Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia sukses menyelenggarakan Pelatihan Pengolahan Produk Berbahan Baku Glukomanan, pada 10-12 Desember 2024. Kegiatan ini diikuti oleh tujuh peserta dari berbagai sektor industri, termasuk industri premiks, pengolahan daging, dan pengolahan perikanan. Pelatihan berlangsung di Yogyakarta dengan agenda penyampaian materi, praktik pengolahan, pre-test dan post-test, hingga diskusi interaktif bersama ahli.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku usaha di sektor makanan mengenai pengolahan porang dan pemanfaatan tepung glukomanan sebagai bahan penolong dalam berbagai produk pangan. Peserta mendapatkan wawasan tentang proses pengolahan komoditas porang dari hulu ke hilir, termasuk inovasi dalam mengolah bahan baku tersebut menjadi produk bernilai tambah. Selain itu, sesi praktik langsung memberikan kesempatan kepada peserta untuk menerapkan teori yang telah dipelajari.
Acara ini menjadi bagian dari upaya pengembangan hilirisasi komoditas porang untuk mendukung industri pangan yang berkelanjutan. Pelatihan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 (Decent Work and Economic Growth), SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure), dan SDG 12 (Responsible Consumption and Production). Melalui pelatihan ini, diharapkan pelaku industri dapat lebih memahami potensi porang dan glukomanan sebagai bahan baku strategis untuk mendorong pertumbuhan industri pangan Indonesia.
Dwiki Nugraha mendapatkan penghargaan Best Presenter dengan membawakan materi penelitian berjudul “Development of Thermal Camera-Based Crop Water Stress Index Monitoring System in Plant Factories.” Penelitian ini berfokus pada pengembangan sistem pemantauan stres air pada tanaman menggunakan kamera termal, yang bertujuan untuk mendeteksi stres air lebih dini. Dengan memantau indeks stres air, sistem ini dapat membantu budidaya tanaman di plant factory mengelola penggunaan air secara lebih efisien, yang sangat penting dalam menjaga kesehatan tanaman dan produktivitas pertanian dalam ruangan. Penelitian ini dibawah supervisi Dr. Andri Prima Nugroho, Prof. Dr. Lilik Sutiarso, dan Dr. Muhammad Affan Fajar Falah di Smart Agriculture Research Center dan berkolaborasi dengan peneliti dari Jepang yaitu Prof. Takashi Okayasu (Kyushu University).