Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) berkolaborasi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Daerah Istimewa Yogyakarta dalam kegiatan sosialisasi bantuan alat dan mesin pertanian berupa hand traktor. Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 2 Desember 2024, di Kelurahan Hargomulyo, Gedangsari, Gunungkidul. Program ini bertujuan memberikan pengetahuan dasar terkait pemanfaatan traktor, pengoperasian, perawatan, serta manajemen pengelolaan alat dan mesin pertanian berbasis kelompok tani.
Dosen FTP UGM yang terlibat adalah Makbul Hajad, S.T.P., M.Eng., Ph.D., Sri Markumningsih, S.T.P., M.Sc., Ph.D., dan Dr. Radi, S.T.P., M.Eng. Mereka memberikan materi tentang pengembangan dan pemanfaatan alat dan mesin pertanian, khususnya traktor Impala, untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas petani lokal. Peserta sosialisasi juga diajak memahami pentingnya perawatan traktor agar alat dapat digunakan secara optimal dan berkelanjutan.
Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 1 (No Poverty/Tanpa Kemiskinan) dan poin 2 (Zero Hunger/Tanpa Kelaparan). Dengan memperkenalkan teknologi pertanian modern, program ini diharapkan dapat meningkatkan hasil panen, mendukung ketahanan pangan, dan memberdayakan petani lokal untuk keluar dari jerat kemiskinan melalui pertanian yang lebih produktif dan efisien.
Dwiki Nugraha mendapatkan penghargaan Best Presenter dengan membawakan materi penelitian berjudul “Development of Thermal Camera-Based Crop Water Stress Index Monitoring System in Plant Factories.” Penelitian ini berfokus pada pengembangan sistem pemantauan stres air pada tanaman menggunakan kamera termal, yang bertujuan untuk mendeteksi stres air lebih dini. Dengan memantau indeks stres air, sistem ini dapat membantu budidaya tanaman di plant factory mengelola penggunaan air secara lebih efisien, yang sangat penting dalam menjaga kesehatan tanaman dan produktivitas pertanian dalam ruangan. Penelitian ini dibawah supervisi Dr. Andri Prima Nugroho, Prof. Dr. Lilik Sutiarso, dan Dr. Muhammad Affan Fajar Falah di Smart Agriculture Research Center dan berkolaborasi dengan peneliti dari Jepang yaitu Prof. Takashi Okayasu (Kyushu University).