinkan lingkungan tumbuh tanaman dikendalikan sesuai kebutuhan. Teknologi ini dinilai mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga kualitas hasil pertanian dengan penggunaan air, energi, dan lahan yang lebih efisien. “Kita membutuhkan sistem produksi yang mampu menghasilkan produk pertanian berkualitas dalam jumlah cukup dan tersedia secara berkelanjutan meskipun menghadapi perubahan cuaca maupun iklim,” jelas Prof. Affan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa perkembangan pertanian modern kini semakin didukung oleh pemanfaatan sensor, sistem digital, dan kecerdasan buatan melalui konsep Speaking Plant Approach. Pendekatan tersebut memungkinkan kondisi fisiologis tanaman dipantau secara real-time sehingga kebutuhan tanaman dapat direspons secara otomatis untuk menghasilkan budidaya yang lebih presisi. “Melalui sensor dan sistem digital, tanaman seolah dapat menyampaikan kebutuhannya sehingga pengelolaan budidaya menjadi lebih tepat, efisien, dan sesuai dengan kondisi tanaman itu sendiri,” ungkapnya.

Selain meningkatkan kualitas produk segar, Prof. Affan juga menekankan pentingnya mengoptimalkan bahan sisa agroindustri sebagai bagian dari penerapan ekonomi sirkular. Berbagai residu hasil pertanian, seperti kopi, kakao, sagu, hingga tandan kosong kelapa sawit, menurutnya masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kemasan ramah lingkungan, pupuk organik, pakan ternak, maupun sumber energi alternatif. “Transformasi bahan sisa menjadi produk yang lebih bernilai merupakan bagian dari strategi untuk membangun agroindustri yang semakin berkelanjutan,” tuturnya.

Melalui pengembangan teknologi produksi modern dan optimalisasi pemanfaatan bahan sisa agroindustri, Prof. Affan berharap sistem agroindustri Indonesia semakin adaptif terhadap tantangan global sekaligus mampu memperkuat ketahanan pangan nasional. Pengukuhan ini juga menegaskan komitmen FTP UGM dalam menghasilkan inovasi yang berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan.

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Zero Hunger (Tanpa Kelaparan) melalui penguatan sistem pangan berkelanjutan, SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan teknologi agroindustri, SDG 12: Responsible Consumption and Production (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui pemanfaatan bahan sisa agroindustri dalam konsep ekonomi sirkular, serta SDG 13: Climate Action (Penanganan Perubahan Iklim) melalui pengembangan sistem produksi pertanian yang lebih efisien dan adaptif terhadap perubahan iklim.

Muhammad Prasetya Kurniawan Jadi Narasumber Webinar APRI Bahas Manajemen Data Material dan Energi

Rilis BeritaSDG 13: Penanganan Perubahan IklimSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 7: Energi Bersih dan TerjangkauSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Sabtu, 30 Mei 2026

Muhammad Prasetya Kurniawan, dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada, menjadi narasumber dalam webinar series bertajuk “Manajemen Data Material dan Energi untuk Strategi Penghematan, Mitigasi, dan Pelaporan LCA dan Emisi Karbon” yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pengelolaan Rajungan Indonesia (APRI) pada 30 Mei 2026 secara daring.

Dalam webinar tersebut, Muhammad Prasetya Kurniawan memaparkan pentingnya pengelolaan data material dan energi sebagai dasar penyusunan strategi efisiensi sumber daya, mitigasi dampak lingkungan, serta pelaporan Life Cycle Assessment (LCA) dan emisi karbon. Pengelolaan data yang akurat menjadi faktor penting dalam mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti sekaligus meningkatkan kinerja keberlanjutan industri.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas peserta dalam melakukan pendataan material dan energi serta memahami strategi analisis data untuk pelaporan LCA dan emisi karbon. Melalui pemahaman tersebut, pelaku industri diharapkan mampu mengidentifikasi peluang penghematan sumber daya, menekan emisi karbon, dan meningkatkan efisiensi proses produksi secara berkelanjutan.

Webinar ini juga menjadi wadah diseminasi pengetahuan mengenai penerapan konsep keberlanjutan di sektor industri melalui kolaborasi antara akademisi dan asosiasi industri. Diharapkan kegiatan ini dapat mendorong implementasi praktik pengelolaan material dan energi yang lebih efektif serta mendukung penyusunan pelaporan lingkungan yang kredibel.

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan 4 tentang pendidikan berkualitas, tujuan 7 tentang energi bersih dan terjangkau, tujuan 9 tentang industri, inovasi, dan infrastruktur, tujuan 13 tentang penanganan perubahan iklim, serta tujuan 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan.

Program Doktor Ilmu Teknik Pertanian FTP UGM Raih Akreditasi Unggul 2026–2031

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Kamis, 7 Mei 2026

Program Studi Doktor Ilmu Teknik Pertanian, Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (DTPB), Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada resmi meraih predikat Akreditasi Unggul untuk periode 2026–2031 dari Lembaga Akreditasi Mandiri Program Studi Keteknikan. Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan LAM Teknik Nomor: 0078/SK/LAM Teknik/AD/IV/2026 tentang Akreditasi Program Studi Ilmu Teknik Pertanian pada Program Doktor Universitas Gadjah Mada, Sleman. Capaian ini menjadi bentuk pengakuan terhadap kualitas penyelenggaraan pendidikan, penelitian, serta pengembangan akademik yang dijalankan secara konsisten oleh DTPB FTP UGM.

Perolehan Akreditasi Unggul mencerminkan komitmen Program Doktor Ilmu Teknik Pertanian dalam menjaga standar mutu pendidikan tinggi, khususnya pada bidang teknik pertanian dan biosistem. Proses penilaian dilakukan secara menyeluruh terhadap berbagai aspek strategis, mulai dari kurikulum, kualitas sumber daya manusia, tata kelola program studi, hingga capaian luaran riset dan kontribusi akademik terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Capaian ini juga menunjukkan keberhasilan DTPB FTP UGM dalam mengintegrasikan pendidikan berbasis riset dengan kebutuhan industri dan masyarakat. Melalui pendekatan tersebut, program doktoral tidak hanya menghasilkan lulusan dengan kompetensi akademik yang kuat, tetapi juga mampu mendorong lahirnya inovasi yang relevan dalam menjawab tantangan sektor pertanian modern.

Sebagai salah satu program studi unggulan di FTP UGM, Program Doktor Ilmu Teknik Pertanian terus mendorong pengembangan inovasi pada berbagai bidang strategis, seperti rekayasa pertanian, pengelolaan sumber daya air, teknologi pascapanen, hingga sistem pertanian berkelanjutan. Penguatan kapasitas akademik dan riset tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan, efisiensi sumber daya, serta adaptasi terhadap perubahan iklim.

Pencapaian Akreditasi Unggul ini sekaligus memperkuat posisi FTP UGM sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen pada peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan riset berdaya saing global. Selain menjadi indikator mutu akademik, capaian ini juga diharapkan dapat memperluas kolaborasi riset dan jejaring internasional dalam pengembangan ilmu dan teknologi pertanian berbasis rekayasa.

Capaian ini berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penyediaan pendidikan doktoral berkualitas, SDG 2 (Zero Hunger) melalui penguatan inovasi teknologi pertanian untuk mendukung ketahanan pangan, SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui pengembangan riset dan inovasi teknologi, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kolaborasi akademik dan riset

Bekali UMKM DIY Naik Kelas, Dosen FTP UGM Bedah Tuntas Persyaratan CPPOB di Kaliurang

Rilis BeritaSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Rabu, 22 April 2026

Dr. Andika Sidar, S.T.P., M.Biotech., dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM), menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UKM DIY pada 21 April 2026 di Griya Persada Convention Hotel & Resort, Kaliurang, Sleman.

Bagi banyak pelaku UMKM, mengajukan penerapan CPPOB kerap terasa rumit karena banyaknya persyaratan teknis yang harus dipenuhi. Melalui materi bertajuk “Identifikasi Persyaratan CPPOB (Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik)”, Dr. Andika Sidar mengurai satu per satu aspek yang menjadi syarat penerapan CPPOB, mulai dari lokasi usaha, sarana produksi, bangunan, proses produksi, panduan mutu, deskripsi produk, hingga label kemasan, dengan mengacu pada Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia Nomor 75/M-IND/PER/7/2010 tentang Pedoman Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik atau Good Manufacturing Practices.

Pembahasan yang disampaikan secara sistematis ini diharapkan dapat memudahkan pelaku UMKM memahami langkah demi langkah yang perlu dipersiapkan sebelum mengajukan penerapan CPPOB, sehingga produk pangan olahan yang mereka hasilkan tidak hanya laku di pasaran, tetapi juga terjamin mutu dan keamanannya sesuai standar yang berlaku secara nasional.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 9 Industri, Inovasi dan Infrastruktur, serta SDG 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

1…34567…28

Berita Terakhir

  • Pelepasan Wisudawan Pascasarjana Periode I, Dekan FTP Berpesan agar Lulusan Terus Bermimpi dan Bermanfaat bagi Masyarakat
  • Anhui Agricultural University Berkunjung, FTP UGM Perkenalkan Riset dan Fasilitas Tiga Departemen
  • Dukung Swasembada Kedelai Nasional, FTP UGM dan Pemkab Grobogan Inisiasi Kerja Sama Hilirisasi Teknologi SAE Kedelai
  • FTP UGM Gandeng nanoCAD, Kenalkan Perangkat Lunak Perancangan 3D untuk Mendukung Pembelajaran
  • Dari Ide ke Eksekusi, FTP UGM dan BIG Hadirkan Praktisi Industri dalam General Lecture UGMPreneurs Batch V

Berita UGM

  • Tingkatkan Produksi Susu Sapi Merapi, UGM dan Unjaya Kenalkan Pakan Fungsional Cangkang Kerang Dara 4 November 2026
  • Wacana Penyaluran Gaji ASN via Kopdes, Ekonom UGM Soroti Kesiapan Lembaga dan SDM 3 November 2026
  • Jaga Kelestarian Satwa Asli Indonesia, UGM Gelar Kontes Kuda Lokal  3 November 2026
  • Raih Gelar Doktor dalam 2,5 Tahun, Peneliti BRIN Anwar Santoso Jadi Wisudawan Tercepat UGM 3 November 2026
  • Tim Ekspedisi Patriot UGM Gelar Pameran Kembara, Angkat Potensi UMKM Kampung Mandekman 3 November 2026

Agenda

  • 12Nov Pengukuhan Guru Besar Prof. Nursigit Bintoro
  • 26Nov Wisuda Sarjana
Semua Agenda
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju