SDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab
Fakultas Teknologi Pertanian (FTP), Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menunjukkan kiprahnya dalam kancah ilmiah nasional dan internasional. Pada kegiatan The International Seminar in Conjunction with The 28th Annual National Conference of the Indonesian Society for Biochemistry and Molecular Biology (ISBMB) yang diselenggarakan di IPB Convention Center, Bogor pada Kamis 26 Juni 2025. Dosen FTP UGM, Dr. Widiastuti Setyaningsih, S.T.P., M.Sc., turut hadir sebagai pemateri. Seminar ini merupakan hasil kolaborasi penyelenggaraan antara Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Perhimpunan Biokimia dan Biologi Molekuler Indonesia (PBBMI) dengan tujuan mempertemukan para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk berbagi pengetahuan mutakhir di bidang biokimia dan biologi molekuler.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Widiastuti Setyaningsih, S.T.P., M.Sc., mempresentasikan hasil penelitiannya yang berjudul Ultrasound-assisted extraction of antioxidant and neuroprotective compounds from banana flowers via simplex-centroid solvent optimization. Penelitian ini berfokus pada pemanfaatan teknologi ultrasound-assisted extraction untuk mengoptimalkan ekstraksi senyawa antioksidan dan neuroprotektif dari bunga pisang dengan pendekatan simplex-centroid pada pemilihan pelarut. Metode tersebut tidak hanya menawarkan efisiensi ekstraksi, namun juga berpotensi menghasilkan produk pangan fungsional dan bahan bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan, khususnya dalam mencegah penyakit degeneratif yang berhubungan dengan kerusakan oksidatif dan gangguan saraf.
Keterlibatan Dr. Widiastuti Setyaningsih, S.T.P., M.Sc., dalam seminar internasional ini sekaligus menjadi ajang diseminasi hasil penelitian yang dilakukan di FTP UGM kepada komunitas ilmiah yang lebih luas. Dengan hadirnya riset ini dalam forum berskala nasional dan internasional, diharapkan dapat memperkuat kontribusi UGM dalam mengembangkan inovasi berbasis ilmu pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Penelitian yang dipresentasikan mendukung SDG 3 Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui pengembangan senyawa bioaktif yang berperan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Selain itu, pemanfaatan sumber daya lokal berupa bunga pisang secara efisien melalui teknologi ramah lingkungan juga mendukung SDG 12 Responsible Consumption and Production (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), dengan menekankan pentingnya pemanfaatan bahan pangan secara berkelanjutan dan bernilai tambah.
Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi membuka rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-62 melalui acara Kick Off Dies Natalis yang diselenggarakan di halaman timur Selasar FTP UGM, pada 20 Juni 2024. Kegiatan ini dihadiri oleh sivitas akademika FTP UGM dan dibuka secara resmi oleh Dekan FTP UGM, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., dengan penandaan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya rangkaian perayaan Dies Natalis tahun ini. Ketua panitia Dies Natalis ke-62 FTP UGM, Bambang Dwi Wijatniko, S.T.P., M.Agr.Sc., M.Sc., Ph.D., turut memberikan sambutan pada pembukaan kegiatan yang mengusung tema besar Teknologi Pertanian untuk Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan: Mengukuhkan FTP UGM sebagai Flagship Pengembangan Teknologi Pertanian Indonesia.
Kegiatan pembukaan berlangsung meriah. Setelah penandaan pembukaan secara simbolik, seluruh peserta yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa mengikuti senam bersama yang berlangsung di area selasar kampus FTP UGM. Tak hanya itu, kegiatan ini juga menyiapkan makanan gratis dan sehat untuk para peserta seperti Bubur kacang hijau, soto, dan snack rebusan seperti kacang rebus. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk perayaan, tetapi juga ajang kebersamaan dan peningkatan kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat di lingkungan akademik.
Dalam rangka menyemarakkan kegiatan, panitia juga membagikan doorprize menarik kepada peserta. Hadiah-hadiah tersebut disponsori oleh berbagai pihak, termasuk dari masing-masing departemen di FTP UGM, PT Sahasrabhanu Cipta Karya (SBC), serta dekan FTP UGM. Kehadiran doorprize ini semakin membangun antusiasme sivitas akademika dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Dies Natalis yang akan berlangsung selama beberapa bulan ke depan.
Selain kegiatan olahraga dan pembagian hadiah, panitia juga menghadirkan pemeriksaan mata gratis dari Optik Arsen bagi peserta yang hadir. Layanan ini menjadi bagian dari komitmen FTP UGM dalam memperhatikan aspek kesehatan sivitas akademika secara holistik, sekaligus mendorong budaya hidup sehat yang mendukung produktivitas akademik dan kerja.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pembukaan rangkaian perayaan Dies Natalis ke-62 FTP UGM yang bertujuan untuk mempererat kebersamaan antar warga fakultas, serta menunjukkan semangat kolektif dalam memajukan teknologi pertanian di Indonesia. Sebagai lembaga pendidikan tinggi yang memiliki komitmen kuat terhadap pengembangan ilmu dan teknologi pertanian, FTP UGM terus berupaya untuk menghadirkan inovasi dan kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan masyarakat.
Secara strategis, kegiatan ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur, SDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.
Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FTP UGM menyelenggarakan kegiatan Company Visit ke PT Ajinomoto Indonesia Karawang Factory pada 23 Juni 2025. Kegiatan ini bertajuk “Sinergi Akademik dan Industri: FTP UGM Kunjungi PT Ajinomoto Indonesia (From Campus to Career With Company Visit)”, dan diikuti oleh mahasiswa FTP UGM dengan tujuan memberikan pengalaman langsung mengenai penerapan teknologi pangan modern di lingkungan industri skala besar.
Kegiatan Company Visit ini merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan antara institusi pendidikan tinggi dengan dunia industri pangan. Melalui kunjungan ini, mahasiswa memiliki kesempatan untuk memahami proses produksi bumbu dan produk makanan secara menyeluruh, mulai dari pemilihan bahan baku, proses fermentasi, sistem pengendalian mutu, hingga pengemasan produk jadi. Selain itu, kegiatan ini juga membantu mahasiswa mengenali dinamika kerja industri pangan global serta prospek pengembangan karier di bidang tersebut.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai sejarah perusahaan dan visi PT Ajinomoto Indonesia dalam menyediakan produk pangan yang bermutu serta berkelanjutan. Peserta juga mendapatkan penjelasan ilmiah mengenai keamanan konsumsi MSG, termasuk penelitian dan fakta nutrisi yang mendasarinya, serta edukasi mengenai penggunaan garam secara bijak dalam pola konsumsi sehari-hari. Sesi ini memberikan pemahaman berbasis sains mengenai isu yang relevan dengan kesehatan pangan masyarakat.
Mahasiswa kemudian mengikuti uji sensoris, yaitu sesi pembandingan cita rasa makanan dengan dan tanpa MSG untuk memahami bagaimana komponen rasa bekerja dalam formulasi makanan. Setelah itu, peserta melaksanakan tur pabrik (factory tour) untuk menyaksikan secara langsung jalannya proses produksi dan sistem manajemen mutu yang diterapkan PT Ajinomoto Indonesia. Tur ini memberikan perspektif aplikatif mengenai bagaimana ilmu Teknologi Pertanian diterapkan dalam industri yang bergerak pada skala produksi besar dan berbasis standar keamanan pangan internasional.
Selain memperluas wawasan akademik, kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa FTP UGM untuk membangun jejaring (networking) dengan pihak industri. Interaksi langsung dengan praktisi industri membuka ruang bagi pertanyaan teknis, diskusi peluang karier, serta pemahaman mengenai keterampilan profesional yang dibutuhkan dalam sektor industri pangan. Kegiatan ini ditutup dengan sesi kuis interaktif yang memperkuat pemahaman materi, pertukaran kenang-kenangan dari BEM FTP UGM kepada PT Ajinomoto Indonesia, dan foto bersama sebagai dokumentasi kegiatan.
Pelaksanaan Company Visit ke PT Ajinomoto Indonesia mendukung pencapaian beberapa Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 4 (Quality Education) melalui penyediaan pengalaman belajar kontekstual yang menghubungkan teori dengan praktik; SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui pengenalan peluang karier dan pemahaman ekosistem kerja industri; SDG 12 (Responsible Consumption and Production) melalui edukasi mengenai pengelolaan bahan pangan yang efisien dan bertanggung jawab; serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) dengan memperkuat kerja sama antara perguruan tinggi dan sektor industri dalam pengembangan pendidikan dan kompetensi profesional.
Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) turut berperan aktif dalam peningkatan kapasitas keamanan pangan melalui kegiatan Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji bagi Penanggung Jawab/Penjamah Makanan Rumah Sakit, yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta. Pelatihan ini dilaksanakan pada Kamis, 19 Juni 2025, bertempat di Kantor Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, dan menghadirkan Bambang Dwi Wijatniko, S.T.P., M.Agr.Sc., M.Sc., Ph.D., dosen Fakultas Teknologi Pertanian UGM, sebagai narasumber.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan para penjamah makanan dalam memproduksi pangan yang aman, layak, dan bermutu, sehingga dapat mewujudkan keamanan pangan siap saji yang optimal di lingkungan rumah sakit yang tersebar di wilayah Kota Yogyakarta. Pelatihan ini menjadi bagian penting dalam mendukung sistem kesehatan yang menyeluruh, khususnya dalam penyediaan makanan pasien yang higienis dan sesuai standar mutu pangan nasional.
Dalam kesempatan ini, Bambang Dwi Wijatniko, S.T.P., M.Agr.Sc., M.Sc., Ph.D. menyampaikan materi mengenai Pencemaran Pangan, yang meliputi jenis-jenis pencemar pangan dan alergen, upaya pencegahan pencemaran pangan, serta standar kualitas yang harus dipenuhi untuk menjamin keamanan produk makanan siap saji di rumah sakit. Materi ini menjadi landasan penting dalam membekali para peserta mengenai potensi risiko kontaminasi dan cara menanggulanginya secara sistematis melalui penerapan prinsip-prinsip higiene dan sanitasi pangan.
Pelatihan ini juga memperkuat sinergi antara institusi akademik dan pemerintah daerah dalam membangun kesadaran serta kemampuan teknis para pelaku layanan gizi dan pangan di rumah sakit. Dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang bertanggung jawab terhadap pengolahan dan penyajian makanan, rumah sakit diharapkan mampu menjaga kualitas makanan pasien sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
Kegiatan ini secara langsung mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera dan SDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. Peningkatan keamanan pangan siap saji merupakan bagian penting dari sistem kesehatan preventif yang menyeluruh, yang bertujuan melindungi masyarakat, khususnya pasien rumah sakit, dari risiko penyakit akibat pangan tercemar dan menjamin pemenuhan gizi yang aman dan sehat bagi seluruh lapisan masyarakat.