Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada melalui Regional Centre of Expertise (RCE) Yogyakarta berhasil meraih penghargaan internasional Acknowledged Flagship Project dalam ajang RCE Awards 2024. Penghargaan ini diumumkan pada 1 Desember 2024 oleh Jonghwi Park, Head of the Innovation and Education Programme, United Nations University – Institute for Advanced Study of Sustainability (UNU-IAS), Jepang. Proyek bertajuk Integrating Digital Technological Innovations and Local Excellence: Enhancing Smart Field Learning Centre to Drive Pro-Climate Agricultural-Educational (Agro-Edu) Tourism, diinisiasi oleh Dr. Prieskarinda Lestari, S.T., IPM, dan Tim Pengabdian YESSA.
Proyek ini bertujuan untuk menciptakan Smart Field Learning Centre di Desa Sambak, Magelang, Jawa Tengah, sebagai pusat pendidikan lapangan berbasis climate action dan ekowisata. Dengan mengintegrasikan inovasi teknologi digital dan keunggulan lokal, proyek ini mengembangkan model agrowisata berbasis zero-waste untuk mendukung ekonomi hijau sirkular yang berkelanjutan. Beberapa teknologi yang telah diterapkan dalam proyek ini meliputi biodigester, real-time air emission monitoring system, steam boiler, hingga dome dryer. Selain itu, praktik pertanian berkelanjutan seperti agroforestri kebun kopi dan buah juga diperkenalkan, menjadikan Desa Sambak sebagai Desa ProKlim dan Mandiri Energi.
Keberhasilan proyek ini tidak lepas dari kolaborasi yang melibatkan berbagai pihak, termasuk Yanmar Environmental Sustainability Support Association (YESSA) – Jepang, Pemerintah Desa Sambak, Pemerintah Kabupaten Magelang, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan sejumlah mitra strategis lainnya. Kolaborasi lintas sektor ini berperan penting dalam memperkuat partisipasi masyarakat, mendorong pembelajaran interdisipliner, dan memberikan solusi berbasis tantangan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
Penghargaan ini juga menggarisbawahi kontribusi signifikan UGM melalui RCE Yogyakarta dalam mendukung Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan (Education for Sustainability Development Goals). Proyek ini mendukung tiga tujuan utama dalam Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 4 (Quality Education), SDG 12 (Responsible Consumption and Production), dan SDG 13 (Climate Action).
Pada ajang yang sama, RCE Yogyakarta yang berbasis di UGM juga meraih dua penghargaan lainnya, yaitu Outstanding Flagship Project: Youth-Led Category dan Honorable Mention Project. Prestasi ini semakin mempertegas peran strategis RCE Yogyakarta dalam menjawab tantangan keberlanjutan baik di tingkat lokal maupun global melalui proyek yang inovatif dan berdampak luas.
Meningkatnya minat masyarakat terhadap gaya hidup vegan terlihat dari tingginya antusias masyarakat untuk menghadiri seminar nasional berjudul “Mengenal Mikoprotein: Sumber Protein Daging Tiruan yang Bergizi dan Ramah Lingkungan ” pada tanggal 3 Desember 2024 di UC Hotel UGM. Menurut informasi dari penyelenggara, dalam waktu kurang dari satu jam kuota pendaftaran 100 orang sudah terpenuhi. Seminar ini menghadirkan narasumber-narasumber ahli di bidangnya, dintaranya President of World Vegan Organization (WVO) and Vegan Society of Indonesia (VSI), Dr Susianto, M.K.M, Kepala Instalasi Gizi Rumah Sakit Akademik UGM, Ibu Yusmiati, S.Gz., RD, M.PH, dan dosen FTP sekaligus peneliti mikoprotein, Rachma Wikandari, S.TP., M.Biotech, PhD. Didalam seminar tersebut dibahas tentang manfaat Konsumsi Jamur dan Pemenuhan Gizi Vegan, trend vegan dan mikoprotein di Indonesia serta potensi mikoprotein sebagai sumber protein alternatif masa depan yang bergizi, terjangkau dan ramah lingkungan. Seminar ini juga dihadiri oleh beberapa influencer lokal. Salah satu sesi yang paling menarik adalah live cooking demo mendatangkan Chef Akbar Septianto, Excecutive Chef Loman Park Hotel Yogyakarta dimana peserta dapat mencicipi langsung produk spaghetti mikoprotein pertama di Indonesia. Produk spaghetti mikoprotein mendapat banyak response positif dari peserta.
Setelah acara seminar dilanjutkan dengan final lomba esai nasional dengan topik pengembangan produk berbasis mikoprotein. Lomba ini diikuti oleh 250 tim (564 mahasiswa) dari 92 Universitas di Indonesia. 10 kelompok terbaik terpilih untuk maju ke babak final dan mempresentasikan esainya. Finalis ini berasal dari ITB, UII, Universitas Airlangga, UGM dan Universitas Lampung. Setelah melalui serangkaian penilaian, terpilih tim minabytes sebagai juara 3 dari Unila, tim IDF sebagai juara 2 dari UGM dan juara pertama diraih oleh tim UGM dengan judul “MycoRush-Protein Bar Berbasis Mikoprotein Rasa Rendang sebagaiSolusi Protein Nabati Berkelanjutan”