SDG 4: Pendidikan Berkualitas
Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Expo Beasiswa 2025 pada 31 Agustus 2025 bertempat di Auditorium Kamarinjani Soenjoto FTP UGM. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis FTP UGM ke-62 yang diselenggarakan melalui kolaborasi antara sivitas akademika FTP UGM dengan Kementerian Akademik dan Prestasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FTP UGM. Acara menghadirkan Thalia Naziha, S.T.P., M.Sc., M.B.A. sebagai pemateri utama yang membawakan tema “Cultivating Futures: Achieve Your Goals and Build Your Dreams”. Melalui kegiatan ini, mahasiswa FTP UGM mendapatkan akses informasi berkaitan dengan peluang beasiswa, persyaratan seleksi, hingga manfaat yang diperoleh dalam program beasiswa dari berbagai lembaga pemerintah maupun swasta.
Expo Beasiswa 2025 dihadirkan sebagai wadah komprehensif bagi mahasiswa dalam memahami jenis-jenis beasiswa yang tersedia serta proses pendaftarannya. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan gambaran lebih jelas mengenai perbedaan beasiswa yang diselenggarakan oleh lembaga pemerintah, seperti Beasiswa Unggulan, Beasiswa KIP Kuliah, dan Beasiswa Bank Indonesia, maupun beasiswa yang diselenggarakan oleh sektor swasta dan yayasan independen, seperti Beasiswa Tanoto Teladan, Beasiswa Yayasan Karya Salemba Empat, Beasiswa Bakti BCA, serta Beasiswa KAGAMA Lari untuk Berbagi. Dengan adanya penjelasan yang sistematis, mahasiswa diharapkan mampu memilih peluang beasiswa yang sesuai dengan kebutuhan akademik dan pengembangan diri mereka.
Rangkaian kegiatan Expo Beasiswa 2025 dibuka dengan sesi talkshow interaktif yang terbagi menjadi dua sesi utama, di mana para peserta dapat memahami pengalaman langsung penerima beasiswa serta strategi persiapan menghadapi proses seleksi. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sesi expo yang memberikan ruang interaksi antara mahasiswa dengan perwakilan masing-masing program beasiswa untuk memperoleh informasi lebih mendalam. Pada penghujung acara, diadakan kuis interaktif berhadiah untuk meningkatkan antusiasme dan partisipasi aktif para peserta.
Penyelenggaraan Expo Beasiswa 2025 menjadi salah satu bentuk komitmen FTP UGM dalam mendukung pengembangan kapasitas akademik dan profesional mahasiswa. Melalui kegiatan ini, mahasiswa didorong untuk tidak hanya memahami prosedur administratif beasiswa, tetapi juga mengembangkan motivasi, kepercayaan diri, serta strategi perencanaan studi dan karier yang selaras dengan tujuan masa depan mereka. Kehadiran kegiatan ini menunjukkan adanya ekosistem kampus yang mendukung kemajuan mahasiswa baik dalam lingkup akademik maupun pengembangan prestasi di luar bidang perkuliahan.
Pada pelaksanaannya, kegiatan Expo Beasiswa 2025 turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) dengan memperluas akses pendidikan berkualitas melalui informasi peluang pendanaan studi bagi mahasiswa, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara institusi pendidikan, organisasi mahasiswa, dan berbagai lembaga penyedia beasiswa yang berperan dalam menciptakan kesempatan belajar yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan upacara pelepasan wisudawan Program Sarjana Periode IV Tahun Akademik 2024/2025 pada Kamis (28/8) di Auditorium Kamarijani Soenjoto, FTP UGM. Acara yang berlangsung khidmat dan penuh kehangatan ini diikuti oleh 167 wisudawan dari tiga departemen, terdiri atas 59 wisudawan Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, 50 wisudawan Program Studi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, serta 58 wisudawan Program Studi Teknologi Industri Pertanian. Turut hadir dalam prosesi ini pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, serta orang tua/wali wisudawan.
Dekan FTP UGM, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh wisudawan yang telah berhasil menyelesaikan studi dengan baik. “Selamat kepada seluruh wisudawan atas pencapaian luar biasa yang diraih. Keberhasilan ini tentu tidak terlepas dari dukungan orang tua, keluarga, serta kerja keras dan ketekunan para mahasiswa selama menempuh pendidikan. Semoga ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat, tidak hanya bagi diri sendiri tetapi juga bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ungkap Prof. Eni.
Prosesi pelepasan kali ini juga diwarnai dengan berbagai capaian akademik membanggakan. Dannaria Januari Christy, S.T.P. dari Program Studi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi sebesar 3,95 dengan masa studi 3 tahun 11 bulan. Andhika Wira Setiawan, S.T.P. dari Program Studi Teknologi Industri Pertanian berhasil meraih IPK 3,89 dengan masa studi 3 tahun 11 bulan. Sementara itu, Rifa Fahmida, S.T.P. dari Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem berhasil menorehkan IPK 3,83 dengan masa studi 3 tahun 11 bulan.
Sebagai perwakilan wisudawan, Dannaria Januari Christy, S.T.P., menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan akademik para wisudawan. “Kami sadar, menghadapi generasi kami yang penuh dengan berbagai gebrakan yang kadang sulit dipahami tentu bukan perkara yang mudah. Namun, berkat kerja sama kita bersama berhasil meluluskan kami dengan segala tantangan lintas generasi.” ia juga menambahkan “Dibabak kemarin, saya menyaksikan sendiri bahwa banyak mimpi-mimpi kita yang menjadi kenyataan, tetapi juga banyak yang mengukir harapan dan target baru disini. Untuk itu, izinkan saya berbagi kutipan dari buku kesukaan saya, The Alchemist karya Paulo Coelho: When you want something, all the universe conspires in helping you to achieve it,” tuturnya.
Rangkaian kegiatan pelepasan ditutup dengan doa bersama serta jabat tangan antara para wisudawan dengan pimpinan fakultas dan dosen, yang menjadi simbol penghormatan serta penghargaan atas perjalanan akademik yang telah ditempuh. Suasana kekeluargaan dan kebanggaan menyelimuti acara, menjadikannya momen berharga yang akan dikenang oleh seluruh peserta.
Penyelenggaraan pelepasan wisudawan ini sekaligus menjadi wujud kontribusi FTP UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-4 yaitu Quality Education (Pendidikan Berkualitas). Melalui program pendidikan yang inovatif, inklusif, dan berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, FTP UGM berkomitmen untuk terus mencetak sumber daya manusia unggul yang siap berkontribusi nyata dalam kemajuan teknologi pertanian, pembangunan nasional, serta keberlanjutan global.
Industri peternakan ayam petelur di Indonesia terus menunjukkan perkembangan pesat. Pada pertengahan 2025, produksi nasional bahkan mencapai 6,52 juta ton. Permintaan protein hewani yang tinggi membuat sektor ini semakin dilirik oleh peternak muda hingga investor agribisnis. Namun, di balik peluang besar tersebut, muncul tantangan serius, yakni limbah kotoran ayam yang menimbulkan pencemaran udara, air, hingga risiko kesehatan masyarakat akibat gas amonia dan hidrogen sulfida dari proses dekomposisi.
Menjawab persoalan itu, tim PKM-K Fermaze UGM menghadirkan solusi inovatif berupa suplemen pakan ayam petelur berbahan organik bernama Fermaze. Tim ini beranggotakan Renata Satriatama Ranukumbolo (Fakultas MIPA 2023), Najwa Ramadhani (Fakultas Teknologi Pertanian 2023), Dimas Landung Ghofaro (Fakultas Peternakan 2023), Afifah Diaz Restu Mawarni (Fakultas Peternakan 2023), dan Armedina Radine (Sekolah Vokasi 2024) dengan dosen pendamping Ir. Galuh Adi Insani, S.Pt., M.Sc., IPM.
Fermaze dikembangkan dengan memanfaatkan maggot Black Soldier Fly (BSF) yang mampu mendegradasi limbah kotoran ayam. Proses ini tidak hanya mengurangi pencemaran, tetapi juga mengoptimalkan nutrisi yang bisa kembali diserap ayam. Selain itu, maggot BSF berperan sebagai sumber protein berkualitas, sehingga mencegah defisiensi gizi pada ayam petelur.
Lebih lanjut, Fermaze diformulasikan dengan tambahan tepung tulang sebagai sumber kalsium, mineral penting untuk pembentukan cangkang telur. Dengan 94% cangkang telur terdiri dari kalsium, keberadaan nutrisi ini sangat krusial agar hasil telur tidak tipis, rapuh, atau cacat.
“Fermaze tidak hanya sekadar suplemen pakan alternatif, tetapi juga wujud nyata dari ekosistem peternakan berkelanjutan. Kami ingin mengolah limbah menjadi sumber daya baru yang bermanfaat, sehingga bisa menekan biaya produksi, menjaga lingkungan, sekaligus memperkuat daya saing peternak kecil,” ujar Tama, Ketua Tim Fermaze UGM (25/8).
Penulis: Afifah Diaz Restu Mawarni
Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM), menyelenggarakan kegiatan Pembekalan bagi Para Wisudawan/wati Program Sarjana Periode IV Tahun Akademik 2024/2025 pada Senin, 25 Agustus 2025. Acara berlangsung di Auditorium Kamarijani Soenjoto, FTP UGM, dengan menghadirkan Ahmad Yama, S.T.P., Head of Product Innovation and Development (GM R&D Kalbe Nutritionals), sebagai pembawa materi utama.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh calon wisudawan dan wisudawati Program Sarjana FTP UGM yang akan diwisuda pada periode IV. Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Yama, S.T.P. menyampaikan materi bertema “Pengembangan Karakter di Dunia Profesional, Menyalakan Inovasi” yang berfokus pada pemahaman tentang dunia pekerjaan, tantangan yang terjadi di lingkungan kerja, serta pentingnya membangun karakter dan semangat inovasi bagi lulusan baru.
Selain sesi materi, acara juga diisi dengan gladi bersih pelaksanaan wisuda serta pemaparan teknis rangkaian kegiatan wisuda yang akan segera berlangsung. Melalui sesi tersebut, calon wisudawan mendapatkan informasi rinci mengenai tata cara pelaksanaan, sehingga mereka dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi prosesi kelulusan.
Penyelenggaraan kegiatan pembekalan ini bertujuan untuk memberikan bekal tambahan kepada para lulusan sebelum terjun ke dunia profesional. Harapannya, dengan memahami kondisi dunia kerja serta pentingnya karakter dan inovasi, para lulusan FTP UGM mampu beradaptasi, berdaya saing, dan memberikan kontribusi nyata di berbagai sektor industri maupun masyarakat.
Lebih jauh, kegiatan ini juga mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan 8 (Decent Work and Economic Growth / Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). Melalui pembekalan yang menekankan pada pengembangan karakter, etos kerja, dan inovasi, FTP UGM berkomitmen untuk melahirkan lulusan yang siap berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus mampu menciptakan peluang kerja yang lebih luas di masa depan.