• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera
  • SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera
  • hal. 8
Arsip:

SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera

Sosialisasi Keamanan Pangan Segar 2025 DPKP DIY: FTP UGM Edukasi Masyarakat Patehan tentang Pentingnya Budaya Keamanan Pangan

Rilis BeritaSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 4: Pendidikan Berkualitas Senin, 11 Agustus 2025

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama Fakultas Teknologi Pertanian (FTP), Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Keamanan Pangan Segar 2025 pada Senin (11/8/2025) di Balai Omah Warga RW 04, Patehan, Yogyakarta. Kegiatan ini menghadirkan tiga dosen FTP UGM sebagai narasumber, yaitu Dr. Arima Diah Setiowati, S.T.P., M.Sc., Dr.nat.techn. Aulia Ardhi, S.T.P., M.Sc., dan Dr. Qurrotul A’yun, S.T.P., M.Sc. Sosialisasi ini menjadi sarana edukasi bagi masyarakat dan pelaku usaha pangan segar dalam meningkatkan pemahaman serta penerapan prinsip-prinsip keamanan pangan di kehidupan sehari-hari.

Dalam sesi materi, Dr. Arima Diah Setiowati, S.T.P., M.Sc. memberikan paparan mengenai kondisi keamanan pangan segar di Indonesia saat ini. Materi ini menyoroti situasi aktual, mulai dari tantangan distribusi, standar kualitas yang perlu ditegakkan, hingga peran masyarakat dalam menjaga keamanan pangan sejak dari sumber hingga ke tangan konsumen.

Paparan berikutnya disampaikan oleh Dr.nat.techn. Aulia Ardhi, S.T.P., M.Sc. yang membahas mengenai sumber dan ancaman bahaya cemaran pada pangan segar. Beliau menjelaskan bahwa bahaya tersebut dapat berasal dari berbagai aspek, baik biologis, kimia, maupun fisik, yang berpotensi mengurangi mutu serta membahayakan kesehatan. Pemahaman ini penting untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat dan pelaku usaha agar lebih berhati-hati dalam mengelola pangan segar.

Sementara itu, Dr. Qurrotul A’yun, S.T.P., M.Sc. menyampaikan materi mengenai praktik pemilihan, penyimpanan, dan pengolahan pangan segar yang baik. Fokus utamanya adalah memberikan pedoman praktis dan sederhana yang dapat diterapkan oleh masyarakat, seperti cara memilih bahan pangan yang berkualitas, metode penyimpanan agar tahan lebih lama, hingga teknik pengolahan yang higienis untuk menjaga kandungan gizi sekaligus menjamin keamanan pangan.

Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dan pelaku usaha pangan segar terhadap kebijakan, regulasi, serta kaidah-kaidah keamanan pangan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan pemahaman tentang pentingnya budaya keamanan pangan yang harus diterapkan dalam setiap rantai pangan, mulai dari produksi, distribusi, hingga konsumsi. Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan mampu berkontribusi dalam peningkatan indeks keamanan pangan wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, sehingga kualitas hidup masyarakat dapat lebih terjamin.

Melalui keterlibatan aktif dosen FTP UGM dalam kegiatan ini, kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah tidak hanya memperkuat peran akademisi dalam penyebaran ilmu pengetahuan, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Edukasi langsung semacam ini mencerminkan kepedulian perguruan tinggi untuk menghadirkan ilmu yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Lebih jauh, kegiatan ini juga sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Tiga tujuan yang didukung meliputi SDG 2 Zero Hunger (Tanpa Kelaparan) melalui upaya memastikan akses masyarakat terhadap pangan segar yang aman; SDG 3 Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dengan menekankan pentingnya konsumsi pangan yang sehat untuk mendukung kualitas hidup; serta SDG 4 Quality Education (Pendidikan Berkualitas) melalui transfer pengetahuan langsung kepada masyarakat dan pelaku usaha. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi peserta, tetapi juga menjadi bagian dari langkah nyata menuju masyarakat yang lebih sehat, berpengetahuan, dan berkelanjutan.

Sosialisasi Keamanan Pangan Segar 2025 DPKP DIY: FTP UGM Dorong Budaya Keamanan Pangan di Sleman

SDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 4: Pendidikan Berkualitas Jumat, 8 Agustus 2025

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bekerja sama dengan dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP), Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Keamanan Pangan Segar 2025 di Rumah HNI Sleman, Triharjo, Sleman, pada Kamis 7 Agustus 2025. Kegiatan ini menghadirkan tiga dosen FTP UGM sebagai narasumber, yaitu Dr. Manikharda, S.T.P., M.Agr., Dr. Ir. Muhammad Nur Cahyanto, M.Sc., dan Dr. Qurrotul A’yun, S.T.P., M.Sc. Sosialisasi tersebut ditujukan untuk masyarakat dan pelaku usaha pangan segar dengan tujuan meningkatkan pengetahuan serta kesadaran akan pentingnya penerapan prinsip-prinsip keamanan pangan.

Dalam kegiatan ini, para dosen FTP UGM menyampaikan tiga materi pokok yang saling melengkapi. Dr. Manikharda, S.T.P., M.Agr. membawakan materi mengenai kondisi keamanan pangan segar di Indonesia saat ini, memberikan gambaran menyeluruh mengenai situasi aktual sekaligus tantangan yang dihadapi bangsa dalam menjaga kualitas pangan segar. Materi ini juga menekankan urgensi penerapan standar keamanan pangan agar pangan segar yang dikonsumsi masyarakat tetap aman dan bernilai gizi.

Selanjutnya, Dr. Ir. Muhammad Nur Cahyanto, M.Sc. menyampaikan materi tentang sumber dan ancaman bahaya cemaran pada pangan segar. Beliau menjelaskan bahwa potensi bahaya bisa bersumber dari cemaran biologis seperti bakteri dan parasit, cemaran kimia dari pestisida maupun logam berat, serta cemaran fisik yang dapat menurunkan mutu pangan dan membahayakan kesehatan. Materi ini menjadi penting untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat maupun pelaku usaha terhadap berbagai risiko yang mungkin terjadi dalam rantai pangan.

Materi terakhir disampaikan oleh Dr. Qurrotul A’yun, S.T.P., M.Sc. dengan fokus pada praktik pemilihan, penyimpanan, dan pengolahan pangan segar yang baik. Beliau menekankan pentingnya penerapan langkah-langkah praktis seperti memilih pangan segar yang berkualitas, menyimpan dengan metode yang tepat, serta mengolah secara higienis. Hal ini bertujuan agar pangan segar yang dikonsumsi masyarakat tidak hanya aman tetapi juga tetap bernilai gizi tinggi.

Kegiatan sosialisasi ini memiliki tujuan strategis, yaitu: (1) meningkatkan pengetahuan masyarakat dan pelaku usaha pangan segar terhadap kebijakan, regulasi, serta kaidah-kaidah keamanan pangan; (2) meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya budaya keamanan pangan di setiap rantai pangan, mulai dari produksi hingga konsumsi; dan (3) mendorong peningkatan indeks keamanan pangan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Melalui keterlibatan aktif FTP UGM dalam kegiatan ini, sosialisasi keamanan pangan segar tidak hanya menjadi sarana berbagi pengetahuan akademis, tetapi juga wujud kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah. Kolaborasi ini memperkuat peran FTP UGM sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga pada penerapannya di tengah masyarakat.

Selain memberikan manfaat langsung bagi peserta, kegiatan ini juga berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Terdapat tiga tujuan yang didukung, yaitu SDG 2 Zero Hunger (Tanpa Kelaparan) melalui upaya memastikan ketersediaan pangan segar yang aman, SDG 3 Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui peningkatan kesadaran pentingnya konsumsi pangan yang sehat dan higienis, serta SDG 4 Quality Education (Pendidikan Berkualitas) melalui transfer pengetahuan dan edukasi masyarakat secara langsung. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk membangun masyarakat yang lebih sehat, berdaya saing, dan berkelanjutan.

FTP UGM Dukung Sosialisasi Keamanan Pangan Segar 2025 DPKP DIY di Bantul

Uncategorized Jumat, 8 Agustus 2025

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan Sosialisasi Keamanan Pangan Segar 2025 pada Kamis, 7 Agustus 2025, bertempat di Ngentak RT 66, Argorejo, Sedayu, Bantul. Kegiatan ini menghadirkan dosen dari Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada, yaitu Dr. Widiastuti Setyaningsih, S.T.P., M.Sc., Dr. Fiametta Ayu Purwandari, S.T.P., M.Sc., serta Bambang Dwi Wijatniko, S.T.P., M.Agr.Sc., M.Sc., Ph.D., sebagai narasumber utama.

Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini mencakup tiga topik penting. Pertama, Dr. Widiastuti Setyaningsih, S.T.P., M.Sc. menyampaikan paparan mengenai kondisi keamanan pangan segar di Indonesia saat ini, yang menggambarkan bagaimana isu pangan aman masih menjadi tantangan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Kedua, Dr. Fiametta Ayu Purwandari, S.T.P., M.Sc. memaparkan tentang sumber dan ancaman bahaya cemaran pada pangan segar, baik yang berasal dari faktor biologis, kimia, maupun fisik. Ketiga, Bambang Dwi Wijatniko, S.T.P., M.Agr.Sc., M.Sc., Ph.D. memberikan materi mengenai praktik pemilihan, penyimpanan, dan pengolahan pangan segar yang baik, sehingga masyarakat dan pelaku usaha dapat menjaga kualitas dan keamanan produk yang mereka konsumsi maupun pasarkan.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat serta pelaku usaha pangan segar terhadap kebijakan, regulasi, dan kaidah keamanan pangan yang berlaku. Selain itu, sosialisasi ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya keamanan pangan di setiap rantai pangan, mulai dari produksi hingga konsumsi, serta berkontribusi dalam peningkatan indeks keamanan pangan wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Dengan adanya transfer pengetahuan dari akademisi kepada masyarakat, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dengan perguruan tinggi untuk memperkuat ketahanan pangan lokal.

Keterlibatan Fakultas Teknologi Pertanian UGM dalam kegiatan ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Hal ini mencakup SDG 2 (Zero Hunger/Tanpa Kelaparan) melalui upaya menjamin ketersediaan pangan aman bagi masyarakat, SDG 3 (Good Health and Well-being/Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dengan menekan risiko kesehatan akibat pangan tercemar, serta SDG 4 (Quality Education/Pendidikan Berkualitas) melalui pemberian edukasi dan peningkatan pengetahuan masyarakat terkait keamanan pangan. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi ini tidak hanya memberikan manfaat praktis, tetapi juga berkontribusi pada tujuan pembangunan berkelanjutan di tingkat regional maupun nasional.

Sosialisasi Konsumsi Pangan B2SA Dorong Pemanfaatan Sumber Daya Lokal di Kulon Progo

Rilis BeritaSDG 1: Tanpa KemiskinanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Rabu, 6 Agustus 2025

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Konsumsi Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) di Temanggal RT 4 RW 2, Wijimulyo, Nanggulan, Kulon Progo, pada Selasa, 5 Agustus 2025. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr. Dwi Larasatie Nur Fibri, S.T.P., M.Sc., yang membawakan materi bertema “Pentingnya Diversifikasi Konsumsi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal.”

Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat setempat dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mereka mengenai penyusunan menu sehari-hari yang sesuai dengan prinsip B2SA. Dalam pemaparannya, Dr. Dwi Larasatie Nur Fibri, S.T.P., M.Sc. menjelaskan pentingnya pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai langkah strategis untuk mendukung ketahanan pangan rumah tangga. Diversifikasi pangan diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pada satu jenis bahan pokok serta memperluas variasi asupan gizi yang dibutuhkan tubuh.

Sosialisasi B2SA ini juga memberikan panduan praktis kepada peserta mengenai cara menyusun menu harian yang memanfaatkan potensi hasil pertanian setempat. Melalui pengolahan bahan pangan lokal yang tepat, masyarakat tidak hanya memperoleh manfaat gizi yang optimal, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan perekonomian daerah melalui pemberdayaan petani lokal. Dengan demikian, konsep B2SA bukan hanya menyentuh aspek kesehatan, tetapi juga mendorong keberlanjutan ekosistem pangan di tingkat desa.

Kegiatan ini selaras dengan komitmen mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs), khususnya SDG 1 No Poverty (Tanpa Kemiskinan) dengan mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, SDG 2 Zero Hunger (Tanpa Kelaparan) melalui ketersediaan dan keterjangkauan pangan, SDG 3 Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dengan peningkatan gizi seimbang, SDG 4 Quality Education (Pendidikan Berkualitas) melalui penyebaran pengetahuan gizi kepada masyarakat, serta SDG 8 Decent Work and Economic Growth (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui dukungan terhadap rantai nilai pangan lokal.

FTP UGM Dukung Sosialisasi Keamanan Pangan Segar 2025 DPKP DIY di Yogyakarta

Rilis BeritaSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 4: Pendidikan Berkualitas Rabu, 6 Agustus 2025

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP), Universitas Gadjah Mada (UGM)  berkontribusi dalam Sosialisasi Keamanan Pangan Segar 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DPKP DIY). Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (5/8/2025) ini bertempat di Balai RW 17 Kemetiran Kidul, Pringgokusuman, Gedongtengen, Yogyakarta, dengan menghadirkan tiga dosen FTP UGM sebagai narasumber, yaitu Dr. Lulum Leliana, S.T.P., Stugestus Kurniawan Jati, S.T.P., M.Sc., dan Putrika Citta Pramesi, S.T.P., M.Sc. Sosialisasi ini diikuti oleh masyarakat dan pelaku usaha pangan segar di wilayah setempat sebagai upaya peningkatan pengetahuan terkait keamanan pangan.

Materi sosialisasi yang disampaikan dosen FTP UGM mencakup tiga aspek penting. Pertama, paparan mengenai kondisi keamanan pangan segar di Indonesia saat ini yang memberikan gambaran umum mengenai capaian, tantangan, dan langkah yang masih perlu diperkuat. Kedua, penjelasan tentang sumber serta ancaman bahaya cemaran pada pangan segar yang dapat memengaruhi kualitas dan keamanan produk pangan. Ketiga, pembahasan mengenai praktik pemilihan, penyimpanan, dan pengolahan pangan segar yang baik, sehingga masyarakat maupun pelaku usaha dapat lebih terampil dalam menjaga mutu produk yang dikonsumsi maupun dipasarkan.

Kegiatan ini memiliki tujuan yang jelas dan terarah. Melalui sosialisasi ini, masyarakat dan pelaku usaha pangan segar diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan mengenai kebijakan, regulasi, serta kaidah-kaidah keamanan pangan yang berlaku. Selain itu, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya penerapan budaya keamanan pangan di setiap rantai pangan, mulai dari produksi, distribusi, hingga konsumsi. Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan berkontribusi dalam peningkatan indeks keamanan pangan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, sekaligus memperkuat daya saing produk pangan segar yang beredar di pasaran.

Sosialisasi Keamanan Pangan Segar 2025* ini juga sejalan dengan komitmen pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Dukungan terhadap SDG 2 Zero Hunger (Tanpa Kelaparan) diwujudkan melalui penyediaan pangan segar yang aman, sehat, dan layak konsumsi bagi masyarakat. Kegiatan ini juga mendukung SDG 3 Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dengan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan risiko kesehatan akibat pangan yang tercemar. Selain itu, SDG 4 Quality Education (Pendidikan Berkualitas) tercermin melalui kegiatan edukasi langsung yang memberikan pengetahuan praktis kepada masyarakat mengenai keamanan pangan. Dengan demikian, kegiatan ini bukan hanya memperkuat aspek teknis dalam pengelolaan pangan segar, tetapi juga memperkokoh peran FTP UGM dalam memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan di Yogyakarta.

1…678910…26

Berita Terakhir

  • Serah Terima Jabatan Pengurus Departemen dan Program Studi FTP UGM Masa Jabatan 2026–2031
  • FTP UGM Dorong Kesadaran Cegah Food Waste Melalui Edukasi di Lingkungan Fakultas
  • FTP UGM Gelar Workshop Tim Kesehatan Mental untuk Perkuat Sistem Kampus Sejahtera
  • Kick-Off PUI-PT Gastronomi Indonesia, FTP UGM Dorong Gastronomi sebagai Soft Power dan Penggerak Ekonomi Kreatif
  • Dosen FTP UGM Jadi Narasumber Workshop Analisis Pola Pangan Harapan Provinsi DIY

Berita UGM

  • Lapangan Kerja Informal dan Upah Kurang Layak Picu Overwork di Indonesia 27 Januari 2026
  • Teknologi Pencetakan 3D-HA Bantu Penanganan Trauma Tulang pada Hewan 27 Januari 2026
  • Thomas Djiwandono jadi Deputi Gubernur, Guru Besar UGM Sebut Independensi BI Berdasarkan Sistem Kepemimpinan Kolektif 27 Januari 2026
  • Emboli Paru, Ancaman Senyap yang Masih Sering Terabaikan 27 Januari 2026
  • Cerita Afif, Lulus S2 Komunikasi UGM dalam Waktu 1 Tahun 22 Hari 27 Januari 2026
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju