• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • UGMPreneurs
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak
Arsip:

SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak

Menanam Harapan di Lahan Tadah Hujan Merauke, Dosen FTP UGM Pimpin Pengembangan Demplot Terpadu

Rilis BeritaSDG 13: Penanganan Perubahan IklimSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 6: Air Bersih dan Sanitasi LayakSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Senin, 14 September 2026

Di Kampung Boewer, Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Kawasan Transmigrasi (KT) Muting, Tim Ekspedisi Patriot (TEP) UGM yang diketuai oleh Chandra Setyawan, S.T.P., M.Eng., Ph.D., dosen Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian UGM mengembangkan demplot konservasi terpadu seluas 2.500 m² yang menggabungkan konservasi tanah dan air, tanaman pangan padi varietas Gamagora UGM, dan tanaman pakan ternak rumput Gama Umami.

Tidak hanya soal tanaman, demplot ini juga menjadi bagian dari upaya konservasi air melalui pemanfaatan air hujan dan pembangunan embung konservasi. Budidaya tanaman pangan padi Gamagora dilakukan dengan metode SRI (System of Rice Intensification), di mana pemberian air irigasi dilakukan berdasarkan hasil perhitungan kebutuhan air tanaman. Melalui integrasi tanaman pangan, pakan ternak, dan pengelolaan air, kegiatan ini diharapkan dapat mendukung pemanfaatan lahan yang lebih optimal serta menjaga ketersediaan air di KT Muting dengan menerapkan konsep ekonomi hijau untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya lahan dan air.

Pengembangan demplot konservasi terpadu tersebut menjadi salah satu upaya untuk menjawab tantangan pengelolaan lahan di KT Muting yang masih mengandalkan curah hujan. Dalam kondisi tersebut, ketersediaan dan pengelolaan air menjadi faktor penting dalam menentukan keberlanjutan budidaya. Karena itu, demplot tidak hanya dirancang sebagai area budidaya, tetapi sebagai model yang mengintegrasikan pengelolaan air dengan pemanfaatan lahan untuk berbagai kebutuhan.

Salah satu komponen yang dikembangkan adalah embung konservasi sebagai bagian dari sistem pemanfaatan air hujan. Air yang tertampung kemudian dapat mendukung kebutuhan budidaya tanaman pada lahan demplot. Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan sumber daya air yang tersedia sekaligus mengurangi ketergantungan kegiatan budidaya terhadap pola hujan.

Pengelolaan air pada tanaman padi Gamagora juga dilakukan dengan pendekatan berbasis kebutuhan tanaman melalui metode SRI. Pemberian air irigasi dilakukan berdasarkan hasil perhitungan kebutuhan air tanaman, sehingga pengelolaan air dapat disesuaikan dengan kondisi pertumbuhan tanaman. Penerapan tersebut memperlihatkan bagaimana aspek pengelolaan sumber daya air dan teknologi budidaya dapat dipadukan dalam pengembangan pertanian di lahan tadah hujan.

Demplot juga mengintegrasikan tanaman pakan ternak berupa rumput Gama Umami. Kehadiran tanaman pakan ini tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari pemanfaatan lahan yang diarahkan untuk mendukung sistem pertanian dan peternakan masyarakat di KT Muting. Ketersediaan pakan menjadi salah satu tantangan bagi peternak setempat yang selama ini masih banyak mengandalkan sistem penggembalaan.

Potensi peternakan tersebut cukup besar. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kabupaten Merauke, Distrik Elikobel memiliki populasi sapi potong sekitar 4.078 ekor pada 2024. Masyarakat umumnya memelihara sapi Bali secara individual dengan jumlah sekitar 3–4 ekor per peternak. Pola pemeliharaan yang masih didominasi sistem umbaran membuat ketersediaan hijauan di area penggembalaan menjadi salah satu faktor penting dalam keberlanjutan usaha peternakan.

Untuk merespons kondisi tersebut, TEP 1 UGM melaksanakan penanaman rumput Gama Umami pada 2 September 2026 di Kampung Boewer. Penanaman dilakukan melalui demplot (demonstration plot) sebagai lokasi percontohan agar masyarakat dapat melihat secara langsung proses pengembangan sumber hijauan pakan yang dapat diterapkan pada lahan lain di sekitar kampung.

Gama Umami merupakan rumput unggul yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber hijauan pakan ternak dan dikembangkan oleh tim peneliti Fakultas Peternakan UGM yang diketuai Prof. Ir. Nafiatul Umami, S.Pt., M.P., Ph.D., IPM., ASEAN Eng. Pengembangan tanaman ini selanjutnya diarahkan menuju konsep Bank Pakan Ternak sebagai sistem penyediaan dan penyimpanan cadangan pakan yang dapat dimanfaatkan ketika ketersediaan hijauan di lapangan menurun.

“Pengembangan Gama Umami tidak hanya diarahkan pada penanaman rumput, tetapi juga bagaimana pakan tersebut dapat dikelola secara berkelanjutan dan mudah dimanfaatkan oleh peternak,” ujar Fariz Jordan Fadillah, S.Pt., M.Sc., anggota TEP 1 UGM yang berfokus pada bidang peternakan.

Integrasi embung konservasi, tanaman pangan, dan tanaman pakan dalam satu demplot menunjukkan pendekatan yang dikembangkan untuk mengoptimalkan sumber daya yang tersedia di KT Muting. Pengelolaan air menjadi penopang budidaya tanaman pangan, sementara pemanfaatan sebagian lahan untuk tanaman pakan mendukung kebutuhan peternakan. Dengan pendekatan tersebut, satu sistem lahan dapat memberikan manfaat bagi beberapa aktivitas masyarakat secara bersamaan.

Pendekatan terpadu ini didukung oleh keberagaman latar belakang keilmuan anggota TEP 1 UGM yang terdiri atas Tri Ariani, S.T.P., Khulaimi, S.P., Ilham Mubarok, S.T.P., Ariqonitahanif Putri Rahim, S.Si., dan Fariz Jordan Fadillah, S.Pt., M.Sc. Lintas keilmuan dalam tim mencakup pertanian, agronomi, sumber daya air, pemetaan wilayah, ekonomi, hingga peternakan, sehingga pengembangan program dapat dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek yang saling berkaitan.

Bagi Chandra dan tim, demplot konservasi terpadu tersebut menjadi langkah awal untuk menghadirkan model pengelolaan lahan yang sesuai dengan kondisi lokal. Pemanfaatan air hujan melalui embung, pengaturan air berdasarkan kebutuhan tanaman, budidaya padi Gamagora, serta penyediaan hijauan pakan dirancang untuk membangun sistem yang lebih efisien dalam memanfaatkan sumber daya lahan dan air.

Ke depan, pengembangan demplot diharapkan dapat menjadi model percontohan yang sederhana dan aplikatif bagi masyarakat KT Muting. Melalui pengelolaan lahan dan air secara terpadu, pendekatan ini diharapkan dapat mendukung produktivitas pertanian dan peternakan sekaligus memperkuat penerapan konsep ekonomi hijau dalam pemanfaatan sumber daya di Kawasan Transmigrasi Muting, Merauke, Papua Selatan.

Dosen FTP UGM Berikan Bimtek Peningkatan Mutu Produk Hortikultura Olahan di Sleman

Rilis BeritaSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 6: Air Bersih dan Sanitasi LayakSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Selasa, 9 Juni 2026

Dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada, Dr. Zaki Utama, S.T.P., M.P., menjadi narasumber dalam kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Mutu Produk Berlabel Produk Hortikultura yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman. Kegiatan ini dilaksanakan pada 9 Juni 2026 di Aula Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman.

Dalam kegiatan tersebut, Dr. Zaki Utama menyampaikan materi bertajuk “Penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) dan Pengendalian Mutu Produk Hortikultura Olahan”. Materi ini membahas pentingnya penerapan standar produksi pangan yang baik guna menghasilkan produk pangan olahan yang aman, layak, dan bermutu.

Kegiatan bimbingan teknis ini diikuti oleh para pelaku usaha olahan pangan, khususnya produk hortikultura, di wilayah Kabupaten Sleman. Kegiatan diselenggarakan dalam rangka Sub-Kegiatan Pengawasan Penggunaan Sarana Pengolahan Hasil Hortikultura.

Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan peningkatan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan terkait proses produksi pangan olahan yang sesuai standar. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya persiapan sertifikasi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) serta peningkatan daya saing produk hortikultura olahan di Kabupaten Sleman.

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan 6 tentang air bersih dan sanitasi layak, tujuan 9 tentang industri, inovasi, dan infrastruktur, serta tujuan 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.

Dosen FTP UGM Ketuai Tim Juri Lomba Sawah Irigasi Ramah Lingkungan (SIRAMLI) di Empat Kabupaten DIY

Rilis BeritaSDG 15: Ekosistem DaratanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak Senin, 20 April 2026

Dr. Murtiningrum, dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM), dipilih sebagai Ketua Tim Juri Sawah Irigasi Ramah Lingkungan (SIRAMLI), program yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk mendorong praktik pertanian yang lebih efisien dan berkelanjutan di empat kabupaten DIY, berlangsung mulai 20 April hingga 12 Mei 2026.

Program SIRAMLI hadir untuk menjawab kebutuhan peningkatan efisiensi dan optimalisasi pengelolaan irigasi sawah, sekaligus mendorong produktivitas pertanian yang ramah lingkungan. Melalui program ini, tim juri menilai langsung praktik budidaya pertanian di lahan sawah beririgasi, sebagai dasar pemberian apresiasi kepada kelompok tani yang dinilai berhasil menerapkan prinsip-prinsip irigasi ramah lingkungan secara optimal. Lebih dari sekadar ajang evaluasi, SIRAMLI juga menjadi sarana pembelajaran dan diseminasi praktik baik antar petani di seluruh DIY.

Selain Dr. Murtiningrum, tim juri turut beranggotakan perwakilan dari berbagai institusi terkait, yaitu Balai Penerapan Modernisasi Pertanian DIY, Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang, Balai Proteksi Tanaman Pertanian DIY, serta Bidang Tanaman Pangan DPKP DIY. Keterlibatan lintas lembaga ini menjadi kunci penting dalam memperkuat objektivitas dan kualitas penilaian di lapangan.

Sebagai bagian dari proses penilaian, tim juri melakukan kunjungan langsung ke sejumlah kelompok tani di berbagai wilayah. Kunjungan pertama dilaksanakan pada 20 April 2026 di Kelompok Tani Margo Basuki, Dusun Salam, Kelurahan Banjarharjo, Kalibawang, dilanjutkan ke Kelompok Tani Sedyo Makmur, Dusun Miri, Kelurahan Sriharjo, Imogiri, pada 22 April 2026. Rangkaian kunjungan berlanjut pada 11 Mei 2026 di Kelompok Tani Ngudi Mulyo, Dusun Jirak, Kelurahan Bokoharjo, Prambanan, Sleman, serta ditutup pada 12 Mei 2026 di Kelompok Tani Sidodadi Sejahtera, Dusun Ngagel, Kelurahan Karangmojo, Gunungkidul.

Melalui kegiatan SIRAMLI, diharapkan semakin banyak kelompok tani yang terdorong menerapkan sistem irigasi yang efisien, adaptif, dan berwawasan lingkungan, sebagai bagian penting dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 2 Tanpa Kelaparan, SDG 6 Air Bersih dan Sanitasi Layak, serta SDG 15 Ekosistem Daratan

Jaga Kehalalan Menu Makan Bergizi Gratis, Dosen FTP UGM Turun Langsung Audit SPPG di Pelosok Gunungkidul

Rilis BeritaSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang TangguhSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak Jumat, 17 April 2026

Wahyu Dwi Saputra, S.T.P., M.Agr.Sc., Ph.D., dosen Fakultas Teknologi Pertanian Universitas (FTP) Gadjah Mada (UGM), melaksanakan kegiatan audit di dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yaitu SPPG Gunungkidul Panggang Girimulyo dan SPPG Gunungkidul Paliyan Mulusan, pada 16 April 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) UGM, dengan Wahyu Dwi Saputra berperan sebagai auditor halal yang bertugas melakukan pemeriksaan terhadap penerapan sistem jaminan produk halal di kedua satuan pelayanan tersebut.

Di balik setiap porsi menu bergizi yang disajikan kepada masyarakat melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG), ada proses panjang yang harus dipastikan kepatuhannya terhadap standar halal. Melalui audit bertajuk “Audit Penerapan Sistem Jaminan Produk Halal”, Wahyu Dwi Saputra menelusuri setiap tahapan produksi di SPPG Panggang Girimulyo dan SPPG Paliyan Mulusan, mulai dari pengadaan bahan baku, proses pengolahan, hingga penyajian akhir, untuk memastikan seluruh rangkaian tersebut memenuhi Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) yang berlaku.

Kegiatan audit ini tidak sekadar formalitas administratif, melainkan bagian dari upaya menjaga kepercayaan publik terhadap kualitas dan kehalalan pangan yang beredar di tengah masyarakat, khususnya pada program strategis nasional seperti MBG yang menyasar jutaan penerima manfaat di seluruh Indonesia. Konsistensi penerapan SJPH di tingkat SPPG menjadi kunci agar program ini tidak hanya bergizi, tetapi juga terjamin kehalalannya sejak dari dapur produksi.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera , SDG 6 Air Bersih dan Sanitasi Layak , SDG 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 16 Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh.

FTP UGM Dorong Modernisasi Irigasi Berbasis Data di Banten melalui Implementasi SIPASI

Rilis BeritaSDG 13: Penanganan Perubahan IklimSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 6: Air Bersih dan Sanitasi LayakSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Selasa, 24 Februari 2026

Tim dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada melaksanakan kegiatan survei lapangan dan diskusi teknis dalam rangka rencana implementasi Sistem Pengelolaan Irigasi (SIPASI) di Daerah Irigasi (DI) Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada 23 Februari 2026. Kegiatan ini menghadirkan Prof. Dr. Ir. Sigit Supadmo, M.Eng.; Muhamad Khoiru Zaki, S.P., M.P., Ph.D.; Andri Prima Nugroho, S.T.P., M.Sc., Ph.D.; Hanggar Ganara Mawandha, S.T., M.Eng., Ph.D.; serta Ardan Wiratmoko, S.T.P., M.Sc. sebagai narasumber. Agenda ini merupakan kolaborasi antara Pusat Kajian Modernisasi Irigasi dan Pertanian (PKMIP) FTP UGM dengan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian dalam mendukung penguatan sistem irigasi berbasis data.

Kegiatan yang berlangsung di Desa Nanggala ini difokuskan pada observasi langsung kondisi jaringan irigasi serta sistem operasional yang berjalan di lapangan. Tim melakukan identifikasi terhadap berbagai aspek teknis, termasuk distribusi air, kondisi infrastruktur, serta pola pengelolaan irigasi yang diterapkan oleh pemangku kepentingan setempat. Selain itu, dilakukan pula diskusi intensif bersama pihak BBWS C3 guna menyelaraskan kebutuhan teknis dan strategi implementasi SIPASI agar sesuai dengan karakteristik wilayah.

Melalui pendekatan berbasis teknologi, SIPASI dirancang sebagai sistem pengelolaan irigasi modern yang mengintegrasikan monitoring tinggi muka air dan debit secara real-time menggunakan sensor. Sistem ini diharapkan mampu meningkatkan akurasi pengambilan keputusan dalam pengelolaan air, sekaligus mendorong transparansi dan responsivitas dalam operasional jaringan irigasi. Implementasi SIPASI juga menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan perubahan iklim yang berdampak pada ketersediaan dan distribusi sumber daya air untuk sektor pertanian.

Kegiatan ini menegaskan peran FTP UGM dalam mendukung transformasi sistem pertanian yang berkelanjutan melalui inovasi teknologi dan kolaborasi lintas sektor. Sinergi antara perguruan tinggi dan institusi pemerintah menjadi kunci dalam mempercepat adopsi sistem irigasi modern yang adaptif terhadap dinamika lingkungan dan kebutuhan petani di lapangan.

Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 2 (Zero Hunger) melalui peningkatan produktivitas pertanian, SDG 6 (Clean Water and Sanitation) melalui pengelolaan sumber daya air yang lebih efisien, SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui pengembangan sistem irigasi berbasis teknologi, SDG 13 (Climate Action) melalui adaptasi terhadap perubahan iklim, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara FTP UGM dan mitra pemerintah.

123…9

Berita Terakhir

  • Kunjungan Perdana NUST Namibia ke FTP UGM Buka Inisiasi Kerja Sama Teknologi Pertanian
  • FTP UGM dan Kementan–BRIN Bahas Teknologi Pascapanen untuk Perluas Hilirisasi Hortikultura
  • Menanam Harapan di Lahan Tadah Hujan Merauke, Dosen FTP UGM Pimpin Pengembangan Demplot Terpadu
  • FTP UGM, Ada Apa Sih? Siswa MAN 1 Magetan Mengenal Dunia Perkuliahan, Program Studi, hingga Laboratorium FTP UGM
  • Pati Sagu Naik Kelas, FTP UGM Bersama Pertamina dan BRIN Kembangkan Drilling Starch Tahan Suhu Tinggi

Berita UGM

  • Kasus Influenza Melonjak, Pakar UGM Bagikan 6 Cara Efektif Mencegah Penularan 20 September 2026
  • Menjaga Daya Kritis Warga dan Akademisi di Tengah Kemunduran Demokrasi 18 September 2026
  • Perkuat Sarana Pendidikan, Schneider Indonesia Hibahkan Panel Listrik ke UGM 18 September 2026
  • Waspada Dampak Abu Vulkanik pada Paru-Paru, Simak Tips Mencegahnya dari Dokter RSA UGM 18 September 2026
  • Ekonomi Global Berubah, Peneliti 11 Negara Rumuskan Transformasi Digital dan Pembangunan Berkelanjutan 18 September 2026

Agenda

  • 20Sep Family Fun Day
  • 21Sep Rapat Terbuka Senat dan Puncak Dies Natalis Ke-63 FTP UGM
Semua Agenda
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju