Tujuh dosen Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (FTP UGM) turut mendampingi kegiatan Leadership Camp II 2026 yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Mahasiswa Teknik Pertanian (PERMATETA) pada Sabtu, 14 Februari 2026, bertempat di PKBM Bina Karya, Yogyakarta. Ketujuh dosen tersebut adalah Dr. Arifin Dwi Saputro, S.T.P., M.Sc.; Chandra Setyawan, S.T.P., M.Eng., Ph.D., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng.; Sri Markumningsih, S.T.P., M.Sc., Ph.D.; Ardan Wiratmoko, S.T.P., M.Sc.; Dr. Prieskarinda Lestari, S.T., IPM.; Muhamad Khoiru Zaki, S.P., M.P., Ph.D., IPM.; dan Bayu Nugraha, S.T.P., M.Sc., Ph.D., IPM.
Bagi anggota baru sebuah organisasi kemahasiswaan, memahami seluk-beluk keorganisasian dan alur birokrasi acara seringkali menjadi tantangan tersendiri di awal masa keanggotaan. Menjawab kebutuhan itu, Leadership Camp II 2026 dirancang untuk melatih jiwa keorganisasian dan jiwa kepemimpinan anggota baru PERMATETA, sekaligus membekali mereka dengan pemahaman praktis mengenai alur birokrasi pengajuan suatu acara di lingkungan kampus.
Kehadiran tujuh dosen pendamping dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan akademik yang nyata bagi pengembangan soft skill mahasiswa di luar ruang kelas. Melalui pendampingan langsung dari para dosen, anggota baru PERMATETA diharapkan tidak hanya memahami teori kepemimpinan, tetapi juga memiliki bekal praktis yang dapat diterapkan dalam menjalankan roda organisasi ke depannya.
Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 4 Pendidikan Berkualitas, SDG 16 Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh, serta SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk
Selain itu, forum membahas pentingnya strategi komunikasi publik dalam kebijakan pangan nasional. Penggunaan istilah yang kurang tepat dikhawatirkan dapat memicu stigma terhadap teknologi pangan, menghambat inovasi industri nasional, serta memengaruhi penerimaan masyarakat terhadap pangan olahan yang sebenarnya aman dan bergizi. Oleh karena itu, edukasi publik dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan literasi pangan masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Sri Markumningsih, S.T.P., M.Sc., Ph.D., dosen FTP UGM, hadir sebagai narasumber dengan menyampaikan materi bertajuk Profile UGM, FTP, dan Departemen Teknik Pertanian & Biosistem (TPB). Pemaparan ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai profil UGM, bidang keilmuan di FTP, serta DTPB. Selain itu, siswa juga memperoleh informasi terkait prospek karier lulusan serta berbagai peluang pengembangan diri yang dapat ditempuh selama menempuh pendidikan di FTP UGM.
Melalui kegiatan ini, FTP UGM berharap para siswa semakin termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi serta memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pilihan studi di bidang teknologi pertanian. Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah dalam mempersiapkan generasi masa depan yang unggul dan berdaya saing.
Dalam diskusi program double degree, kedua institusi membahas skema umum pelaksanaan program, mekanisme mobilitas mahasiswa, serta prinsip penyelarasan akademik yang mendukung kelancaran studi lintas negara. Pembahasan difokuskan pada perancangan alur studi yang fleksibel dan adaptif guna memastikan mahasiswa dapat menjalani proses akademik dan penelitian secara optimal di kedua universitas mitra.