• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • SDG 2: Tanpa Kelaparan
  • SDG 2: Tanpa Kelaparan
  • hal. 16
Arsip:

SDG 2: Tanpa Kelaparan

Dosen FTP UGM Terlibat dalam Diskusi dan Pengukuran Hidraulik Saluran Irigasi di DI Pamukkulu dan DI Tabo-Tabo, Sulawesi Selatan

SDG 13: Penanganan Perubahan IklimSDG 15: Ekosistem DaratanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Selasa, 22 April 2025

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) turut berkontribusi dalam kegiatan Diskusi dan Pengukuran Hidraulik Profiling Saluran untuk Daerah Irigasi (DI) Pamukkulu dan DI Tabo-Tabo yang dilaksanakan pada 21 April 2025. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, bertempat di dua lokasi utama di Sulawesi Selatan, yaitu DI Tabo-Tabo dan DI Pamukkulu. FTP UGM mengirimkan tim dosen ahli yang terdiri dari Dr. Ir. Murtiningrum, S.T.P., M.Eng., IPM., ASEAN Eng.; Ir. Andri Prima Nugroho, S.T.P., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng.; dan Ardan Wiratmoko, S.T.P., M.Sc.

Tujuan dari kegiatan ini adalah melakukan diskusi teknis dan pengukuran hidraulik secara langsung pada saluran irigasi sebagai bagian dari proses perencanaan dan evaluasi sistem pengelolaan irigasi di wilayah Daerah Irigasi Pamukkulu dan Tabo-Tabo. Profiling hidraulik bertujuan untuk memperoleh data teknis mengenai karakteristik fisik dan kapasitas saluran irigasi, sehingga dapat mendukung pengambilan keputusan dalam pengelolaan air pertanian yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Keterlibatan dosen FTP UGM dalam kegiatan ini menjadi bagian dari peran institusi akademik dalam mendukung pembangunan infrastruktur pertanian berbasis sains dan teknologi. Dengan mengedepankan pendekatan analitis dan partisipatif, kegiatan ini membuka ruang kolaborasi antara akademisi dan praktisi teknis di lapangan untuk mewujudkan sistem irigasi yang tangguh dan adaptif terhadap tantangan perubahan iklim dan kebutuhan pertanian masa kini.

Secara strategis, kegiatan ini mendukung pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), yaitu SDG 2: Zero Hunger (Tanpa Kelaparan) melalui peningkatan efisiensi sistem irigasi guna mendukung produktivitas pertanian; SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure (Industri, Inovasi dan Infrastruktur) dengan penguatan sistem infrastruktur pertanian berbasis data teknis dan teknologi mutakhir; SDG 13: Climate Action (Penanganan Perubahan Iklim) dengan pengelolaan air yang berkelanjutan; serta SDG 15: Life on Land (Menjaga Ekosistem Daratan) melalui praktik pengelolaan sumber daya air yang ramah lingkungan. Partisipasi FTP UGM dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen terhadap integrasi ilmu pengetahuan dalam pembangunan pertanian dan sumber daya air nasional.

Sosialisasi B2SA Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal di Bantul dan Sleman

Rilis BeritaSDG 1: Tanpa KemiskinanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Kamis, 17 April 2025

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyelenggarakan Kegiatan Sosialisasi Konsumsi Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) di dua lokasi, yaitu Balai Dusun Kedungbuweng RT 03, Wukirsari, Imogiri, Bantul, serta Kalibulus, Bimomartani, Ngemplak, Sleman pada Rabu, 16 April 2025. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Fakultas Teknologi Pertanian  (FTP), Universitas Gadjah Mada (UGM), Wahyu Dwi Saputra, S.T.P., M.Agr.Sc., Ph.D., yang menyampaikan materi bertema “Pentingnya Diversifikasi Konsumsi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal” kepada masyarakat setempat.

Dalam paparannya, Wahyu Dwi Saputra, S.T.P., M.Agr.Sc., Ph.D. menjelaskan bahwa diversifikasi pangan merupakan strategi penting untuk meningkatkan ketahanan pangan dan gizi masyarakat. Pemanfaatan bahan pangan lokal yang beragam dapat membantu memenuhi kebutuhan zat gizi harian secara seimbang, mengurangi ketergantungan pada satu jenis sumber pangan pokok, serta mendukung keberlanjutan sistem pangan daerah. Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami cara menyusun menu B2SA dengan memanfaatkan potensi sumber daya pangan lokal yang tersedia di lingkungan sekitar, mulai dari umbi-umbian, kacang-kacangan, sayur, buah, hingga sumber protein hewani dan nabati.

Kegiatan sosialisasi ini juga menjadi sarana edukasi praktis bagi warga, di mana masyarakat diajak mengenali nilai gizi dari berbagai bahan pangan lokal serta mempraktikkan penyusunan menu harian yang sesuai prinsip B2SA. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan rumah tangga dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi hidangan sehat, bergizi, dan aman untuk dikonsumsi sehari-hari.

Selain meningkatkan kapasitas masyarakat, kegiatan ini juga berkontribusi pada pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs), di antaranya SDG 1 (No Poverty / Tanpa Kemiskinan) melalui penguatan pemanfaatan potensi pangan lokal yang bernilai ekonomis, SDG 2 (Zero Hunger / Tanpa Kelaparan) dengan mendorong ketersediaan dan akses terhadap pangan beragam, serta SDG 3 (Good Health and Well-being / Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui perbaikan pola makan dan gizi masyarakat. Lebih lanjut, kegiatan ini turut mendukung SDG 4 (Quality Education / Pendidikan Berkualitas) dengan memberikan edukasi gizi yang aplikatif, dan SDG 8 (Decent Work and Economic Growth / Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui peluang usaha berbasis bahan pangan lokal.

Penerapan GMP Dorong Daya Saing Gula Semut Kulon Progo

Rilis BeritaSDG 1: Tanpa KemiskinanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan EkonomiSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Rabu, 16 April 2025

Dalam rangka meningkatkan mutu, keamanan, dan daya saing produk gula semut lokal, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) di IKM Sumber Rejeki, Kabupaten Kulon Progo pada Selasa, 15 April 2025. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM), yaitu Dr. Arifin Dwi Saputro, S.T.P., M.Sc., yang membawakan materi bertema “Optimalisasi Produksi Gula Semut dengan Penerapan GMP: Standardisasi Bahan Baku, Proses, Peralatan, dan Lingkungan Produksi.”

Kegiatan ini ditujukan bagi pelaku industri kecil dan menengah (IKM) gula semut yang tergabung dalam sentra produksi di wilayah Kokap. Dalam pemaparannya, Dr. Arifin Dwi Saputro, S.T.P., M.Sc. menekankan pentingnya penerapan standar produksi yang baik (GMP) mulai dari pemilihan bahan baku hingga pengemasan akhir. Penekanan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan kualitas produk tetap konsisten, aman dikonsumsi, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas, termasuk pasar ekspor.

Penerapan GMP juga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi proses produksi serta meminimalkan potensi kontaminasi yang dapat merugikan produsen maupun konsumen. Melalui sosialisasi ini, pelaku IKM diharapkan dapat memahami aspek-aspek teknis dan manajerial dalam pengolahan gula semut sehingga produk yang dihasilkan tidak hanya memenuhi standar keamanan pangan, tetapi juga memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

Kegiatan ini selaras dengan komitmen terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan nomor 1 No Poverty (Tanpa Kemiskinan), 2 Zero Hunger (Tanpa Kelaparan), 8 Decent Work and Economic Growth (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), 9 Industry, Innovation and Infrastructure (Industri, Inovasi dan Infrastruktur), serta 12 Responsible Consumption and Production (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab). Melalui peningkatan kapasitas pelaku industri lokal, kegiatan ini turut mendorong pengembangan industri pangan berkelanjutan dan berdaya saing tinggi berbasis potensi lokal.

FTP UGM Dukung Sosialisasi Konsumsi Pangan B2SA di Bantul

Rilis BeritaSDG 1: Tanpa KemiskinanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Rabu, 16 April 2025

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyelenggarakan Kegiatan Sosialisasi Konsumsi Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) di dua lokasi, yakni Gedongsari, Wijirejo, Pandak, Bantul, dan rumah Ibu Sumidah (mantan dukuh) RT 07, Jomegatan, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, pada Jumat 15 April 2025. Kegiatan ini diikuti masyarakat setempat dan menghadirkan narasumber dari Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yunika Mayangsari, S.Si., M.Biotech., Ph.D., yang menyampaikan materi bertema “Pentingnya Diversifikasi Konsumsi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal.”

Dalam paparannya, kegiatan ini berfokus pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mengonsumsi makanan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman sesuai prinsip B2SA. Pendekatan ini dinilai penting untuk membangun pola makan sehat yang tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga memanfaatkan potensi bahan pangan lokal yang tersedia di wilayah sekitar. Hal ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mengurangi ketergantungan pada bahan pangan impor serta memperkuat kedaulatan pangan daerah.

Materi yang dibawakan oleh Yunika Mayangsari, S.Si., M.Biotech., Ph.D., menekankan bahwa diversifikasi konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal dapat memberikan manfaat ganda, baik dari sisi kesehatan maupun perekonomian masyarakat. Melalui pengenalan ragam bahan pangan lokal dan teknik penyusunan menu yang sesuai kaidah gizi seimbang, peserta diajak untuk memahami bahwa keberagaman pangan dapat menunjang ketahanan pangan keluarga sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat dari hasil pertanian setempat.

Kegiatan ini juga menjadi wadah edukasi yang aplikatif, di mana peserta tidak hanya mendapatkan penjelasan teoritis, tetapi juga contoh menu harian yang memanfaatkan bahan pangan lokal secara optimal. Dengan demikian, diharapkan pengetahuan yang diperoleh dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mendorong terwujudnya masyarakat yang sehat, produktif, dan mandiri secara pangan.

Program ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs), khususnya SDG 1 (No Poverty atau Tanpa Kemiskinan) melalui peningkatan kemandirian pangan yang dapat menekan beban pengeluaran keluarga; SDG 2 (Zero Hunger atau Tanpa Kelaparan) dengan upaya memastikan ketersediaan dan akses pangan bergizi bagi seluruh masyarakat; serta SDG 3 (Good Health and Well-being atau Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui pola makan yang memenuhi standar gizi. Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi pada SDG 4 (Quality Education atau Pendidikan Berkualitas) melalui transfer pengetahuan kepada masyarakat, dan SDG 8 (Decent Work and Economic Growth atau Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan mendorong pemanfaatan hasil pertanian lokal sebagai peluang usaha bernilai tambah.

FTP UGM Dukung Sosialisasi Diversifikasi Pangan B2SA di Pandak, Bantul

Rilis BeritaSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera Rabu, 16 April 2025

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan dan perbaikan pola konsumsi masyarakat melalui kegiatan Sosialisasi Pangan Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) 2025. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Daerah Istimewa Yogyakarta, dan dilaksanakan pada Selasa, 15 April 2025 di wilayah Pandak, Kabupaten Bantul. Dalam kegiatan ini, Yunika Mayangsari, S.Si., M.Biotech., Ph.D., dosen dari FTP UGM, hadir sebagai narasumber dengan membawakan materi mengenai Diversifikasi Pangan B2SA.

Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mengonsumsi makanan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman sebagai upaya nyata dalam mengurangi angka stunting serta prevalensi penyakit degeneratif di Daerah Istimewa Yogyakarta. Melalui penyampaian materi yang interaktif dan berbasis kajian ilmiah, kegiatan ini diharapkan dapat mengubah pola konsumsi masyarakat yang masih didominasi oleh satu jenis sumber pangan menjadi lebih bervariasi dengan memanfaatkan potensi lokal.

Dalam pemaparannya, Yunika Mayangsari, S.Si., M.Biotech., Ph.D. menekankan pentingnya pengolahan dan konsumsi sumber pangan lokal, seperti umbi-umbian, sayuran, buah, dan protein nabati maupun hewani yang tersedia di lingkungan sekitar. Pola makan yang sesuai prinsip B2SA tidak hanya meningkatkan kecukupan gizi harian, tetapi juga mendukung pembangunan ketahanan pangan berbasis keluarga dan komunitas.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Pemerintah Daerah untuk membangun budaya konsumsi pangan sehat dan memperkuat kesadaran gizi sejak dini di masyarakat. FTP UGM sebagai institusi akademik turut memainkan peran strategis dalam mendukung implementasi edukasi pangan yang inklusif dan berkelanjutan, melalui kontribusi keilmuan dan keterlibatan aktif dosen dalam program-program lintas sektor.

Sosialisasi Diversifikasi Pangan B2SA ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2: Zero Hunger (Tanpa Kelaparan) dan SDG 3: Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera). Diversifikasi pangan yang tepat merupakan langkah preventif untuk menekan laju kelaparan tersembunyi akibat kekurangan mikronutrien, sekaligus mendorong masyarakat menuju pola makan sehat yang dapat mengurangi risiko penyakit tidak menular.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Pandak dan sekitarnya dapat menjadi pelopor perubahan perilaku konsumsi pangan yang lebih sehat, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan tinggi dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan tangguh secara gizi.

1…1415161718…30

Berita Terakhir

  • Serah Terima Jabatan Pengurus Departemen dan Program Studi FTP UGM Masa Jabatan 2026–2031
  • FTP UGM Dorong Kesadaran Cegah Food Waste Melalui Edukasi di Lingkungan Fakultas
  • FTP UGM Gelar Workshop Tim Kesehatan Mental untuk Perkuat Sistem Kampus Sejahtera
  • Kick-Off PUI-PT Gastronomi Indonesia, FTP UGM Dorong Gastronomi sebagai Soft Power dan Penggerak Ekonomi Kreatif
  • Dosen FTP UGM Jadi Narasumber Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji bagi Penjamah Makanan

Berita UGM

  • Larangan Impor 12 Komoditas, Pakar UGM Minta Pemerintah Pastikan Kebutuhan dan Pasokan Tercukupi 14 Januari 2026
  • Waspada Konten Kesehatan di Medsos, Guru Besar UGM Minta Masyarakat Tingkatkan Literasi 14 Januari 2026
  • 26 Kampung di Aceh Masih Terisolasi, Pakar UGM Desak Pengiriman Bantuan dari Udara dan Sungai 14 Januari 2026
  • Dukungan Psikososial Berbasis Kearifan Lokal Mampu Meningkatkan Kesehatan Mental Penyintas Bencana 14 Januari 2026
  • Perkuat Kolaborasi Internasional, Mahasiswa S3 UGM Ikut Kegiatan Akademik di NTUA Yunani 13 Januari 2026
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju