• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Program Double Degree
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • Beasiswa Mahasiswa Internasional
    • UGMPreneurs
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur
Arsip:

SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur

Anhui Agricultural University Berkunjung, FTP UGM Perkenalkan Riset dan Fasilitas Tiga Departemen

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Selasa, 27 Oktober 2026

Delegasi Anhui Agricultural University dari Tiongkok mengunjungi Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Selasa (27/10). Dalam kunjungan ini, para tamu berkeliling ke tiga laboratorium yang mewakili masing-masing departemen di FTP UGM untuk mengenal fasilitas dan penelitian yang dikembangkan fakultas.

Kunjungan dimulai di Laboratorium Energi dan Mesin Pertanian milik Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (TPB). Laboratorium ini berfokus pada rancang bangun mesin pertanian, konversi energi, hingga mekatronika, serta dilengkapi unit pengujian dan manufaktur mesin. Kepala Laboratorium, Ir. Andri Prima Nugroho, S.T.P., M.Sc., Ph.D., IPU, ASEAN Eng., APEC Eng., menjelaskan berbagai fasilitas dan peralatan yang tersedia, termasuk fasilitas smart farming dan plant factory.

Rombongan kemudian menuju lantai 3 untuk melihat Laboratorium Kimia dan Biokimia Pangan dan Hasil Pertanian milik Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (TPHP). Laboratorium ini mengembangkan ilmu terkait aspek kimiawi pangan, mulai dari analisis kimia, teknologi pascapanen, hingga pangan fungsional. Di sini, Dr. Manikharda, S.T.P., M.Agr., memaparkan penelitian yang sedang berlangsung terkait pencegahan sindrom metabolik (preventing metabolic syndrome).

Pemberhentian terakhir berada di lantai 5, yaitu Laboratorium Sistem Produksi milik Departemen Teknologi Industri Pertanian (TIP). Laboratorium ini berfokus pada perancangan dan pengendalian sistem produksi serta distribusi industri pertanian agar lebih produktif. Ketua Departemen Teknologi Industri Pertanian sekaligus dosen dan peneliti pada Laboratorium Sistem Produksi, Dr. Nafis Khuriyati, S.T.P., M.Agr., menjelaskan bidang kajian laboratorium serta fasilitas yang dimiliki, seperti printer 3D dan simulasi pergudangan (warehouse simulation). Para tamu juga menyaksikan peragaan pengujian kualitas nondestruktif (nondestructive quality testing).

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya FTP UGM membangun kemitraan internasional di bidang pendidikan dan riset pertanian, sekaligus mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 9 tentang industri, inovasi, dan infrastruktur, serta SDG 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan.

Dukung Swasembada Kedelai Nasional, FTP UGM dan Pemkab Grobogan Inisiasi Kerja Sama Hilirisasi Teknologi SAE Kedelai

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Senin, 26 Oktober 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada bersama Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan menggelar diskusi inisiasi kerja sama pengembangan kedelai nasional pada Senin (26/10) di FTP UGM. Kerja sama ini diarahkan untuk menjadikan Grobogan sentra benih dan lumbung kedelai nasional melalui inovasi pertanian cerdas (smart farming), sebagai langkah awal menuju penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU).

Mewakili Dekan FTP UGM, Dr. Rahma Wikandari, S.T.P., M.Biotech., menyatakan dukungan fakultas terhadap target swasembada kedelai pemerintah dengan melibatkan tiga departemen, yaitu Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, Teknologi Industri Pertanian, serta Teknik Pertanian dan Biosistem. “FTP UGM berkomitmen penuh mengerahkan potensi tiga departemen yang kami miliki untuk mendukung arahan pemerintah menjadikan Grobogan sebagai sentra benih kedelai nasional,” ujarnya.

Ketua Pengembang inovasi Smart Agriculture Enterprise (SAE) Kedelai FTP UGM, Dr. Atris Suyantohadi, S.T.P., M.T., menjelaskan bahwa kedelai nasional masih sangat bergantung pada impor. SAE Kedelai hadir sebagai solusi terpadu dari hulu ke hilir yang telah terbukti meningkatkan hasil panen dan pendapatan petani pada lahan percontohan. “Kami menghadirkan ekosistem terpadu mulai dari benih unggul berdaya tumbuh di atas 80%, pendampingan teknologi, hingga kepastian offtaker pasar agar produktivitas dan pendapatan petani meningkat berlipat ganda,” kata Atris.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan, Wakid Mutowal, S.T.P., M. Sc, menyampaikan bahwa luas tanam kedelai di Grobogan menyusut dari 50.000 hektare pada era 1990-an menjadi sekitar 2.000 hektare saat ini. “Petani Grobogan memiliki potensi luar biasa, namun kendala utama kami adalah panen raya yang jatuh di puncak musim hujan pada Januari-Februari sehingga kedelai mudah rusak,” ujarnya. Dinas pun berharap FTP UGM dapat membantu petani lewat alat pengering dan penyortir hasil panen, serta pendampingan pola tanam tumpang sari jagung dan kedelai.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 Tanpa Kelaparan melalui upaya memperkuat ketersediaan kedelai dan ketahanan pangan nasional, SDG 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penerapan inovasi pertanian cerdas dalam pengembangan kedelai, serta SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kerja sama FTP UGM dan Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan.

Kontributor : Fadli

FTP UGM Gandeng nanoCAD, Kenalkan Perangkat Lunak Perancangan 3D untuk Mendukung Pembelajaran

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Selasa, 20 Oktober 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama tim nanoCAD mengajak mahasiswa belajar merancang perangkat pertanian cerdas secara tiga dimensi melalui Workshop nanoCAD in Action: Prototyping AgroTech for Smart Farming di Ruang 384 FTP UGM, Selasa (20/10).

Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FTP UGM, Prof. Dr. Yudi Pranoto, S.T.P., M.P., mengingatkan arah pembelajaran gambar teknik di FTP UGM. 

“Melalui workshop nanoCAD ini, mahasiswa tidak hanya dibekali keahlian teknis software, tetapi juga disadarkan akan pentingnya komunikasi dan etika kejujuran dalam menggunakan software resmi yang legal,” ujarnya.

Sambutan berikutnya disampaikan Citra Melati, Director nanoCAD Indonesia. Ia menyampaikan keinginan nanoCAD untuk memperkenalkan perangkat lunaknya kepada sivitas akademika FTP UGM, sehingga dapat dicoba dan dimanfaatkan untuk keperluan pengajaran.

Selama dua jam, tim nanoCAD memandu peserta berpraktik langsung merancang komponen rumah kaca pintar (smart greenhouse), mulai dari casing dan dudukan panel pengendali hingga denah ruangan yang memuat meja semai dan pipa irigasi. Peserta tampak bersemangat dan menyimak setiap sesi dengan saksama.

Interaksi antara peserta dan tim nanoCAD berlangsung aktif sepanjang kegiatan, dari kuis interaktif Kahoot hingga penyesuaian rancangan bangunan rumah kaca dengan data kontur lahan, sehingga diskusi terasa lebih hidup. Kegiatan ditutup dengan peninjauan hasil perakitan peserta dan sesi tanya jawab.

Bagi FTP UGM, penguasaan perangkat lunak perancangan menjadi bekal mahasiswa untuk merancang dan membuat prototipe perangkat teknologi pertanian masa depan.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui pelatihan praktik yang meningkatkan kompetensi mahasiswa, SDG 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penerapan teknologi perancangan untuk perangkat pertanian, serta SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kerja sama FTP UGM dan tim nanoCAD.

Kontributor : Shella

FTP UGM Terima Kunjungan Kemenko Perekonomian, Bahas Hilirisasi Komoditas Agro Khususnya Kelapa

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan EkonomiSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Jumat, 2 Oktober 2026

Membahas perkembangan dan tantangan hilirisasi komoditas agro, khususnya kelapa, Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian melalui forum diskusi di Operation Room, Lt. 2 FTP UGM, Jumat (2/10). 

Kunjungan ini dihadiri oleh jajaran Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, antara lain Asisten Deputi Pengembangan Industri Agro, Kimia, Farmasi, dan Tekstil, Eripson M.H. Sinaga, S.ST, MM. Dari FTP UGM, hadir Dekan FTP UGM, Prof. Dr. Mirwan Ushada, S.T.P., M.App.Life.Sc., bersama jajaran dekanat, perwakilan departemen di lingkungan FTP UGM, serta perwakilan dosen.

Diskusi mengangkat dua materi utama. Pertama, perkembangan dan tantangan hilirisasi komoditas agro, khususnya komoditas kelapa. Kedua, model kemitraan untuk mendukung suplai bahan baku industri pengolahan, khususnya industri pengolahan kelapa.

Dalam kesempatan tersebut, Eripson menekankan bahwa keberhasilan hilirisasi dipengaruhi oleh beberapa faktor sekaligus. “Kami melihat bahwa keberhasilan hilirisasi ini ditentukan oleh kegiatan on farm di hulu, mulai dari kebun dan juga pengolahan di pabriknya, dan yang tidak kalah penting yaitu kebutuhan pasar itu seperti apa,” ujarnya.

Diskusi berlangsung dua arah dengan melibatkan seluruh peserta. Berbagai pandangan dipertukarkan, mulai dari kesiapan bahan baku di tingkat hulu, proses pengolahan, hingga keterhubungan antara pelaku usaha dan kebutuhan pasar. Masukan dari para dosen dan perwakilan departemen turut memperkaya pembahasan dari sisi keilmuan dan kajian akademik.

Sementara itu, Prof. Mirwan menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa menjadi hal terpenting dalam kerja sama semacam ini. “Namun yang terpenting bagi kami itu keterlibatan mahasiswa, karena kami intinya pengembangan sumber daya. Jadi dengan adanya kerja sama ini, adik-adik mahasiswa dapat feel experience,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, FTP UGM berharap dapat terus berkontribusi dalam penguatan hilirisasi komoditas agro di Indonesia melalui kolaborasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya, sekaligus membuka ruang belajar nyata bagi mahasiswa.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), poin 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), dan poin 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

 Kontributor : Fadli

Menanam Harapan di Lahan Tadah Hujan Merauke, Dosen FTP UGM Pimpin Pengembangan Demplot Terpadu

Rilis BeritaSDG 13: Penanganan Perubahan IklimSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 6: Air Bersih dan Sanitasi LayakSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Senin, 14 September 2026

Di Kampung Boewer, Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Kawasan Transmigrasi (KT) Muting, Tim Ekspedisi Patriot (TEP) UGM yang diketuai oleh Chandra Setyawan, S.T.P., M.Eng., Ph.D., dosen Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian UGM mengembangkan demplot konservasi terpadu seluas 2.500 m² yang menggabungkan konservasi tanah dan air, tanaman pangan padi varietas Gamagora UGM, dan tanaman pakan ternak rumput Gama Umami.

Tidak hanya soal tanaman, demplot ini juga menjadi bagian dari upaya konservasi air melalui pemanfaatan air hujan dan pembangunan embung konservasi. Budidaya tanaman pangan padi Gamagora dilakukan dengan metode SRI (System of Rice Intensification), di mana pemberian air irigasi dilakukan berdasarkan hasil perhitungan kebutuhan air tanaman. Melalui integrasi tanaman pangan, pakan ternak, dan pengelolaan air, kegiatan ini diharapkan dapat mendukung pemanfaatan lahan yang lebih optimal serta menjaga ketersediaan air di KT Muting dengan menerapkan konsep ekonomi hijau untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya lahan dan air.

Pengembangan demplot konservasi terpadu tersebut menjadi salah satu upaya untuk menjawab tantangan pengelolaan lahan di KT Muting yang masih mengandalkan curah hujan. Dalam kondisi tersebut, ketersediaan dan pengelolaan air menjadi faktor penting dalam menentukan keberlanjutan budidaya. Karena itu, demplot tidak hanya dirancang sebagai area budidaya, tetapi sebagai model yang mengintegrasikan pengelolaan air dengan pemanfaatan lahan untuk berbagai kebutuhan.

Salah satu komponen yang dikembangkan adalah embung konservasi sebagai bagian dari sistem pemanfaatan air hujan. Air yang tertampung kemudian dapat mendukung kebutuhan budidaya tanaman pada lahan demplot. Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan sumber daya air yang tersedia sekaligus mengurangi ketergantungan kegiatan budidaya terhadap pola hujan.

Pengelolaan air pada tanaman padi Gamagora juga dilakukan dengan pendekatan berbasis kebutuhan tanaman melalui metode SRI. Pemberian air irigasi dilakukan berdasarkan hasil perhitungan kebutuhan air tanaman, sehingga pengelolaan air dapat disesuaikan dengan kondisi pertumbuhan tanaman. Penerapan tersebut memperlihatkan bagaimana aspek pengelolaan sumber daya air dan teknologi budidaya dapat dipadukan dalam pengembangan pertanian di lahan tadah hujan.

Demplot juga mengintegrasikan tanaman pakan ternak berupa rumput Gama Umami. Kehadiran tanaman pakan ini tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari pemanfaatan lahan yang diarahkan untuk mendukung sistem pertanian dan peternakan masyarakat di KT Muting. Ketersediaan pakan menjadi salah satu tantangan bagi peternak setempat yang selama ini masih banyak mengandalkan sistem penggembalaan.

Potensi peternakan tersebut cukup besar. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kabupaten Merauke, Distrik Elikobel memiliki populasi sapi potong sekitar 4.078 ekor pada 2024. Masyarakat umumnya memelihara sapi Bali secara individual dengan jumlah sekitar 3–4 ekor per peternak. Pola pemeliharaan yang masih didominasi sistem umbaran membuat ketersediaan hijauan di area penggembalaan menjadi salah satu faktor penting dalam keberlanjutan usaha peternakan.

Untuk merespons kondisi tersebut, TEP 1 UGM melaksanakan penanaman rumput Gama Umami pada 2 September 2026 di Kampung Boewer. Penanaman dilakukan melalui demplot (demonstration plot) sebagai lokasi percontohan agar masyarakat dapat melihat secara langsung proses pengembangan sumber hijauan pakan yang dapat diterapkan pada lahan lain di sekitar kampung.

Gama Umami merupakan rumput unggul yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber hijauan pakan ternak dan dikembangkan oleh tim peneliti Fakultas Peternakan UGM yang diketuai Prof. Ir. Nafiatul Umami, S.Pt., M.P., Ph.D., IPM., ASEAN Eng. Pengembangan tanaman ini selanjutnya diarahkan menuju konsep Bank Pakan Ternak sebagai sistem penyediaan dan penyimpanan cadangan pakan yang dapat dimanfaatkan ketika ketersediaan hijauan di lapangan menurun.

“Pengembangan Gama Umami tidak hanya diarahkan pada penanaman rumput, tetapi juga bagaimana pakan tersebut dapat dikelola secara berkelanjutan dan mudah dimanfaatkan oleh peternak,” ujar Fariz Jordan Fadillah, S.Pt., M.Sc., anggota TEP 1 UGM yang berfokus pada bidang peternakan.

Integrasi embung konservasi, tanaman pangan, dan tanaman pakan dalam satu demplot menunjukkan pendekatan yang dikembangkan untuk mengoptimalkan sumber daya yang tersedia di KT Muting. Pengelolaan air menjadi penopang budidaya tanaman pangan, sementara pemanfaatan sebagian lahan untuk tanaman pakan mendukung kebutuhan peternakan. Dengan pendekatan tersebut, satu sistem lahan dapat memberikan manfaat bagi beberapa aktivitas masyarakat secara bersamaan.

Pendekatan terpadu ini didukung oleh keberagaman latar belakang keilmuan anggota TEP 1 UGM yang terdiri atas Tri Ariani, S.T.P., Khulaimi, S.P., Ilham Mubarok, S.T.P., Ariqonitahanif Putri Rahim, S.Si., dan Fariz Jordan Fadillah, S.Pt., M.Sc. Lintas keilmuan dalam tim mencakup pertanian, agronomi, sumber daya air, pemetaan wilayah, ekonomi, hingga peternakan, sehingga pengembangan program dapat dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek yang saling berkaitan.

Bagi Chandra dan tim, demplot konservasi terpadu tersebut menjadi langkah awal untuk menghadirkan model pengelolaan lahan yang sesuai dengan kondisi lokal. Pemanfaatan air hujan melalui embung, pengaturan air berdasarkan kebutuhan tanaman, budidaya padi Gamagora, serta penyediaan hijauan pakan dirancang untuk membangun sistem yang lebih efisien dalam memanfaatkan sumber daya lahan dan air.

Ke depan, pengembangan demplot diharapkan dapat menjadi model percontohan yang sederhana dan aplikatif bagi masyarakat KT Muting. Melalui pengelolaan lahan dan air secara terpadu, pendekatan ini diharapkan dapat mendukung produktivitas pertanian dan peternakan sekaligus memperkuat penerapan konsep ekonomi hijau dalam pemanfaatan sumber daya di Kawasan Transmigrasi Muting, Merauke, Papua Selatan.

123…28

Berita Terakhir

  • Anhui Agricultural University Berkunjung, FTP UGM Perkenalkan Riset dan Fasilitas Tiga Departemen
  • Dukung Swasembada Kedelai Nasional, FTP UGM dan Pemkab Grobogan Inisiasi Kerja Sama Hilirisasi Teknologi SAE Kedelai
  • FTP UGM Gandeng nanoCAD, Kenalkan Perangkat Lunak Perancangan 3D untuk Mendukung Pembelajaran
  • Dari Ide ke Eksekusi, FTP UGM dan BIG Hadirkan Praktisi Industri dalam General Lecture UGMPreneurs Batch V
  • Tekan Susut Pangan, FTP UGM dan Direktorat P4T Bappenas Jalin Kerja Sama Kajian Teknologi Pascapanen

Berita UGM

  • Cukai MBDK Kembali Ditunda, Pakar UGM Soroti Perilaku Konsumsi dan Dampak Bagi Industri 30 Oktober 2026
  • Wujudkan Kantin Sehat dan Bergizi, UGM Latih Pengelola Kantin Terapkan Praktik Olah Pangan Aman  30 Oktober 2026
  • Dukung Kesehatan Komplementer, RSA UGM Buka Cafe Jamu Tradisional  30 Oktober 2026
  • Dosen UGM Dorong Penguatan Pendekatan One Health di Forum Global Mesir 29 Oktober 2026
  • Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, UGM dan PT SMI Perkuat Kolaborasi Akademik dan Pembangunan Nasional 29 Oktober 2026

Agenda

  • 30Okt Rembug Pangan Orang Muda Summit 2026
  • 12Nov Pengukuhan Guru Besar Prof. Nursigit Bintoro
  • 26Nov Wisuda Sarjana
Semua Agenda
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju