Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM), menjadi lokasi penyelenggaraan kegiatan Pengelolaan Lahan Tropis Berbasis Teknologi dan Ekologi yang dilaksanakan pada Selasa, 7 Oktober 2025. Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama FTP UGM dengan BOKU University, Vienna, Austria, dalam rangka implementasi proyek ASEA-Uninet 2025.
Dalam kegiatan ini, dosen-dosen FTP UGM hadir sebagai pemateri utama, yaitu Dr. nat. techn. Rizki Maftukhah, S.T.P., M.Sc.; Dr. Ngadisih, S.T.P., M.Sc., IPM., ASEAN Eng.; serta Dr. Ir. Murtiningrum, S.T.P., M.Eng., IPM., ASEAN Eng. Materi yang disampaikan berfokus pada Pengelolaan Lahan Tropis Berbasis Teknologi dan Ekologi, dengan penekanan pada pengelolaan sumber daya lahan tropis secara berkelanjutan. Melalui paparan tersebut, para dosen menjelaskan bagaimana pendekatan teknologi modern dapat bersinergi dengan prinsip-prinsip ekologi untuk menjaga keberlanjutan lahan tropis, sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian.
Tujuan utama kegiatan ini adalah mendorong pengelolaan lahan tropis berbasis teknologi dan ekologi yang mampu menjawab tantangan ketahanan pangan, perubahan iklim, serta degradasi lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi internasional antara FTP UGM dan BOKU University. Kolaborasi ini diwujudkan melalui implementasi proyek ASEA-Uninet 2025, yang dirancang untuk mengembangkan riset bersama, berbagi keahlian, serta memperluas jejaring akademik antaruniversitas mitra di kawasan ASEAN dan Eropa.
Kegiatan Pengelolaan Lahan Tropis Berbasis Teknologi dan Ekologi ini juga sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Pertama, mendukung SDGs 2 Zero Hunger (Tanpa Kelaparan) dengan mendorong praktik pengelolaan lahan yang mampu meningkatkan produktivitas pertanian berkelanjutan. Kedua, relevan dengan SDGs 13 Climate Action (Penanganan Perubahan Iklim) melalui pengembangan teknologi dan metode pengelolaan lahan yang adaptif terhadap perubahan iklim. Ketiga, mendukung SDGs 15 Life on Land (Ekosistem Daratan) dengan fokus pada pelestarian dan pemanfaatan sumber daya lahan tropis secara berkelanjutan. Terakhir, kegiatan ini juga memperkuat SDGs 17 Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi akademik internasional antara FTP UGM dan BOKU University.
Dengan adanya kegiatan ini, FTP UGM berkomitmen untuk terus mengambil peran dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang mendukung pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan, sekaligus memperluas kerja sama internasional yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat global.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Panitia Dies Natalis ke-62 FTP UGM, Bambang Dwi Wijatniko, S.T.P., M.Agr.Sc., M.Sc., Ph.D., yang menyampaikan pentingnya momentum Dies Natalis sebagai ajang refleksi atas perjalanan panjang FTP UGM selama lebih dari enam dekade. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kegiatan ziarah dan anjangsana merupakan bentuk penghargaan FTP UGM terhadap nilai-nilai sejarah, dedikasi, dan perjuangan sivitas akademika terdahulu, yang menjadi fondasi bagi pertumbuhan dan kemajuan fakultas hingga saat ini. Tema besar yang diusung dalam Dies Natalis ke-62 FTP UGM, yakni “Teknologi Pertanian untuk Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan: Mengukuhkan FTP UGM sebagai Flagship Pengembangan Teknologi Pertanian Indonesia”, menjadi arah strategis fakultas dalam memantapkan peran sebagai pelopor pengembangan teknologi pertanian di Indonesia.
Kegiatan ziarah dan anjangsana ini menjadi cerminan komitmen FTP UGM dalam menjaga keberlanjutan nilai-nilai luhur yang telah diwariskan oleh para pendahulu, serta memperkuat hubungan antargenerasi sivitas akademika. Selain menjadi wujud implementasi nilai budaya akademik yang inklusif, kegiatan ini juga mengandung makna sosial dan spiritual yang tinggi dalam memperkuat solidaritas komunitas FTP UGM.
Kegiatan pembukaan berlangsung meriah. Setelah penandaan pembukaan secara simbolik, seluruh peserta yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa mengikuti senam bersama yang berlangsung di area selasar kampus FTP UGM. Tak hanya itu, kegiatan ini juga menyiapkan makanan gratis dan sehat untuk para peserta seperti Bubur kacang hijau, soto, dan snack rebusan seperti kacang rebus. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk perayaan, tetapi juga ajang kebersamaan dan peningkatan kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat di lingkungan akademik.
Rangkaian kegiatan berlangsung intensif selama dua pekan. Studi kasus pertama dilakukan di Cokelat nDalem, di mana peserta menganalisis sistem produksi dan distribusi produk cokelat lokal. Paparan hasil studi disampaikan di hadapan Prof. Dr. Kuncoro Harto Widodo; Dr. Robert de Souza selaku Executive Director The Logistics Institute – Asia Pacific, NUS; dan Wednes Aria Yuda, S.T.P., selaku Co-Founder dan Chocolate Technology Officer Cokelat nDalem.
Program ditutup dengan