Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali mencatatkan capaian di tingkat internasional. Tiga program studi di Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (DTPB), yaitu Program Studi Sarjana Teknik Pertanian, Program Studi Magister Teknik Pertanian, dan Program Studi Doktor Ilmu Teknik Pertanian, resmi memperoleh Akreditasi Internasional ASIIN (Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik) secara penuh (fully accredited) dengan masa berlaku 17 Juni 2025 hingga 30 September 2030. Informasi tersebut disampaikan melalui surat Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM tertanggal 20 Juli 2026 yang menyatakan ketiga program studi telah memenuhi seluruh persyaratan (requirements) akreditasi internasional ASIIN.
Pencapaian tersebut merupakan hasil dari rangkaian proses asesmen yang telah dilaksanakan sejak visitasi tim asesor ASIIN pada 4–5 Februari 2025. Dalam proses tersebut, tim asesor yang terdiri atas akademisi dan perwakilan ASIIN melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap penyelenggaraan pendidikan pada Program Studi Sarjana Teknik Pertanian, Program Studi Magister Teknik Pertanian, dan Program Studi Doktor Ilmu Teknik Pertanian.
Selama visitasi, tim asesor berdiskusi dengan pimpinan Universitas Gadjah Mada, pimpinan Fakultas Teknologi Pertanian, pengelola Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem, dosen, mahasiswa, alumni, serta mitra industri. Berbagai aspek menjadi fokus penilaian, mulai dari kurikulum, proses pembelajaran, tata kelola program studi, pengembangan sumber daya manusia, kerja sama dengan mitra, hingga keterlibatan alumni dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
Selain melakukan diskusi, tim asesor juga meninjau berbagai fasilitas penunjang pembelajaran yang dimiliki UGM, termasuk fasilitas kesehatan, olahraga, layanan disabilitas, asrama mahasiswa, hingga Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK). Di lingkungan Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem, asesor melakukan visitasi ke lima laboratorium, yaitu Laboratorium Teknik Sumberdaya Lahan dan Air, Laboratorium Energi dan Mesin Pertanian, Laboratorium Teknik Pangan dan Pascapanen, Laboratorium Fisika Hayati, serta Laboratorium Teknik Lingkungan Bangunan Pertanian untuk mengevaluasi kelengkapan sarana, kapabilitas laboratorium, dan aspek keselamatan kerja.
Dalam sesi penutupan visitasi, Ketua Tim Asesor ASIIN, Prof. Dr. Dieter Trautz dari Osnabrück University of Applied Sciences, menyampaikan apresiasi atas kesiapan ketiga program studi dalam menjalani proses asesmen. Rangkaian evaluasi tersebut mencerminkan komitmen Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem FTP UGM dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi sesuai standar internasional.
Diraihnya akreditasi internasional ASIIN menjadi pengakuan terhadap kualitas penyelenggaraan pendidikan di Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem FTP UGM sekaligus memperkuat komitmen fakultas dalam menghasilkan lulusan yang kompetitif di tingkat global. Capaian ini juga diharapkan semakin memperluas peluang kolaborasi internasional, mobilitas mahasiswa dan dosen, serta pengembangan pendidikan dan penelitian yang berdaya saing.
Pencapaian ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan mutu pendidikan tinggi yang memenuhi standar internasional, SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui peningkatan kualitas pendidikan teknik yang mendukung inovasi, serta SDG 17: Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan jejaring dan pengakuan internasional dalam pengembangan pendidikan tinggi.